Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Brand Strategy Sumber Bacaan Aaker, David A, Manajemen Ekuitas Merek, terjemahan, Penerbit Mitra Utama, Jakarta, 1997 Philip Kotler, Marketing Management,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Brand Strategy Sumber Bacaan Aaker, David A, Manajemen Ekuitas Merek, terjemahan, Penerbit Mitra Utama, Jakarta, 1997 Philip Kotler, Marketing Management,"— Transcript presentasi:

1 Brand Strategy Sumber Bacaan Aaker, David A, Manajemen Ekuitas Merek, terjemahan, Penerbit Mitra Utama, Jakarta, 1997 Philip Kotler, Marketing Management, Eleventh Edition, Prentice Hall, 2003 Bilson Simamora, Aura Merek, 7 Langkah Membangun Merek Yang Kuat, Gramedia Pustaka Utama, 2004 M. Eko Fitrianto | Twitter

2 Peta Pembelajaran “Branding & Ekuitas Merek” Branding Definisi (1) Branding Strategy (3) Line Ext.Brand Ext. Multi brandNew brand Brand Equity (4) Brand Awareness Brand Loyalty Perceive Quality Brand Association Brand Image Sumber asosiasi Manfaat branding (2) 12345

3 Kompetensi Dasar Mahasiswa memahami pentingnya mengelola merek –Pengertian merek –Mengapa harus diberi merek ? Mahasiswa memahami strategi merek –Brand Extention –Brand Positioning Mahasiswa memahami strategi Brand Equity

4 Brand, apa itu brand ?

5 Brand ”Nama/atau simbol yang bersifat membedakan (seperti sebuah logo, cap dan kemasan) dengan maksud mengidentifikasi barang atau jasa dari seorang penjual atau sebuah kelompok penjual tertentu, dengan demikian membedakannya dengan barang atau jasa yang dihasilkan oleh kompetitor” (David Aaker)

6 Differen- tiating Logo Sym- bols shape Identifi -cation Brand Compe- titors Produsen

7 Bagian dari Merek (Brand) Nama Merek : Bagian merek yg dapat diucapkan (berbentuk tulisan) Logo : Bagian merek yg tidak dapat diucapkan (berbentuk gambar atau simbol tertentu) Merek Dagang : Merek/bagiannya yg dilindungi hukum Hak Cipta : Kompensasi yang diberikan atas penciptaan suatu produk. Lisensi : Hak eksklusif untuk meniru, menerbitkan. Atau menjual kembali suatu produk. Next : Benefit of branding

8 Benefit of Branding Recognition And Loyalty Image of sizeImage of quality Image of experience and reliability Multiple product Differentiation Repeat purchasing Perception : Famous brand associated to large business Shortcut to buying decision Believe Link together several different products or ranges Source

9 Mengapa harus diberi merek ?

10 Diberi atau tidak diberi merek ? Next : Branding strategy

11 Brand Strategy

12 Branding Strategy ExistingNew Existing Line Extention (1) Brand extention (2) New Multibrands (3) New Brands (4) Next : Branding strategy….

13 BRANDING STRATEGY Line Extention (Perluasan Lini atau Varian) : Meluncurkan brand yang sama dalam kategori yg sama. Mis. Kemasan baru, varians baru. (Sunsilk : Urang aring, lidah buaya, | Fanta, Antimo) Brand Extention (Perluasan Merek atau kategori) : Merek diperluas ke kategori baru.(Honda-mobil, motor; Adidas, Nike, Pepsodent, Betadine) Multi Brand (Multi Merek) : Merek baru diperkenalkan dlm kategori yg sama (Family Brand). Misal : Unilever Shampo, Toyota & Lexus, Lion & Wing Cobranding (Merek Bersama) : Menggunakan 2 merek atau lebih dalam satu tawaran berbagi kompetensi untuk bersinergi. (Otomotif & Ban, Audio, Intel & PC, Samsung & Fren, Garuda & Citibank) New Brand (Merek Baru) : Merek baru untuk kategori baru. (Baygon & Autan, Wings & Mie Sedaap, Coca cola & Fresh tea, Bintang 7 & Extra Joss)

14 Branding Strategy Ukuran, Kemasan, Warna, dll Merek lama untuk kategori baru Merek baru, kategori lama Merek baru, kategori baru

15 Brand Strategy StrategyTujuanPenekanan Line extentionMengeluarkan varian baruInovasi pada : bentuk, warna, ukuran, rasa, dll Brand extentionMenyasar kategori baru Diharapkan konsumen yang telah ada loyal dengan merek Merek yang diperluas MultibrandMenyasar segmen baru Menghadang pesaing (fighting brand) Penguasaan pasar keseluruhan New brandMenyasar segmen baru, namun dengan merek baru Agar merek utama tidak ‘tercemar’ Merek memiliki asosiasi yang kuat dengan atribut tertentu

16 Brand Equity

17

18 Brand Equity (Ekuitas Merek) Ekuitas merek adalah seperangkat Aset dan Liabilitas merek yang berkaitan dengan suatu merek, nama dan simbolnya, yang menambah atau mengurangi nilai yang diberikan oleh sebuah barang atau jasa kepada perusahaan atau para pelanggan perusahaan (David Aaker) Komponen Ekuitas Merek –Brand Awareness –Perceive Quality –Brand Association –Other Brand Assets (Brand image, Logo, Patent, etc) –Brand Loyalty Next : Mengapa harus membangun Brand Equity?

19 BRAND EQUITY TANPA MEREK = Rp 300 DIBERI MEREK ‘AQUA’ = Rp 1000 EKUITAS MEREK ‘AQUA’ = Rp 700

20 MEREK PALING BERNILAI DI DUNIA Versi INTERBRAND (2005) Coca Cola ($ 70M)  Asset Fisik $ 25,5M Microsoft ($ 65M) IBM ($ 52M) General Electric ($ 42 M) Intel ($ 31 M) Nokia ($ 29M) Disney ($ 28M) McDonald’s ($ 25M) Marlboro ($ 22M) Mercedes-Benz ($ 21M)

21 BrandZ Top 100 Most Valuable Global Brands 2011 $ 153,285 M

22 Brand generic Brand Awareness Kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenali atau mengingat kembali bahwa suatu merek merupakan bagian dari kategori produk tertentu Top of Mind Brand recall Brand recognize Brand unware Next : Perceive Quality

23 Perceive Quality Persepsi pelanggan terhadap keseluruhan kualitas atau keunggulan suatu produk atau jasa layanan berkenaan dengan maksud yang diharapkan Harapan konsumen terhadap keunggulan dari suatu produk Kualitas Aktual Kualitas Isi Kualitas proses Keunggulan yang diharapkan Diproduksi baik,Tanpa cacat Mengapa bisa lebih baik ?

24 Brand Association Segala sesuatu yang berkaitan dengan ingatan tentang suatu merek. Kaitan pada merek akan lebih kuat jika dilandaskan dengan pada banyak pengalaman atau pemunculan merek untuk mengkomunikasikannya Anak muda Musik Lifestyle Film Gaul Berita musik Artis dunia Inspirasi

25 Brand Association Sebelas sumber asosiasi merek menurut Aaker : Atribut produk  Kualitas, desain dan fitur Hal-hal yang tidak nyata  misal : rasa, bau Harga relatif  eg : Harga murah setiap hari Penggunaan  eg : Minuman ion untuk olahragawan Pemakai  siapa pemakainya? Selebriti/Seseorang  Eg : Tamara B.  Cantik  Sabun Lux Gaya hidup  eg : LA Lights  Santai Kelas Produk  eg : Extra Joss  Minuman energi dalam sachet Pesaing  eg : Prinsip vs 234, pepsi vs Coke Manfaat produk bagi pelanggan  Fungsional, Emosional, Ekspresi diri Negara/Geografis (ethnocentrism)  eg : Jerman  Kuat/tangguh, Jepang  Canggih Next : Brand Image

26 Brand Image Persepsi yang bertahan lama (enduring perceiption), yang terbentuk melalui pengalaman dan sifatnya relatif konsisten Membuat nafas segar Keluarga Harganya terjangkau Desainnya bagus Next : Brand Image (eg.)

27 Brand Image Next : Brand Loyalty

28 Brand Loyalty Adalah satu ukuran keterkaitan seorang pelanggan pada sebuah merek. Ini mencerminkan bagaimana seorang pelanggan mungkin akan beralih kemerek lain, terutama bila merek tersebut membuat suatu perubahan baik dalam harga maupun unsur-unsur produk Commited Buyer Liking the Brand Considers it a friend Satisfied buyer With switching cost Habitual Buyer No reason to change Switcher Indifferent; No loyalty

29 Brand Religion

30 Brand Equity Strategy StrategyTujuanFokus Brand AwarenessMenjadi merek yang pertama kali diingat Periklanan Perceive QualityMenjadi merek yang dipersepsikan baik Menjaga kualitas Brand AssociationMengaitkan merek dengan atribut tertentu Fokus pada atribut tertentu Brand ImageMendapatkan citra yang positif Menjaga citra positif tersebut sebaik mungkin Brand LoyaltyMengaitkan merek dengan pelanggan Menjaga kepuasan pelanggan

31 Kesimpulan Membangun merek penting untuk membedakan produk kita dengan pesaing Strategi merek akan menentukan kemenangan dalam persaingan Merek yang berharga adalah merek yang memiliki elemen ekuitas merek yang tinggi.

32 Sekian dan Terimakasih

33 Brand Apakah setiap produk harus memiliki / diberi merek ?, Bagaimana bila tidak?. Berikan contoh produknya ! Mengapa orang mau membayar lebih untuk produk yang memiliki merek dibanding tidak memiliki merek?. Berikan contoh produknya !

34 Line ext.

35 Line Ext. n Multibrand

36 New Brand Alasan –Menyasar segmen baru –Brand induk tidak ‘tercemar’ –Identitas baru Garuda Indonesia

37 Brand unware

38 Brand Generic

39 Odol Ads


Download ppt "Brand Strategy Sumber Bacaan Aaker, David A, Manajemen Ekuitas Merek, terjemahan, Penerbit Mitra Utama, Jakarta, 1997 Philip Kotler, Marketing Management,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google