Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pertemuan IV - MAKNA Logika– 4010101031-Dewiyani 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pertemuan IV - MAKNA Logika– 4010101031-Dewiyani 1."— Transcript presentasi:

1 Pertemuan IV - MAKNA Logika– Dewiyani 1

2 Agenda  Review  Pengantar Makna  Kata  Term  Definisi, Konotasi, Denotasi 2

3 Logika 3  Tata cara untuk menghasilkan pemikiran sehat  Menilai hasil pemikiran Kajian logika : 1. Material (hasil pemikiran) 2. Formal (kaidah yang digunakan dalam berpikir)

4 Pengantar Makna 4  Hasil pemikiran dituangkan dalam bentuk makna suatu pernyataan.  Bagian terkecil dari suatu pernyataan adalah kata.  Agar dapat menilai benar atau tidaknya suatu pernyataan, maka harus dipahami makna yang dikandung pada pernyataan tersebut  Contoh : 1. Surga di bawah telapak kaki ibu 2. Senyummu adalah tangisku 3. Aku melihat bulan di wajahmu 4. Ia datang membawa kesejukan bagi daerah sekitarnya.

5 5  Apakah contoh tersebut merupakan pernyataan yang benar?  Pahami dulu maknanya  Cari argumen (mendukung atau menolak)  Konsistensi antara satu argumen dengan argumen lain.

6 KATA 6  Merupakan komponen terkecil dari suatu pernyataan  Digunakan untuk menemukan makna suatu kalimat dengan menggabungkannya.  Contoh :  Surga di bawah telapak kaki ibu Apakah makna pernyataan sama dengan makna kata yang menyusunnya?

7 Makna menurut kata penyusunnya 7  Surga : alam akhirat yang membahagiakan roh manusia yang hendak tinggal di dalamnya.  Di bawah : memberikan arti atau makna tempat yang letaknya lebih rendah dari sesuatu yang ditunjuk.  Telapak : alas  Kaki : bagian tubuh untuk berjalan  Telapak kaki : alas dari bagian tubuh untuk berjalan.  Ibu : adalah wanita yang bersuami

8 Makna pernyataan 8  Surga : baik atau buruknya masa depan seorang anak.  Di bawah : tergantung  Telapak kaki ibu : sepak terjang (usaha) orang tua wanita dalam mendidik anaknya

9 Kesimpulannya : 9  Makna pernyataan belum tentu sama dengan makna kata penyusunnya.  Kata yang sama dapat mempunyai makna yang berbeda jika digunakan untuk menyampaikan pernyataan yang berbeda pula  Contoh : Ani makan roti sebelum berangkat sekolah Ani makan piring sebelum berangkat sekolah

10 Pengelompokkan kata 10  Kata perlu dikelompokkan menjadi beberapa pengertian : 1. Positif, negatif, dan privatif 2. Universal, partikular, singular, korektif 3. Konkret, abstrak 4. Univokal, Ekuivokal, Analog

11 1. Positif, negatif, dan privatif 11  Positif jika mengandung penegasan atas adanya sesuatu.  Contoh :  Pintar  mengandung penegasan mempunyai banyak ilmu yang dimiliki.  Kuat  mengandung penegasan mempunyai tenaga yang lebih.

12 12  Negatif jika diawali dengan satu diantara kata kata (1) tidak, (2) tak, serta (3) bukan.

13 13  Privatif jika mengandung unsur ketiadaan sesuatu.  Contoh : 1. Kurus  berarti tidak ada dagingnya. 2. Sepi  berarti tidak ada orang atau suara

14 14  Bedakan antara kata negatif dan privatif.  Contoh : Kurus disamakan dengan tidak gemuk  ? Bodoh disamakan dengan tidak pandai  ?

15 2. Universal, Partikular, Singular, Kolektif 15  Pengertian yang menunjuk pada kuantitas tertentu.  Universal : kata yang mencerminkan kuantitas yang sangat banyak, sehingga tidak dapat dihitung.  Kata yang digunakan : semua, setiap.  Contoh : orang, sekolah, mobil  Partikular : kata yang mencerminkan kuantitas yang banyak, tapi tidak mencakup keseluruhan  Kata yang digunakan : sebagian, ada  Contoh : orang Indonesia

16 16  Singular : suatu kata yang mengandung kuantitas yang banyaknya satu.  Contoh :  Dani  Ayah kandungku  Kolektif : suatu kata yang mengandung kuantitas tertentu.  Contoh : kesebelasan, tim, regu, kelompok

17 3. Konkret, Abstrak 17  Konkret : Jika ditangkap langsung oleh panca indera dan mempunyai kesamaan pengertian untuk semua orang  Abstrak : mempunyai indikator yang berbeda pada setiap orang.  Contoh :  Meja, manusia, hewan, kursi, pensil  Cantik, senang, sukses, bijaksana

18 4. Univocal, Ekuivocal, Analog 18  Univocal : kata yang sama mempunyai pengertian yang sama pula.  Ekuivocal : kata yang sama namun mempunyai makna yang berbeda  Analogis : kata yang tidak mempunyai arti yang tidak sama persis, tetapi juga tidak berbeda sama sekali.

19 Contoh : Harimau tergolong binatang buas. Harimau adalah pemakan daging. Harimau Sumatra adalah hewan yang dilindungi 2. Bintang di langit bersinar terang Bintang tujuh cocok untukku Bintang lapangan hari ini terlihat bersemangat 3. Anita adalah gadis yang cantik. Ia berkulit bersih dan hidung mancung.

20 TERM 20  Adalah kata yang berfungsi sebagai subjek dan predikat.  Kata lain tidak termasuk term.  Contoh : 1. Hatasa adalah mahasiswa 2. Firda bintang kelas 2 3. Andi makan roti Term

21 4. Definisi, Konotasi, Denotasi 21  Hasil pemikiran  Kalimat  kata  term  Pengertian dari suatu term harus diselidiki dari dua aspek, yaitu konotasi/intensi dan denotasi/ekstensi.  Konotasi : keseluruhan arti yang tercakup pada sebuah term.  Konotasi merupakan satu kesatuan antara unsur dengan sifat pembeda yang bersama sama membentuk pengertian.  Konotasi adalah semua unsur yang termuat dalam term.  Konotasi adalah uraian yang memberikan pembatasan arti atau definisi yang dikandung pada suatu term  definisi

22 22  Contoh : manusia adalah mahluk hidup yang berakal budi Unsur dasar Unsur pembeda

23 Denotasi 23  Berdasar definisi/konotasi yang diberikan, maka dapat disebutkan keanggotaan manusia meliputi orang Indonesia, orang Malaysia, orang Jepang.  Keseluruhan benda (baik hidup atau mati) yang ditunjuk oleh konotasi disebut Denotasi.  Denotasi adalah semua hal yang menjadi anggota term sesuai dengan konotasi yang ditetapkan.

24 Hubungan antara konotasi dan denotasi 24  Jika konotasi dibuat rinci yang banyak, maka denotasinya akan semakin sedikit.  Jika konotasi hanya membuat unsur dasar pembeda, maka denotasi semakin banyak.  Penetapan definisi suatu term akan mempengaruhi sehat tidaknya hasil pemikiran.

25 LATIHAN Buat suatu contoh kalimat, tentukan mana yang term dan mana yang bukan term. 2. Buat 5 contoh pernyataan yang menggunakan kata bermakna positif 3. Buat 5 contoh pernyataan yang menggunakan kata bermakna negatif 4. Buat 5 contoh pernyataan yang menggunakan kata bermakna privative 5. Buat 5 contoh pernyataan yang menggunakan kata bermakna universal 6. Buat 5 contoh pernyataan yang menggunakan kata bermakna partikular

26 26 7. Buat 5 contoh pernyataan yang menggunakan kata bermakna singular. 8. Buat 5 contoh pernyataan yang menggunakan kata bermakna kolektif. 9. Buat 5 contoh pernyataan yang menggunakan kata bermakna konkrete. 10. Buat 5 contoh pernyataan yang menggunakan kata bermakna abstrak 11. Buat 5 contoh pernyataan yang menggunakan kata bermakna univokal

27 Buat 5 contoh pernyataan yang menggunakan kata bermakna ekuivokal. 13. Buat 5 contoh pernyataan yang menggunakan kata bermakna analog 14. Buat konotasi tentang komputer, kemudian buat denotasi dan bukan denotasinya. 15. Buat konotasi tentang internet, kemudian buat denotasi dan bukan denotasinya.


Download ppt "Pertemuan IV - MAKNA Logika– 4010101031-Dewiyani 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google