Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SISTEM BILANGAN Ada bermacam-macam sistem bilangan, diantaranya : 1. B ilangan Biner 2. B ilangan Oktal 3. B ilangan Desimal 4. B ilangan Heksadesimal.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SISTEM BILANGAN Ada bermacam-macam sistem bilangan, diantaranya : 1. B ilangan Biner 2. B ilangan Oktal 3. B ilangan Desimal 4. B ilangan Heksadesimal."— Transcript presentasi:

1 SISTEM BILANGAN Ada bermacam-macam sistem bilangan, diantaranya : 1. B ilangan Biner 2. B ilangan Oktal 3. B ilangan Desimal 4. B ilangan Heksadesimal Masing- masing sistem bilangan tersebut dibatasi oleh yang dinamakan Basis atau Radik (Radix) : yaitu banyaknya angka atau digit yang digunakan.

2 BILANGAN BINER Bilangan Biner hanya mempunyai 2 digit yaitu : digit “0” dan “1”. Sehingga bilangan biner merupakan sistem bilangan yang mempunyai radik paling kecil : r = 2. Masing-masing digit bilangan biner disebut dengan ‘Bit’ (Berasal dari : Binary Digit).

3 BILANGAN OKTAL Bilangan Oktal hanya menggunakan 8 digit saja, yaitu : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Sehingga radik bilangan oktal adalah r = 8. Bilangan oktal nilainya tidak sama dengan bilangan desimal Misalnya bilangan oktal 61, nilainya tidak sama dengan bilangan desimal 61, melainkan sama dengan bilangan desimal 49.

4 Cara mengetahui nilai desimalnya dengan menggunakan rumus bobot bilangan tersebut = (1 x 8 0 ) + (6 x 8 1 ) 61 8 = (1 x 8 0 ) + (6 x 8 1 ) = = = (49) 10 = (49) 10

5 BILANGAN DESIMAL Bobot suatu bilangan tergantung dari radik dan susunan digit- digitnya. Misalnya bilangan desimal 156 atau ditulis (156) 10, mempunyai bobot bilangan sebagai berikut : 6 : menunjukkan harga satuan (=6) 5 : menunjukkan harga puluhan (=50) 1 : menunjukkan harga ratusan (=100) Sehingga : (156) 10 = = (6 x 10 0 ) + (5 x 10 1 ) + (1 x 10 2 ) = (6 x 10 0 ) + (5 x 10 1 ) + (1 x 10 2 ) Basis atau radik 10 = r, bilangan 156 = N, maka akan didapat suatu rumus bobot bilangan : ( N ) r = d 0 r 0 + d 1 r 1 + d 2 r 2 + … Rumus tersebut berlaku secara umum untuk mengetahui nilai desimal (bobot bilangan) dari berbagai bilangan dengan radik yang lain, dan berlaku untuk bilangan utuh (bukan pecahan).

6 BILANGAN HEKSADESIMAL Bilangan heksadesimal mempunyai radik : r = 16. Ke-16 digit-digitnya yaitu : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F. Huruf-huruf A sampai F menggantikan bilangan desimal 10 sampai 15. Dengan menggunakan rumus N dapat diketahui nilai desimal dari suatu bilangan heksadesimal.

7 Contoh : Hitunglah nilai desimal dari (1A2B) 16 (1A2B) 16 = (B x 16 0 ) + (2 x 16 1 ) + (A x 16 2 ) + (1 x 16 3 ) =B (10 x 256) =B (10 x 256) = = = ( 6699 ) 10 = ( 6699 ) 10


Download ppt "SISTEM BILANGAN Ada bermacam-macam sistem bilangan, diantaranya : 1. B ilangan Biner 2. B ilangan Oktal 3. B ilangan Desimal 4. B ilangan Heksadesimal."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google