Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ANALISIS PORTOFOLIO MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL ANALISIS PORTOFOLIO MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ANALISIS PORTOFOLIO MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL ANALISIS PORTOFOLIO MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL."— Transcript presentasi:

1 ANALISIS PORTOFOLIO MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL ANALISIS PORTOFOLIO MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL

2 1.EKSPEKTASI RETURN PORTOFOLIO atau …..(1.5)

3 1.Alpa dari portofolio (α p ) merupakan rata-rata tertimbang dari alpa tiap- tiap sekuritas ( a i ) 2.Beta dari portofolio (β p ) merupakan rata-rata tertimbang dari beta tiap- tiap sekuritas ( B i ) Model Indek Tunggal mempunyai karak- teristik sebagai berikut :

4 Dengan mensubstitusikan β p dan α p, maka Ekspektasi return portofolio adalah sebagai berikut : ………....(1.6)

5 2.RESIKO PORTOFOLIO Varian suatu Sekuritas berdasarkan model Indeks Tunggal adalah : Varian Portofolio adalah :..(1.7)

6 Dengan menggunakan karakteristik Beta, maka varian portofolio adalah sebagai berikut : …………(1.8)

7 Contoh : Return Saham PT. “A’, Saham PT “B” dan Return Indeks Pasar selama 7 periode adalah sebagai berikut : Periode Return Saham PT. A (R A ) Return Saham PT. B (R B ) Return Indeks Pasar (R m ) ,0600,0770,0750,1930,0470,1130,1120,150,250,300,400,270,150,550,0400,0410,0500,0550,0150,0650,055 Rata20,099570,29570,04586

8 Diketahui : Beta untuk Sekuritas A dan B adalah konstan sebesar β A = 1,7 dan β B = 1,3 Jawab : Dari jawaban sebelumnya : α A = 0,0216 σ eA 2 = 0,00128 σ m 2 = 0,00026 σ 2 = 0,002

9 E(R p )= α B + β B. E(R m ) α B = E(R B ) - β B. E(R m ) α B = 0, ,3 x 0,04586 = 0,236 Untuk tiap-tiap periode, kesalahan residu dihitung dengan rumus : e Bt = R Bt - α B – (β B. R mt ) Dicari seperti sebelumnya

10 Varian kesalahan residu menunjukkan besar- nya resiko tidak sistematik yang unik PT “B”, sebagai berikut : σ e B 2 = { (-0, ) 2 + (-0, ) + (-0, ) 2 + (0, ) 2 + (0, ) 2 + (-0, ) 2 + (0, ) 2 } / = 0,11724 / 6 = 0,01954

11 Resiko sistematik PT “B” sebagai berikut : β B 2.σ m 2 = (1,3) 2 x 0,0026 = 0,00044 Total Resiko untuk saham PT “B” sebagai berikut : σ B 2 = 0, ,01954 = 0,01998

12 Ekspektasi Return Portofolio dengan porsi 50% : 50%, sebagai berikut : E(Rp) =(0,5 x ,5 x 0,236) + (0,5 x 1,7 + 0,5 x 1,3) x 0,04586 = 0, ,5 x 0,04586 = 0, ,06879 = 0,19759 = 19,76%

13 Resiko Portofolio dengan porsi 50% : 50%, sebagai berikut : σ p 2 =(0,5 x 1,7 + 0,5 x 1,3) 2 x 0, (0,5 x 0, ,5 x 0,01954) = 0, , = 0, = 0,069%

14 PORTOFOLIO OPTIMAL BERDASARKAN MODEL INDEKS TUNGGAL PORTOFOLIO OPTIMAL BERDASARKAN MODEL INDEKS TUNGGAL

15 Perhitungan menentukan Portofolio Optimal akan dipermudah dengan sebuah angka yang dapat menentukan suatu sekuritas, dapat dimasukkan ke dalam Portofolio Optimal tersebut. Angka tersebut adalah rasio antara ekses return dengan Beta (excess return to beta ratio), dengan rumus :

16 Dimana : ERB i =excess return to beta securities E(R i ) =Ekspektasi return berdasarkan model indeks tunggal untuk sekuritas I R BR =Return bebas resiko B i =Beta Sekuritas i …………(1.9)

17 Portofolio Optimal dicari dengan memilih saham (sekuritas) yang mempunyai rasio ERB yang tinggi. Saham-saham dengan ERB yang rendah tidak dimasukkan ke dalam Portofolio Optimal, maka perlu sebuah titik pembatas (cut off point) yang menentukan batas nilai ERB yang dikatakan tinggi Langkah-langkah untuk menentukan besarnya titik pembatas adalah sebagai berikut :

18 1.Urutkan sekuritas berdasarkan nilai ERB terbesar ke kecil, yang terbesar merupa- kan kandidat untuk dimasukkan ke dalam Portofolio Optimal 2.Hitung nilai A i dan B i untuk masing- masing sekuritas ke i, sebagai berikut : ……(1.10) dan

19 ..………………...…(1.11) σ ei 2 =varian dari kesalahan residu sekuritas ke i yang merupakan resiko unik atau resiko tidak sistematik

20 3.Menghitung nilai C i σ m 2 = varian dari return Indeks Pasar. Dengan mensubstitusikan nilai A i dan B i maka rumus C i menjadi C* ……………...…(1.12)..(1.13)

21 4.Besarnya cut off point (C*) adalah nilai C i yang terbesar 5.Sekuritas yang membentuk Portofolio Optimal adalah sekuritas yang mem- punyai nilai ERB lebih besar atau sama nilainya. ERB di titik C* adalah nilai ERB yang kecil, tidak disertakan dalam pem- bentukan Portofolio Optimal.

22 6.Menentukan besarnya proporsi sekuritas w i = Proporsi Sekuritas …………………...…(1.13) …...…(1.14)

23 Contoh : Dari 15 saham yang go public di BEJ. Diketahui : Return bebas resiko (R BR ) adalah 10% dan Varian Indeks Pasar (σ m 2 ) adalah 10%.

24 Saham E(R i ) BiBiBiBi σ ei 2 ERB i ABCDEFGHIJKLMNO ,01,51,51,21,42,01,00,80,751,21,251,51,21,51,85431,52,57,55,533,544,553,52,52564,674,6758,521,252,673,3348,67103,338,33 Tabel 1 Data 15 Saham yang tercatat di BEJ

25 Jawab : 1.Menghitung nilai ERB i dengan rumus Mengurutkan tabel nilai ERB i tertinggi sampai ke terkecil. Kemudian dicari nilai A i (rumus 1.10) dan B i (rumus 1.11) dan C i, C* (rumus 1.12 dan 1.13) Dan seterusnya sampai dengan 0

26 Shm E(R i ) BiBiBiBi σ ei 2 ERB i AiAiAiAi BiBiBiBi ∑Ai∑Ai∑Ai∑Ai ∑Bi∑Bi∑Bi∑Bi CiCiCiCi MLFOBAECDKJNIGH ,21,52,01,81,52,01,41,51,21,251,21,50,751,00,83,55,07,52,04,05,02,53,01,54,54,02,53,55,53,0108,678,58,336,05,05,04,674,174,03,333,332,672,01,254,1143,94,53313,53,3754,03,923,54,01,3891,23,00,4290,3640,2670,4110,450,5331,620,5630,80,7840,750,960,3470,360,90,1610,1820,2134,1148,01412,54826,04829,42333,42337,34340,84344,84346,23247,43250,43250,8651,22451,490,4110,8611,3953,0153,5774,3775,1615,9116,8717,2187,5788,4788,6398,8219,0348,0518,3398,3948,3638,0017,4657,0986,7946,4326,3176,1775,8795,825,7425,637 Tabel 2 Data 15 Saham setelah diurutkan

27 dan seterusnya

28 Di kolom C i terbesar adalah C* = 8,394, yaitu saham F dengan nilai ERB sebesar 8,5. Jadi saham-saham yang membentuk Portofolio Optimal adalah saham yang mempunyai ERB lebih besar, atau saham dengan 8,5; yaitu saham F; M dan L. Setelah saham-saham yang membentuk Portofolio Optimal telah dapat ditentukan, maka berikutnya menentukan proporsi saham yang terpilih, yaitu F; M dan L dengan menentukan nilai x i dan w i (rumus 1.14 dan 1.15)

29 Besarnya nilai ∑x i adalah : = 0, , ,036 = 0,608

30 Maka proporsi sekuritas adalah sebagai berikut :


Download ppt "ANALISIS PORTOFOLIO MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL ANALISIS PORTOFOLIO MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google