Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

AGATHA WINDHA APTARI, 3501405626 Pengaruh Kursus Persiapan Berkeluarga Terhadap Keharmonisan Dalam Kehidupan Keluarga (Studi Kasus Terhadap Peserta Kursus.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "AGATHA WINDHA APTARI, 3501405626 Pengaruh Kursus Persiapan Berkeluarga Terhadap Keharmonisan Dalam Kehidupan Keluarga (Studi Kasus Terhadap Peserta Kursus."— Transcript presentasi:

1 AGATHA WINDHA APTARI, Pengaruh Kursus Persiapan Berkeluarga Terhadap Keharmonisan Dalam Kehidupan Keluarga (Studi Kasus Terhadap Peserta Kursus di Gereja Katholik Santo Yohanes Stasi Boja)

2 Identitas Mahasiswa - NAMA : AGATHA WINDHA APTARI - NIM : PRODI : Pendidikan Sosiologi dan Antropologi - JURUSAN : SOSIOLOGI & ANTROPOLOGI - FAKULTAS : Ilmu Sosial PEMBIMBING 1 : Drs. MS. Mustofa, MA - PEMBIMBING 2 : Drs. AT. Sugeng Apriyanto, M. Si - TGL UJIAN :

3 Judul Pengaruh Kursus Persiapan Berkeluarga Terhadap Keharmonisan Dalam Kehidupan Keluarga (Studi Kasus Terhadap Peserta Kursus di Gereja Katholik Santo Yohanes Stasi Boja)

4 Abstrak Sebelum melangsungkan perkawinan semua calon pengantin Katholik diwajibkan mengikuti kursus persiapan berkeluarga. Kursus ini bertujuan sebagai persiapan berkeluarga bagi mereka yang menikah untuk membina keharmonisan dalam kehidupan keluarga. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh kursus persiapan berkeluarga terhadap keharmonisan dalam kehidupan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh kursus persiapan berkeluarga terhadap keharmonisan dalam kehidupan keluarga. Populasi dalam penelitian ini adalah semua jemaat atau umat Gereja Stasi Yohanes Boja. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu anggota sampel dipilih secara khusus berdasarkan tujuan penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah umat Gereja Stasi Yohanes Boja yang telah menikah dan mengikuti kursus persiapan berkeluarga, khususnya pasangan suami-istri yang telah memasuki usia pernikahan minimal 10 tahun. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui metode kuesioner dan dokumentasi. Metode Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif persentase dan analisis inferensial. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kursus persiapan berkeluarga terhadap keharmonisan dalam kehidupan keluarga. Besarnya pengaruh kursus persiapan berkeluarga terhadap keharmonisan dalam kehidupan keluarga dalam penelitian ini tidak terlepas dari faktor internal yang menggambarkan kesiapan peserta dalam mengikuti kursus dan juga faktor eksternal yang mendukung jalannya kursus seperti kualitas pemberi materi, metode, media dan juga pasangan. Simpulan dari penelitian ini adalah kursus persiapan berkeluarga dalam hal ini mampu memberikan bekal bagi peserta kursus dalam mengembangkan keharmonisan dalam kehidupan keluarga. Hal ini ditunjukan oleh tingginya pengaruh kursus persiapan berkeluarga terhadap keharmonisan dalam kehidupan keluarga. Besarnya pengaruh kursus persiapan berkeluarga terhadap keharmonisan dalam kehidupan keluarga sebesar 86,7%. Tingginya pengaruh kursus persiapan berkeluarga terhadap keharmonisan dalam kehidupan keluarga dalam penelitian ini tidak terlepas dari kondisi peserta dalam mengikuti kursus, faktor eksternal yang mendukung serta tingkat kesiapan peserta dalam mengikuti kursus persiapan berkeluarga. Dengan bekal internal dan eksternal yang baik, output yang dihasilkan dalam kursus persiapan berkeluarga juga baik Saran yang dapat peneliti berikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah sebelum mengikuti kursus persiapan berkeluarga sebaiknya peserta memiliki persiapan yang cukup baik sehingga hasil kursus persiapan berkeluarga juga optimal dan mampu menerapkan hasil yang diperoleh dari kursus yang dilakukan dalam kehidupan nyata. Diharapkan penyelenggara kursus persiapan berkeluarga memperhatikan faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pelaksanaan kursus persiapan berkeluarga seperti penggunaan media yang lebih bersifat inovatif, metode yang menarik dan juga partisipasi peserta dalam mengikuti kursus sehingga terjadi proses pembelajaran yang bersifat dua arah, sedangkan faktorfaktor yang menghambat peserta dalam mengikuti kursus persiapan berkeluarga seperti penjadwalan kursus yang memungkinkan semua peserta dapat mengikutinya.

5 Kata Kunci Kursus Persiapan Berkeluarga, Keluarga, Keharmonisan.

6 Referensi Ali, Mohamad Penelitian Pendidikan dan Strategi. Bandung : Aksara Al-Munajid, Muhamad, Empat Puluh Cara Mencapai Keluarga Bahagia. Jakarta : Gema Insani. Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta. Azwar, Saifudin, Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta : Pustaka pelajar. Burhan, Nurgiyantoro. Gunawan dan Marzuki, Statistik Terapan Untuk Penelitian Ilmu-Ilmu sosial. Yogyakarta : Gadjah Mada Universitas Press. Dagun, Save M Psikologi Keluarga. Jakarta : Rineka Cipta. Depdikbud, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka. Faisal, Sanapiah Format-format Penelitian Sosial. Jakarta : Rajawali Press. FIS, Pedoman penulisan Skripsi. Semarang : UNNES Press. Geertz, Hildred Keluarga Jawa. Jakarta : Grafiti Pers Go, Piet. Suharto, Kawin Campur Beda Agama dan Beda Gereja. Malang : Dioma. Goode, William J, Sosiologi Keluarga. Jakarta : Bumi Aksara. Gunarsa, Singgih D Psikologi Perkembangan Anak, Remaja dan Keluarga. Jakarta : Gunung Mulia. Hadisubrata, M.S Keluarga Dalam Dunia Modern. Jakarta : BPK Gunung Mulia. Hendropuspito, Sosiologi Agama. Yogyakarta : Yayasan Kanisius. Ihromi, T.O, Bunga Rampai Sosiologi Keluarga. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia. Koentjaraningrat, Beberapa Pokok Antropologi Sosial. Jakarta : PT. Dian Rakyat. Kartasapoetra, G. Hartini, Kamus Sosiologi dan kependudukan. Jakarta : PT Bumi Angkasa. Khairuddin, H, Sosiologi Keluarga. Yogyakarta : Liberty. Muhidin, Sambas Ali. Maman Abdurahman, Analisis Korelasi, Regresi dan Jalur. Bandung : Pustaka Setia. Mustafa, Ayah Bunda Palomo, Margaret M, Sosiologi Kotemporer. Jakarta : PT. RajaGrafindo Persada. Paulus, Yohanes Paus 2. Kitab Hukum Kanonik (Codex luris Canonici). Jakarta : Obor. Pujosuwarno, Sayekti, Bimbingan dan Konseling keluarga. Yogyakarta : Menara mas. Purwanto, Erwan Agus. Dyah Ratih Sulistyastuti, Metode Penelitian Kuantitatif Untuk Administrasi Publik dan Masalah-masalah Sosial. Yogyakarta : Penerbit Gava Media. Soekanto, Soerjono, Kamus Sosiologi Edisi Baru. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. ________________, Sosiologi Keluarga (Tentang Ikhwal Keluarga, Remaja dan Anak). Jakarta : Penerbit PT Rineka Cipta. ________________, Sosiologi Ruang Lingkup dan Aplikasinya. Bandung : Penerbit Ramadja Karya CV Bandung. ________________, Sosiologi Suatu pengantar. Jakarta. PT. RajaGrafindo Persada. Suharyanto, Carolus, Kursus Persiapan Hidup Berkeluarga. Yogyakarta : Kanisius. Suhendi, Hendi. Ramdani Wahyu, Pengantar Studi Sosiologi Keluarga. Bandung. CV. Pustaka Setia. Sukmadinata, Nana Syaodih, Metode Penelitian pendidikan. Bandung. PT. Remaja Rosdakarya. 100 Suryanto, Cinde Anjani, Pola Penyesuaian Perkawinan Pada Periode Awal. Desertasi. Jawa Timur : Fakultas Psikologi Universitas Erlangga. Singarimbun, Masri. Sofian Effendi, Metode Penelitian Survai. Jakarta : Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES). Triton, PB SPSS Windows 1200 Terapan Riset Statistik Parametrik. Yogyakarta : Andi Offset. Usman, Husani. Purnomo Setiady Akbar, Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta : PT Bumi Aksara. (http://www.renungan.com/merriageencounter.php). (http://www.angelfire.com/id/dialogis/keluarga/htm).

7 Terima Kasih


Download ppt "AGATHA WINDHA APTARI, 3501405626 Pengaruh Kursus Persiapan Berkeluarga Terhadap Keharmonisan Dalam Kehidupan Keluarga (Studi Kasus Terhadap Peserta Kursus."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google