Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TI1063 Algoritma dan Pemrograman Laurens W.R Oratmangun ST.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TI1063 Algoritma dan Pemrograman Laurens W.R Oratmangun ST."— Transcript presentasi:

1 TI1063 Algoritma dan Pemrograman Laurens W.R Oratmangun ST

2 Algoritma & Pemrograman SKS: 3 SKSSKS: 3 SKS Dosen: Laurens W.R. Oratmangun STDosen: Laurens W.R. Oratmangun ST Website:

3 Praktikum Jadwal Praktikum (2x seminggu) mengikuti jadwal masing-masing.Jadwal Praktikum (2x seminggu) mengikuti jadwal masing-masing. Praktikum menggunakan Bahasa C / C++Praktikum menggunakan Bahasa C / C++ Tool: DevC Tool: DevC Visual: Borland C++ Builder 6Visual: Borland C++ Builder 6

4 Dev C++

5 Deskripsi Matakuliah ini berisi tentang metode-metode dasar yang harus dikuasai untuk dapat menyelesaikan masalah-masalah menggunakan komputer sebagai alat bantunya.Matakuliah ini berisi tentang metode-metode dasar yang harus dikuasai untuk dapat menyelesaikan masalah-masalah menggunakan komputer sebagai alat bantunya. Matakuliah ini mengajarkan computational thinkingMatakuliah ini mengajarkan computational thinking Pada matakuliah ini juga dipelajari tentang penggunaan metode-metode tersebut dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu sehingga dapat membuat program dengan alur logika yang tepat dan efisien.Pada matakuliah ini juga dipelajari tentang penggunaan metode-metode tersebut dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu sehingga dapat membuat program dengan alur logika yang tepat dan efisien.

6 Kompetensi Matakuliah Mahasiswa mampu:Mahasiswa mampu: menjelaskan logika berpikir komputer (computational thinking),menjelaskan logika berpikir komputer (computational thinking), menjelaskan alasan-alasan komputer dapat mengerjakan perintah-perintah yang diberikan,menjelaskan alasan-alasan komputer dapat mengerjakan perintah-perintah yang diberikan, menjelaskan prinsip kerja program,menjelaskan prinsip kerja program, menggambarkan logika jalannya program secara tertulis dengan algoritma (pseudo code) dan dilengkapi dengan diagram alir (flow chart) menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentumenggambarkan logika jalannya program secara tertulis dengan algoritma (pseudo code) dan dilengkapi dengan diagram alir (flow chart) menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu menjelaskan konsep pemrograman terstrukturmenjelaskan konsep pemrograman terstruktur membuat program sederhana dengan bahasa Cmembuat program sederhana dengan bahasa C

7 Kompetensi Detail Mampu menjelaskan Prinsip-prinsip AlgoritmaMampu menjelaskan Prinsip-prinsip Algoritma Mampu menjelaskan Konsep Bahasa PemrogramanMampu menjelaskan Konsep Bahasa Pemrograman Mampu membuat Flowchart dan PseudocodeMampu membuat Flowchart dan Pseudocode Mampu menjelaskan Konsep Dasar Bahasa CMampu menjelaskan Konsep Dasar Bahasa C Mampu membuat program Struktur Input/OutputMampu membuat program Struktur Input/Output Mampu membuat program PercabanganMampu membuat program Percabangan Mampu membuat program PerulanganMampu membuat program Perulangan Mampu menjelaskan Pemrograman ModularMampu menjelaskan Pemrograman Modular Mampu membuat Fungsi: parameter, kembalian fungsi by valueMampu membuat Fungsi: parameter, kembalian fungsi by value Mampu menjelaskan dan membuat program Array 1 dimensiMampu menjelaskan dan membuat program Array 1 dimensi Mampu menjelaskan dan membuat program Array 2 dimensiMampu menjelaskan dan membuat program Array 2 dimensi Mampu membuat program Manipulasi StringMampu membuat program Manipulasi String Mampu menjelaskan Event Driven Programming, GUI Creator, Properties dan EventMampu menjelaskan Event Driven Programming, GUI Creator, Properties dan Event Mampu membuat program C dengan komponen sederhana berbasis GUIMampu membuat program C dengan komponen sederhana berbasis GUI

8 Silabus Kontrak Perkuliahan & Pengantar Algoritma dan Pemrograman – 27/8Kontrak Perkuliahan & Pengantar Algoritma dan Pemrograman – 27/8 Algoritma, Pseudocode dan Flowchart – 3/9Algoritma, Pseudocode dan Flowchart – 3/9 Pengantar Bahasa Pemrograman (dengan Bahasa C) – 10/9Pengantar Bahasa Pemrograman (dengan Bahasa C) – 10/9 Input & Output pada Bahasa C – 17/9Input & Output pada Bahasa C – 17/9 Struktur Kontrol Percabangan – 24/9Struktur Kontrol Percabangan – 24/9 Struktur Kontrol Perulangan – 1/10Struktur Kontrol Perulangan – 1/10 Struktur Kontrol Perulangan Bertingkat – 8/10 (ada TK1)Struktur Kontrol Perulangan Bertingkat – 8/10 (ada TK1) TTSTTS Modular Programming – 29/10 (remidi TK1)Modular Programming – 29/10 (remidi TK1) Function by value – 5/11Function by value – 5/11 Array 1 Dimensi - 12/11Array 1 Dimensi - 12/11 Array 2 Dimensi – 19/11Array 2 Dimensi – 19/11 Pengolahan Karakter dan String – 26/11Pengolahan Karakter dan String – 26/11 Pemrograman GUI – 3/12 (ada TK2)Pemrograman GUI – 3/12 (ada TK2) Remidi TK2 – 6 atau 7 DesemberRemidi TK2 – 6 atau 7 Desember TASTAS

9 Referensi Rachmat, A., Algoritma Pemrograman dengan Bahasa C, Penerbit Andi Yogyakarta, Juni 2011Rachmat, A., Algoritma Pemrograman dengan Bahasa C, Penerbit Andi Yogyakarta, Juni 2011 Thomas H. Cormen et.al, Introduction to Algorithms Second Edition, MIT Press, McGraw-Hill Book Company, 2001Thomas H. Cormen et.al, Introduction to Algorithms Second Edition, MIT Press, McGraw-Hill Book Company, 2001 Simon Harris and James Ross, Beginning Algorithms, Willey Publishing Inc, 2006Simon Harris and James Ross, Beginning Algorithms, Willey Publishing Inc, 2006 Jogianto H.M, Konsep Dasar Pemrograman Bahasa C, Penerbit Andi, 2000Jogianto H.M, Konsep Dasar Pemrograman Bahasa C, Penerbit Andi, 2000 Antonie Pranata, Algoritma dan Pemrograman, J&J Learning Yogyakarta, 2000Antonie Pranata, Algoritma dan Pemrograman, J&J Learning Yogyakarta, 2000 Iwan Binanto, Konsep Bahasa Pemrograman, Penerbit Andi Yogyakarta, 2005Iwan Binanto, Konsep Bahasa Pemrograman, Penerbit Andi Yogyakarta, 2005 Moh. Sjukani, Algoritma dan Struktur Data dengan C, C++, dan Java, Mitra Wacana Media, 2005Moh. Sjukani, Algoritma dan Struktur Data dengan C, C++, dan Java, Mitra Wacana Media, 2005 Thompson Susabda Ngoen, Pengantar Algoritma dengan Bahasa C, Penerbit Salemba Teknika, 2004Thompson Susabda Ngoen, Pengantar Algoritma dengan Bahasa C, Penerbit Salemba Teknika, 2004

10 Buku Acuan Utama

11 Penilaian ? A : AVG + 1,5 STD A- : AVG + 1,25 STD B+ : AVG + 1 STD B : AVG + 0,75 STD B- : AVG + 0,5 STD C+ : AVG C : AVG - 0,5 STD E : A A B – 74.9B – 69.9B – 64.9C – 59.9C2.0 0 – 54.9E0.0

12 Komponen Penilaian Praktikum:35%Praktikum:35% Tes Kecil Kecil Keaktifan10%Keaktifan10% TTS:20%TTS:20% TAS:20%TAS:20%

13 Tes Point Point 7.5 Remidi TK jika point <= 4.5Remidi TK jika point <= 4.5 Maks point remidi = 4.5Maks point remidi = 4.5

14 TTS & TAS TAS & TAS tidak ada remidiTAS & TAS tidak ada remidi Open booksOpen books Bentuk soal: pilihan ganda dan essay!Bentuk soal: pilihan ganda dan essay!

15 Keaktifan Bukan merupakan nilai bonus!Bukan merupakan nilai bonus! Anda harus aktif menjawab pertanyaan / soal / latihanAnda harus aktif menjawab pertanyaan / soal / latihan Jika tidak aktif maka poin tersebut akan 0!Jika tidak aktif maka poin tersebut akan 0! Maksimal nilai aktif = 10Maksimal nilai aktif = 10

16 Praktikum Dimulai minggu ketigaDimulai minggu ketiga Modul praktikum terdiri dari:Modul praktikum terdiri dari: GuidedGuided UnguidedUnguided ChallengeChallenge Tugas praktikumTugas praktikum

17 Peraturan Tidak ada tes susulan apapunTidak ada tes susulan apapun Peraturan absensi mengikuti aturan Universitas (75%)Peraturan absensi mengikuti aturan Universitas (75%) Ketentuan praktikum sesuai dengan aturan praktikumKetentuan praktikum sesuai dengan aturan praktikum Tidak ada tugas tambahan untuk meningkatkan nilai yang kurangTidak ada tugas tambahan untuk meningkatkan nilai yang kurang

18 Peraturan Harap tenang selama kuliah berlangsung Harap tenang selama kuliah berlangsung Saling menghargai, saling menghormati Saling menghargai, saling menghormati Curang maka gugur maka nilai = E! Curang maka gugur maka nilai = E!

19 Tips Belajar Buat catatan!Buat catatan! Baca buku acuan!Baca buku acuan! Banyak latihan / praktek / mencobaBanyak latihan / praktek / mencoba Banyak bertanya dan belajar dari sumber lainBanyak bertanya dan belajar dari sumber lain

20 Mengapa Belajar Algoritma dan Pemrograman? Untuk menulis kode dalam bahasa yang dimengerti komputerUntuk menulis kode dalam bahasa yang dimengerti komputer Untuk melatih logika berpikirUntuk melatih logika berpikir Untuk dasar matakuliah lain di Teknik InformatikaUntuk dasar matakuliah lain di Teknik Informatika

21 Apakah belajar programming itu sulit? Hanya butuh waktu / “jam terbang”Hanya butuh waktu / “jam terbang” Hanya butuh semangat dan kemauanHanya butuh semangat dan kemauan Hanya butuh sering mencoba / latihan!Hanya butuh sering mencoba / latihan! Kuncinya latihan dan diskusi!Kuncinya latihan dan diskusi!

22 Bagan Sistem Komputer

23 Definisi Program/Pemrograman Adalah kumpulan instruksi-instruksi tersendiri yang biasanya disebut source code yang dibuat oleh programmer (pembuat program)Adalah kumpulan instruksi-instruksi tersendiri yang biasanya disebut source code yang dibuat oleh programmer (pembuat program) Program adalah kumpulan instruksi atau perintah yang disusun sedemikian rupa sehingga mempunyai urutan nalar yang tepat untuk menyelesaikan suatu persoalan.Program adalah kumpulan instruksi atau perintah yang disusun sedemikian rupa sehingga mempunyai urutan nalar yang tepat untuk menyelesaikan suatu persoalan. Instruksi (statement) yang dimaksud adalah syntax (cara penulisan) sesuai dengan bahasa pemrograman yang digunakan yang mempunyai komponen-komponen : Input, Output, Proses, Percabangan dan Perulangan.Instruksi (statement) yang dimaksud adalah syntax (cara penulisan) sesuai dengan bahasa pemrograman yang digunakan yang mempunyai komponen-komponen : Input, Output, Proses, Percabangan dan Perulangan.

24 Bahasa Pemrograman Adalah alat untuk membuat programAdalah alat untuk membuat program Contoh: C, C++, C#, Pascal, Basic, Perl, PHP, ASP, JHP, Java, dll.Contoh: C, C++, C#, Pascal, Basic, Perl, PHP, ASP, JHP, Java, dll. Perbedaan: cara memberikan instruksi (sintaks)Perbedaan: cara memberikan instruksi (sintaks) Persamaan: bertujuan menghasilkan output yang samaPersamaan: bertujuan menghasilkan output yang sama

25 Bahasa C di tingkat dunia

26 Paradigma Pemrograman Pemrograman Prosedural / TerstrukturPemrograman Prosedural / Terstruktur Berdasarkan urutan-urutan, sekuensialBerdasarkan urutan-urutan, sekuensial Program adalah suatu rangkaian prosedur untuk memanipulasi data. Prosedur merupakan kumpulan instruksi yang dikerjakan secara berurutan.Program adalah suatu rangkaian prosedur untuk memanipulasi data. Prosedur merupakan kumpulan instruksi yang dikerjakan secara berurutan. Harus mengingat prosedur mana yang sudah dipanggil dan apa yang sudah diubah.Harus mengingat prosedur mana yang sudah dipanggil dan apa yang sudah diubah. Program dapat dibagai-bagi menjadi prosedur dan fungsi.Program dapat dibagai-bagi menjadi prosedur dan fungsi. Contoh: PASCAL dan CContoh: PASCAL dan C Pemrograman FungsionalPemrograman Fungsional Berdasarkan teori fungsi matematikaBerdasarkan teori fungsi matematika Fungsi merupakan dasar utama program.Fungsi merupakan dasar utama program. Pemrograman ModularPemrograman Modular Pemrograman ini membentuk banyak modul.Pemrograman ini membentuk banyak modul. Modul merupakan kumpulan dari prosedur dan fungsi yang berdiri sendiriModul merupakan kumpulan dari prosedur dan fungsi yang berdiri sendiri Sebuah program dapat merupakan kumpulan modul-modul.Sebuah program dapat merupakan kumpulan modul-modul. Contoh: MODULA-2 atau ADAContoh: MODULA-2 atau ADA

27 Paradigma Pemrograman Pemrograman Berorientasi ObyekPemrograman Berorientasi Obyek Pemrograman berdasarkan prinsip obyek, dimana obyek memiliki data/variabel/property dan method/event/prosedur yang dapat dimanipulasiPemrograman berdasarkan prinsip obyek, dimana obyek memiliki data/variabel/property dan method/event/prosedur yang dapat dimanipulasi Contoh: C++, Object Pascal, dan Java.Contoh: C++, Object Pascal, dan Java. Pemrograman Berorientasi FungsiPemrograman Berorientasi Fungsi Pemrograman ini berfokus pada suatu fungsi tertentu saja. Sangat tergantung pada tujuan pembuatan bahasa pemrograman ini.Pemrograman ini berfokus pada suatu fungsi tertentu saja. Sangat tergantung pada tujuan pembuatan bahasa pemrograman ini. Contoh: SQL (Structured Query Language), HTML, XML dan lain-lain.Contoh: SQL (Structured Query Language), HTML, XML dan lain-lain. Pemrograman DeklaratifPemrograman Deklaratif Pemrograman ini mendeskripsikan suatu masalah dengan pernyataan daripada memecahkan masalah dengan implementasi algoritma.Pemrograman ini mendeskripsikan suatu masalah dengan pernyataan daripada memecahkan masalah dengan implementasi algoritma. Contoh: PROLOGContoh: PROLOG

28 Computational Thinking Memecahkan masalah dengan menggunakan komputer secara benar dan logisMemecahkan masalah dengan menggunakan komputer secara benar dan logis Alur berpikir:Alur berpikir: Deklaratif: menggunakan fakta untuk mencari kebenaran / memecahkan masalahDeklaratif: menggunakan fakta untuk mencari kebenaran / memecahkan masalah Imperatif: menggunakan langkah-langkah yang logis untuk memecahkan masalahImperatif: menggunakan langkah-langkah yang logis untuk memecahkan masalah

29 Deklaratif vs Imperatif Bahasa C adalah bahasa pemrograman yang bersifat imperatif

30 Pembagian Target Program Pemrograman DesktopPemrograman Desktop Pemrograman WebPemrograman Web Pemrograman MobilePemrograman Mobile

31 Siklus Hidup Perangkat Lunak (Software) Dilihat dari Struktur Sistem Komputer dan Siklus diatas, Algoritma Pemrograman menempati posisi dibagian implementasi karena bagian implementasi merupakan bagian dimana pemrogram melakukan proses coding (pembuatan program).Dilihat dari Struktur Sistem Komputer dan Siklus diatas, Algoritma Pemrograman menempati posisi dibagian implementasi karena bagian implementasi merupakan bagian dimana pemrogram melakukan proses coding (pembuatan program).

32 Aksi dalam algoritma Kejadian yang terjadi pada waktu yang terbatas dan menghasilkan efek yang memang direncanakanKejadian yang terjadi pada waktu yang terbatas dan menghasilkan efek yang memang direncanakan Dari waktu0 ke waktuNDari waktu0 ke waktuN Contoh: “aksi Bu Tati mengupas kentang untuk makan malam”Contoh: “aksi Bu Tati mengupas kentang untuk makan malam” Batasan:Batasan: Apa kentang harus dibeli dulu atau sudah ada?Apa kentang harus dibeli dulu atau sudah ada? Apakah mengupas berarti sampai kentang terhidang?Apakah mengupas berarti sampai kentang terhidang? Apakah setelah kentang selesai dikupas, harus ada kegiatan lain seperti dibuat sup atau digoreng?Apakah setelah kentang selesai dikupas, harus ada kegiatan lain seperti dibuat sup atau digoreng? Berarti harus ada kejadian awal = start dan kejadian akhir = finishBerarti harus ada kejadian awal = start dan kejadian akhir = finish Kejadian bu Tati dapat juga diterapkan pada ibu-ibu yang lain, yang juga akan mengupas kentangKejadian bu Tati dapat juga diterapkan pada ibu-ibu yang lain, yang juga akan mengupas kentang Cara (Metode) sebisa mungkin harus bersifat universalCara (Metode) sebisa mungkin harus bersifat universal

33 Contoh Kasus Ada 2 gelas kosong berukuran: 5 liter dan 3 literAda 2 gelas kosong berukuran: 5 liter dan 3 liter Bagaimana cara kita mendapatkan air berukuran 4 liter?Bagaimana cara kita mendapatkan air berukuran 4 liter?

34 Cara Masukkan air ke 3 liter hingga penuhMasukkan air ke 3 liter hingga penuh Masukkan air 3 liter ke 5 liter, sisa 2 liter kosongMasukkan air 3 liter ke 5 liter, sisa 2 liter kosong Masukkan air ke 3 liter hingga penuhMasukkan air ke 3 liter hingga penuh Tuangkan air 3 liter ke sisa 2 liter, berarti sisa 1 liter di gelas 2 literTuangkan air 3 liter ke sisa 2 liter, berarti sisa 1 liter di gelas 2 liter Buang seluruh air di gelas 5 liter tadiBuang seluruh air di gelas 5 liter tadi Tuangkan air 1 liter yg ada di gelas 3 liter tadi hingga ke 5 liter kosongTuangkan air 1 liter yg ada di gelas 3 liter tadi hingga ke 5 liter kosong Masukkan air ke 3 liter hingga penuhMasukkan air ke 3 liter hingga penuh Tuangkan 3 liter ke gelas 5 liter yang sudah ada 1 liter tadi, hingga kita dapat 4 literTuangkan 3 liter ke gelas 5 liter yang sudah ada 1 liter tadi, hingga kita dapat 4 liter

35 Contoh kasus lain Menghitung luas lingkaranMenghitung luas lingkaran Mengetahui suatu bilangan adalah genap/ganjilMengetahui suatu bilangan adalah genap/ganjil Mengetahui apakah suatu bilangan adalah bilangan primaMengetahui apakah suatu bilangan adalah bilangan prima Mengetahui bilangan terkecil dari n bilanganMengetahui bilangan terkecil dari n bilangan

36 Next Mahasiswa mampu menjelaskan Algoritma dan membuat FlowchartMahasiswa mampu menjelaskan Algoritma dan membuat Flowchart


Download ppt "TI1063 Algoritma dan Pemrograman Laurens W.R Oratmangun ST."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google