Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MANAJEMEN KELAS Diah Latifah NIM:0707346. FUNGSI DAN TUJUAN MANAJEMEN KELAS Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik untuk mencapai.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MANAJEMEN KELAS Diah Latifah NIM:0707346. FUNGSI DAN TUJUAN MANAJEMEN KELAS Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik untuk mencapai."— Transcript presentasi:

1 MANAJEMEN KELAS Diah Latifah NIM:

2 FUNGSI DAN TUJUAN MANAJEMEN KELAS Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik untuk mencapai tujuan pengajaran secara efektif dan efisien Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik untuk mencapai tujuan pengajaran secara efektif dan efisien Tujuan Pengelolaan Kelas: Agar setiap anak di kelas dapat bekerja dengan tertib, sehingga tercapai tujuan pengajaran secara efektif dan efisien Tujuan Pengelolaan Kelas: Agar setiap anak di kelas dapat bekerja dengan tertib, sehingga tercapai tujuan pengajaran secara efektif dan efisien

3 PENDEKATAN PENDEKATAN MANAJEMEN KELAS Pendekatan kekuasaan Pendekatan kekuasaan Pendekatan ancaman Pendekatan ancaman Pendekatan kebebasan Pendekatan kebebasan Pendekatan resep Pendekatan resep Pendekatan tingkah laku Pendekatan tingkah laku Pendekatan suasana emosi dan hubungan sosial Pendekatan suasana emosi dan hubungan sosial Pendekatan eklektik dan pluralistik Pendekatan eklektik dan pluralistik

4 PRINSIP PRINSIP MANAJEMEN KELAS Hangat dan antusias Hangat dan antusias Tantangan Tantangan Bervariasi Bervariasi Keluwesan Keluwesan Penekanan pada hal hal positif Penekanan pada hal hal positif Penanaman disiplin diri Penanaman disiplin diri

5 KOMPONEN KOMPONEN KETRAMPILAN MANAJEMEN KELAS KETRAMPILAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCIPTAAN DAN PEMELIHARAAN KONDISI BELAJAR YANG OPTIMAL (PREVENTIF) KETRAMPILAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCIPTAAN DAN PEMELIHARAAN KONDISI BELAJAR YANG OPTIMAL (PREVENTIF) Sikap tanggap Sikap tanggap Memandang seksama Memandang seksama Gerak mendekati Gerak mendekati Memberi pernyataan Memberi pernyataan Memberi reaksi terhadap gangguan dan ketakacuhan Memberi reaksi terhadap gangguan dan ketakacuhan

6 Pemusatan Perhatian Kelompok Pemusatan Perhatian Kelompok Memberi tanda Memberi tanda Pertanggungan jawab Pertanggungan jawab Pengarahan dan Petunjuk yang jelas Pengarahan dan Petunjuk yang jelas Penghentian Penghentian Penguatan Penguatan Kelancaran Kelancaran

7 JANGAN DILAKUKAN Campur tangan yang berlebihan Campur tangan yang berlebihan Kelenyapan Kelenyapan Penyimpangan Penyimpangan Ketidak tepatan berhenti dan memulai kegiatan Ketidak tepatan berhenti dan memulai kegiatan Kecepatan Kecepatan Bertele tele Bertele tele Mengulangi penjelasan yang tidak perlu Mengulangi penjelasan yang tidak perlu

8 KETERAMPILAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGEMBANGAN KONDISI BELAJAR YANG OPTIMAL KETERAMPILAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGEMBANGAN KONDISI BELAJAR YANG OPTIMAL Modifikasi tingkah laku Modifikasi tingkah laku Pendekatan pemecahan masalah kelompok Pendekatan pemecahan masalah kelompok Menemukan dan memecahkantingkah laku yang menimbulkan masalah Menemukan dan memecahkantingkah laku yang menimbulkan masalah

9 BEBERAPA MASALAH MANAJEMEN KELAS/MASALAH PERI LAKU SISWA (MADE PIDARTA) Kurang kesatuan, dengan adanya kelompok- kelompok,klik-klik,dan pertentangan jenis kelamin Kurang kesatuan, dengan adanya kelompok- kelompok,klik-klik,dan pertentangan jenis kelamin Tidak ada standar perilaku dalam bekerja kelompok, misanya ribut, bercakap cakap, pergi ke sana kemari, dansebagainya Tidak ada standar perilaku dalam bekerja kelompok, misanya ribut, bercakap cakap, pergi ke sana kemari, dansebagainya Reaksi negatif terhadap anggota kelompok, misalnya ribut bermusuhan, mengucilkan, merendahkan kelompok bodoh dan sebagainya Reaksi negatif terhadap anggota kelompok, misalnya ribut bermusuhan, mengucilkan, merendahkan kelompok bodoh dan sebagainya Kelas mentolerir kekeliruan teman-temanya, menerima dan mendorong perilaku siswa yang keliru Kelas mentolerir kekeliruan teman-temanya, menerima dan mendorong perilaku siswa yang keliru Mudah bereksi negatif/terganggu, misalnya bila didatangi monitor, tamu tamu,iklimyang berubah dansebagainya Mudah bereksi negatif/terganggu, misalnya bila didatangi monitor, tamu tamu,iklimyang berubah dansebagainya Moral rendah, permusuhan, agresif, misalnya dalam lembaga dengan alat kurang,kekurangan uang,dan sebagainya Moral rendah, permusuhan, agresif, misalnya dalam lembaga dengan alat kurang,kekurangan uang,dan sebagainya Tidak mampu menyesuaikan dengan lingkungan yang berubah,seperti tugas tambahan,anggota kelas baru,situasi baru dan sebagainya Tidak mampu menyesuaikan dengan lingkungan yang berubah,seperti tugas tambahan,anggota kelas baru,situasi baru dan sebagainya

10 FAKTOR FAKTOR PENYEBAB VARIASI PERILAKU Pengelompokan, pandai, sedang dan bodoh Pengelompokan, pandai, sedang dan bodoh Karakteristik individual Karakteristik individual Terhalangnya kelompok pandai oleh teman temanya karena tidak mampu seperti dia Terhalangnya kelompok pandai oleh teman temanya karena tidak mampu seperti dia Latihan diharapkan siswa tenang dan bekerja selama jam pelajaran, kalau ada interupsi atau interaksi siswa mungkin merasa tegang atau cemas Latihan diharapkan siswa tenang dan bekerja selama jam pelajaran, kalau ada interupsi atau interaksi siswa mungkin merasa tegang atau cemas Organisasi kurikuler team teaching Organisasi kurikuler team teaching

11 MASALAH MANAJEMEN KELAS DARI DOYLE(1986) Multydimensionality Multydimensionality Serentak (Simultaneity) Serentak (Simultaneity) Segera (Immediacy) Segera (Immediacy) Iklim kelas yang tidak dapat diramalkan terlebih dahulu Iklim kelas yang tidak dapat diramalkan terlebih dahulu Sejarah (History) Sejarah (History)

12 BENTUK PELANGGARAN DISIPLIN INDIVIDUAL Tingkah laku untuk menarik perhatian orang lain Tingkah laku untuk menarik perhatian orang lain Tingkah laku untuk menguasai orang lain Tingkah laku untuk menguasai orang lain Peri laku membalas dendam Peri laku membalas dendam Peragaan ketidakmampuan Peragaan ketidakmampuan Kelas kurang kohesif/akrab Kelas kurang kohesif/akrab Kesebalan terhadap norma yang disepakati sebelumnya Kesebalan terhadap norma yang disepakati sebelumnya Kelas mereaksi negatif terhadap salah seorang anggota Kelas mereaksi negatif terhadap salah seorang anggota Kelas kurang mampu menyesuaikan diri terhadap situasi baru Kelas kurang mampu menyesuaikan diri terhadap situasi baru

13 PENATAAN RUANG KELAS Penataan ruang kelas Penataan ruang kelas Pengaturan tempat duduk Pengaturan tempat duduk Pengaturan alat alat pengajaran Pengaturan alat alat pengajaran Penataan keindahan dan kebersihan kelas Penataan keindahan dan kebersihan kelas Ventilasi dan tata cahaya Ventilasi dan tata cahaya

14 PENGATURAN SISWA Pembentukan organisasi Pembentukan organisasi Pengelompokan siswa Pengelompokan siswa Menurut Roestiyah NK (1989:80) Menurut Roestiyah NK (1989:80) Waktu : Waktu : Kelompok jangka panjang Kelompok jangka panjang Kelompok jangka pendek Kelompok jangka pendek Kecepatan: Kecepatan: Kelompok anak cepat Kelompok anak cepat Kelompok anak lambat Kelompok anak lambat

15 Sifat: Sifat: Kelompok mengatasi pelajaran Kelompok mengatasi pelajaran Kelompok berdasar intelegensi individual Kelompok berdasar intelegensi individual Kelompok atas dasar minat individual Kelompok atas dasar minat individual Kelompok untuk memperbesar partisipasi Kelompok untuk memperbesar partisipasi Kelompok pembagian pelajaran Kelompok pembagian pelajaran Kelompok belajar efisien untuk mencapai tujuan Kelompok belajar efisien untuk mencapai tujuan

16 Pengelompokan menurut kesenangan berkawan Pengelompokan menurut kesenangan berkawan Pengelompokan menurut Kemampuan Pengelompokan menurut Kemampuan Pengelompokan menurut minat Pengelompokan menurut minat

17 PENGELOMPOKAN MENURUT RUDI SARIPUDIN WINATA PURA DAN RUSTANA ADIWINATA Pola bekerja paralel Pola bekerja paralel Pola bekerja komplementer Pola bekerja komplementer Pola campuran paralel dan komplementer: Pola campuran paralel dan komplementer: Pembentukan kelompok diserahkan pada siswa Pembentukan kelompok diserahkan pada siswa Pembentukan kelompok diatur oleh guru sendiri Pembentukan kelompok diatur oleh guru sendiri Pembentukan kelompok diatur atas kesepakatan guru dan siswa Pembentukan kelompok diatur atas kesepakatan guru dan siswa

18 MANAJEMEN KELAS EFEKTIF MENURUT ADE PIDARTA MANAJEMEN KELAS EFEKTIF MENURUT ADE PIDARTA Kelas adalah kelompok kerja yang diorganisasi untuk tujuan tertentu yang dilengkapi tugas-tugas diarahkan oleh guru Kelas adalah kelompok kerja yang diorganisasi untuk tujuan tertentu yang dilengkapi tugas-tugas diarahkan oleh guru Dalam suatu kelas, guru bukan tutor satu anak, tetapi untuk seluruh anak dalam kelas Dalam suatu kelas, guru bukan tutor satu anak, tetapi untuk seluruh anak dalam kelas Setiap kelompok mempunyai perilaku sendiri, yang berbeda dengan perilaku setiap individu dalam kelompok Setiap kelompok mempunyai perilaku sendiri, yang berbeda dengan perilaku setiap individu dalam kelompok Kelompokkelas menyisipkan pengaruhnya pada setiap anggota Kelompokkelas menyisipkan pengaruhnya pada setiap anggota Praktek guru dalam proses pembelajaran cenderung terdapat pada hubungan guru dan siswa Praktek guru dalam proses pembelajaran cenderung terdapat pada hubungan guru dan siswa Struktur kelompok, pola komunikasi, dan kesatuan kelompok ditentukan oleh cara guru mengelolabaik bagi mereka yang tertarik pada sekolah atau bagi mereka yang apatis, masa bodoh atau bermusuhan Struktur kelompok, pola komunikasi, dan kesatuan kelompok ditentukan oleh cara guru mengelolabaik bagi mereka yang tertarik pada sekolah atau bagi mereka yang apatis, masa bodoh atau bermusuhan

19 HUBUNGAN GURU DAN SISWA AKAN BAIK BILA: Thomas Gordon ( ) Keterbukaan, baik guru ataupun siswa saling bersikap jujur dan membuka diri satu sama lain Keterbukaan, baik guru ataupun siswa saling bersikap jujur dan membuka diri satu sama lain Tanggap bila mana seseorang tahu bahwa dia dinilai oleh orang lain Tanggap bila mana seseorang tahu bahwa dia dinilai oleh orang lain Saling ketergantungan satu sama lain Saling ketergantungan satu sama lain Kebebasan, memperbolehkan setiap orang tumbuh dan mengembangkan keunikanya, kreativitasnya, dan kepribadianya Kebebasan, memperbolehkan setiap orang tumbuh dan mengembangkan keunikanya, kreativitasnya, dan kepribadianya Saling memenuhi kebutuhan, sehingga tidak ada kebutuhan satu orangpun yang tidak terpenuhi Saling memenuhi kebutuhan, sehingga tidak ada kebutuhan satu orangpun yang tidak terpenuhi

20 AKHIR KATA Demikian sedikit ulasan mengenai manajemen kelas atau secara umum dalam dunia belajar dan pembelajaran kita sebut sebagai Pengelolan Kelas sebagai salah satu disiplin ilmu implementasi belajar mengajar Demikian sedikit ulasan mengenai manajemen kelas atau secara umum dalam dunia belajar dan pembelajaran kita sebut sebagai Pengelolan Kelas sebagai salah satu disiplin ilmu implementasi belajar mengajar

21 TERIMA KASIH


Download ppt "MANAJEMEN KELAS Diah Latifah NIM:0707346. FUNGSI DAN TUJUAN MANAJEMEN KELAS Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik untuk mencapai."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google