Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SATHORA, 15 November 2014 Natal 2014. Contents Data Umum dan Contoh Contoh 1 Penentuan Zone (Jumlah Misdinar dan Prodiakon) 2 Pengenalan Denah Gereja.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SATHORA, 15 November 2014 Natal 2014. Contents Data Umum dan Contoh Contoh 1 Penentuan Zone (Jumlah Misdinar dan Prodiakon) 2 Pengenalan Denah Gereja."— Transcript presentasi:

1 SATHORA, 15 November 2014 Natal 2014

2 Contents Data Umum dan Contoh Contoh 1 Penentuan Zone (Jumlah Misdinar dan Prodiakon) 2 Pengenalan Denah Gereja yang dipergunakan 34 Koordinasi Antara Tatib (Paroki, Panitia Paskah dan Wilayah yang bertugas) 5 Pengenalan situasi Notredame 6 EVALUASI Paskah 2013 & 2014

3 DATA UMUM DAN CONTOH PENGATURAN PASKAH DAN NATAL 2014

4 Jumlah tempat duduk: Gereja : 900 Tenda: 2000 Ruang doa: 100 Depan pasturan : 100 Lt 3 GKP: 300 LT 4 GKP: 400 Total: 3800 PENGGUNAAN GUA MARIA, KANTIN, penataan letak kursi bakso menghadap ke arah gereja? & 2013 PERHATIAN!!!! 30% up Jumlah umat dari tahun ke tahun

5 & 2013 PERHATIAN!!!! 30% up Jumlah umat dari tahun ke tahun NATAL Malam Natal Misa Misa NatalMisa

6 PENUTUPAN PINTU GERBANG & PENGATURAN LANSIA/UMAT PENATAAN KURSI BAKSO/ GKP LT 3 KEMUNGKINAN DI BUKA KOMUNIKASI DENGAN TATIB/PAN NATAL DI DALAM GEREJA BOOKING 4 BARIS UTK KOOR DENGAN PITA MISA Jam Tgl 24 Desember MISA Jam Tgl 24 Desember MISA Jam 8.30 Tgl 25 Desember MEMATIKAN LAMPU PENUTUPAN PINTU GERBANG & PENGATURAN LANSIA/UMAT PENATAAN KURSI BAKSO/ GKP LT 3 KEMUNGKINAN DI BUKA KOMUNIKASI DENGAN TATIB/PAN NATAL DI DALAM GEREJA BOOKING 4 BARIS UTK KOOR DENGAN PITA MEMATIKAN LAMPU PENUTUPAN PINTU GERBANG & PENGATURAN LANSIA/UMAT PENATAAN KURSI BAKSO/ GKP LT 3 KEMUNGKINAN DI BUKA KOMUNIKASI DENGAN TATIB/PAN NATAL DI DALAM GEREJA BOOKING 4 BARIS UTK KOOR DENGAN PITA INFORMASI & YANG PERLU DIPERHATIKAN HATI HATI HUJAN Koordinator : Kasim H Koordinator : Perry Koordinator : Andoko

7 Zone 6 Zone 7Zone 7 Zone 2 & 3 Zone 8 Zone 4 ZONE 1 Zone 5 Zone Gereja Pembagian Zone: Zone 1 : Dalam gereja, Teras depan gereja Zone 2 : GKP lt 4 Zone 3 : GKP lt 3 Zone 4 : Depan Gereja Zone 5 : Kiri Belakang Zone 6 : Kiri Depan Zone 7 : Depan pastoran, sektor kanan (Kandang) Zone 8 : Gua Maria, Lorong Dekat Lift

8 Titik Komuni secara umum Arah Prodiakon ke luar Kiri Arah Prodiakon ke pintu depan selasar 7 – 10 (Lt 3 GKP) (Lt 4 GKP) Khusus pemegang No 7 sd 14 bertugas di GKP lt 3 dan lt 4 No 15 sd 28 bertugas di area tenda dan Gua Maria s/d Arah Prodiakon ke pintu kanan (termasuk Kantin dan Gua Maria) 7 – 10 (Lt 3 GKP) (Lt 4 GKP) –

9 Contoh Urutan Misdinar (Konselebrasi) OOOOOOOOOOOOO℗℗℗OOOOOOOOOOOOO 7OO8 9OO 11OO12 13OO14 20OO28 19OO27 18OO26 17OO25 16OO21 15OO22 3OO23 4OO24 5OO6 1℗℗2 ℗ Misdinar PRODIAKON

10 Zone yang Dipergunakan dalam Misa NATAL 2014

11 Jumlah Prodiakon dan Misdinar Malam Natal Misa Jam Lokasi Misa Jumlah Romo Jumlah Misdinar Jumlah Prodiakon Jumlah Tatib Liturgi Zone yang di Buka Zone yang Ditutup Sathora Semua Dibuka Sathora ,4,5,62,3,8,7 Natal Misa Jam Lokasi Misa Jumlah Romo Jumlah Misdinar Jumlah Prodiakon Jumlah Tatib Liturgi Zone yang di Buka Zone yang Ditutup Sathora ,2,3,4,5 6,7, ND Sathora ,3,4,5,6,7, Sathora ,3,4,5,6,7,8

12 Zone yang dibuka dan ditutup Misa JamZone 1Zone 2Zone 3Zone 4Zone 5Zone 6Zone 7Zone 8 Malam Natal 18.00BUKA 21.00BUKATUTUP BUKA TUTUP Natal 08.30BUKA TUTUP (ND)TUTUP 16.00BUKATUTUP 18.00BUKATUTUP

13 PIC dan Nomor Kontak Malam Natal Misa JamLokasi Misa Nama Lingk/Wil PIC TATIBNo HPPIC MisdinarNo HP PIC Prodiakon No HP 18.00Sathora 21.00Sathora Natal Misa JamLokasi Misa Nama Lingk/Wil PIC TATIBNo HPPIC MisdinarNo HP PIC Prodiakon No HP 08.30Sathora 11.00ND 16.00Sathora 18.00Sathora

14 Contoh Database PIC Paskah 2013 PIC PASKAH 2013 KAMIS PUTIHJUMAT AGUNGSABTU VIGILIMINGGU PASKAH 28-Mar29-Mar30-Mar31-Mar Zone yang dibuka 1,2,3,4,5,6,71,4,5,61,2,3,4,5,6,7,81,4,5,61,2,3,4,5,6,71,4,5,61,2,3,4,711 Petugas Wilayah WilayahTimotiusKatarinaTheresiaBenediktusLukasElisabethBIA + BIRLansia SathoraLucia PICAndreas WinartoIgnatius SalimIgnatius HendiThomas HanidjajaFerdinandusAnsolimus Arito no HP Jumlah orang Tatib Paroki PICNefowanAndreas HieLisaPerryAgung WaluyoTimmyLucas WibowoMarcus SarjonoStefanus Sunardi no HP Jumlah orang Tatib Panitia PICReggy MuliawanTjipto DarsonoDjoko TrenggonoJangti JohanTjipto DarsonoReggy MuliawanDjoko TrenggonoJangti JohanReggy Muliawan no HP Jumlah orang Misdinar PICGiantoAritoRichardEddyDevinaAritoGianto no HP Jumlah orang Prodiakon PICPurnomoHermanAgung SL. HamdjojoDjoharFX. K. SukasmanGregorius Sunardi no HP Jumlah orang Koor St. LuciaSoli DeoSt. YosefHironimusKantata SeraphimAve MariaAnak -anakDominiquePetrus Kanisius Laudate Dominum Benediktus PICSiu LanTiti MaringkaSuyonoMartonoMariaBill Tatang Wiwik Jumlah orang Kesehatan PICDr. ItaDr. MardiDr. IwanDr. EndangDr. AnasDr. HenryDr. BrigittaDr. Erni no HP PICDr. BastianDr. DewiDr. ChythiaSr. LuciDr. RaisaSr. Luci Sr. Susi no HP PICSr. DrisianaSr. LuciSr. Drisiana Sr. Susi no HP PICSr. Purwati no HP Jumlah orang

15 Jalur Komando Tatib Paroki Koordinator Tatib Paroki Per Misa (Zone 1) Tatib Paroki Per Zone (2 Anggota) Tatib Paroki Per Zone (2 Anggota) Tatib Paroki Per Zone (2 Anggota) Tatib Paroki Penyisir Seluruh Internal Wilayah Gereja ( 1 anggota) Tatib Paroki Penjaga Lift di Zone 6 (1 Anggota)

16 Posisi TATIB PAROKI (Natal 2013) (contoh) Misa Tgl ZONE 24 Dec Dec 2013 Jam Dalam Gereja, Teras Depan Gereja ZONE 1 Adolf Ho Ki OnAndreas GunadiAdolf Ho Ki On Agung WaluyoAndreas SinduAgung Waluyo Andreas SuwitoPaula M Giok LanAndreas Suwito Timmy Andreas Suwito Lt 4 GKPZONE 2 AviantoAndreas Hie(**) FransBlansius Avianto Cynthia MulianiDarhin M LT 3 GKPZONE 3 Henry Elisabeth LIndra RElisabeth L Iwan SSunardiIwan S Iwan HH Depan GerejaZONE 4 II Fransisca Edwargo Herlina Steven T(**)Iwan HH kiri belakangZONE 5 Kasim I Lisa Lucas WibowoAndreas Hie HerlinaEdwargo Lusianawati Marcel I(*) Kiri Depan (*)ZONE 6 Nency PFransisca SumandiLusianawati Reggy M(*)Marcel I(*) Tjipto DStefanus S Nefowan Depan Pastoran, Sektor Kanan ZONE 7 Harto III Maria Irene Widodo KReggy M(**) Steven T Gua MariaZONE 8 IV Tjipto D Widodo K (**)Koordinator (*) Satu Orang Tatib menjaga fungsi lift ketika Komuni berlangsung Zone 1 Bertugas memperhatikan arah dari Para misdinar dan Prodiakon ketika hendak menuju posisi Zone 4, 5, 6 dan 7 Membuka Jalan untuk Misdinar dan Prodiakon yang menuju Zone 3 dan Zone 2 I, II, III, IV Urutan pembukaan area pada misa ke dua tgl 24 Dec 2012 Nama yang DiboldKoordinator Zone SeragamAtasan : Batik dan Bawahan : Celana Panjang Hitam/gelap Urutan Titik komuni Diserahkan sepenuhnya kepada para Misdinar Tatib Liturgi hanya berfungsi mengawasi dan sebagai tempat bertanya untuk titik komuni Hanya Misdinar yang bertugas di Zone 3 tidak menggunakan Lift (naik tangga) (4 orang)

17 Sabtu Suci Misa Pertama jam Misdinar Misa Kedua jam Selasa 24 December 2013 Kolektan 10 Prodiakon 2 Pembina Misdinar 2 Pembina Misdinar 2 Pembina Misdinar MC 9 Misdinar8 Misdinar 2 Lektor MC 3 Pembina Misdinar 3 Pembina Misdinar 2 Lektor CATATAN : JUMLAH BANGKU/BARIS UNTUK BAPTISAN TERGANTUNG PADA JUMLAH BAPTISAN Kolektan Yosef & Maria 8 Prodiakon 3Misdinar 3 Prodiakon 8 Prodiakon Kolektan

18 Misa Pertama jam 8.30 Rabu 25 December 2013 Kolektan 10 Prodiakon 2 Pembina Misdinar 2 Pembina Misdinar 2 Pembina Misdinar MC 7 Misdinar 6 Misdinar 2 Lektor Batasi Pita Kolektan Yosef & Maria 2 Prodiakon

19 Titik Pembagian Bingkisan

20 MISA DI GEREJA SANTO THOMAS RASUL PEKAN SUCI PASKAH 2014

21 Posisi Titik Komuni dalam gereja

22 Zone 6 Zone 7Zone 7 Zone 2 & 3 Zone 8 Zone 4 ZONE 1 Zone 5 Zone Gereja Pembagian Zone: Zone 1 : Dalam gereja, Teras depan gereja Zone 2 : GKP lt 4 Zone 3 : GKP lt 3 Zone 4 : Depan Gereja Zone 5 : Kiri Belakang Zone 6 : Kiri Depan Zone 7 : Depan pastoran, sektor kanan (Kandang) Zone 8 : Gua Maria, Lorong Dekat Lift

23 Denah Area Gereja & Tenda

24 Denah Lantai 3

25 Denah Lantai 4

26 Arus Lalu Lintas PASKAH 2014

27 Evaluasi PASKAH 2013 & 2014

28 Evaluasi Paskah Khusus untuk Misa Paskah ini, sudah dibuat kesepakatan dengan koor, bahwa koor akan menerima Komuni Diawal, setelah itu maka Romo / Prodiakon di titik 2 membagikan komuni pada umat. 2.Tatib Paroki diminta menarik Romo konselebran di titik no 2 tsb ke sebelah dirigen agar tidak menyulitkan anggota koor dalam menerima Komuni. 3.Perlu perhatian khusus : bahwa Romo konselebran yg membagikan Komuni di titik no 2 memiliki cukup Hosti, karena ada kejadian kehabisan hosti shg tatib terpaksa memanggil prodiakon yg sudah selesai membagikan komuni di titik/ posisi lainnya untuk membagikan Komuni kepada koor. 4.Khusus untuk Misa kedua pada Sabtu Suci, jumlah prodiakon dikurangi karena jumlah umat yg hadir di misa tersebut 2 tahun berturut turut hanya berjumlah kurang dari 1100 orang 5.No 29 dan 30 adalah nomor cadangan. Maksudnya apabila no 21/22 sudah selesai, maka bisa pindah ke no 29. Sedangkan untuk no 30 itu apabila no 25 sudah selesai, maka bisa ke no 30. (tergantung Pan PAS)

29 Evaluasi Paskah Khusus untuk wilayah yg bertugas, agar diinformasikan agar pakaian yg bertugas memakai putih dan bawahan hitam dan posisi sopan, krn pada waktu ibadat Jumat Agung ditemukan adanya seorang wanita yang bertugas sebagai petugas, menggunakan rok pendek dan atasan putih dengan lengan buntung shg tali BH kemana mana (BH warna hitam). 7.Apabila ada penambahan Prodiakon agar dapat dikoordinasikan dengan pihak Pak Ponidi untuk menambahkan Sibori apabila diperlukan (Minggu Pagi jam 8.30pagi). 8.Apabila ada kelebihan Prodiakon agar dapat di lakukan penempatan 2 orang prodiakon pada titik titik tertentu (Tatib Liturgi yang akan mengatur di lapangan krn Tatib lah yang mengetahui situasi). Saat ini tidak ada Cadangan Prodiakon di Paskah Informasi kepada para prodiakon agar tidak meninggalkan para Misdinar ataupun sebaliknya 10.Baik Misdinar maupun Prodiakon agar selalu berbaris secara teratur dan tidak saling mendahului, sehingga keteraturan selalu terjaga.

30 Evaluasi Paskah 2014  Jumlah Prodiakon yang bertugas tdk bisa datang lengkap, (sakit???). Hal ini terjadi di Jumat Agung Misa ke dua dan Sabtu suci Misa pertama. Kemudian informasi pada kejadian pertama (Misa pertama Jumat Agung) tidak diinformasikan pada orang yang tepat oleh pihak Prodiakon. Sehingga ketika ada perubahan Titik Komuni (Krn kelebihan Prodiakon di Misa Jumat Agung), maka hal ini bermasalah.  Misdinar banyak yang kelupaan untuk nomor titik komuni yg seharusnya.  Hujan yang di luar dugaan besar nya di Kamis, Jumat dan Sabtu (selalu kisaran jam 3 sore).Akibatnya area Zone 7 ditutup sebagian (depan Pastoran lama) dan juga sebagian area Zone 4,5 dan 6 tampias air hujan).  Kondisi layar TV di depan selasar gereja belum bisa menyala sd 15 menit pertama di Jumat Agung misa pertama.  Pengaturan kursi vs posisi Tenda tidak dapat menghindari tampias dari Hujan.  Pada Jumat Agung, apabila ada kelebihan Prodiakon, maka harus dilakukan pemindahan meja dan Salib dititik yang dibuat double prodiakon.  Pada hari Sabtu ada pesta pernikahan di turunan tanggul menyebabkan kemacetan.

31 Evaluasi Paskah 2014  Peralihan antara umat masuk vs umat pulang di Kamis putih dan Jumat Agung membuat macet sangat parah (apakah disebabkan karena hanya 3 jam perbedaan antar misa??)  Panitia Paskah tidak menyediakan makanan kecil di P3K, akibatnya ketika ada yang sakit (anak Pak Sudewo) di Jumat Agung, dari Tatib Paroki menyumbangkan makanannya ke P3K.  Ruang hitung uang kolekte di paksakan di ruang 202, dimana Panitia Paskah 2014 tidak belajar dari kondisi penghitungan kolekte dari tahun lalu. Akibatnya wilayah yang bertugas (Wil Klara tidak bisa bertugas optimal krn tdk ada briefing dari Tatib Paroki). Wil Theresia terpaksa briefing di ruang Tatib di 212 dimana hampir sebagian besar Tatib Paroki harus keluar ruangan dahulu agar ruangan tsb bisa dipakai.  Misa Pertama Sabtu Suci(dimulai pukul pm), dimulai dalam situasi cuaca masih terang benderang. Sehingga perlu kajian ulang untuk Misa di tahun berikutnya.  Komplain dari pihak prodiakon yang menuju titik komuni no 2, yang seharusnya melayani komuni bagi koor diawal mengalami kesulitan krn koor masih menyanyi cukup lama sehingga prodiakon tsb harus menunggu lama di depan koor tanpa bisa melayani umat lainnya. Akhirnya ditempuh beberapa terobosan pada misa berikutnya, apabila koor masih menyanyi cukup lama, maka prodiakon segera menuju titik no 2 dahulu untuk melayani umat. Dan koor mendapatkan giliran berikutnya.

32 Evaluasi Paskah 2014  Minggu Paskah pagi: A. Jam 6.30 pagi, belum ada Panitia yang datang. Ruang 201 dan 202 kosong. B. Jam 6.30 pagi : Kursi di zone 4,5,6 dan 7 sudah dibereskan. Kursi sudah hampir kosong sisi zone 5 & 6. Mobil pembawa Kursi sudah siap utk membawa kursi sewaan ke pemiliknya. Tatib Paroki dibantu oleh OB dan Satpam gereja dan akhirnya ditambah dengan adanya 4 orang Panitia Paskah( bg perlengkapan???), akhirnya membereskan/menata kursi. Zone 4 yang seharusnya diduduki oleh Lifeteen akhirnya disusun oleh Tatib Paroki dibantu seorang Pembina Misdinar. Sedangkan Zone 6 di atur oleh Pan Pas. Zone 5 kondisi baru bisa berjalan baik setelah dibantu dengan kursi bakso karena kekurangan jumlah kursi (sebagian sudah dikembalikan ke empunya). Multimedia projector di Zone 5 sudah lenyap unit pemancarnya. Sedangkan di Zone 6 sampai dengan jam 7.20 am, multimedia projector baru bisa bekerja normal. Lantai 3 GKP hanya susunan kursi dan loudspeaker saja yang masih berfungsi. Layar dan pemancar multimedia projector tidak ada lagi. Kabar yang saya dengar bahwa saat itu, baik Layar dan pemancar multimedia projector sudah dikembalikan krn sewa sudah habis. Oleh karenanya lantai 3 GKP ditutup dengan mengusir seluruh umat yang sudah keburu duduk di lantai 3 ini.

33 Evaluasi Paskah 2014  Untungnya Zone 8 (Gua Maria, yang seharusnya menurut rencana awal ditutup) masih dalam kondisi memungkinkan sebagai area untuk umat, walaupun 15 menit pertama tidak ada suara sama sekali C. Jam 7.30 pagi, kondisi kantong Kolekte masih belum ditemukan, setelah di cek ke BIA, dikatakan bahwa yang mengatur adalah Panitia Paskah. Tetapi karena sampai saat itu sudah dalam kondisi kritis, maka Tatib Paroki mengambil alih tugas menaruh kantong kolekte. Kantong Kolekte ditemukan di 202 berjumlah 40 buah dan dibagikan ke pos pos nya dan kontainer disediakan di depan pintu kaca utama sebagai pooling kantong kolekte. D. Dapat informasi dari BIA bahwa kursi di dalam Gereja untuk lansia/orang sakit di depan Patung Maria masih belum dibereskan sehingga harus dibereskan saat itu juga oleh BIA, dimana informasi sudah dikomunikasikan kepada Pan Pas. (Cross cek kebenarannya???). E. Acara flashmob dari lifeteen berlangsung sukses, walaupun harus di ulang 1 kali karena kabel loudspeakernya tercabut. Umat banyak berkumpul di selasar sehingga menimbulkan kemacetan arus umat yang hendak pulang dari arah kandang monyet menuju ke gerbang Pos Satpam. F. Koordinasi antara BIA dan PanPas mengenai tempat duduk orang yang ditunjuk sebagai pembagi bingkisan harus ditingkatkan karena ditemukan adanya pembagi bingkisan duduk di kursi baris pertama di depan altar(seharusnya utk prodiakon) kira2 30 menit sebelum acara dimulai.

34 Evaluasi Paskah 2014  Terasa sekali ketidak kompakan dari Pan Pas dalam hal komunikasi maupun kerjasamanya, yang menyebabkan dalam beberapa hal, Sie Liturgi harus berusaha sendiri semampunya dengan kondisi yang ada untuk melayani umat. (Contoh: Tatib Pan Pas tidak sepaham dgn Kolektan dari Pan Pas soal arah rute kolekte di Misa Sabtu Suci pertama)  Rute pemercikan air suci di Misa Sabtu Suci harus dibuat rutenya dan dibakukan. Krn tanpa adanya Rute yang jelas, maka seperti Misa Sabtu Suci pertama, ada sebagian umat di depan Patung Maria menerima percikan air suci sd 3 kali.  Kondisi pembawa Baldekinj harus di atur lagi dalam Gladiresik. Karena kasus di Misa pertama Kamis Putih, Romo Riki harus keluar dari Baldekinj (keluar dari arak arakan) ketika melewati pintu kaca utama. Sedangkan Misa Kamis Putih kedua jalan dari arak arakan sangat cepat krn mengejar waktu agar tidak terlalu mepet dengan jadwal mulainya Misa ketiga. Dan saya mendapat kabar bahwa di Misa ketiga, muka Romo Nug ketutup oleh baldekinj di tempat yang sama.  Bangku bagian tengah yang berada di dalam gereja, yang dipindahkan utk arak2 baldekinj tidak dikembalikan di Misa Jumat Agung.  Kondisi sekretariat tutup dari pagi dan baru buka jam 9 pagi. Hal ini menyulitkan umat yang hendak menyampaikan intensi misa  Beberapa kondisi Misdinar selama menuju titik komuni dalam kondisi normal mengalami kesalahan nomor/lupa. Dan juga ketika rak arakan dilakukan, misidnar pada misa minggu paskah melewati jalan kursi roda, bukan melewati bagian tengah pintu Gereja.

35 Koordinasi Tatib Paroki, Tatib Panitia Natal 2014 dan Tatib Wilayah yang bertugas

36 PERHATIAN KHUSUS  KOORDINASI DENGAN PANITIA NATAL Sbb:  Min 3 jam sebelum acara sudah berada di Gereja untuk Misa Pertama  Ruang berkumpul ada di Lt 2, Ruang  Min 2 jam sebelum acara akan diadakan briefing bersama antara Tatib Paroki dengan Tatib Panitia Natal  Tatib Paroki akan berperan sebagai koordinator di setiap zone, memberikan pengarahan bila diperlukan kepadaTatib Panitia Natal  Setiap pergantian tugas/shift, agar koordinator melakukan serah terima inventaris kepada koodinator misa berikutnya  Denah Gereja dengan kondisi per misa, akan dibagikan kepada para koordinator  Komunikasi dengan HT untuk tiap Zone  Adanya Tatib yang bertugas memberitahukan dirigent Koor berkaitan dengan selesainya pembagian Hosti dari lt 3 dan 4  Pembukaan area yang diberi tali rafia atau pita harus diperhatikan  Koordinasi dengan prodiakon bila jumlah umat di misa ke dua, mengalami perubahan jumlah umat yang significant Zone 6 Zone 7Zone 7 Zone 2 & 3 Zone 8 Zone 4 ZONE 1 Zone 5

37 Pembagian Tugas Tatib Liturgi dan Tatib Panitia NATAL 1.Tatib Paroki hanya bersifat membantu apabila ada kejadian yang tidak diinginkan pada saat Misa NATAL 2.Tatib Panitia NATAL yang akan melakukan segala sesuatunya terkait ketertiban dan pengaturan lapangan. 3.Tatib Paroki akan menjadi penanggung jawab di tiap Zone (akan ditunjuk 1 personel sebagai penanggung jawab Zone). 4.Dalam setiap Zone, Tatib Paroki akan dijadikan tempat bertanya dari Tatib Panitia NATAL(Khusus internal area Gereja dan Liturgis). Apabila ada sesuatu yang kurang jelas, bisa menghubungi koordinator Tatib Paroki pada misa yang bersangkutan. 5.Pada saat komuni, maka Tatib Paroki bersifat mengawasi saja jalannya pembagian Prodiakon yang menuju ke arah titik Komuni. Karena pada NATAL 2014 ini, Misdinarlah yang akan mengarahkan prodiakon pada titik titik Komuni. 6.Tatib Paroki maupun Tatib Panitia NATAL tidak diperkenankan menarik narik Misdinar ke arah titik komuni. Biarkan misdinar berjalan dengan sendirinya. 7.Apabila ada misdinar yang bingung ke arah mana titik komuni yang seharusnya dan bertanya, maka Tatib Paroki berkewajiban memberikan arahan dan bantuan menuju Titik Komuni yang dimaksud.

38 Pembagian Tugas Tatib Liturgi dan Tatib Panitia NATAL 8.Tatib dari Panitia NATAL yang akan bertugas mengangkat Tepokan Nyamuk sebagai Tanda posisi Titik Komuni yang dimaksud. 9.Yang membagikan Tepokan Nyamuk tsb adalah Tatib Paroki kepada Tatib Panitia NATAL. Dan Tatib Paroki yang ditunjuk sbg penanggung Jawab Zone akan mengumpulkan kembali Tepokan nyamuk tsb setelah Komuni selesai, dan mengembalikannya kepada koordinator Tatib Paroki pada Misa terkait. 10.Khusus untuk zone 6, akan ditunjuk 1 orang Tatib Paroki yang akan menjaga Lift agar siap untuk mengangkut prodiakon dan misdinar ke lantai 3 dan 4 GKP (zone 2 dan 3) 11.Yang menggunakan Lift adalah seluruh prodiakon dan 4 orang Misdinar yang bertugas di zone 2 (Lt4 GKP). Sedangkan 4 orang misdinar yg bertugas di Lt3 akan berjalan kaki naik Tangga secara otomatis akan langsung naik tangga ke lantai 3 GKP. Hati hati dengan Bagian Perkap dari Misdinar yang akan ikut naik lewat lig 12.Untuk seluruh Tatib Paroki yang bertugas. Setelah misa selesai, bisa langsung naik ke ruang berkumpulnya Tatib Paroki (biasanya diberikan ruang 2.14) untuk evaluasi.

39 Pembagian Tugas Tatib Liturgi dan Tatib Panitia NATAL 13.Setelah evaluasi singkat, dapat segera membantu kawan2 Tatib Paroki untuk misa berikutnya. Dan memastikan bahwa buku2 misa sudah dibagikan (misa Kedua) atau sudah terkumpul oleh Panitia NATAL ( untuk setiap misa), serta segera menutup zone yang tidak dipergunakan dengan Tali Rafia. 14.Harap diperhatikan semua zone yang akan ditutup pada Misa terakhir ( kedua) di Malam Natal. Sehingga diperlukan gerak cepat utk memasang tali Rafia pada zone2 yang dimaksud. Agar Umat tidak menduduki zone yang di tutup tersebut. Apabila Zone yang dibuka ternyata penuh, maka zone zone yang tertutup akan dibuka dengan urutan. (Tercantum dalam huruf Romawi pada tabel petugas Tatib Liturgi di bawah ini). 15.Khusus untuk Misa Natal jam 8.30am, zone 6 akan ditutup (dipersiapkan utk tempat permainan anak) dan diperhatikan untuk pembukaan jalan bagi misdinar dan prodikon ketika menuju dan kembali ke/dari lt3 dan lt4 ketika Komuni berlangsung.

40 Pembagian Tugas Tatib Liturgi dan Tatib Panitia NATAL 16.Penanggung jawab Tatib Paroki di Zone 7 atau Zone 1 berkewajiban untuk memberikan tanda (lampu senter atau lambaian tangan) kepada dirigen koor. Sebagai tanda bahwa prodiakon sudah kembali semua dan Romo bisa melakukan ritus penutup. 17.Semua misa Malam Natal dipimpin oleh 3 orang Romo (Selebran dan konselebran). Sedangkan untuk Misa lainnya dipimpin oleh 1 orang Romo saja. 18.Semua seragam Tatib PAROKI pada misa Natal menggunakan Batik dan celana panjang hitam/Gelap. 19.Khusus zone 8, yang dibuka hanya gua Maria saja. Kantin dan lorong tidak dipergunakan. 20.Semua Tatib Paroki yang bertugas harus hafal titik komuni (28 titik) dan juga zone gereja (8 zone), karena Tatib Paroki akan menjadi tempat bertanya dari Tatib panitia NATAL dan misdinar. 21.Khusus untuk Tatib Paroki yang bertugas di Zone 1 dan koordinator Tatib Paroki, harus berkenalan dengan petugas kesehatan, agar bisa berkoordinasi dengan cepat, apabila ada kejadian. 22.Perhatikan susunan kursi di zone 7, agar diberi ruang pada kisaran 1.5 meter, agar arak arakan pada awal misa bisa melewati area tersebut tanpa kesulitan. diharapkan pada Malam hari di tanggal 23 Desember 2014,ketika pemasangan Kursi, ada Tatib Paroki yang hadir untuk memastikan jarak 1.5 m tersebut. Apabila Diperlukan maka ada Anggota Tatib Paroki yang hadir ketika penataan bangku dilaksanakan.

41 Pembagian Tugas Tatib Liturgi dan Tatib Panitia NATAL 23.Khusus untuk Misa Natal Pagi jam 8.30 am, pintu gerbang gereja yang dibuka hanya yang berada di dekat pos Satpam. Sedangkan yang dekat toilet akan ditutup. (5 Menit sebelum Misa dimulai, gerbang dekat toilet akan di tutup) 24.Setiap Tatib Paroki yang menjadi penanggung jawab zone dapat mempergunakan HT demikian juga koordinator Tatib pada Misa bersangkutan. 25.Perhatikan ketersediaan dan kondisi kursi roda serta penempatannya. 26.Waktu berkumpul untuk Misa Pertama, diharapkan 3 jam sebelumnya sudah hadir. 27.Waktu berkumpul untuk Misa Kedua, diharapkan 1.5 jam sebelumnya sudah hadir. 28.Waktu berkumpul untuk Misa Natal pagi jam 8.30 am, diharapkan 2 jam sebelumnya sudah hadir. 29.Khusus untuk Misa Malam NATAL, maka petugas Tatib Paroki yang berada di Zone 1 memastikan bahwa ke dua Romo Konselebran berada di urutan terakhir menuju ke titik Komuni(point 1 dan 2), agar semua prodiakon sudah menuju ke titik Komuni masing2 bersama sama Misdinar tanpa terhalang 30.Menghitung waktu untuk membagikan Komuni di Lt 3 dan 4 GKP 31.Koordinasi antara Tatib Paroki, Tatib Pan Natal dan Ketua Sie Keamanan (Ibu Lisa) untuk keseluruhan Misa tersebut.

42 MISA DI NOTREDAME

43 Layout NOTREDAME Jumlah Kursi yang sebenarnya di dalam Aula = 440 kursi

44 Ad Maiorem Dei Gloriam


Download ppt "SATHORA, 15 November 2014 Natal 2014. Contents Data Umum dan Contoh Contoh 1 Penentuan Zone (Jumlah Misdinar dan Prodiakon) 2 Pengenalan Denah Gereja."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google