Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERALATAN KEAMANAN SUMBER RADIOAKTIF KELOMPOK B BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERALATAN KEAMANAN SUMBER RADIOAKTIF KELOMPOK B BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR."— Transcript presentasi:

1 PERALATAN KEAMANAN SUMBER RADIOAKTIF KELOMPOK B BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR

2 1. KELOMPOK KEAMANAN SUMBER RADIOAKTIF A • Fasilitas pengolahan limbah • Generator termoelektrik radioisotop • Iradiator • Teleterapi • Teleterpi gamma knife B •Radiografi gamma • Brakiterapi LD tinggi/sedang • Gauging terpasang tetap aktivitas tinggi :  Gauging untuk ketinggian  Gauging untuk konveyer  Gauging untuk pipa  Gauging untuk well loging C • Brakiterapi LD rendah • Gauging ketebalan/ketinggian isi • Gauging portabel • Densitometer tulang • Eliminator statik

3 Peraturan Kepala BAPETEN No.7 Tahun 2007 tentang Keamanan Sumber radioaktif 2. DASAR HUKUM Pasal 31 butir (2) peralatan keamanan sumber radioaktif selama penggunaan untuk kelompok keamanan B paling sedikit meliputi : alarm dilengkapi sirene, handy talky, telepon terpasang tetap/telepon seluler, gembok, dan senter besar. Pasal 33 peralatan keamanan sumber radioaktif selama pengangkutan untuk kelompok keamanan A, B, dan C paling sedikit meliputi : telepon seluler, balok untuk fiksasi, rantai dan gembok, dan senter besar.

4 PERALATAN KELOMPOK KEAMANAN SUMBER PENGGUNAAN & PENYIMPANAN PENGGUNAANPENGANGKUTAN ABCA, B & C - Detektor Gerakv--- - Sensor Inframerahv--- - Handy Talkyvvv- - Telepon terpasangTetap/SelulervvvV (hanya telp.seluler) - Alarm dengan Sirenevv-- - Balanced Magnetic Switchv--- - Kunci Elektronicv Kotak Kunciv Kunciv--- - Senter Besarvvvv - CCTV Khusus fas. pengelolaan limbah BATAN Gembok-vv V + rantai - Balok untuk Fiksasi---v PERALATAN KEAMANAN SUMBER RADIOAKTIF

5 KEAMANAN SUMBER RADIOAKTIF membutuhkan Peralatan Keamanan Penggunaan Penyimpanan Pengangkutan

6 Aktif Transmitter dan Receiver Sensor Pasif Receiver Getaran Panas Suara Sensor SENSOR 3.PERALATAN KEAMANAN

7 - Alat kominikasi menggunakan gelombang radio dengan frekuensi tertentu VHF ( MHz) atau HF (3-30 MHz). - hanya dapat berkominikasi dengan saluran frekuensi yg sama. - komunikasi pengirim dan penerima dilakukan secara bergantian dengan menekan tombol. - VHF gel. radio dipancarkan horisontal akan terhambat bila ada penghalang seperti banguna, pohon, tinggi, atau pegunungan. - VHF untuk menjangkau jauh perlu dipasang repeater. - HF gel. Radio mempunyai kemapuan memantul di lapisan udara ionosphere sehingga dapat menjangkau jauh. - Digunakan untuk komunikasi antar petugas keamaman atau antara petugas keamanan dengan polisi, bila ada penyusup atau orang yang mencurigakan mau memcuri sumber radioaktif. 3.PERALATAN KEAMANAN 3.1. HANDY TALKY (HT)

8 Gelombang VHF Gelombang HF

9 -Telepon terpasang tetap menggunakan jaringan kabel, sedang telepon seluler menggunakan jaringan tampa kabel. - komunikasi pengirim dan penerima dilakukan 2 arah dimana pembicaraan pengirim dan penerima dapat dilakukan sekaligus. - sinyal dari ponsel dikirimkan ke base transmission station (BTS) kemudian pusat telekomunikasi. Dari pusat telekomuniasi dikikirimkan ke BTS terdekat penerima, kemudian direuskan ke ponsel penerima. - diigunakan untuk komunikasi antar petugas keamaman atau antara petugas keamanan dengan polisi, bila ada penyusup atau orang yang mencurigakan mau memcuri sumber radioaktif TELEPON TERP. TETAP/SELULER

10 -Peralatan dipasang dluar atau di dalam gedung atau fasilitas. - Biasanya dilengkapi batere atau adaptor cadangan, jika kabel dipotong atau listrik mati, serene tetap berbunyi. - dengan adanya bunyi sirene meraung-raung, pencuri akan lari atau pencuri dapat ditangkap. - Alarm yang dilengkapi tombol peng-atif, jika ada ancaman langsung, petugas dapat menekan tombol. - tombol fixed duress button biasanya dipasang pada dinding, sedang tombol wireless duress button mudah dibawa petugas karena tampa kabel ALRM DILENGKAPI SIRENE fixed duress button wireless duress button

11 - Saat ini telah dikembangkan alarm dihubungkan dengan telepon - dapat menelpon otomatis disaat pencuri masuk, pintu dibuka, mendeteksi adanya gerakan, alarm akan menelpon sendiri ke 6 nomor yang bisa diprogram sendiri seperti : No Telp Pribadi/ HP, No Telp Satpam, No Telp Pos Keamanan, No Telp Pos Kepolisian, dll. alarm yang dilenkapi sirene dan lampu -alarm yang dilengkapi dengan sesnsor gerak dan panas tubuh. - jika ada pencuri yang membuka pintu dan melewati alarm, maka suara sirene alarm akan meraung- raung tidak bisa dihentikan kecuali dimatikan atau baterai nya habis

12 - Pada saat tidak digunakan, sumber radioaktif beserta kamera radiografi disimpan di dalam bunker. - tempat penyimpanan yang bagian atasnya terdapat tutup yang terbuat dari logam. - Tutup bunker harus dilengkapi dengan kunci gembok. - Gembok untuk mempersulit dan menunda pencuri mengambil sumber radioaktif. - Waktu kerja pencuri lebih lama dibanding dengan bunker tanpa gembok - petugas keamanan mempunyai waktu yang cukup datang ke lokasi menggagalkan pencurian dan menangkap pencuri GEMBOK

13 Penyimpanan Pengangkutan : - Rantai dan gembok - Balok untuk fiksasi

14 - digunakan pada saat malam hari atau penerangan kurang cukup. - senter harus kuat terhadap benturan, karena dapat berfung sebagai senjata. - untuk menangkap pencuri atau mencari sumber radioaktif yang hilang SENTER BESAR

15 3.1. SENSOR DETEKTOR GERAK •Tubuh manusia memncarkan radiasi inframerah • gerakan manusia ditangkap oleh detektor dan radiasi inframerah dirubah menjadi sinyal listrik •Sinyal listrik yang dihasilkan akan memicu alarm sirene •Timbul bunyi sirene di pos keamanan dan sekitar fasilitas sumber radioaktif • Petugas kemanan dapat segera datang ke TKP. Sensor Radiasi inframerah

16 3.2. SENSOR DETEKTOR GERAK VIDEO Sensor Radiasi inframerah CCTV •Sama dengan sensor detektor gerak hanya ditambah CCTV •Petugas kemanan di pusat pemantauan dapat melihat gambar gerakan pencuri

17 3.3. SENSOR INFRAMERAH PASIF Sensor inframerah pasif adalah sensor yang tidak memancarkan sinyal, sensor mencatat bila menerima sinyal dari manusia. Sensor inframerah pasif dipasang pada dinding atau plafon Sensor inframerah pasif di dalam ruangan Sensor inframerah pasif di luar ruangan

18 3.4. SENSOR INFRAMERAH AKTIF INTERIOR Sensor inframerah aktif interior menghasilkan gambar dari energi inframerah yang dimodulasi dan memberi reaksi terhadap perubahan modulasi frekuensi atau gangguan pada energi yang diterima.

19 3.5. SENSOR INFRAMERAH AKTIF EKSTERIOR Sensor inframerah aktif menghasilkan energi inframerah yang dimodulasi dan memberikan reaksi terhadap perubahan pada modulasi frekuensi atau ganngguan yang diterima. Penerapan sensor ini pada penghalang pagar atau dekat pintu

20 3.6. SENSOR INFRAMERAH PASIF/GEL. MIKRO TEKNOLOGI GAMDA Sensor teknologi ganda inframerah/gelombang mikro menggunakan kombinasi teknologi inframerah pasif dan gelombang mikro dalam logika AND. Penerapan sensor ini dapat dipasang sepanjang garis perimeter keamanan, pagar, dekat pintu, dinding, plafon.

21 3.7. SENSOR BMS (BALANCED MAGNETIC SWITCH) terdiri dari : • Sakelar dihubungkan dengan magnet internal biasanya ditempel pada pintu • Magnet penyeimbang (balancing magnet) dipsang di luar dipasang pada bagian pintu yang bergerak. •Jika pintu tertutup, saklar dalam kondisi terbuka sehingga tidak menghasilkan sinyal. •Jika pintu dibuka, menimbulkan gangguan medan magnet yang menyebakan saklar tertutup. •Kondisi saklar tertutup akan menghasilkan alarm. Penerapan sensor ini dipasang pada pintu.

22 3.8. KUNCI ELEKTRONIK • terdiri dari modul yang menampilkan menu sistem, keypad, relay sebagai penggerak kunci lektronik, dan sensor pintu. •Jika pintu terkunci, layar pada keypad menampilkan password, pengguna yang harus dimasukan data password. •Jika data password sesuai, maka program akan mengaftifkan relay untuk membuka pintu. •Selama pintu terbuka, sistem tidak bereaksi sampai terdeteksi pintu dalam keadaan tertutup. • Jika data password tidak sesuai, pintu tidak dapat dibuka. •Jika pintu dibuka, menimbulkan gangguan Penerapan kunci elektronik dipasang pada pintu masuk ruangan atau gedung.

23 Equipment Security Group A Security Group B Security Group C Security Group D UseStrgTranUseStrgTranUseStrgTranUseStrgTran Radiation detectorvvvvvvv CCTV (Fixed Installation) vvv Motion detectorvv Handy Talkyvvvvvv Alarmvvvv Mobilephonevvvvvv Telephonevvvv Flashlightvvvvvvvvvvvv Key pad and interlock vv Padlockvvvvvv Containervvvvvvv Key boxvvvvv Chain or Ropevvvvvvvv 23

24 TERIMA KASIH


Download ppt "PERALATAN KEAMANAN SUMBER RADIOAKTIF KELOMPOK B BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google