Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Created By ::: Ayu Yesi p Suci p Sustrika. a. Observasi b. Wawancara c. Angket d. Sosiometri End.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Created By ::: Ayu Yesi p Suci p Sustrika. a. Observasi b. Wawancara c. Angket d. Sosiometri End."— Transcript presentasi:

1 created By ::: Ayu Yesi p Suci p Sustrika

2 a. Observasi b. Wawancara c. Angket d. Sosiometri End

3  Suatu teknik pengumpulan data dengan jalan pengamatan yang bertujuan untuk mendapatkan data tentang suatu masalah sehingga diperoleh suatu pemahaman dan dilakukan secara langsung, seksama dan sistematis.  Praktek Observasi • Hal apa saja yang perlu dilakukan ?  Kelebihan dan kekurangan ???

4  Rencanakan terlebih dahulu observasi yang akan dilakukan  Lengkapilah dengan catatan selama observasi  Kaji ulang hasil observasi dengan individu-individu yang terlibat Hal – hal yang tidak perlu dilakukan : • M• Menggangu kerja individu yang diobservasi maupun individu lainnya.

5  Data yang dikumpulkan melalui observasi cenderung mempunyai keandalan yang tinggi.  Dapat melihat langsung apa yang sedang dikerjakan  Dapat menggambarkan lingkungan fisik dari kegiatan-kegiatan  Dapat mengukur tingkat suatu pekerjaan, dalam hal waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu unit pekerjaaan tertentu. • Umumnya orang yang diamati merasa terganggu atau tidak nyaman • Dapat mengganggu proses yang sedang diamati.

6  Suatu teknik pengumpulan data dengan jalan mengadakan komunikasi dengan sumber. Komunikasi tersebut dilakukan dengan dialog (Tanya jawab) secara lisan, baik langsung maupun tidak langsung (menggunakan alat komunikasi)  Hal – hal apa saja yang diperlukan ??? PPraktek wawancara  Kelebihan dan kekurangan ??

7  Pewawancara  Orang tua ( Bapak dan Ibu )  Guru  Teman  Kakak

8 PPewawancara harus mendengar, mengamati, menyelidiki, menanggapi, dan mencatat apa yang sumber berikan PPewawancara harus meredam egonya dan melakukan pengendalian tersembunyi.

9  Kekurangan Wawancara : • dapat secara luwes mengajukan pertanyaan sesuai dengan situasi yang dihadapi pada saat itu • mengetahui perilaku nonverbal, misalnya rasa suka, tidak suka atau perilaku lainnya pada saat pertanyaan diajukan dan dijawab oleh sumber. • Pertanyaan dapat diajukan secara berurutan sehingga sumber dapat memahami maksud penelitian secara baik, sehingga dapat menjawab pertanyaan dengan baik pula. • Jawaban tidak dibuat oleh orang lain tetapi benar oleh sumber yang telah ditetapkan • Melalui wawancara, dapat ditanyakan hal-hal yang rumit dan mendetail.  Mengadakan wawancara dengan individu satu persatu memerlukan banyak waktu dan tenaga dan juga mungkin biaya  Walau dilakukan secara tatap muka, namun kesalahan bertanya dan kesalahan dalam menafsirkan jawaban, masih bisa terjadi  Keberhasilan wawancara sangat tergantung dari kepandaian pewawancara

10 Teknik pengumpulan data melalui komunikasi tidak langsung, yaitu melalui tulisan. Angket ini berisi daftar pertanyaan yang ditujukan kepada responden untuk dijawabnya, dimana peneliti tidak langsung bertanya jawab dengan responden Yang harus diperhatikan ?? Kelebihan dan Kelemahan ????

11  Sebelum butir-butir pertanyaan atau pernyataan ada pengantar atau petunjuk pengisian.  Butir-butir pertanyaan dirumuskan secara jelas menggunakan kata- kata yang lazim digunakan (popular), kalimat tidak terlalu panjang.  Untuk setiap pertanyaan atau pernyataan terbuka dan berstruktur disediakan kolom untuk menuliskan jawaban atau respon dari responden (secukupnya.)

12  Bila lokasi responden jaraknya cukup jauh, metode pengumpulan data yang paling mudah adalah dengan angket.  Pertanyaan-pertanyan yang sudah disiapkan adalah merupakan waktu yang efisien untuk menjangkau responden dalam jumlah banyak.  Dengan angket akan memberi kesempatan mudah pada responden untuk mendiskusikan dengan temannya apabila menemui pertanyaan yang sukar dijawab.  Responden dapat lebih leluasa menjawabnya dimana saja, kapan saja, tanpa terkesan terpaksa. Kelemahan :  Apabila penelitian membutuhkan reaksi yang sifatnya spontan dengan metode ini adalah kurang tepat.  Metode ini kurang fleksibel, kejadiannya hanya terpancang pada pertanyaan yang ada.  Jawaban yang diberikan oleh responden akan terpengaruh oleh keadaan global dari pertanyaan. Sangat mungkin jawaban yang sudah diberikan di atas secara spontan dapat berubah setelah melihat pertanyaan di lain nomor.  Ada kemungkinan terjadi respons yang salah dari responden. Hal ini terjadi karena kurang kejelasan pertanyaan atau karena keragu-raguan responden menjawab.

13  Suatu teknik untuk mengumpulkan data tentang hubungan sosial seorang individu dengan individu lain, struktur hubungan individu dan arah hubungan sosialnya dalam suatu kelompok  Macam – macam Sosimetri: • Manfaat Sosiometri :  Ciri Khas Penggunaan Sosiometri

14 1.Tes yang mengharuskan untuk memilih beberapa teman dalam kelompok sebagai pernyataan kesukaan untuk melakukan kegiatan tertentu bersama sama dengan teman-teman yang dipilih. 2. Tes yang mengharuskan menyatakan kesukaannya atau ketidaksukaannya terhadap teman-teman dalam kelompok pada umumnya.

15 1.Dijelaskan kepada siswa yang tergabung dalam suatu kelompok, 2. Setiap siswa diminta untuk menulis pada blanko yang disediakan nama beberapa teman di dalam kelompok, dengan siapa dia ingin dan lebih suka melakukan kegiatan itu 3.Setiap siswa dalam kelompok menangkap dengan jelas kegiatan apa yang dimaksud, dan mengetahui bahwa kegiatan itu terbuka bagi semua. 4.Pilihan-pilihan dinyatakan secara rahasia dan hasil keseluruhan pemilihan juga dirahasiakan 5.Biasanya siswa diminta untuk menyatakan siapa yang mereka pilih, bukan siapa yang tidak mereka pilih 6.Tenaga kependidikan yang dapat menerapkan tes sosiometri adalah guru bidang studi, wali kelas, dan tenaga ahli bimbingan, tergantung dari kegiatan yang akan dilakukan.

16 1.Menemukan murid mana yang ternyata mempunyai masalah penyesuaian diri dalam kelompoknya. 2. Membantu meningkatkan partisipasi sosial diantara murid-murid dengan penerimaan sosialnya. 3. Membantu meningkatkan pemahaman dan pengertian murid terhadap masalah pergaulan yang sedang dialami oleh individu tertentu. 4. Merencanakan program yang konstruktif untuk menciptakan iklim sosial yang lebih baik dan sekaligus membantu mengatasi masalah penyesuaian di kelas tertentu. Cara untuk menciptakan suasana / iklim sosial yang baik : Membentuk kelompok belajar / kelompok kerja. Mempersatukan kelompok minoritas di dalam satu kelas. Menciptakan hubungan baik dan harmonis. Membangun perasaan berhasil dan berprestasi. Hendaknya ditanamkan rasa bahwa kalau kompak, akan berhasil baik.

17 tHAnk you for your aTtention …


Download ppt "Created By ::: Ayu Yesi p Suci p Sustrika. a. Observasi b. Wawancara c. Angket d. Sosiometri End."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google