Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung Ridwan Nurmatullah SMKN 4.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung Ridwan Nurmatullah SMKN 4."— Transcript presentasi:

1

2 Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung Ridwan Nurmatullah SMKN 4 Bandung Oleh : Click untuk memulai ->

3 Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung Sistem Bilangan Dalam merancang sistem digital selain menggunakan sistem bilangan desimal, digunakan juga sistem bilangan lain seperti biner,oktal dan hexadesimal.

4 Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung Basis Bilangan Radiks atau basis bilangan ditambahkan untuk membedakan sistem bilangan yang digunakan (2) Biner : (2) Oktal: (8) Desimal : (10) Hexadesmal : (16) Basis Bilangan / Radiks

5 Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung Sistem Bilangan Desimal Sistem bilangan desimal lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Lambang bilangannya adalah: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9

6 Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung Sistem Bilangan Biner Sistem bilangan biner merupakan dasar dari teknik digital. Lambang bilangannya dikenal dengan istilah Bit. Bit adalah sebuah variabel yang hanya memiliki dua nilai. Dua nilai tersebut dapat dilambangkan dengan: Angka (0 atau 1) Nilai logis (tinggi/rendah, benar/salah, ya/tidak) Kondisi saklar (on/off) dan Variabel lain yang memiliki dua nilai.

7 Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung Lambang Bilangan Biner DesimalBinerDesimalBiner Bilangan Desimal dan Bilangan Biner

8 Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung MSB dan LSB Contoh bilangan biner: MSB 1010 LSB (2) = 10 (10) Bilangan biner dapat tersusun dari sejumlah bit 1.Bit yang memiliki bobot tertinggi dinamakan MSB (Most Significant Bit) 2.Bit yang memiliki bobot terendah dinamakan LSB (Least Significant Bit) Bit 0 = 0 (LSB) Bit 1 = 1 Bit 2 = 0 Bit 3 = 1 (MSB)

9 Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung Penulisan Bilangan Biner Dalam bahasa C, penulisan bilangan biner diawali dengan “0b” / “OB” (huruf nol dan angka B). Contoh: 0b b b

10 Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung Bytes & Kilo Bytes Bytes Byte adalah data yang memiliki ukuran 8 bits. 1 Byte = 8 bits 2 Bytes = 16 bits  Bilangan biner (2) memiliki ukuran 8 bits atau 1 Byte.  Bilangan biner (2) memiliki ukuran 16 bits atau 2 bytes. Kilo Bytes (K Bytes) Kilo byte adalah data yang memiliki ukuran 1024 bytes. 1K Bytes = 1024 Bytes = 8192 bits 2K Bytes = 2048 Bytes = bits

11 Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung Sistem Bilangan Hexadesimal Sistem bilangan hexadesimal memiliki 16 lambang dasar: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7,8, 9, A, B, C, D, E, F. DesimalHexadesimalDesimalHexadesimal A 3311B 4412C 5513D 6614E 7715F


Download ppt "Pembelajaran Interaktif Teknik Digital KD Sisten Bilangan Sisten Bilangan Biner Hexadesimal SMKN 4 Bandung Ridwan Nurmatullah SMKN 4."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google