Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI - B PERTEMUAN - 3. INSTRUKSI EKSTERNAL Instruksi eksternal merupakan instruksi penunjang di dalam pengoperasian komputer,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI - B PERTEMUAN - 3. INSTRUKSI EKSTERNAL Instruksi eksternal merupakan instruksi penunjang di dalam pengoperasian komputer,"— Transcript presentasi:

1 PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI - B PERTEMUAN - 3

2 INSTRUKSI EKSTERNAL Instruksi eksternal merupakan instruksi penunjang di dalam pengoperasian komputer, untuk menjalankan instruksi tersebut diperlukan file penunjang yang berekstensi COM, EXE atau BAT. CHKDSK Digunakan untuk menampilkan status dari disk, keutuhan dari file dan disk, menampilkan total memori dan memori yang masih tersedia, kesalahan yang ditemukan pada FAT (File Allocation Table) dan pada sistemnya serta dapat juga memperbaiki apabila ada kesalahan. Contoh : C:\>CHKDSK A: The type of the file system is FAT. Volume DATA created 9/15/ :04 PM Windows is verifying files and folders... File and folder verification is complete. Windows has checked the file system and found no problem bytes total disk space. 512 bytes in 1 folders. 512 bytes in 1 files bytes available on disk. 512 bytes in each allocation unit total allocation units on disk allocation units available on disk.

3 ATTRIB Digunakan untuk mengubah atribut file, misalnya membuat file beratribut read-only (R) sehingga tidak bisa dihapus, membuat hidden (H) sehingga tidak tampak ketika di DIR, mengubah atribut file menjadi system (S) dan mengubah atribut file menjadi archieve (A). Contoh : A:\>ATTRIB DATA +H A:\>DIR Volume in drive A is DATA Volume Serial Number is Directory of A:\ :53 33 teks.txt 1 File(s) 33 bytes 0 Dir(s) bytes free Menyembunyikan directory DATA sehingga tidak tampak ketika di DIR A:\>ATTRIB DATA -H A:\>DIR Volume in drive A is DATA Volume Serial Number is Directory of A:\ :45 DATA :53 33 teks.txt 1 File(s) 33 bytes 1 Dir(s) bytes free

4 COMMAND Berfungsi untuk mengaktifkan interpreter dari instruksi MS-DOS yang lain atau dapat juga untuk mengaktifkan kembali command processor untuk keperluan tertentu. Command Processor mempunyai dua bagian utama yaitu bagian resident yang berada dekat dengan operating system (IO.SYS dan MSDOS.SYS) dan transient yang menempati bagian memori sebelah atas (High Memory Area). DELTREE Digunakan untuk menghapus suatu directory dan subdirectory tanpa harus membersihkan dulu isi directory tersebut. Contoh : A:\>DELTREE DATA Delete directory “DATA” and all its subdirectories ? [y/n] y Deleting DATA … DISKCOPY Digunakan untuk membuat disket salinan. Disket yang berisikan file-file yang akan disalin (source) dan disket yang akan menyalin (target). Jika target belum diformat maka perintah ini akan memformat terlebih dahulu. Disket target akan sepenuhnya sama dengan disket source. Contoh : C:\>DISKCOPY A: B: Insert SOURCE diskette in drive A: Insert TARGET diskette in drive B : Press any key when ready

5 FDISK Program ini dapat memberikan informasi tentang partition atau partisi harddisk yang dimiliki serta dapat :  Membuat partisi dan drive logika  Mengatur partisi yang aktif  Menghapus partisi dan logical drive Contoh : A:\>FDISK MS-DOS Version 6.00 Fixed Disk Setup Program (C) Copyright Microsoft Corp FDISK Options Current fixed disk drive : 1 Choose one of the following : 1.Create DOS Partition or Logical DOS Drive 2.Set active partition 3.Delete DOS Partition or Logical DOS Drive 4.Display partition information Enter choice : [4] Press esc to exit FDISK Tambahkan parameter /MBR (Master Boot Record) bila Anda ingin memformat harddisk yang telah terinfeksi virus boot record dan tidak bisa dihilangkan dengan instruksi format biasa. Hal yang perlu diperhatikan adalah jka program ini dijalankan maka seluruh file yang ada pada partisi yang akan dimodifikasi akan hilang. Oleh karena itu pastikan bahwa file-file tersebut telah di-backup.

6 EDIT Menjalankan MS-DOS Editor yaitu suatu teks editor yang akan dapat Anda gunakan untuk membuat, mengedit dan mencetak file dengan teks ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Instruksi ini tidak dapat dipakai tanpa adanya file QBASIC.EXE

7 FORMAT Pem-format-an adalah suatu langkah persiapan dasar pada disket baru karena disket hanya dapat Anda pakai setelah diformat dengan sistem operasi yang cocok serta sesuai dengan kemampuan disk drive yang digunakan. Instruksi ini akan membuat sebuah root directory (dirrktori utama) dan File Allocation Table (FAT) untuk media penyimpanan Anda. Selain untuk mempersiapkan disket baru, perintah ini dapat juga membuat disket bersistem sehingga dapat digunakan untuk BOOT. Parameter : /V : Menentukan Volume Label sebagai Identitas disk. Panjang character <=11 /Q : Memformat Drive dengan cepat (Quick). /U : Cara ini digunakan untuk harddisk yang sering mengalami kesalahan baca dan tulis /F:size: menentukan kapasitas disk yang akan di format. /B : memberikan cadangan tempat untuk system operasi seperti IO.SYS dan MSDOS.SYS pada disk yang baru di format. /S : menyalin system operasi seperti file IO.SYS dan MSDOS.SYS dan COMMAND.COM dari system yang memiliki drive startup. /T:tracks : menentukan jumlah tracks /N:sector : menentukan jumlah sector per track operator /N digunakan bersama /T tetapi tidak dapat digunakan bersama /F. /1 : memformat pada satu sisi dari floppy disk. /4 : memformat disket 5 ¼ inch /8 : memformat disket 5 ¼ inch dengan 8 sektor atau track Contoh : C:\>FORMAT A: /S /V Mem-format disket di drive A dengan memberi system dan volume label

8 LABEL Digunakan untuk memberi, mengubah dan menghapus nama pada media disk. MS-DOS menampilkan nama dari disk sebagai bagian daripada wujud direktori. Jika terdapat nomor seri maka akan ditampilkan juga. Syarat sebuah nama : 1.Tidak boleh lebih dari 11 karakter 2.Tidak boleh mengandung spasi 3.Tidak ada tabulasi 4.Jangan menggunakan karakter * ? / \ |., ; : + = [ ] ( ) & ^ “ ‘ Contoh : C:\>LABEL A: Volume in drive A: is DATA Volume label (11 characters, ENTER for none)? ADITYA MOVE Digunakan untuk memindahkan satu atau beberapa file pada lokasi yang Anda inginkan. Instruksi ini juga dapat digunakan untuk mengganti nama direktori dan nama file yang dipindahkan Contoh : C:\TEMP>MOVE SETUP.WAV A: SYS Digunakan untuk membuat disket startup, yaitu dengan menyalin sistem operasi IO.SYS, MSDOS.SYS dan MS-DOS COMMAND.COM. Syarat utama adalah harus tersedia file SYS.COM. Dengan perintah ini dapat membuat disket agar mempunyai system DOS yang dapat digunakan untuk mem-boot komputer. Kedua file IO.SYS dan MSDOS.SYS merupakan file tersembunyi dan tidak akan tampak sewaktu menggunakan instruksi DIR. Contoh : C:\>SYS A: System transferred


Download ppt "PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI - B PERTEMUAN - 3. INSTRUKSI EKSTERNAL Instruksi eksternal merupakan instruksi penunjang di dalam pengoperasian komputer,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google