Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STATISTIKA NON PARAMETRIK. Uji Wilcoxon Sampel Berpasangan  Teknik ini merupakan penyempurnaan dari uji tanda (Sign test). Lain halnya dengan uji tanda,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STATISTIKA NON PARAMETRIK. Uji Wilcoxon Sampel Berpasangan  Teknik ini merupakan penyempurnaan dari uji tanda (Sign test). Lain halnya dengan uji tanda,"— Transcript presentasi:

1 STATISTIKA NON PARAMETRIK

2 Uji Wilcoxon Sampel Berpasangan  Teknik ini merupakan penyempurnaan dari uji tanda (Sign test). Lain halnya dengan uji tanda, uji ini besarnya selisih nilai angka antara positif dan negatif diperhitungkan.  Teknik ini digunakan untuk menguji signifikansi hipotesis komparatif dua sampel yang berkorelasi bila datanya berbentuk ordinal (berjenjang).

3 Fungsi  Uji tanda hanya memanfaatkan informasi tentang arah perbedaan di dalam pasangan-pasangan.  Jika di samping arah dipertimbangkan juga besar relatif perbedaan itu, maka dapat dilakukan suatu uji yang lebih besar kekuatannya.  Uji rangking bertanda wilcoxon untuk data berpasangan melaksanakan hal itu. Ini memberikan bobot yang lebih besar kepada pasangan yang menunjukkan perbedaan yang besar untuk kedua kondisinya, dibandingkan dengan pasangan yang menunjukkan perbedaan yang kecil.

4 Ketentuan - ketentuan pemberian ranking (+/-) pada selisih pasangan data:  fdss

5 Contoh untuk sampel kecil (N≤25) Pada suatu kantor pemerintah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh ruangan yang diberi AC terhadap produktivitas kerja. Pengumpulan data terhadap produktivitas kerja pegawai dilakukan pada waktu sebelum AC dipasang dan sesudah dipasang. Data produktivitas kerja pegawai sebelum AC dipasang adalah Xa dan sesudah dipasang adalah Xb. N=10 yang dipilih secara random. Tabel 1. Produktivitas Kerja Pegawai Sebelum dan Sesudah Dipasang Ac No.Xa (sebelum)Xb (sesudah)

6 Prosedur pengujian l

7 No.XaXb Beda (d)Tanda jenjang Xb – XaJenjang , , , , , , Jumlah36,518,5

8 Uji Wilcoxon sampel besar (N>25) Untuk sampel besar, maka distribusinya akan mendekati distribusi normal. Untuk itu, digunakan rumus distribusi normal (Z) dalam pengujiannya. Dimana, T = jumlah jenjang/ranking yang kecil. Dengan demikian: Koreksi Ragam~Sampel Besar: untuk kasus ranking kembar. Rumus:

9 Contoh soal sampel besar  Ujilah hipotesis nol bahwa mesin ketik model baru tidak berpengaruh terhadap kecepatan dalam pengetikan yang diukur dalam jumlah kata per menit. Gunakan taraf signifikansi 0,05 Jumlah kata per menit yang dicapai oleh 29 orang pengetik dengan menggunakan model mesin ketik lama dan model mesin ketik baru ditunjukkan sbb:

10 Data disajikan pada tabel dibawah ini:

11

12 Karena terdapat ranking yang kembar, maka kita menggunakan koreksi ragam. Rankingtjtj(tj-1)(tj+1) 2,5460 5, ,526 13,526 16,526 Total108 54

13

14  Daerah penolakan Z = -2,9586 P(Z = -2,9586) = P – Value = 2.(0, )=0, ,00309 < α= 0,05 atau P-Value < α keputusan: Maka Tolak Ho  Kesimpulan: Dengan tingkat kepercayaan 95 %, mesin ketik model baru berpengaruh terhadap kecepatan dalam waktu pengetikan.

15 Uji Wilcoxon Sampel Independen

16 Contoh soal untuk sampel kecil ( n1

17 Makanan Standar Rank x Makanan Baru Rank y ,5607,5 607, , ,5 (=Wx) 34,5 (=Wy)

18

19 Contoh sampel besar ( n2>n1>10 )

20 Tabel penolong untuk menghitung ragam terkoreksi ranktj 1, , ,526 24, , total846

21 Lanjutan...

22 TERIMA KASIH


Download ppt "STATISTIKA NON PARAMETRIK. Uji Wilcoxon Sampel Berpasangan  Teknik ini merupakan penyempurnaan dari uji tanda (Sign test). Lain halnya dengan uji tanda,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google