Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENERAPAN ANGGARAN TERPADU BERBASIS KINERJA DI INDONESIA Disajikan oleh: MAHKAMAH AGUNG RI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENERAPAN ANGGARAN TERPADU BERBASIS KINERJA DI INDONESIA Disajikan oleh: MAHKAMAH AGUNG RI."— Transcript presentasi:

1 PENERAPAN ANGGARAN TERPADU BERBASIS KINERJA DI INDONESIA Disajikan oleh: MAHKAMAH AGUNG RI

2 PENERAPAN PENGANGGARAN TERPADU Penyusunan anggaran terpadu dilakukan dengan mengintegrasikan seluruh proses perencanaan dan penganggaran di lingkungan kementerian negara/lembaga untuk menghasilkan dokumen RKA-KL dengan klasifikasi anggaran belanja menurut organisasi, fungsi, program, kegiatan dan jenis belanja.

3 PENERAPAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA MENGUBAH FOKUS PENGUKURAN bergeser Besarnya Jumlah Alokasi Sumber Daya Hasil yang dicapai dari penggunaan sumber daya FLEKSIBILITAS

4 Prinsip-prinsip Pengelolaan Anggaran Berbasis Kinerja Yang Baik Suatu Sistem Pengelolaan Anggaran yang baik harus mencakup prinsip-prinsip seperti di bawah ini : – Realistis, artinya perencanaan anggaran dilakukan dengan memperhitungkan kebutuhan yang sesungguhnya (real) sehingga pada waktu pelaksanaan tidak jauh menyimpang dari rencana; – Transparan, terbuka bagi masyarakat baik dalam penerimaan maupun pengeluaran. Hal ini memperkecil kemungkinan kesempatan penyalahgunaan anggaran; – Sesuai dengan otorisasi, artinya dana publik dibelanjakan sesuai dengan otorisasi yang telah ditetapkan ; – Laporan yang benar dan baik; artinya laporan pengeluaran sesuai dengan pengeluaran aktual atau sesungguhnya, dilaporkan tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan. – Adanya pengawasan dan audit, artinya pengawasan dan audit baik oleh pihak luar (eksternal) maupun internal dilaksanakan dengan benar dan dapat diandalkan; – Kepastian tersedianya dana; artinya unit pengguna anggaran harus mempunyai kepastian mengenai ketersediaan dananya. – Taat peraturan; artinya ada suatu budaya pengelolaan keuangan yang mampu meningkatkan ketaatan terhadap peraturan. – Adanya output dan outcome yang harus dicapai baik dalam jangka waktu satu tahun (mengacu pada RKA_KL)maupun lima tahun (sesuai dengan Rencana Strategis) – Adanya ukuran atas output dan outcome yang menunjukkan kinerja

5 FUNGSI PEMERINTAHAN DAN KLASIFIKASI BELANJA MENURUT JENIS : 1.Belanja Pegawai; 2.Belanja Barang; 3.Belanja Modal; 4.Pembayaran Bunga Utang; 5.Subsidi; 6.Bantuan Sosial; 7.Hibah; 8.Belanja Lain-Lain. MENURUT FUNGSI : 1. Pelayanan Umum; 2. Pertahanan; 3. Ketertiban dan Keamanan; ( MA berada dalam fungsi ini) 4. Ekonomi; 5.Lingkungan Hidup; 6.Perumahan dan Fasilitas Umum; 7.Kesehatan; 8.Pariwisata dan Budaya; 9.Agama; 10.Pendidikan; 11.Perlindungan Sosial.

6 PERSYARATAN PENGANGARAN BERBASIS KINERJA ADANYA HUBUNGAN ANTARA RENCANA STRATEGIS, RENCANA OPERASIONAL, DAN RENCANA KERJA DAN ANGGARAN RPJM Nasional RKP APBN Renstra KL Renja-KL RKA-KL 5 Tahun 1 Tahun PLATFORM PRESIDEN KEPPRES RINCIAN APBN DOK. PELAKSANAAN ANGGARAN PAGU INDIKATIF PAGU SEMENTARA Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP)

7 KEMENTRIAN KEUANGAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT KEMENTERIAN TEKNIS KEMENTERIAN TEKNIS Pokok kebijakan Fiskal & kerangka Ekonomi makro Kebijakan Umum & Prioritas Anggaran RKA Usulan Anggaran Usulan Anggaran RAPBN UU APBN 1 2 SURAT EDARAN UU APBN

8 SAPSK Penyusunan Dokumen Anggaran RKAKL Pemerintah DPR Kementerian Teknis Depkeu ( DJAPK ) RKAP/RAPBN RKP PanitiaAnggaran Penyusunan RKAKL Pembahasan RKAKL Penyusunan RAPBN Januari November RKAKL RUUAPBNUUAPBN PERRESRINCIANAPBN Pembahasan RUU-APBN Komisi Sektora l Oktober

9 KONSEPDIPA Pemerintah DPR Kementerian Teknis Depkeu (DJPBN) DIPA Penyusunan DIPA Penelahaan n DIPA Pengesahan DIPA NovemberDecember KONSEPDIPA Penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran MENTERI TEKNIS MENTERI TEKNIS SATKER KPPN BEPEKA TahunPelaksanaananggaran

10 ANGGARAN BERBASIS KINERJA DAN INDIKATOR KINERJA MENTERI/PIMPINAN LEMBAGA KEGIATANKEPALA SATKER HASIL (Outcome)PROGRAM KELUARAN (Output) PENANGGUNGJAWAB LEVEL INDIKATOR

11 KELUARAN, HASIL, DAN SASARAN Keluaran (output) adalah barang atau jasa yang dihasilkan oleh kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung pencapaian sasaran dan tujuan program dan kebijakan. Hasil (outcome) adalah segala sesuatu yang mencerminkan berfungsinya keluaran dari kegiatan-kegiatan dalam satu program. Sasaran (target) adalah hasil yang diharapkan dari suatu program atau keluaran yang diharapkan dari suatu kegiatan.

12 PENJABARAN VISI MISI MENJADI SUB KEGIATAN RENCANA KERJA VISI MISI KEBIJAKAN PROGRAM KEGIATAN TUJUAN SUB KEGIATAN

13 DEFINISI: Bagian dari kegiatan yang menunjang usaha pencapaian sasaran dan tujuan kegiatan dengan keluaran yang dihasilkan TUJUAN: Memperlancar pelaksanaan kegiatan; Memperlancar penyaluran dana kegiatan; Memperpendek rentang pengawasan; Mempertegas keluaran dari setiap sub kegiatan (memfasilitasi penyusunan standar biaya keluaran)

14 TERIMA KASIH


Download ppt "PENERAPAN ANGGARAN TERPADU BERBASIS KINERJA DI INDONESIA Disajikan oleh: MAHKAMAH AGUNG RI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google