Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KEBIJAKAN STRATEGI PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU DALAM PEMBANGUNAN KEPENDUDUKAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KEBIJAKAN STRATEGI PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU DALAM PEMBANGUNAN KEPENDUDUKAN."— Transcript presentasi:

1 KEBIJAKAN STRATEGI PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU DALAM PEMBANGUNAN KEPENDUDUKAN

2  Provinsi Bengkulu merupakan salah satu dari Provinsi yang terletak di bagian Barat Pulau Sumatera yang secara geografis terletak di antara 2°16´ - 3°31’ LS dan 101°1´ - 103°41’ BT. Provinsi Bengkulu  Di bagian Barat yang berbatasan dengan Samudera Hindia dan membentuk pantai dengan panjang 525 km  Di bagian Timur kondisi wilayahnya berbukit-bukit dengan dataran tinggi yang subur.

3 GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH Land use : Kawasan Hutan & Suaka Alam : % Peruntukan Lainnya : % Administrasi : 9 Kabupaten, 1 Kota, 121 Kecamatan dan Desa/Kelurahan ( Sumber : Biro Pemerintahan Setda Provinsi Bengkulu, 2010) Sektor andalan : 1.Pertanian tanaman pangan 2.Perkebunan 3.Pertambangan dan galian 4.Perikanan dan kelautan 5.Pariwisata dan budaya Luas Wilayah : ,69 km 2 (laut : ,54 km 2 dan darat : ,15 km 2 (Bakosurtanal 2010) Jumlah Penduduk : Jiwa (BPS)

4 Jumlah Penduduk Menurut Kab/Kota di Provinsi Bengkulu Tahun 2006 – 2008 & 2010 NoKab/Kota Jumlah Penduduk * 1Bengkulu Selatan Rejang Lebong Bengkulu Utara Kaur Seluma Muko-muko Lebong Kepahiang Bengkulu Tengah Kota Bengkulu Jumlah Sumber : Bengkulu Dalam Angka Tahun 2009 * Sensus Penduduk Tahun 2010

5 KONDISI DAERAH TAHUN

6 Angka Kemiskinan Provinsi Bengkulu Tahun 2005 – 2010 Sumber : Susenas panel-BPS, berbagai edisi penerbitan

7 INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TAHUN PROVIINSI BENGKULU *73.19* *NASIONAL RANKING NASIONAL 17/ /3310/33 Sumber: BPS, Proyeksi * = Proyeksi

8 P ENGANGGURAN TAHUN PROVINSI NASIONAL REGIONAL Sumber: BPS, Proyeksi

9 Distribusi PDRB Provinsi Bengkulu Menurut Lapangan Usaha Tahun 2009 Sumber: BPS Provinsi Bengkulu-Bengkulu Dalam Angka, 2010

10 TARGET MDG's TAHUN 2015  Penghapusan kemiskinan dan kelaparan ; antara lain mengurangi jumlah penduduk yang hidup dengan kurang dari satu dollar per hari dan kelaparan sampai 50 persen.  Mewujudkan pendidikan dasar bagi semua untuk semua anak perempuan dan laki-laki.  Mendorong kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan; antara lain menghapuskan ketidaksetaraan jender di semua tingkat pendidikan.  Mengurangi angka kematian anak; mengurangi dua pertiga angka kematian anak di bawah usia lima tahun.  Meningkatkan kesehatan ibu; antara lain, mengurangi dua pertiga angka kematian ibu melahirkan dan akses universal kepada pelayanan kesehatan reproduksi dan jaminan ketersediaan kontrasepsi.  Menghentikan dan mengurangi laju penyebaran HIV/AIDS, malaria, dan penyakit infeksi lain.  Menjamin keberlanjutan lingkungan; antara lain dengan mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam kebijakan dan progam-program secara nasional, mengurangi perusakan sumber daya alam; memenuhi akses kepada air bersih pada setengah jumlah penduduk yang belum memperolehnya.  Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan; antara lain, mengembangkan sistem perdagangan dan keuangan yang terbuka, melaksanakan komitmen tata pemerintahan yang baik, pembangunan dan pemberantasan kemiskinan; menuntaskan utang Negara berkembang; kerja sama dengan perusahaan-perusahaan farmasi untuk menyediakan obat- obatan penting dengan harga terjangkau di negara-negara berkembang.

11 PRIORITAS RPJMN Reformasi birokrasi dan tata kelola2. Pendidikan3. Kesehatan4. Penanggulangan kemiskinan5. Revitalisasi pertanian6. Infrastruktur7. Iklim investasi dan usaha8. Energi9. Lingkungan hidup dan bencana10. Daerah tertinggal, terdepan, terluar dan paska konflik11. Kebudayaan, kreativitas dan inovasi teknologi12. Politik, hukum dan keamanan13. Perekonomian14. Kesejahteraan rakyat

12 1. Perekonomian rakyat dan iklim investasi 2. Sumber daya manusia (pendidikan, kesehatan, pemuda olahraga, pemberdayaan perempuan-KB) 3. Kesejahteraan rakyat dan penanggulangan kemiskinan 4. Revitalisasi pertanian, ketahanan pangan serta pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan yang berkelanjutan 5. Infrastruktur dasar (bina marga, cipta karya, irigasi, perhubungan, telekomunikasi dan energi) 6. Sumber daya alam, lingkungan hidup dan penanggulangan bencana7. Pariwisata, kebudayaan, kreativitas dan inovasi teknologi8. Pemerintahan, hukum dan ketertiban umum

13 Isu-isu strategis daerah Sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) blm optimal Kualitas SDM & aparatur rendah Sarpras penunjang ekonomi blm optimal Investasi rendah Produktivitas dan daya saing rendah Ekonomi kerakyata n blm optimal Sarana dan akses kesehatan dan pendidikan blm optimal 6 kab msh tertinggal Pengelolaan SDA blm optimal PAD rendah Penangg ulangan bencana

14 VISI & MISI PROV. BENGKULU Visi RPJMD PROV. BENGKULU “Terwujudnya Masyarakat Bengkulu yang Maju dan Sejahtera” Penjelasan : Visi tersebut diatas mengandung makna bahwa masyarakat Bengkulu dalam lima tahun ke depan harus maju dan sejahtera yang ditandai dengan meningkatnya angka pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan angka pendapatan perkapita serta menurunnya angka kemiskinan dan angka pengangguran Visi RPJMD PROV. BENGKULU “Terwujudnya Masyarakat Bengkulu yang Maju dan Sejahtera” Penjelasan : Visi tersebut diatas mengandung makna bahwa masyarakat Bengkulu dalam lima tahun ke depan harus maju dan sejahtera yang ditandai dengan meningkatnya angka pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan angka pendapatan perkapita serta menurunnya angka kemiskinan dan angka pengangguran

15 Misi I. Mewujudkan perekonomian rakyat yang berdaya saing II. Mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan sejahtera III. Mengembangkan sumber daya alam, lingkungan hidup, infrastruktur dasar dan mitigasi bencana dalam rangka menunjang daya saing perekonomian daerah IV. Menyelenggarakan pemerintahan yang profesional dan akuntabel serta mewujudkan sistem politik, hukum dan keamanan yang mengayomi masyarakat

16 Misi I : Mewujudkan perekonomian masyarakat yang berdaya saing  Optimalisasi pengelolaan investasi  Mewujudkan struktur perekonomian yang kokoh dengan menjadikan industri rakyat sebagai motor penggerak dan industri perdagangan dan jasa sebagai pendukung  Optimalisasi kebijakan revitalisasi pertanian, kelautan dan perikanan  Meningkatkan peranan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan Koperasi sebagai pelaku ekonomi yang berdaya saing tinggi  Peningkatan kualitas kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan melalui kebijakan afirmatif/keberpihakan  Mengembangkan pusat-pusat ekonomi dan kewirausahaan masyarakat serta peningkatan kualitas tenaga kerja  Meningkatkan pengelolaan pendapatan, aset dan belanja daerah STRATEGI

17 Misi II : Mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan sejahtera  Optimalisasi peran sumber daya manusia, kelembagaan dan kegiatan keagamaan dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama  Perluasan dan pemerataan akses pendidikan  Peningkatan mutu dan relevansi pendidikan  Perluasan dan pemerataan akses kesehatan  Peningkatan mutu dan pelayanan kesehatan  Peningkatan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial  Peningkatan peran, potensi dan prestasi pemuda dan olahraga  Peningkatan kualitas kehidupan dan peran perempuan serta kesejahteraan dan perlindungan anak  Optimalisasi peran sumber daya manusia, kelembagaan dan kegiatan keagamaan dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama  Perluasan dan pemerataan akses pendidikan  Peningkatan mutu dan relevansi pendidikan  Perluasan dan pemerataan akses kesehatan  Peningkatan mutu dan pelayanan kesehatan  Peningkatan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial  Peningkatan peran, potensi dan prestasi pemuda dan olahraga  Peningkatan kualitas kehidupan dan peran perempuan serta kesejahteraan dan perlindungan anak STRATEGI

18 Arah Kebijakan Misi II  Meningkatkan peran perangkat agama dan lembaga-lembaga agama dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama  Memperbanyak dan mengoptimalkan kegiatan-kegiatan keagamaan dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan beragama.  Membangun dan memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan  Menambah dan meningkatkan pusat-pusat pembelajaran dan pelatihan untuk masyarakat  Meningkatkan fungsi perpustakaan menjadi learning society  Meningkatkan kualitas pendidikan  Meningkatkan kompetensi dan kesejahterahan tenaga pendidik  Meningkatkan kualitas manajemen pelayanan pendidikan  Membangun, memperbaiki dan memelihaara sarana dan prasarana kesehatan  Memperbanyak dan memeratakan distribusi jumlah dokter dan tenaga medis  Meningkatkan pengembangan sistem jaminan pembiayaan kesehatan bagi penduduk miskin  Meningkatkan sediaan farmasi dan alat kesehatan yang memenuhi standar, dan terjangkau oleh masyarakat  Memperbanyak dan memeratakan fasilitas kesehatan di perdesaan dan di daerah terpencil  Meningkatkan peran perangkat agama dan lembaga-lembaga agama dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama  Memperbanyak dan mengoptimalkan kegiatan-kegiatan keagamaan dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan beragama.  Membangun dan memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan  Menambah dan meningkatkan pusat-pusat pembelajaran dan pelatihan untuk masyarakat  Meningkatkan fungsi perpustakaan menjadi learning society  Meningkatkan kualitas pendidikan  Meningkatkan kompetensi dan kesejahterahan tenaga pendidik  Meningkatkan kualitas manajemen pelayanan pendidikan  Membangun, memperbaiki dan memelihaara sarana dan prasarana kesehatan  Memperbanyak dan memeratakan distribusi jumlah dokter dan tenaga medis  Meningkatkan pengembangan sistem jaminan pembiayaan kesehatan bagi penduduk miskin  Meningkatkan sediaan farmasi dan alat kesehatan yang memenuhi standar, dan terjangkau oleh masyarakat  Memperbanyak dan memeratakan fasilitas kesehatan di perdesaan dan di daerah terpencil

19 lanjutan  Meningkatkan perbaikan gizi masyarakat  Menurunkan angka kesakitan, kematian dan kecacatan akibat penyakit menular dan penyakit tidak menular  Meningkatkan kesehatan ibu, bayi dan balita  Meningkatkan pengembangan pola hidup dan lingkungan yang sehat  Meningkatkan standarisasi, Promosi dan kemitraan pelayanan kesehatan  Meningkatkan pelayanan gangguan kejiwaan dan ketergantungan obat  Meningkatkan koordinasi pelaksanaan tugas serta pembinaan dan pemberian dukungan  Meningkatkan kualitas kebijakan. Manajemen dan kelembagaan pelayanan sosial  Meningkatkan kualitas pelayanan dan bantuan kesejahteraan sosial bagi kelompok masyarakat yang rentan penyandang masalah kesejahteraan sosial dan fakir miskin  Meningkatkan peran serta pemuda dalam pembangunan di segala bidang  Meningkatkan potensi pemuda dalam kewirausahaan, kepeloporan dan kepemimpinan dalam pembangunan  Melindungi segenap generasi muda dari berbagai pola hidup negatif yang dapat merugikan dirinya sendiri dan masyarakat  Meningkatkan sarana dan prasarana olahraga  Meningkatkan pemasyarakatan, pembinaan dan prestasi olahraga  Meningkatkan peran dan pemberdayaan perempuan  Meningkatkan kualitas hidup dan perlindungan perempuan  Meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak  Meningkatkan pemberdayaan dan ketahanan keluarga  Memperkuat kelembagaan dan jejaring pelayanan KB

20 Misi III : Mengembangkan sumber daya alam lingkungan hidup, infrastruktur dasar dan penanggulangan bencana dalam rangka menunjang daya saing perekonomian daerah  Meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam  Meningkatkan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup  Meningkatkan pengelolaan kawasan rawan bencana  Pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur darat, laut dan udara  Pembangunan dan pengembangan infrastruktur dasar penunjang STRATEGI

21 Misi IV Menyelenggarakan pemerintahan yang profesional, transparan dan akuntabel serta mewujudkan sistem politik dan hukum yang mengayomi masyarakat  Mewujudkan sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel  Menciptakan sistem pemerintahan dan sumber daya aparatur yang profesional  Meningkatnya kontribusi, kualitas dan kuantitas hasil Penelitian, Teknologi, informasi dan komunikasi dalam pengambilan keputusan dan kebijakan daerah  Membangun sistem politik dan kerjasama antar pemerintah daerah sehingga mampu menciptakan stabilitas dan kemajuan daerah  Menegakkan supremasi hukum, dan keamanan STRATEGI

22 TARGET INDIKATOR KINERJA UTAMA TAHUN 2015

23

24 No.IndikatorNASIONAL TAHUN 2014 Target RPJMN untuk Prov. Bengkulu Tahun 2014 Target RPJMD Untuk Tahun Pertumbuhan Ekonomi (%) 7,06,2-6,97,0-7,2 2.Kemiskinan (%)8-1012,03-11,9114,14-13,26 3.Pengangguran (%)5-61,6-1,92,21-1,8

25


Download ppt "KEBIJAKAN STRATEGI PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU DALAM PEMBANGUNAN KEPENDUDUKAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google