Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Best Practices on Delivering Auditing Class

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Best Practices on Delivering Auditing Class"— Transcript presentasi:

1 Best Practices on Delivering Auditing Class

2 PENGAUDITAN (AUDITING) 1 Nama Matakuliah: Pengauditan (Auditing) 1 Kode/SKS: EKA XXX/3 SKS Prasyarat: Akuntansi Keuangan Menengah Status Matakuliah: Wajib

3 Deskripsi Matakuliah Pengauditan 1 merupakan matakuliah wajib bagi mahasiswa S-1 Jurusan Akuntansi. Pengauditan yang dimaksud dalam kelas ini merupakan Pengauditan Keuangan (financial audit), yang berbeda dengan jenis pengauditan yang lain, Pengauditan Kepatuhan dan Pengauditan Operasional. Matakuliah Pengauditan 1 didesain untuk mengintegrasikan pengetahuan tentang penyusunan laporan keuangan yang telah dipelajari sebelumnya (dalam matakuliah akuntansi pengantar) dengan standar-standar dan prosedur-prosedur pengauditan. Prasyarat matakuliah akuntansi 1 dan 2 menjadi suatu keharusan dalam kelas ini. Bahkan mahasiswa idealnya sudah mengetahui terlebih dahulu tentang materi akuntansi secara komprehensif, standar akuntansi, dan sistem informasi akuntansi.

4 Materi Pokok Perkuliahan Materi pokok yang akan dibahas dalam Matakuliah Pengauditan 1 ini ditekankan pada konsep dan teknis pengauditan. Di mana matakuliah ini akan dibagi dari tiga kelompok bahasan, yaitu Lingkungan Pengauditan; Perencanaan Audit; dan Metodologi Pengujian dalam Audit. Matakuliah Pengauditan 1 ini diajarkan dalam 14 kali pertemuan, dengan kombinasi antara tatap muka, diskusi, studi literatur, penelusuran database dan website internet, serta praktik di laboratorium.

5 Permasalahan Expectation gap dalam auditing Lack of knowledge and practices Lack of student’s motivation Lack of student’s participation

6 Tujuan Matakuliah (Diharapkan mahasiswa) Memiliki ide dan wawasan tentang apa itu pengauditan laporan keuangan (financial auditing). Mengetahui profesi auditor, kode etik audit, standar audit, dan lingkungan pengauditan. Memahami bagaimana pengauditan keuangan dilakukan. Mendemonstrasikan wawasan dan pemahaman di atas dengan membahas kasus-kasus dan memaparkan dalam bentuk presentasi dan diskusi kelas. Mengenalkan beberapa literatur audit berupa buku- buku teks, kitab-kitab standar, jurnal-jurnal auditing, dan akses-akses informasi-informasi auditing terkini dari CD ROM dan internet.

7 Outcome Perkuliahan Mahasiswa diharapkan setelah menyelesaikan matakuliah pengauditan ini, dapat memahami, menjelaskan dan memaparkan tentang dasar dan konsep pengauditan keuangan, profesi akuntan publik, standar profesi dan kode etik, serta materi pokok dalam melakukan proses audit, terutama perencanaan dan pendokumentasian pengauditan

8 Metode dan Kode Etik Perkuliahan Perkuliahan  Kuliah akan dititikberatkan pada peran aktif mahasiswa sebagai aktor perkuliahan. Mahasiswa harus mempersiapkan kuliah dengan membaca materi terlebiih dahulu seperti tercantum di silabus. Buku bacaan wajib menjadi pegangan utama dan wajib dimiliki mahasiswa (mahasiswa harus mempunyai dan harapannya pada akhir kuliah menguasai buku tersebut). Perkuliahan didesain dalam 3 bagian yang melibatkan peran aktif mahasiswa yaitu, 1). Ceramah dan tanya- jawab antara dosen-mahasiswa. 2). Diskusi kelas dimana mahasiswa secara aktif menyelenggarakan presentasi dan diskusi serta praktik. 3). Tugas-tugas pekerjaan rumah yang akan dibahas di kelas Tugas pekerjaan rumah (PR) akan diberikan secara rutin pada setiap akhir pembahasan suatu topik dan harus dikumpulkan pada setiap awal temu kelas berikutnya.

9 Metode dan Kode Etik Perkuliahan Diskusi  Mahasiswa diharapkan membuat kelompok diskusi untuk mempersiapkan makalah, mempresentasikan, dan merespon pertanyaan audiences selama diskusi. Materi dan jumlah anggota kelompok akan ditentukan kemudian merujuk besarnya kelas. Tiap kelompok wajib menyerahkan makalah pada saat presentasi. Kuis  Selama satu semester akan diadakan beberapa kali tes/kuis secara mendadak, dengan bahan berupa materi yang telah dibahas pada kuliah sebelumnya maupun materi kuliah yang baru akan dibahas pada saat itu. Dalam rencana kuliah, kuis disebutkan secara tentative.

10 Metode dan Kode Etik Perkuliahan Pratik  Praktik diharapkan akan dilakukan mahasiswa di kelas dan di laboratorium komputer, untuk mengenalkan dan membiasakan mahasiswa atas beberapa pengujian dalam audit. Kehadiran  Mahasiswa wajib hadir di kelas minimal 75% dari total kehadiran, apabila tidak hadir harus ada keterangan yang jelas yang menjelaskan ketidakhadiran tersebut. Keterlambatan mahasiswa hanya bisa ditolerir selama 5 menit, keterlambatan setelah itu mahasiswa dianggap tidak masuk.

11 Metode dan Kode Etik Perkuliahan Kode etik  Segala kecurangan (cheating, plagiat, copy-paste) tidak akan ditoleransi, dan apabila terbukti melakukan perbuatan tersebut maka akan didiskualifikasi dari kelas ini. Evaluasi Keefektifan Kuliah  Kefektifan perkuliahan akan diukur dengan menggunakan kuesioner yang akan dibagikan ke mahasiswa pada awal dan akhir perkuliahan. Kuesioner didesain untuk mengetahui apakah mahasiswa mempunyai perbedaan persepsi sebelum dan setelah mengikuti perkuliahan ini.

12 Komponen Penilaian 1.Ujian tengah semester (UTS)25% 2.Ujian akhir semester (UAS)25% 3.Kuis10% 4.Partisipasi20% 5.Tugas (Makalah dan PR) 20%

13 Komponen Penilaian Konversi nilai angka ke nilai huruf, sesuai bobot komponen, adalah sebagai berikut: A  85 – 100 B  70 – 84 C  60 – 69 D  E 

14 Referensi/Daftar Pustaka  Boynton, William C., and Johnson, Raymond N., Modern Auditing, John Wiley & Sons, Inc., 8th Edition, (B)  Arrens and Loebbeck, Auditing: An Integrated Approach, Prentice Hall, 8th Edition, (A)  Auditing Cases (Michael Knapp), Thompson, 2006  Ikatan Akuntan Indonesia, Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP)    (International Auditing and Assurance Standard Board)www.ifac.org/iaasb  (American institute of Certified Public Accountant)

15 Fasilitas Penunjang  Kelas yang nyaman dengan komputer- internet connection + viewer/OHP (maximum 40 students)  Perpustakaan (buku teks, modul, standar dan jurnal ilmiah, dll)  Computer-internet laboratory & hotspot  EBSCO & Pro-Quest database

16 Rencana Perkuliahan ClassMateriKegiatan kelas dan laboratorium Tujuan Intruksional Khusus (Setelah perkuliahan di tiap sesi, diharapkan mahasiswa mampu) 1Penjelasan silabus Auditing and the Public Accounting Profession-Integrity of Financial Reporting: - Auditing and Assurance Service Defined - Demand for Auditing - Organizations Associated with the Public Accounting Profession - Regulatory Framework for Ensuring Quality Services Overview pengetahuan awal akuntasi, diskusi wawasan awal audit  menjelaskan apa itu auditing  menjelasan jasa-jasa auditing  membedakan jasa audit keuangan dengan jasa audit yang lain  menjelaskan dan mendiskusikan kerangka regulasi dan jaminan mutu jasa audit  menjelaskan dan mendiskusikan perubahan yang mendasar dalam audit sejak tahun 2003 setelah adanya Sarbanese Oxlay Acts & Public Companies Accounting Oversight Board (PCAOB)

17 Rencana Perkuliahan ClassMateriKegiatan kelas dan laboratorium Tujuan Intruksional Khusus (Setelah perkuliahan di tiap sesi, diharapkan mahasiswa mampu) 7Accepting the Engagement and Planning the Audit Pemaparan perikatan dan perencanaan audit Diskusi dan presentasi laporan perikatan  Memahami langkah-langkah dalam penerimaan penugasan  Menganalisis isi dan kandungan surat perikatan  Membuat surat perikatan yg baik

18 Rencana Perkuliahan 14Audit Sampling in Substantive Tests Pemaparan audit sampling. Diskusi dan presentasi kasus, dan praktik sampling untuk substantf di laboratorium komputer  Memaparkan berbagai jenis metode sampling dalam pengujian substantif  Menjelaskan sampling dalam pengujian substantif ClassMateriKegiatan kelas dan laboratorium Tujuan Intruksional Khusus (Setelah perkuliahan di tiap sesi, diharapkan mahasiswa mampu)


Download ppt "Best Practices on Delivering Auditing Class"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google