Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Standar Kompetensi: Menhindari perilaku tercela Kompetensi Dasar: 1.Menjelaskan pengertian israf, tabdzir, Ghibah dan fitnah 2.Menampilkan contoh perilaku.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Standar Kompetensi: Menhindari perilaku tercela Kompetensi Dasar: 1.Menjelaskan pengertian israf, tabdzir, Ghibah dan fitnah 2.Menampilkan contoh perilaku."— Transcript presentasi:

1 Standar Kompetensi: Menhindari perilaku tercela Kompetensi Dasar: 1.Menjelaskan pengertian israf, tabdzir, Ghibah dan fitnah 2.Menampilkan contoh perilaku israf, tabdzir, Ghibah dan fitnah 3.Menghindari perilaku israf, tabdzir, Ghibah dan fitnah PERILAKU TERCELA

2 وَآَتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلاَ تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا ( 26 ) إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا ( 27 ) وَإِمَّا تُعْرِضَنَّ عَنْهُمُ ابْتِغَاءَ رَحْمَةٍ مِنْ رَبِّكَ تَرْجُوهَا فَقُلْ لَهُمْ قَوْلاً مَيْسُورًا ( 28 ) وَلاَ تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَى عُنُقِكَ وَلاَ تَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًا مَحْسُورًا ( 29 ) [ الإسراء / ] Tadarus وَهُوَ الَّذِي أَنْشَأَ جَنَّاتٍ مَعْرُوشَاتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَاتٍ وَالنَّخْلَ وَالزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُتَشَابِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ كُلُوا مِنْ ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَآَتُوا حَقَّهُ يَوْمَ حَصَادِهِ وَلاَ تُسْرِفُوا إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ [الأنعام/ 141 ] يَا بَنِي آَدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلاَ تُسْرِفُوا إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ [الأعراف/ 31 ]

3 A. Israf Pengertian Israf Israf berasal dari bahasa arab yang berarti melampaui batas. Orang yang berbuat israf disebut musrif وَلاَ تُسْرِفُوا إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ [ الأنعام / 141 ] Contoh: Perbuatan yang bisa mengandung israf:  Makan, minum dan berpakaian يَا بَنِي آَدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلاَ تُسْرِفُوا إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ [ الأعراف / 31 ] “ Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap (memasuki) mesjid, Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan

4  Membelanjakan harta وَآَتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلاَ تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا ( 26 ) إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا ( 27 ) [ الإسراء / ] “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.”

5 B. Tabzir Pengertian Tabzir Israf berasal dari bahasa arab yang berarti pemborosan. Orang yang berbuat tabzir disebut mubazzirin Contoh: Perbuatan yang bisa mengandung tabzir: Membelanjakan harta bukan pada tempatnya Berinfak dalam maksiat kepada Allah swt dalam jalan yang tidak benar dan untuk kerusakan Mengeluarkan harta pada hal-hal yang tidak mendatangkan kemashlahatan

6 C. Ghibah Pengertian Ghibah Ghibah adalah mengumpat atau menggunjing hal-hal yang tidak disukai oleh orang yang digunjing atau diumpat seperti kekurangannya, keburukannya atau aibnya kepada orang lain dengan maksud mencemarkan nama baiknya. Rasulullah shallallâhu alaihi wasallam bersabda: “tahukah engkau apakah itu ghibah? Para sahabat menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Rasulullah shallallâhu alaihi wasallam bersabda: “Engkau meneybut-menyebut saudaramu dengan kata-kata yang tidak disenanginya. Para sahabat bertanya: bagaimana pendapatmu jika memang terdapat pada saudaraku apa-apa yang saya katakan? Nabi shallallâhu alaihi wasallam menjawab: jika memang ada berarti kamu telah menggunjingnya dan bila tidak ada berarti kamu telah memfirnahnya” (H.R.Muslim)

7 D. Fitnah Pengertian Fitnah Fitnah adalah kabar bohong tentang keburukan (aib) seseorang atau sekelompok orang yang disampaikan oleh orang lain. Rasulullah shallallâhu alaihi wasallam bersabda: “tidak alan masuk surga orang yang suka mengadu domba (menyebarkan fitnah) “ (H.R. Bukhari dan Muslim) وَاقْتُلُوهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوهُمْ وَأَخْرِجُوهُمْ مِنْ حَيْثُ أَخْرَجُوكُمْ وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ وَلاَ تُقَاتِلُوهُمْ عِنْدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ حَتَّى يُقَاتِلُوكُمْ فِيهِ فَإِنْ قَاتَلُوكُمْ فَاقْتُلُوهُمْ كَذَلِكَ جَزَاءُ الْكَافِرِينَ [البقرة/ 191 ]

8 Sikap Kita Terhadap Pemfitnah 1.Jangan cepat-cepat mempercayai berita yang datang kepada kita. Segera cek kebenarannya. 2.Memberi nasihat bijaksana (mengingatkan) bahwa menceriktakan aib seseorang itu perilaku tercela 3.Jangan menyiarkan berita tentang aib seseorang yang kita terima dari orang lain. 4.Jangan langsung berprasangka buruk terhadap orang yang diceritakan aibnya 5.Sebagao prang islam hendaknya kita membenci perbuatan ghibah dan fitnah. Karena Allah swt


Download ppt "Standar Kompetensi: Menhindari perilaku tercela Kompetensi Dasar: 1.Menjelaskan pengertian israf, tabdzir, Ghibah dan fitnah 2.Menampilkan contoh perilaku."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google