Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Hubungan Sudut Pusat, Panjang Busur dan Luas Juring.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Hubungan Sudut Pusat, Panjang Busur dan Luas Juring."— Transcript presentasi:

1

2

3 Hubungan Sudut Pusat, Panjang Busur dan Luas Juring

4 Pada awal bab, telah diperkenalkan unsur – unsur lingkaran, diantaranya pusat lingkaran, busur dan juring. Berikut ini akan dibahas cara menentukan hubungan sudut pusat dengan sudut lingkaran, panjang busur dengan keliling dan luas juring dengan luas lingkaran. Perhatikan Gambar di bawah ini! B A O Gambar 1 Perhatikan Gambar 1 Titik O merupakan pusat lingkaran, maka < AOB disebut sudut pusat. Garis lengkung AB disebut busur. Daerah yang diarsir disebut juring.

5  Buatlah lingkaran dengan panjang jari – jari 10 cm yang berpusat di O. Langkah – langkah pembelajaran  Buatlah sudut pusat, yaitu

6  Ukur lingkaran pada gambar (iii) dengan juring pada gambar (ii). Ada berapa kali juring OAB terhadap luas lingkaran tersebut? B A O Gambar (i) Gambar (ii)Gambar (iii)

7 Keliling lingkaran= 6 kali panjang busur AB Luas lingkaran= 6 kali luas juring OAB Keliling lingkaran= 6 kali panjang busur AB Luas lingkaran= 6 kali luas juring OAB Hasil pada gambar di atas menunjukkan bahwa:

8

9  Isilah titik – titik di bawah ini Bentuk Instrumen  Panjang jari – jari sebuah lingkaran dengan pusat O adalah 14 cm. Titik P dan Q terletak pada lingkaran. Jika panjang busur PQ adalah 28 cm, hitunglah luas juring OPQ!

10 Kunci   =154 Jadi, luas juring OPQ 154

11


Download ppt "Hubungan Sudut Pusat, Panjang Busur dan Luas Juring."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google