Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS NELWATI, S.Kp MN FAKULTAS KEPERAWATAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS NELWATI, S.Kp MN FAKULTAS KEPERAWATAN."— Transcript presentasi:

1 KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS NELWATI, S.Kp MN FAKULTAS KEPERAWATAN

2 KERANGKA KONSEP A framework is the abstract, logic structure of meaning that guides the development of the study and enables the researcher to link the findings to nursing’s body of knowledge (Burn and Grove, 2009)

3 TAHAPAN DALAM MENGEMBANGKAN KERANGKA KONSEP Memilih dan mendefinisikan konsep Mengembangkan hubungan antar konsep (relational statement) Mengembangkan hirarkhi Statement sets Menyusun peta konsep (Conceptual Map)

4 KERANGKA KONSEP… Cont’d Suatu skema dalam penelitian yang menggambarkan hubungan antar konsep/variabel yang diteliti yang diturunkan dari kerangka teori (Polit & Hungler, 1999)

5 Kerangka Konsep… Cont’d Hubungan dua atau lebih konsep atau pernyataan (statement) Pernyataan hubungan antar konsep (relational statement) yang digambarkan pada kerangka konsep akan menentukan independen dan dependen variabel, hipotesis yang akan dirumuskan, disain yang dipilih, metode statistik yg akan digunakan, serta hasil penelitian yang diharapkan.

6 CONTOH : Komitmen Organisasi: 1. Afektif 2. Normatif Dependen Variabel Kepuasan Kerja perawat Karakteristik perawat 1. Usia 2. Pendidikan 3. Masa kerja 4. Pelatihan Insentif Variabel perancu 5. dll jenjang karir Independen variabel

7 HIPOTESIS Hakikatnya jawaban dari pertanyaan penelitian yang dirumuskan dalam perencanaan penelitian Jawaban sementara tentang hubungan dua atau lebih variabel, atau dalil sementara yang kebenarannya akan dibuktikan dalam penelitian. (Burn & Grove, 2009; Notoatmodjo, 2010)

8 TIPE HIPOTESIS 1. Simple versus Complex: Prediksi hubungan satu variabel independen dengan satu variabel dependen (simple hypothesis) Prediksi hubungan dua atau lebih independen dan dua atau lebih variable dependen (complex hypothesis) (Polit dan Beck, 2008)

9 1. Hipotesis sederhana: X  Y 2. Hipotesis kompleks X1 Y1 Y X X2 Y2 Y1 X1 X2 Y2

10 SPECIFY RELATIONSHIP BY TYPE: 1. Causal 2. Probabilistic 3. Concurrent 4. Conditional 5. Time order

11 SIGN: determine sign the relationships 1. Positive : all concepts increase or decrease 2. Negative : one concept increase and other decrease 3. Unknown: there is no information about the way of concept relationship si unknown  the sign also unknow SYMMETRY 1. Symmetrical: Two way relationship 2. Asymmetrical: One way relationship

12 2. Directional Versus Non Directional Hypothesis 1. Directional hypothesis: Suatu pernyataan mengarahkan hubungan antar variabel 2. Non Directional hypotesis Suatu pernyataan yang tdk mengarahkan hubungan antar variabel

13 Contoh: 1. Klien lansia lebih berisiko mengalami jatuh dibandingkan klien dewasa muda 2. Ada hubungan antara umur klien dengan risiko jatuh 3. Klien lansia memiliki risiko yang lebih besar untuk jatuh 4. Lansia berbeda dengan dewasa muda terkait risiko jatuh pada mereka 5. Dewasa muda memiliki kecenderungan yang lebih kecil utk jatuh daripada lansia 6. Risiko jatuh meningkat sejalan dengan bertambahnya usia ND: 2,4

14 3. Associative vs Causal Hypothesis Assosiative: Hubungan satu arah Causal: Sebab-akibat 4. Research Vs Null Hypothesis Research : pernyataan terkait hubungan antar variabel yang diharapkan (H1) Null/statistical: Pernyataan ttg tdk ada hubungan antar variable (independen dan dependen).

15 Null & ALTERNATE HYPOTHESIS Null hypothesis (Ho): Tidak terdapat hubungan antara independen variabel dan dependen variabel Alternate hypothesis (H1) Ada/terdapat hubungan antara independen dan dependen variabel

16 UJI HIPOTESIS  Melalui prosedur statistik dengan batasan nilai P ≤ 0,05 (two tails) dan ≤ 0,01 (one tails)  Untuk menyimpulkan hasil analisis uji hipotesis tersebut meyakinkan perlu didukung dengan hasil penelitian sebelumnya atau fakta klinis hasilobservasi mendukung

17 DEFINISI OPERASIONAL NoNo VariabelDefinisi Operasional Cara ukurHasil ukurskala 1 2. Pendidikan Sehat/ kesehatan Jenjang pendidikan formal yang telah diselesaikan Kondisi kesehatan responden pada saat penelitian dilakukan  yang mencakup (indikator) atau *) Kuesioner1.SD 2.SMP 3.SMA 4.PT Nominal Catatan: *)Indikator diletakkan setelah DO, diperlukan untuk variabel yg akan diteliti utk mengarahkan penyusunan kuesioner. Variabel : sehat-> *) indikator: tanda vital, kes fisik dan kes mental (Short Form Health survey dengan 36 atau 12 pertanyaan

18 SIMPULAN Tujuan penelitian perlu dirumuskan secara singkat dan jelas untuk mengarahkan penelitian yang akan dilakukan terkait hubungan dua atau lebih variabel Memberi gambaran yang jelas terkait hubungan antar variabel perlu disusun kerangka konsep yang dilandasi oleh kerangka teori terutama middle range atau operasional teori. Untuk mengukur hubungan 2 atau lebih variabel perlu dirumuskan hipotesis, hipotesis yang lazim dirumuskan dlm penelitian keperawatan adalah hipotesis alternatif (H1).

19 RUJUKAN Burn, N dan Grove, S.K.(2009). The practice of nursing research: Appraisal,synthesis, and generation of evidence, 6 th. Edn, St.Louis: Saunders,an Imprint of Elsavier, Inc LoBiondo-Wood, G, dan Haber, J. (2010). Nursing research: Methods and critical appraisal for evidence based practice, St.Louis: Mosby an Imprint of Elsavier, Inc Polit, D.F, dan Beck,,C.T.(2008). Nursing research: Generating and assessing evidence for nursing practice, Philadelphia: Lippincott, Williams & Wilkins


Download ppt "KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS NELWATI, S.Kp MN FAKULTAS KEPERAWATAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google