Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGERTIAN DAN PROSEDUR CLUSTER SAMPLING. Definisi: Cluster Sampling adalah suatu metode penarikan contoh dimana masing-masing unit penarikan contohnya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGERTIAN DAN PROSEDUR CLUSTER SAMPLING. Definisi: Cluster Sampling adalah suatu metode penarikan contoh dimana masing-masing unit penarikan contohnya."— Transcript presentasi:

1 PENGERTIAN DAN PROSEDUR CLUSTER SAMPLING

2 Definisi: Cluster Sampling adalah suatu metode penarikan contoh dimana masing-masing unit penarikan contohnya merupakan kumpulan elemen-elemen yang tidak saling tumpang tindih. Keragaman dalam cluster umumnya tinggi sedang antar cluster rendah, sehingga jumlah elemen dalam cluster harus kecil dan jumlah cluster harus besar.

3 Ilustrasi: PopulasiVariabelElemen Cluster atau unit sampling Kota A Karakteristik rumah tangga Tempat tinggalBlok Kota BPembelian bajuOrangTempat tinggal SekolahRencana karirSiswaKelas Orang DesaSikap sosialOrang DewasaDesa File asuransi kesehatan Data medisKartu Kelompok dari 10 kartu berurutan

4 Alasan: 1.Seringkali dalam survei contoh, kita dihadapkan pada persoalan daftar kerangka contoh yang memuat seluruh unit-unit analisis dalam populasi tidak tersedia secara lengkap dan mutakhir, dan biaya untuk membuat daftar kerangka contoh sangat mahal, 2.Biaya trasport antar unit-unit contoh sangat mahal dan tidak sebanding dengan biaya untuk penelitian per unit contoh

5 Keuntungan: 1.Pegumpulan data untuk elemen yang berdekatan mudah, cepat dan secara operasional lebih baik/nyaman, 2.Biaya kecil dibanding SRS pada penghematan waktu perjalanan, identifikasi, contact, dll, 3.Ketika kerangka sampling dari elemen mungkin tidak tersedia dengan mudah. Kelemahan: Standard error yang dihasilkan sering lebih tinggi dibandingkan dengan metode sampling lain, karena listing unit dalam cluster yang sama sering homogen.

6 Cara menentukan unit-unit yang diteliti: 1.Semua unit yang berada di dalam cluster-cluster terpilih dimasukan sebagai anggota contoh (Single Stage Cluster Sampling). 2.Tidak semua unit di dalam cluster-cluster terpilih diteliti (Multi Stage Cluster Sampling).

7 Single Stage Cluster Sampling Digunakan dalam situasi dimana biaya menghasilkan setiap unit listing dalam cluster tidak lebih tinggi dari pada biaya menghasilkan sebagian dari unit listing. Contoh: Sebuah survei mengenai riwayat penyakit dimana rumah sakit sebagai cluster dan pasiennya sebagai listing unit. Bila informasi yang dibutuhkan mengenai rangkuman riwayat pasien sudah tersedia pada data base komputer mungkin lebih murah dan enak bila seluruh pasien dijadikan unit listing. Namun bila tidak tersedia atau harus kita rangkum lagi, mungkin lebih baik kita pilih sampel.

8 Umumnya merupakan hasil dari kondisi-kondisi yang direncanakan dan jarang sekali terjadi di alam atau dalam masyarakat, contohnya: rokok dalam pak, mie dalam kardus, dsb. Equal Size Cluster Sampling Elemen Cluster 12…i…N 1Y 11 Y 21 …Y i1 …Y M1 2Y 12 Y 22 …Y i2 …Y M jY 1j Y 2j …Y ij …Y Mj MY 1n Y 2n …Y in …Y Mn TotalY 1. Y 2. …Y i. …Y M. MeanY 1. /nY 2. /n…Y i. /n…Y M. /n

9 Notasi:

10 Notasi (lanjutan):

11 Equal Size Cluster Sampling (lanjutan) Teorema: Dalam SRS-WOR dari n cluster yang berisi M elemen yang berasal dari sebuah populasi N cluster, rata rata adalah perkiraan tak bias dari dengan varians: M = 1, varians cluster akan sama dengan varians SRS (dengan nM elemen) M > 1 dan  positif, varians cluster akan lebih besar dari varians rata-rata per elemen M > 1 dan  negatif, varians cluster akan lebih kecil dari varians rata-rata per elemen

12 Equal Size Cluster Sampling (lanjutan) Teorema: Dalam SRS-WOR dari n cluster yang berisi M elemen yang berasal dari sebuah populasi N cluster, total populasi yang tidak biasnya adalah: dengan varians:

13 Relatif Efisiensi Relatif efisiensi dari sampling cluster adalah merupakan perbandingan antara varians cluster dengan varians SRS

14 Relatif Efisiensi (lanjutan) RE dapat dengan mudah dihitung dengan terlebih dahulu menduga besarnya  dari sampel. Untuk N besar, rumus RE dapat disederhanakan:

15 Cluster sampling akan lebih efisien bila nilai  adalah negatif namun dalam prakteknya lebih sering bernilai positif Deff = 1 + (M-1) 

16 Tabel Anova Source of VarianceDegrees of freedom Mean Square Between Cluster(n-1) Within Clustern(M-1) TotalnM-1

17 Cluster Sampling Cluster Sampling Jumlah Cluster Ukuran Cluster Koefisien Korelasi Antar kelas S2S2 S2S2

18 Optimum Cluster Size Cluster size naik Varians naik Banyaknya Cluster terpilih naik Biaya turun Varians turun Biaya naik So, bagaimana agar seimbang???

19 Optimum cluster size dan banyaknya cluster terpilih Biaya tetap varian minimum dan varian tetap biaya minimum

20 C = C 0 + C 1 n + C 2 nM Biaya per cluster Biaya tetap Biaya pencacahan per unit Biaya Survei

21 Konstanta tergantung pada region area Biaya perjalanan Biaya kegiatan awal (identifikasi, kontak, dll)

22 Cluster Sampling for Proportion Misalkan a i menotasikan jumlah elemen-elemen dalam cluster ke-i yang memiliki karakteristik tertentu, maka proporsi elemen-elemen dalam sampel sebanyak n cluster yang memiliki karakteristik tersebut adalah: Dengan varians:

23 Unequal Size Cluster Sampling Anggap ada sejumlah N cluster dan setiap cluster berisi M i elemen; (i = 1,2,3,…N), maka mean populasi setiap elemen adalah

24 Unequal Size Cluster Sampling (lanjutan) Sebuah sampel diambil secara acak, wor, dari se- jumlah n cluster dan seluruh elemen dalam cluster diteliti, maka penduga rata-ratanya adalah: Dengan varians: 1. Penduga yang bias: M o tidak diketahui dan variasi ukuran cluster tidak jauh berbeda

25 Unequal Size Cluster Sampling (lanjutan) Dengan varians: 2. Penduga yang bias, tapi konsisten: M o tidak diketahui dan mempertimbangkan variasi ukuran cluster

26 Unequal Size Cluster Sampling (lanjutan) Dengan varians: 3. Penduga yang unbias: M o diketahui (dalam prakteknya sulit diperoleh) dan varians yang dihasilkan cenderung besar

27 RE dari Unequal Size Cluster Sampling (lanjutan)

28 Unequal Size Cluster Sampling (lanjutan) Dengan varians: Penduga Proporsi

29 Varying Probability Cluster Sampling Dalam situasi praktis biasanya ukuran cluster mempunyai korelasi positif dengan variabel yang diteliti. Penarikan sampel bisa dengan peluang banyaknya elemen dalam cluster atau karakteristik lainnya. M i sering diketahui berupa perkiraan atau keadaan yang lampau.

30

31 Bila unit diambil dengan PPS dimana p i = M i /M 0 dan dilakukan WR, maka: PPS WR dengan size banyaknya elemen PPS WR dengan size bukan banyaknya elemen

32 Stratified Cluster Sampling N Cluster n 1 Cluster n 11 n 12 y 111 y 112. y 11M y 111 y 112. y 11M y 121 y 122. y 12M y 121 y 122. y 12M N 1 Cluster n2 Cluster n 21 n 22 y 211 y 212. y 21M y 211 y 212. y 21M y 221 y 222. y 22M y 221 y 222. y 22M N 2 Cluster

33 Stratified Cluster Sampling


Download ppt "PENGERTIAN DAN PROSEDUR CLUSTER SAMPLING. Definisi: Cluster Sampling adalah suatu metode penarikan contoh dimana masing-masing unit penarikan contohnya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google