Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

“One Size Does Not Fit All ”. 2 KonvensionalModern Pola pelayanan dan pengawasan melalui mekanisme fisik, administratif, dan post audit Pola pelayanan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "“One Size Does Not Fit All ”. 2 KonvensionalModern Pola pelayanan dan pengawasan melalui mekanisme fisik, administratif, dan post audit Pola pelayanan."— Transcript presentasi:

1 “One Size Does Not Fit All ”

2 2 KonvensionalModern Pola pelayanan dan pengawasan melalui mekanisme fisik, administratif, dan post audit Pola pelayanan pengawasan melalui mekanisme fisik, dan post audit Konsep IT Inventory pada Pola Pelayanan dan Pengawasan DJBC khususnya di TPB dan KITE Shifting Salah satu Tools IT INVENTORY

3 Pasal 20 PMK 147/2011 jo. PMK 120/2013 Pasal 26 PER-57/2011 jo. PER-35/2013 KB Pasal 20 PER-50/2011 GB Pasal 16 PMK 37/2013 Pasal 22 PER-19/2013 TBB Pasal 3 PMK 253/2011 jo. PMK 177/2013 Pasal 3 PMK 254/2011 jo. PMK 176/2013 Pasal 3 PER-15/2012 jo. PER-05/2014 Pasal 3 PER-16/2012 jo. PER-04/2014 KITE Secara umum mengatur bahwa kriteria utama IT Inventory sbb: harus mampu mencatat, antara lain pemasukan dan pengeluaran barang secara kontinu dan realtime, dan pencatatan tersebut dapat menggambarkan keterkaitan dengan dokumen kepabeanan harus memiliki sistem reporting yang mampu membuat laporan sesuai peraturan harus dapat diakses oleh KPPBC/KWBC harus dapat diakses secara online dari Kantor Pabean ( untuk KB)

4 Pemenuhan ketentuan pendayagunaan IT Inventory, dilakukan sesuai dengan peraturan perundang- undangan Implementasi IT Inventory Lampiran I Gambaran umum IT Inventory Lampiran II Ketentuan IT Inventory pada perusahaan pengguna fasilitas Kawasan Berikat, Gudang Berikat, dan Toko Bebas Bea Lampiran III Ketentuan IT Inventory pada perusahaan pengguna fasilitas Pembebasan dan fasilitas Pengembalian Lampiran IV Perancangan dan penyesuaian aplikasi komputer database dalam rangka IT Inventory Lampiran V Mekanisme pencatatan pemasukan dan pengeluaran barang serta sistem pelaporan IT Inventory

5 Akses terhadap IT Inventory untuk kepentingan pemeriksaan DJBC, hanya dapat dilakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai yang ditunjuk. Pejabat BC dilarang memberitahukan data dan/atau informasi yang diperoleh dari akses terhadap IT Inventory kepada pihak lain yang tidak berhak. Pejabat BC yang a. menyalahgunakan akses terhadap IT Inventory; dan/atau b. memberitahukan data dan/atau informasi yang diperoleh dari akses terhadap IT Inventory kepada pihak lain yang tidak berhak, dikenakan hukuman disiplin dan/atau hukuman lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan. Kerahasiaan Informasi

6 Pegawai DJBC dalam melakukan asistensi, pengujian, dan penilaian IT Inventory untuk membantu update profil perusahaan, sehingga dapat memberikan pelayanan dan pengawasan dengan lebih proporsional Pegawai DJBC dalam melakukan asistensi, pengujian, dan penilaian IT Inventory untuk membantu update profil perusahaan, sehingga dapat memberikan pelayanan dan pengawasan dengan lebih proporsional Perusahaan dalam merancang atau menyesuaikan IT Inventory yang dimiliki oleh perusahaan dengan kriteria yang dipersyaratkan untuk dapat memanfaatkan fasilitas TPB dan KITE Perusahaan dalam merancang atau menyesuaikan IT Inventory yang dimiliki oleh perusahaan dengan kriteria yang dipersyaratkan untuk dapat memanfaatkan fasilitas TPB dan KITE

7 LAMPIRAN I PER-90/BC/2014 “ Gambaran umum IT Inventory”

8 Konsep Umum Sistem Informasi Persediaan...(1) Stakeholder (pemilik, pemerintah, bank, dll) Decision making Informasi

9 Konsep Umum Sistem Informasi Persediaan...(2) Information Need Informasi yang relevan dan reliable Sistem informasi

10 Konsep Umum Sistem Informasi Persediaan...(3) Sistem Informasi termasuk sistem informasi persediaan Berbasis Komputer Berbantuan Komputer Manual

11 Sistem Informasi Persediaan Secara Manual GUDANG BAHAN BAKUPROSES PRODUKSIGUDANG BARANG JADI IN DOK PENERI MAAN BRG DOK PEMAK AIAN BRG DOK PRODU KSI DOK PENGE LURAN BRG OUT SCRAP Informasi 1.Bagian akuntansi untuk laporan keuangan 2.Pimpinan untuk pengambilan keputusan 3.Pemerintah untuk pajak dan bea cukai

12 Sistem Informasi Persediaan Berbantuan Komputer GUDANG BAHAN BAKUPROSES PRODUKSIGUDANG BARANG JADI IN DOK PENERI MAAN BRG DOK PEMAK AIAN BRG DOK PRODU KSI DOK PENGE LURAN BRG OUT Dibantu dengan komputer dan tidak berbasis database (misalnya MS. Excel) Informasi 1.Bagian akuntansi untuk laporan keuangan 2.Pimpinan untuk pengambilan keputusan 3.Pemerintah untuk pajak dan bea cukai

13 Sistem Informasi Persediaan Berbasis Komputer GUDANG BAHAN BAKUPROSES PRODUKSI GUDANG BARANG JADI IN DOK PENERI MAAN BRG DOK PEMAK AIAN BRG DOK PRODU KSI DOK PENGE LURAN BRG OUT database Informasi 1.Bagian akuntansi untuk laporan keuangan 2.Pimpinan untuk pengambilan keputusan 3.Pemerintah untuk pajak dan bea cukai Menggunakan aplikasi komputer atau software yang berbasis database, seperti: VISUAL BASIC, ORACLE, SAAP, BAAN, PHP, dll.

14 BAGAIMANAKAH SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BERBASIS KOMPUTER YANG DIINGINKAN OLEH DJBC Pada Perusahaan Penerima Fasilitas TPB dan KITE?

15 Sistem Informasi Persediaan Berbasis Komputer GUDANG BAHAN BAKUPROSES PRODUKSI GUDANG BARANG JADI DOK PENERI MAAN BRG DOK PEMAK AIAN BRG DOK PRODU KSI DOK PENGE LURAN BRG OUT database Informasi 1.Bagian akuntansi untuk laporan keuangan 2.Pimpinan untuk pengambilan keputusan 3.Pemerintah untuk pajak dan bea cukai Menggunakan aplikasi komputer atau software yang berbasis database, seperti: VISUAL BASIC, JAVA, ORACLE, SAAP, BAAN, PHP, dll. IN

16 Hal-Hal Penting terkait Kriteria Umum IT Inventory DJBC tidak mengharuskan perusahaan untuk membangun IT Inventory baru. Perusahaan yang telah mendayagunakan sistem informasi persediaan berbasis komputer, cukup melakukan penyesuaian sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan. DJBC tidak bekerja sama atau merekomendasikan software tertentu dari perusahaan manapun terkait persyaratan pemenuhan IT Inventory. Jenis software yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.

17 Database KWBC/KPUBC/KPPBC Bahan BakuFG/Reject/ScrappWIP LPBSlip IssueSurat Jalan Laporan Produksi Menghasilkan Laporan yang dibutuhkan yang salah satunya oleh DJBC Akses atas Laporan MENCANTUMKAN JENIS DOK, NO DOK DAN TGL DOK PABEAN PD DOK LPB MEMBEDAKAN ANTARA KODE FASILITAS DENGAN NON FASILITAS (KHUSUS KITE) MENCANTUMKAN JENIS DOK, NO DOK DAN TGL DOK PABEAN PD DOK SURAT JALAN MEMBEDAKAN ANTARA KODE FASILITAS DENGAN NON FASILITAS (KHUSUS KITE) MEKANISME IT INVENTORY SECARA UMUM

18 Manfaat IT Inventory Bagi Perusahaan: memudahkan pengelolaan persediaan memudahkan perusahaan dalam menghasilkan informasi bagi stakeholder termasuk DJBC memudahkan perusahaan dalam melakukan rekonsiliasi dengan dokumen kepabeanan di KPPBC memperoleh peningkatan pelayanan sesuai profil dan kriteria pemenuhan persyaratan IT Inventory Bagi DJBC: kemudahan dalam memberikan pelayanan yang baik kemudahan dalam melakukan rekonsiliasi dokumen kepabeanan dengan pergerakan persediaan dalam IT Inventory memudahkan profiling terhadap perusahaan

19 Sistem Pengendalian Internal terkait IT Inventory - Lingkup Pengendalian - SPI terkait IT INVENTORY terdapat pencacahan fisik dan pengecekan dengan dokumen permintaan barang pembuatan dokumen penerimaan barang yang prenumber dan diotorisasi, baik berbentuk hardcopy maupun bentuk elektronik terdapat otorisasi pada dokumen dokumen/formulir yang digunakan terdapat pendokumentasian pergerakan barang dalam IT Inventory terdapat quality control dalam proses produksi

20 Sistem Pengendalian Internal terkait IT Inventory - Elemen Data yang Digunakan - Sistem pemasukan dan pengeluaran barang: 1)Nomor dan tanggal dokumen yang digunakan untuk merekam pergerakan persediaan barang 2)Jenis dokumen pabean 3)Nomor dokumen pabean 4)Tanggal dokumen pabean 5)Nama gudang 6)Nama Pengirim 7)Kode barang 8)Nama barang 9)Satuan barang 10)Jumlah barang Sistem pemakaian bahan baku serta penerimaan barang jadi: 1)Nomor dan tanggal dokumen pemakaian barang 2)Nama gudang asal 3)Nama gudang tujuan 4)Tujuan pemakaian (untuk diproses sendiri/disubkontrakkan) 5)Kode barang 6)Nama barang 7)Satuan barang 8)Jumlah barang

21 LAMPIRAN II PER-90/BC/2014 “ IT Inventory TPB (KB, GB, dan TBB)”

22 Kriteria IT Inventory TPB...(1) mencatat pemasukan, pengeluaran, WIP, adjustment, dan stock opname, secara kontinu dan realtime Kontinu: pencatatan dilakukan secara terus-menerus untuk setiap transaksi dan mutasi barang Pencatatan realtime: 1) pencatatan arus barang sesegera mungkin sesuai SOP Perusahaan 2)setiap proses input dapat secara langsung memperbarui ( refresh ) database menghasilkan laporan yang paling sedikit memuat data sesuai peraturan KB 1. Laporan Pemasukan Barang per dokumen pabean; 2.Laporan Pengeluaran Barang per dokumen pabean; 3.Laporan Saldo WIP; 4.Laporan Pertanggungjawaban Mutasi Bahan Baku dan bahan Penolong 5.Laporan Pertanggungjawaban Mutasi Barang Jadi; 6.Laporan Pertanggungjawaban Mutasi Barang Sisa dan Scrap ; 7.Laporan Pertanggungjawaban Mutasi Mesin dan Peralatan Perkantoran. GB 1. Laporan Pemasukan Barang per dokumen pabean; 2.Laporan Pengeluaran Barang per dokumen pabean; 3.Laporan Pertanggungjawaban Mutasi Barang. TBB 1. Laporan Pemasukan Barang per dokumen pabean; 2.Laporan Pengeluaran Barang per dokumen pabean; 3.Laporan Penjualan Barang; 4.Laporan Persediaan Barang.

23 Kriteria IT Inventory TPB...(2) harus bisa diakses secara online dari Kantor Pabean Demi keamanan dan kerahasiaan data, perusahaan memberikan username dan password kepada KPPBC. Data stock barang/bahan dalam laporan harus dapat di- browse dlm tenggang waktu 1 tahun periode tahun lalu dan periode tahun berjalan. Sedangkan data stock barang modal harus dapat di- browse dlm periode 4 tahun terakhir. Alternatif akses secara online dapat berupa: web-based dilakukan dengan mengakses alamat website IT Inventory perusahaan melalui internet; remote desktop dan program sejenisnya perusahaan menyediakan PC khusus untuk dihubungkan dengan PC di KPPBC; PC harus dipastikan selalu dalam keadaan aktif dan aman (diperlakukan seperti server) sehingga dapat diakses setiap saat; program yang menjalankan remote desktop terpasang/ter- install pada PC di KPPBC; Terdapat perlindungan (misal: dipasang sistem firewall ) web-services web-services adalah suatu sistem perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung interaksi antar sistem pada suatu jaringan; dapat diterapkan setelah website penyedia layanan web- service telah siap dijalankan oleh DJBC. Untuk perusahaan yang berlokasi di daerah tanpa koneksi internet akses dapat dilakukan dengan pengiriman softcopy dokumen laporan berkala ke KPPBC, setelah mendapatkan persetujuan dari Kepala KPPBC.

24 Kriteria IT Inventory KB...(3) Akses oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Akses sebatas membaca laporan dan mengunduh (download) data laporan Hak akses terdiri dari 2 kelompok: 1. Hak akses KPU/KPPBC  atas Laporan KB/GB/TBB 2. Hak akses dalam rangka audit kepabeanan  akses terhadap seluruh kegiatan dan pembukuan

25 Kriteria IT Inventory TPB...(4) mampu mencatat, menyimpan, dan menampilkan riwayat aktivitas (Log) Riwayat aktivitas ( log ) adalah historis perekaman dan update data pada IT Inventory. Riwayat aktivitas ( log ) harus dapat ditelusuri dalam waktu 2 (dua) tahun periode sebelumnya apabila diperlukan. menggambarkan keterkaitan dengan dokumen pabean Memiliki keterkaitan dengan dokpab apabila IT dapat menampilkan Laporan Pemasukan dan Pengeluaran Barang yang memuat data jenis, nomor, dan tanggal dokumen pemberitahuan pabean Pencatatan dilakukan oleh pihak yang memiliki akses (authorized access) authorized access adalah pihak- pihak yang memang ditugaskan oleh perusahaan untuk melakukan pencatatan sesuai dengan kewenangannya Perubahan pencatatan dan/atau perubahan data dilakukan oleh atau dengan persetujuan pihak yang lebih tinggi dari petugas pencatat di perusahaan

26 Kewajiban Perusahaan terkait IT Inventory memiliki dan mendayagunakan IT Inventory yang dapat menghasilkan laporan kepabeanan digunakan secara konsisten dan akurat tidak menggunakan IT Inventory lainnya selain yang sudah terkoneksi dengan KPUBC/KPPBC (tidak menggunakan dua macam pembukuan dalam mencatat kegiatan operasionalnya) menyediakan akses sistem informasi kepada DJBC baik untuk kepentingan pelayanan/pengawasan oleh KPPBC atau kepentingan pengawasan secara post clearance audit menyediakan back-up data yang memadai apabila server mengalami gangguan atau kerusakan

27 Kewajiban KPUBC/KPPBC terhadap IT Inventory Perusahaan Penerima Fasilitas menjaga kerahasiaan dan keamanan data memanfaatkan Informasi yang didapat dari akses ke IT Inventory sesuai tujuan melakukan asistensi terhadap penerapan IT Inventory oleh perusahaan melakukan pengecekan berdasarkan manajemen risiko terhadap penerapan IT Inventory dan/atau melakukan pemutakhiran profil menyiapkan sarana dan prasarana agar akses terhadap IT Iventory dapat dilakukan secara optimal

28 LAMPIRAN III PER-90/BC/2014 “ IT Inventory KITE”

29 Kriteria IT Inventory KITE...(1) mencatat pemasukan, pengeluaran, WIP, dan saldo barang, secara berkelanjutan dan realtime Berkelanjutan: dipergunakan secara terus-menerus untuk setiap transaksi dan mutasi barang Pencatatan realtime : 1)pencatatan arus barang sesegera mungkin sesuai SOP Perusahaan 2)setiap proses input dapat secara langsung memperbarui ( refresh ) database menghasilkan laporan yang paling sedikit memuat data sesuai peraturan (8 jenis) 1. Laporan Pemasukan Bahan Baku per dokumen pabean; 2.Laporan Pemakaian Bahan Baku; 3.Laporan pemakaian barang dalam proses dalam rangka kegiatan subkontrak, dalam hal terdapat kegiatan produksi yang disubkontrakkan; 4.Laporan pemasukan hasil produksi; 5.Laporan pengeluaran hasil produksi; 6.Laporan mutasi bahan baku; 7.Laporan mutasi hasil produksi; 8.Laporan penyelesaian waste/scrap. menggambarkan keterkaitan dengan dokumen pabean Memiliki keterkaitan dengan dokpab apabila IT dapat menampilkan Laporan Pemasukan dan Pengeluaran Barang yang memuat data jenis, nomor, dan tanggal dokumen pemberitahuan pabean

30 Kriteria IT Inventory KITE...(2) penggunaan kode yang berbeda atas barang dan/atau bahan yang diimpor Kode barang harus dibedakan antara: 1. barang impor dengan fasilitas 2.barang impor tanpa fasilitas 3. waste/scrap yang timbul sesuai konversi Untuk perusahaan yang memiliki 2 NIPER (Pembebasan dan Pengembalian) cukup memiliki 1 IT Inventory, namun IT Inventory tsb harus membedakan kode barang impor dengan fasilitas pembebasan atau pengembalian laporan bisa diakses oleh DJBC Akses sebatas membaca laporan dan mengunduh (download) data laporan Jika akses dapat dilakukan secara online, ketersediaan data stock bahan baku, WIP, dan hasil produksi harus dapat di- browse paling kurang selama periode pembebasan/jangka waktu ekspor ditambah masa penyelesaian BCL.KT 01/BCL.KT 02. Mekanisme akses secara online dilakukan sesuai mekanisme akses online terhadap IT Inventory perusahaan penerima fasilitas TPB. Hak akses terdiri dari 2 kelompok: 1. Hak akses KWBC  atas 8 Jenis Laporan 2. Hak akses dalam rangka audit kepabeanan  akses terhadap seluruh kegiatan dan pembukuan

31 Kewajiban Perusahaan terkait IT Inventory memiliki dan mendayagunakan IT Inventory yang dapat menghasilkan laporan kepabeanan digunakan secara konsisten dan akurat tidak menggunakan IT Inventory lainnya selain yang sudah terkoneksi dengan KPUBC/KWBC (tidak menggunakan dua macam pembukuan dalam mencatat kegiatan operasionalnya) menyediakan akses sistem informasi kepada DJBC baik untuk kepentingan pelayanan/pengawasan oleh KWBC atau kepentingan pengawasan secara post clearance audit menyediakan back-up data yang memadai apabila server mengalami gangguan atau kerusakan

32 Kewajiban KPUBC/KWBC terhadap IT Inventory Perusahaan Penerima Fasilitas menjaga kerahasiaan dan keamanan data memanfaatkan Informasi yang didapat dari akses ke IT Inventory sesuai tujuan melakukan asistensi terhadap penerapan IT Inventory oleh perusahaan melakukan pengecekan berdasarkan manajemen risiko terhadap penerapan IT Inventory dan/atau melakukan pemutakhiran profil menyiapkan sarana dan prasarana agar akses terhadap IT Iventory dapat dilakukan secara optimal

33 LAMPIRAN IV PER-90/BC/2014 “Perancangan dan Penyesuaian IT Inventory”

34 Perancangan IT Inventory...(1) PerencanaanAnalisis Perancangan (design) aplikasi Pembuatan aplikasi Implementasi Evaluasi dan Monitoring Yang harus diperhatikan oleh Perusahaan pada saat mendesign aplikasi, 1. menyiapkan master data antara lain sebagai berikut: master barang berupa master data bahan baku, bahan penolong, WIP, barang jadi, barang reject/scrap, mesin, peralatan perkantoran, spareparts membedakan kodifikasi bahan baku, bahan penolong, WIP, barang jadi, barang reject/scrap, mesin, peralatan perkantoran, spareparts membedakan kodifikasi barang KITE Pembebasan, KITE Pembelian atau pembelian lokal (Khusus KITE) Untuk KITE, agar mengisi kode barang pada kolom “spesifikasi lain” pada saat pengisian PIB. master data supplier berisi kodifikasi supplier/pihak subkontrak, nama supplier/pihak subkontrak, alamat supplier/pihak subkontrak, kontak person, serta data-data supplier /pihak subkontrak master data pembeli berisi kodifikasi pembeli/ penerima subkontrak, nama pembeli /penerima subkontra, kontak person serta data-data lain master data jenis transaksi dibedakan antara menerima barang dari supplier, dari pengirim subkontrak, transkasi internal perusahaan atau transaksi lainnya dibedakan antara pengiriman barang dalam rangka ekspor, dalam rangka subkontrak, penjualan antar KB, pengiriman dalam rangka subkontrak ke TLDDP atau hal lainnya master data Konversi berisi kode bahan baku dan kode hasil produksi yang menggunakan bahan baku tersebut serta koefisien pemakaian bahan baku

35 Perancangan IT Inventory...(2) PerencanaanAnalisis Perancangan (design) aplikasi Pembuatan aplikasi Implementasi Evaluasi dan Monitoring Yang harus diperhatikan oleh Perusahaan pada saat mendesign aplikasi, 2. menyiapkan format data laporan sesuai ketentuan perundang-undangan yang mengatur tentang KB, GB, TBB, dan KITE

36 Format Laporan IT Inventory TPB Contoh: Laporan Pertanggungjawaban KB Setiap 4 Bulan

37 Format Laporan IT Inventory KITE...(1) I. Laporan pemasukan bahan baku II. Laporan pemakaian bahan baku III. Laporan Pemakaian Barang Dalam Proses Dalam Rangka Kegiatan Subkontrak IV. Laporan Pemasukan Hasil Produksi

38 Format Laporan IT Inventory KITE...(2) V. Laporan Pengeluaran Hasil Produksi VI. Laporan Mutasi Bahan Baku VII. Laporan Mutasi Hasil Produksi VIII. Laporan Penyelesaian Waste/Scrap

39 Penyesuaian IT Inventory KITE ( Bagi Perusahaan yang telah memiliki IT Inventory) Apakah pengelolaan persediaan menggunakan aplikasi berbasis database Apakah field data yang ada saat ini telah bisa menghasilkan laporan yang diinginkan DJBC Perusahaan harus membuat Sistem Informasi Persediaan Berbasis Komputer Perusahaan telah memiliki Sistem Informasi Persediaan Berbasis Komputer TAMBAH FIELD DATA YANG BELUM ADA SEHINGGA MENJADI LENGKAP NO YES

40 LAMPIRAN V PER-90/BC/2014 “Mekanisme Pencatatan Pemasukan dan Pengeluaran Barang serta Sistem Pelaporan IT Inventory”

41 Database KWBC/KPUBC/KPPBC Bahan BakuFG/Reject/ScrappWIP LPBSlip IssueSurat Jalan Laporan Produksi Menghasilkan Laporan yang dibutuhkan yang salah satunya oleh DJBC Akses atas Laporan MENCANTUMKAN JENIS DOK, NO DOK DAN TGL DOK PABEAN PD DOK LPB MEMBEDAKAN ANTARA KODE FASILITAS DENGAN NON FASILITAS (KHUSUS KITE) MENCANTUMKAN JENIS DOK, NO DOK DAN TGL DOK PABEAN PD DOK SURAT JALAN MEMBEDAKAN ANTARA KODE FASILITAS DENGAN NON FASILITAS (KHUSUS KITE) Mekanisme Pencatatan dan Pemasukan Barang Menggunakan IT Inventory Dokumen pabean pemasukan barang Dokumen pabean pengeluaran barang

42 Sistem Pelaporan Pada Perusahaan Penerima Fasilitas TPB Tujuan Pelaporan Pertanggungjawaban barang fasilitas yang diterima kepada DJBC dengan mekanisme laporan secara periodik Kesempatan perusahaan secara self assesment mengakui barang yang telah hilang di TPB dan membayar atas barang yang hilang tersebut Dapat menghindarkan tagihan yang besar apabila diaudit oleh tim audit

43 Sistem Pelaporan Pada Perusahaan Penerima Fasilitas KITE Tujuan Pelaporan Membuat laporan sesuai dengan pemakaian riil Sebagai bahan dalam pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi oleh KPUBC/KWBC penerbit NIPER dan bidang pengawasan Bahan pembuatan laporan pertanggungjawaban (BCL.KT 01) oleh perusahaan ke DJBC Untuk menyediakan data dan informasi dalam rangka audit kepabeanan

44 DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI


Download ppt "“One Size Does Not Fit All ”. 2 KonvensionalModern Pola pelayanan dan pengawasan melalui mekanisme fisik, administratif, dan post audit Pola pelayanan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google