Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Disampaikan pada : RAPAT KOORDINASI BADAN PPSDM KEMENKESRAPAT KOORDINASI BADAN PPSDM KEMENKES SELASA, 16 DESEMBER 2014SELASA, 16 DESEMBER 2014 Oleh: KEPALA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Disampaikan pada : RAPAT KOORDINASI BADAN PPSDM KEMENKESRAPAT KOORDINASI BADAN PPSDM KEMENKES SELASA, 16 DESEMBER 2014SELASA, 16 DESEMBER 2014 Oleh: KEPALA."— Transcript presentasi:

1

2 Disampaikan pada : RAPAT KOORDINASI BADAN PPSDM KEMENKESRAPAT KOORDINASI BADAN PPSDM KEMENKES SELASA, 16 DESEMBER 2014SELASA, 16 DESEMBER 2014 Oleh: KEPALA DINAS KESEHATAN PROPINSI JATIM

3 SISTEMATIKA PAPARAN 1. KONDISI KESEHATAN DI JAWA TIMUR 2. ANALISA SITUASI KESEHATAN DI JAWA TIMUR 1. LANGKAH YG DILAKUKAN JAWA TIMUR DLM PEMBENTUKAN TIM KF - PTK 2. PENUTUP

4 VISI MISI Gubernur Jawa Tmur

5 PROGRAM PRIORITAS GUBERNUR BIDANG KESEHATAN

6 5 PROGRAM PRIORITAS BIDANG KES PENURUNAN AKI DAN AKB 2. JAMINAN KESEHATAN NASIONAL 3. PENURUNAN PREVALENSI KEKURANGAN GIZI 4. PENGENDALIAN PENYAKIT HIV/AIDS, TB DAN MALARIA 5. KESEHATAN LINGKUNGAN 6. TAMAN POSYANDU 7. KESEHATAN JIWA 8. PENDAYAGUNAAN DAN PEMERATAAN TENAGA KESEHATAN STRATEGIS

7 6  Luas Wilayah : km2  terluas di Pulau Jawa  Topografi wilayahnya terdiri dataran rendah, pegunungan, pesisir dan kepulauan yang subur  Wilayah Administrasi : 38 Kab/Kota  terbanyak se Indonesia  Masyarakat-Budayanya heterogen terbagi ke dalam wilayah Mataraman, Madura dan Pandalungan.  Jawa Timur dikenal sebagai Pusat Kawasan Timur Indonesia (KTI) NoUraian *2012**2013** 1.Jumlah Penduduk (org) Laju Pertumbuhan Penduduk (%) 0,710,640,8130,7160,696 3.Total Fertility Rate (TFR) 1,921,641,75*--  Kepadatan Penduduk Jawa Timur tahun Jiwa/Km ² * : Angka Diperbaiki BPS Jatim 2013 ** : Angka Proyeksi BPS RI 2013

8 PROVINSI JAWA TIMUR Sarana Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan tahun 2013 Puskesmas : 960 unit  Puskesmas Perawatan  Non Perawatan  Puskesmas Pembantu  Pustu Gadar dan Observasi  Puskesmas Rawat Inap Standar  Puskesmas PLUS  Puskesmas Keliling  Rumah Bersalin : 232 unit;  Balai Pengobatan : 1001 unit;  Praktik Dokter Bersama : 142 unit;  Praktik Dokter Perorangan : unit;  Klinik Pratama : 956 unit;  Klinik Utama : 113 unit;  BKIA : 62 unit;  Laboratorium: 294 unit;  Optik : 380 unit; : 509 unit; : 451 unit; : unit; : 140 unit; : 60 unit; : 43 unit; : unit;

9 Jenis RSBerdasarkan Kepemilikan RS PUBLIK RS Pemerintah 6365 TNI/POLRI27 RS PRIVAT Swasta/Lainnya BUMN13 Total FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DAN PENYEBARANNYA Tahun Banyuwangi Sumenep Jember Lumajang Bondowoso Situbondo Probolinggo Pasuruan Malang Pamekasan Bangkalan Sampang Kediri Pacitan Treng galek T.Agung Blitar Ponorogo Bojonegoro Magetan Ngawi Tuban Lamo ngan Madiun Nganjuk Jombang Moj o kert o Sidoarjo Gresik Surabaya 1 TT: <500 penduduk 1 TT: penduduk 1 TT: penduduk 1 TT: >1500 penduduk PENYEBARAN RS TIDAK MERATA, MENUMPUK DIBEBERAPA KAB/KOTA

10 INSTITUSIJUMLAH  Fakultas Kedokteran  D3 Akbid  D4 Kebidanan  S1 kebidanan  D3 Akper  S1 keperawatan JUMLAH INSTITUSI PENDIDIKAN SANGAT BANYAK  TIDAK DIIMBANGI DENGAN KUALITAS PENDIDIKAN DAN PENYEBARAN LULUSAN TENAGA KESEHATAN YANG MERATA INSTITUSI PENDIDIKAN KESEHATAN DI JAWA TIMUR Dimasukan instsitusi yg belum INSTITUSI PENDIDIKAN KESEHATAN DI JAWA TIMUR Dimasukan instsitusi yg belum

11 Ditunjuk 2 RS Rujukan Provinsi : RS Dr Soetomo Surabaya dan RSU Dr Saiful Anwar Malang 9 RS Rujukan Regional 1.RS Haji Surabaya 2.RS Soedono Madiun 3.RS Gambiran Kediri 4.RS Soebandi Jember 5.RSUD Kab Sidoarjo 6.RSUD Ibnu Sina Gresik 7.RS Kanjuruhan Malang 8.RSUD Jombang 9.RSUD Dr Soewandi Surabaya 4 RS Rujukan Jiwa 1.RSU Dr Soetomo Surabaya 2.RSU Dr Saiful Anwar Malang 3.RS Jiwa Lawang 4.RS Jiwa Menur Regional Sistem Rujukan di Jawa Timur

12 11 CAPAIAN MDGs GOA L INDIKATORTARGET 2015CAPAIAN Prevalensi Gizi Kurang < 15%12,1 % 4AKB26 / 1000 KH28,31/ 1000 KH (2012) 5AKI 100 / KH97,39 / KH 6A6APrevalensi pengidap HIV < 0,5 %0,47 % 6BAngka Kesakitan malaria (API - Annual Paracite Incidence) < 1 per 1000 penduduk 0,03 per 1000 penduduk 7akses sarana air minum yang layak > 68,87 %87,7% 7akses sanitasi dasar (jamban sehat)* > 62,51 %73,4 %

13 KONDISI NAKES DI JATIM

14 KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN SESUAI RATIO PER MEI TAHUN 2014 NOURAIAN2014Ratio/ pddk KEBUTUHANKURANG 1Dr.Spesialis Dr, umum Dr. gigi Perawat Bidan Kesmas Sanitarian Apoteker D3 & Asisten Apoteker Nutrisionis Analis Kesehatan

15 PENYEBARAN DOKTER SPESIALIS PENYEBARAN DOKTER UMUM PENYEBARAN DOKTER GIGI Distribusi dokter umum sangat tidak merata 55,1 % ada di 4 Kabupaten/Kota

16 PENYEBARAN PERAWAT PENYEBARAN BIDAN

17 NOJENIS SP KLAS RSKET ABCD 1DasarDalam6321 Anak6321 Bedah6321 Obgyn6321 2PenunjangAnestesi321 Radiologi321 Rehab Medik321 Patologi Klinik321 KRITERIA/STANDAR KETENAGAAN KLASIFKASI RSU (PERMENKES 56/2014) 16

18 RS T IPE B Y AN D ASAR 17

19 RS T IPE B Y AN P ENUNJANG 18

20 RS T IPE B S P L AIN 19

21 20 Kondisi Dokter Umum di Puskesmas Jawa Timur Pacitan Banyuwangi Sumenep Jember Lumajang Bondowoso Situbondo Probolinggo Pasuruan Malang Pamekasan Bangkalan Sampang Kediri Treng galek T.Agung Blitar Ponorogo Bojonegoro Magetan Ngawi Tuban Lamongan Madiun Nganjuk Jombang Mojo kerto Sidoarjo GresikSurabaya Banyuwangi Kab/Kota dengan puskesmas yang tidak mempunyai dokter umum Puskesmas dengan 1 dokter umum Puskesmas dengan ≥ 2 dokter umum Puskesmas yang tidak mempunyai dokter umum Dari 960 Puskesmas di Jawa Timur yang tidak ada dokter umum sebanyak (19 pkm) yang tersebar di 10 kab kota.

22 21 Kondisi Dokter Gigi di Puskesmas : Kab/Kota dengan Puskesmas terbanyak yang tidak memiliki Dokter Gigi : Jumlah Puskesmas Yang tidak memiliki dokter gigi : Jumlah Puskesmas Yang memiliki Dokter Gigi Sebanyak 1 orang : Jumlah Puskesmas Yang memiliki Dokter Gigi ≥2 orang Dari 960 Puskesmas di Jawa Timur diketahui yang tidak memiliki Dokter Gigi sebanyak 201 puskesmas

23 RASIO BIDAN (100/ ) JAWA TIMUR TAHUN 2014

24 RASIO PERAWAT (117/ ) JAWA TIMUR TAHUN 2014

25 RASIO TENAGA GIZI (22/ ) JAWA TIMUR TAHUN 2014

26 RASIO SKM ( 40/ ) JAWA TIMUR TAHUN 2014

27 RASIO TENAGA SANITASI (40 / ) JAWA TIMUR TAHUN 2014

28 M ASALAH NAKES DI JATIM Kompetensi lulusan kurang Sebaran tidak merata Jumlah nakes difaskes kurang

29 UPAYA

30 UJI KOMPETENSI TEKNIS : DALAM RANGKA MENINGKATKAN KOMPETENSI TEKNIS NAKES YG ADA DI JAWA TIMUR, GUB MEMBENTUK MTKP JAWA TIMUR PADA. THN 2008 DAN MELAKSANAKAN UJI KOMPETENSI SEJAK TAHUN TSB.. PADA TAHUN 2010 MTKP JAWA TIMUR DGN SK GUB DIGANTI MTKP BENTUKAN PUSAT, DAN TETAP MELEKSANAKAN UJI KOMPETENSI SAMPAI TAHUN 2012 ATAS MASUKAN DARI ORGANISASI PROFESI PROV. JAWA TIMUR.

31 PROFESI Uji Kompetensi th 2008 sampai 2012 % Jml Peserta TLLulusLulusan PERAWAT (PPNI) FARMASI (PAFI) AKUPUNTUR (HAKTI) SANITASI (HAKLI) REFRAKSI (IROPIN) PERAWAT GIGI (PPGI) ANALIS KES (PATELKI) ATEM (IKATEMI) BIDAN (IBI) RADIOLOGI (PARI) GIZI (PERSAGI) REKAM MEDIK (PORMIKI) FISIOTERAPI (IFI) TERAPI WICARA (IKATWI) TOTAL PESERTA

32 UJI KOMPETENSI OLEH MTKI TAHUN 2013 DI JATIM Jumlah peserta Ukom Perawat (DIII dan Ners) adalah orang, jumlah peserta yang lulus orang dengan prosentasi 72,8% Jumlah peserta Ukom Bidan adalah 2421 orang, jumlah peserta yang lulus orang dengan prosentasi 66,5%

33 U JI K OMPETENSI 2014 Uji Kompetensi tahun 2014 dilaksanakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi bekerjasama dengan institusi pendidikan tinggi kesehatan dan LPUK

34

35 KAB/KOTA YANG SUDAH MENGIKUTI PELATIHAN PERENCANAAN KEBUTUHAN SDMK DENGAN METODE WISN Tahun PesertaKab. Probolinggo, Kab.Pasuruan, Kab.Bangkala n, Kota Mojokerto Kota Pasuruan Kab. Tulungagung, Kab. Jombang Kab. Ponorogo, Kota Blitar Kab. Pacitan Kab. Bojonegoro Kab Lamongan Kab Jember Kab Sumenep Kab Ngawi Kab Sidoarjo Kab.Gresik Kab Pamekasan Kab Banyuwangi Kab.Trenggal ek DanaAPBNAPBD I Penyel enggar a PusrengunSeksi P3SDMK

36 Lanjutan………. Tahun2014 PesertaKab. Malang Kab. Tuban Kab.Nganjuk Kab. Magetan Kab. Mojokerto Kab. Blitar Kota Madiun Kota Batu Kota Malang Kota Kediri DanaAPBD PenyelenggaraSeksi P3SDMK

37 D OKUMEN PERENCANAAN DIGUNAKAN UNTUK MENGUSULKAN FORMASI CPNS DAN TENAGA BLUD RS

38 PENGADAAN CPNS Tahun 2012 : alokasi formasi sebanyak 414 orang (1 propinsi dan 3 kota) Tahun 2013 : 10 Kabupaten/kota formasi = orang dan Prov.Jatim formasi = 585 orang Tahun 2014 : 28 Kab/kota formasi = orang dan Prov. Jatim = 168 orang

39 PENEMPATAN DOKTER UMUM PTT PROPINSI DI PUSKESMAS Jenis nakes Tahun 2010 Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Dokter umum ASN ???

40 PENEMPATAN PERAWAT PONKESDES SHARING PROPINSI DG KAB/KOTA Jumlah Per Tahun Jumlah Kumulatif TahunTargetrealisasiTargetRealisasi ASN ???---

41 PPDS BK Rencana Penempatan peserta PPDS/DGS-BK non PNS ke RSUD Dari 343 orang peserta PPDS/DGS-BK, yang berstatus non PNS sebanyak 71 orang - Srt Ka Badan PPSDM Kes.No. KP.01.02/V.3/ /2014 tgl. 7 April 2014 tentang Pengangkatan PNS bagi lulusan PPDS/PPDGS Kemenkes

42 L ANJUTAN …… - Srt Kadinkes Prov. Jatim No /8451/101.5/2014 tgl 17 Juli ’14 tentang Pengangkatan PNS bagi lulusan Peserta PPDS/DGS Kemenkes  kepada Bupati/walikota - Srt Kadinkes Prov. Jatim No /11431/101.5/2014 tgl 2 Sept’14 tentang Pengangkatan PNS bagi lulusan Peserta PPDS/DGS Kemenkes  kepada Ka Badan PPSDMK

43 P ENGEMBANGAN KARIR NAKES Jabatan struktural Jabatan fungsional

44 D ALAM RANGKA P ENGEMBANGAN K ARIER DAN P ENINGKATAN KOMPETENSI T ENAGA K ESEHATAN, DILAKUKAN P ELATIHAN J ABATAN F UNGSIONAL, P ELATIHAN M ANAJEMEN MAUPUN T EHNIS. noPelatihan Pelatihan jabatan Fungsional Pelatihan Manajemen dan Tehnis

45 JUMLAH SERTIFIKAT PELAT JAB FUNGSIONAL : NOJENIS PELATIHAN Perawat ahli Bidan Ahli Penyuluh Kes,Masy.Ahli Sanitarian ahli Nutrisionis Ahli Pranata labkes Ahli Epidemiologi Administrator Kes Fisioterapi00027 jumlah

46 P EMBINAAN PENGAWASAN NAKES Dilakukan Dinkes Organisasi profesi MTKP

47 I P ERDA P ROVINSI J AWA T IMUR N OMOR 7 T AHUN 2014 T ENTANG : TENAGA KESEHATAN

48 TUJUAN a. merencanakan dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan tenaga kesehatan yang beretika dan profesional; b. mendayagunakan tenaga kesehatan secara merata sesuai dengan kebutuhan masyarakat; c. memberikan perlindungan kepada masyarakat dalam menerima penyelenggaraan upaya kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan; d. meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kesehatan; e. meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi; f. meningkatkan penghargaan dan kesejahteraan tenaga kesehatan; dan g. memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi tenaga kesehatan dalam menyelenggarakan upaya kesehatan kepada masyarakat.

49 Pergub Pendauagunaan Perencanaan, pengadaan, penempatan khusus, TKWNA, pengembangan karir, pembinaan pengawasan Pergub : Ponkesdes (kaji ulang) SK Komisi/konsil nakes Perda Nomor 7 Tahun 2014 Tentang : TENAGA KESEHATAN

50 PENDAYAGUNAAN Pasal 14 (1) Pendayagunaan tenaga kesehatan pada fasilitas kesehatan dilakukan melalui penempatan tenaga kesehatan secara umum dan penempatan khusus tenaga kesehatan melalui penugasan khusus. (2) Selain penempatan tenaga kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Gubernur dapat mendayagunakan tenaga kerja Warga Negara Asing untuk memberikan pelayanan kesehatan pada fasilitas kesehatan dengan persyaratan tertentu.

51 P ENEMPATAN K HUSUS (1) Dalam rangka memenuhi ketersediaan dan pemerataan tenaga kesehatan, Gubernur berwenang melakukan penempatan khusus tenaga kesehatan melalui penugasan khusus. (2) Penempatan khusus tenaga kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melalui penempatan dokter pasca internsip, pasca pendidikan spesialis dan residen senior. (3) Dokter pasca internsip dan pasca pendidikan spesialis yang akan melaksanakan praktik kedokteran di Provinsi wajib melaksanakan penugasan khusus selama 2 (dua) tahun di fasilitas pelayanan kesehatan yang ditunjuk Pemerintah Provinsi. (4) Dokter residen senior yang akan melaksanakan praktik kedokteran di Provinsi dapat melaksanakan penugasan khusus paling lama selama 6 (enam) bulan di fasilitas pelayanan kesehatan yang ditunjuk Pemerintah Provinsi.

52 PONKESDES (1)Dalam rangka menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang berkualitas serta meningkatkan kesadaran hidup sehat bagi setiap orang yang bertempat tinggal di desa, Gubernur berwenang menempatkan tenaga kesehatan di PONKESDES. (2)PONKESDES menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan di tingkat desa. (3)Penempatan tenaga kesehatan di PONKESDES minimal terdiri dari satu bidan dan satu perawat. (4)Dalam rangka pengembangan PONKESDES dapat ditambah tenaga kesehatan lain terutama tenaga gizi dan sanitarian.

53 P ERGUB TENTANG NAKES SEDANG DISUSUN Tgl 16 konsultasi dg Badan PPSDM tentang - Perencanaan dan sistim informasi Nakes - - Penugasan khusus - - TK WNA - - STR - - Target maret 2015 sudah selesai

54 53 Welcome To The Great East Java Welcome To The Great East Java TERIMA KASIH


Download ppt "Disampaikan pada : RAPAT KOORDINASI BADAN PPSDM KEMENKESRAPAT KOORDINASI BADAN PPSDM KEMENKES SELASA, 16 DESEMBER 2014SELASA, 16 DESEMBER 2014 Oleh: KEPALA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google