Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SISTEM BILANGAN Terbagi atas 4 macam yaitu : 1.Bilangan Desimal berbasis 2.Bilangan Binary berbasis 3. Bilangan Oktal berbasis 4. Bilangan Hexadesimal.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SISTEM BILANGAN Terbagi atas 4 macam yaitu : 1.Bilangan Desimal berbasis 2.Bilangan Binary berbasis 3. Bilangan Oktal berbasis 4. Bilangan Hexadesimal."— Transcript presentasi:

1 SISTEM BILANGAN Terbagi atas 4 macam yaitu : 1.Bilangan Desimal berbasis 2.Bilangan Binary berbasis 3. Bilangan Oktal berbasis 4. Bilangan Hexadesimal berbasis

2 1. Bilangan Desimal

3 Desimal Basis 10 Angka : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9 Contoh –12 –23 –4556 –100

4 Bentuk Desimal -Bentuk nilai suatu bilangan desimal terbagi menjadi 2 yaitu : 1.Integer desimal ( bilangan bulat ) 8598  8 x 10 3 = x 10 2 = x 10 1 = 90 8 x 10 0 = Absolute Value Position value

5 Absolute Value : nilai mutlak dari masing-masing digit bilangan Position Value : penimbang / bobot dari masing-masing digit tergantung dari letak posisinya. Posisi Value Posisi Digit (dari kanan) = = = = = 10000

6 2. Decimal Fraction ( pecahan desimal ) : nilai desimal yang mengandung nilai pecahan dibelakang koma. Contoh : 1 x 10 2 = x 10 1 = 80 3 x 10 0 = 3 7 x = 0,7 5 x = 0,05 183,75 +

7 2. Bilangan Biner

8 Bilangan Biner Basis 2 Angka : 0, 1 Contoh –1010 –1110 –11101

9 Pengelompokan Biner BIT (B) = 1 BIT (B) = 1 Bilangan Bilangan Biner Biner Nibble = 4 Bit Byte (B) = 8 Bit Word (W) = 16 Bit Double Word = 32 Bit Paragraf Paragraf = 128 Bit = 128 Bit Page = 256 Byte = 2048 Bit

10 Pengelompokan Biner Word (W) = 16 Bit MOST SIGNIFICANT BYTE (BIT MOST SIGNIFICANT BYTE (BIT Ke Ke 8 S/D 15) 8 S/D 15) LEAST SIGNIFICANT BYTE (BIT LEAST SIGNIFICANT BYTE (BIT Ke Ke 0 S/D 7) 0 S/D 7)

11 3. Bilangan Oktal

12 Oktal Basis 8 Angka : 0,1,2,3,4,5,6 dan 7 Contoh –1234 (8) – (8) –3221 (8)

13 4. Bilangan Hexedesimal

14 Hexadesimal Basis 16 Angka : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E, F Contoh; –12A23 –CD12A –110FE

15 Konversi Bilangan

16 KONVERSI SISTEM BILANGAN I. Konversi dari Sistem Bilangan Desimal A. Konversi Ke Sistem Bilangan Binari Metode I : Dengan membagi dengan 2 dan sisa pembagian merupakan digit binari dari bilangan binari hasil konversi Contoh : 23 : 2 = 11 sisa 1 11 : 2 = 5 sisa 1 5 : 2 = 2 sisa 1 2 : 2 = 1 sisa 0 1 : 2 = 0 sisa

17 Metode II : Menjumlahkan bilangan-bilangan pangkat dua yang jumlahnya sama dengan bilangan desimal yang akan dikonversikan. Contoh : Bilangan desimal 45 dikonversi ke bilangan binar 2 0 = = = =

18 B. Konversi ke Bilangan Oktal Untuk mengkonversi bilangan desimal ke bilangan oktal dapat digunakan remainder method dengan pembaginya adalah basis dari bilagan Oktal yaitu 8 Contoh 385 : 8 = 48 sisa 1 48 : 8 = 6 sisa 0 C. Konversi ke Bilangan Hexadesimal Dengan menggunakan remainder method dibagi dengan basis bilangan hexadesimal yaitu 16 Contoh 1583 : 16 = 98 sisa 15 = F 98 : 16 = 6 sisa F 6 0 1

19 II. Konversi dari Sistem Bilangan Binari A. Konversi ke sistem bilangan desimal Dari bilangan binari dapat dikonversikan ke bilangan desimal dengan cara mengalikan masing-masing bit dalam bilangan dengan position value-nya. Contoh : = 1 x x x x x x 2 0 = = 45 10

20 Konversi Biner Ke Oktal Konversi Biner ke Hexa ???

21 Contoh =……………..(8) =……………...(16)

22 B. Konversi ke sistem bilangan oktal Konversi dari bilangan binary ke oktal dapat dilakukan dengan mengkonversi tiap tiga buat digit binari Contoh : dapat dikonversi ke oktal dengan cara : C. Konversi ke sistem bilangan hexadesimal Konversi dari bilangan binary ke hexadesimal dapat dilakukan dengan mengkonversi tiap empat buat digit binari Contoh : dapat dikonversi ke hexadecimal dengan D

23 III. Konversi dari Sistem Bilangan Oktal A. Konversi ke sistem bilangan desimal Dari bilangan binari dapat dikonversikan ke bilangan desimal dengan cara mengalikan masing-masing bit dalam bilangan dengan position value-nya. Contoh : = 3 x x x 8 0 = 3 x x x 1 = =

24 B. Konversi ke sistem bilangan binari Konversi dari bilangan Oktal ke Binari dapat dilakukan dengan mengkonversi masing-masing digit oktal ke 3 digit binari. Contoh : dapat dikonversi ke binari dengan cara :

25 C. Konversi ke bilangan hexadesimal Konversi dari bilangan oktal ke hexadesimal dapat dilakukan dengan cara merubah dari bilangan oktal menjadi bilangan binari terlebih dahulu, baru dikonversi ke bilangan hexadesimal Contoh : dikonversi terlebih dahulu ke binari : dari bilangan binar baru dikonversi ke hexadesimal

26 IV. Konversi dari Sistem Bilangan A. Hexadesimal Konversi ke sistem bilangan desimal Dari bilangan binari dapat dikonversikan ke bilangan desimal dengan cara mengalikan masing-masing bit dalam bilangan dengan position value-nya. Contoh : B6A 16 = 11 x x x 16 0 = 11 x x x 1 = =

27 B. Konversi ke sistem bilangan binari Konversi dari bilangan hexadesimal ke Binari dapat dilakukan dengan mengkonversi masing-masing digit hexadesimal ke 4 digit binari. Contoh : D 6 dapat dikonversi ke binari dengan cara :

28 C. Konversi ke bilangan oktal Konversi dari bilangan hexadesimal ke oktal dapat dilakukan dengan cara merubah ke bilangan binar terlebih dahulu baru dikonversi ke oktal. Contoh : D 6 dapat dikonversi ke binar dengan cara : Kemudian dikonversi ke bilangan oktal


Download ppt "SISTEM BILANGAN Terbagi atas 4 macam yaitu : 1.Bilangan Desimal berbasis 2.Bilangan Binary berbasis 3. Bilangan Oktal berbasis 4. Bilangan Hexadesimal."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google