Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MEMBACA UNTUK MENULIS By : Dr. Sunarti Dengan membaca, ilmu pun bertambah Dengan semangat berbagai, saya menuliskan kembali apa yang saya baca.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MEMBACA UNTUK MENULIS By : Dr. Sunarti Dengan membaca, ilmu pun bertambah Dengan semangat berbagai, saya menuliskan kembali apa yang saya baca."— Transcript presentasi:

1 MEMBACA UNTUK MENULIS By : Dr. Sunarti Dengan membaca, ilmu pun bertambah Dengan semangat berbagai, saya menuliskan kembali apa yang saya baca

2 PENGERTIAN MEMBACA Membaca kritis merupakan kegiatan membaca untuk mendapatkan informasi yang relevan dan diperlukan untuk tulisan yang akan dikembangkan.

3 PENGERTIAN MENULIS Menulis adalah proses kreatif menuangkan gagasan dalam bahasa tulis untuk tujuan memberi informasi, meyakinkan atau menghibur yang menghasilkan karangan atau tulisan Istilah menulis sering melekat pada proses kreatif yang bersifat ilmiah Istilah mengarang lebih melekat pada proses kreatif yang non ilmiah

4 Tulisan popular adalah rubrik iptek, yang memuat tulisantulisan yang memaparkan aspek khusus iptek dengan menggunakan bahasan umum sehingga mudah dipahami oleh masyarakat awam.

5 1.Apabila pembaca artikel jurnal adalah profesional atau spesialis dalam suatu disiplin ilmu, maka pembaca karangan ilmiah populer adalah masyarakat umum, awam atau profesional dalam bidang lain 2.Apabila penulis artikel jurnal selain memberikan nama, lembaga akademik tempat ia bekerja serta kualifikasi akademiknya, maka penulis karangan ilmiah populer Menuliskan nama tanpa informasi lain, kecuali ia adalah repoter. 3.Apabila artikel jurnal ditulis dengan kalimat yang lebih kompleks dan relatif panjang serta penuh dengan istilah teknis, maka karangan ilmiah populer ditulis dengan kalimat- kalimat singkat dan sederhana serta mudah dibaca.

6 4.Apabila artikel jurnal menyertakan kutipan, catatan kaki (footnotes) dan daftar pustaka agar materi yang ditulis dapat divalidasi, maka karangan ilmiah populer umumnya tidak meyertakan informasi-informasi tersebut. 5.Apabila artikel jurnal lebih dipenuhi tulisan verbal dan sedikit tabel, maka karangan ilmiah populer seringkali dilengkapi dengan berbagai ilustrasi, gambar, foto, dll 6.Apabila kebenaran isi artikel jurnal dievaluasi melalui reviu oleh sejawat atau dewan pakar sebagai “referee”, maka pertanggungjawaban isi karangan ilmiah populer cukup diberikan oleh editor majalah.

7 1. mengenali persoalan utama/isu yang dibahas 2. menentukan relevansi isu dengan tulisan yang akan dihasilkan 3. memanfaatkan isu tulisan populer untuk bahan/inspirasi dalam menulis 4. membedakan isi tulisan populer dengan tulisan ilmiah atau buku ilmiah

8  Pendahuluan dimulai secara kreatif sehingga menarik pembaca untuk membaca hingga selesai  Menggunakan kalimat yang tidak terlalu panjang sehingga dapat dicerna maknanya oleh pembaca umum (maksimal 20 kata per kalimat)  Penulis harus menghindari penggunaan istilah-istilah teknis

9 • Menggunakan bahasa kolokial sehingga dapat mengembangkan hubungan antara pembaca dengan penulis • Memasukkan unsur cerita, anekdot, dan humor dalam tulisan sehingga dapat meningkatkan dimensi “human interest” dari artikel ilmiah populer yang ditulis, • Menggunakan analogi dan ilustrasi untuk menjelaskan proses yang kompleks

10 • Tiap paragraf harus dimulai dengan kalimat topik dan mempunyai pola yang sama • Sistematika penulisan dapat berupa kronologis peristiwa atau ermasalahan yang disertai solusinya • Artikel ditutup dengan merangkum semua paparan

11 PENGERTIAN TULISAN ILMIAH Karya tulis yang memiliki karakter keilmuan dan memenuhi syarat keilmuan, yaitu (1) Isi kajian berada pada lingkup pengetahuan ilmiah, (2) Menggunakan metode berpikir ilmiah, dan (3) sosok tulisan keilmuan

12 JENIS TULISAN ILMIAH  Makalah/artikel : sebuah karya tulis ilmiah mengenai suatu topik tertentuyang mencakup dalam ruang lingkup permasalahan  Laporan hasil penelitian : sajian tertulis dari hasil kegiatan penelitian yang telah dilakukan ataubisa dikatakan sebagai pertanggungjawaban dari kegiatan penelitian

13 MENULIS TULISAN ILMIAH 1.Menetapkan kriteria permasalahan (sederhana/kompleks, lingkup luas/terbatas, dan aktual/tidak) 2.Mengidentifikasik permasalahan 3.Membuat analisis masalah (urutan prioritas permasalahan yang ada) 4.Membuat outline sehingga menghasilkan tulisan ilmiah yang sistematis

14 LANGKAH-LANGKAH MEMBACA TULISAN ILMIAH  mengenali tesis/pernyataan masalah  meringkas butir-butir penting  memahami konsep-konsep penting (pandangan ahli, hasil penelitian, dan teori)  menentukan bagian yang akan dikutip  menentukan implikasi dari bagian/sumber yang dikutip  menentukan posisi penulis sebagai pengutip

15 TULISAN ILMIAH vs TULISAN POPULAR Sumber PerbedaanIlmiahPopular JudulBahasa bakuBahasa menarik (tidak perlu baku) Teknik Penulisandisesuaikan dengan kebutuhan dari materi yang dibahas dan teori tekhnik penulisan yang dianut penulis bebas, runtut, jelas, dan tidak mengacu pada pedoman tertentu Validitassangat penting dan merupakan salah satu tolok ukur validitas suatu karya tidak terlalu dipersoalkan, sifatnya bebas namun tetap harus bisa dipertanggungjawabkan Tujuan Penulisanmenyelesaikan tugas akhir kuliah di universitas, maupun untuk melakukan suatu penelitian secara mendalam terhadap objek yang diteliti. memberikan informasi tertentu kepada khalayak ramai Bahasa Penulisan bahasa baku yang sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah yang baik dan juga benar, dan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) bahasa umum di masyarakat


Download ppt "MEMBACA UNTUK MENULIS By : Dr. Sunarti Dengan membaca, ilmu pun bertambah Dengan semangat berbagai, saya menuliskan kembali apa yang saya baca."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google