Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Evaluasi Materi Sejarah & Perkembangan Seni Rupa Pertemuan 13 Matakuliah: Sejarah Seni Rupa 1 Tahun: 2009.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Evaluasi Materi Sejarah & Perkembangan Seni Rupa Pertemuan 13 Matakuliah: Sejarah Seni Rupa 1 Tahun: 2009."— Transcript presentasi:

1

2 Evaluasi Materi Sejarah & Perkembangan Seni Rupa Pertemuan 13 Matakuliah: Sejarah Seni Rupa 1 Tahun: 2009

3 Bina Nusantara University 3 Masa Pra-sejarah di Eropa Barat Zaman Batu (The Stone Age) Untuk memudahkan pembelajaran mengenai zaman batu di Eropa Barat, para peneliti membaginya menjadi 3 periode waktu. 1.Paleolitikum (berasal dari bahasa Yunani palaios yang berarti ‘tua’ dan lithos yang berarti ‘batu’) adalah periode yang pertama dan terpanjang. Paleolitikum bertahan dari tahun 1,500,000 SM hingga 8000 SM.

4 Bina Nusantara University 4 Masa Pra-sejarah di Eropa Barat 2.Mesolitikum (berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘batu tengah’) adalah periode yang berlangsung dari tahun 8000 SM hingga 4000 SM di wilayah Eropa. 3.Neolitikum (yang berarti ‘batu baru’) adalah periode yang berlangsung dari 6000/4000 SM hingga tahun 2000 SM, dan terus berlanjut hingga ribuan tahun kemudian di wilayah barat laut Eropa.

5 Bina Nusantara University 5 Era Neolitikum Di Eropa Barat pembaharuan hidup dari berburu dan beternak, mempengaruhi bentuk seni baru: arsitektur batu yang monumental. Seperti pada seni awal, karakteristik struktur batu neolitikum banyak dipengaruhi oleh kepercayaan yang bersifat keagamaan. Bangunan-bangunan ini disebut megaliths (yang berasal dari bahasa Yunani, megas yang berarti ‘besar’) dan dibuat dari batu yang besar dan disusun tanpa menggunakan campuran semen.

6 Bina Nusantara University 6 Mesir Kuno Mesir terletak pada wilayah geografis yang penting, karena berada di wilayah sungai Nil yang merupakan sungai terpanjang di dunia. Karena suburnya wilayah yang dilalui sungai tersebut, maka Mesir sering disebut ‘anugerah sungai Nil’.

7 Bina Nusantara University 7 Yunani Kuno Istilah Yunani Kuno diterapkan kepada wilayah yang menggunakan bahasa Yunani pada zaman kuno. Peradaban Yunani Kuno sangat berpengaruh pada bahasa, politik, sistem pendidikan, filsafat, ilmu, dan seni, mendorong Renaisans di Eropa Barat, dan bangkit kembali pada masa kebangkitan Neo-Klasik pada abad ke-18 dan ke-19 di Eropa dan Amerika.

8 Bina Nusantara University 8 Helenistik Istilah Helenistik (berasal dari kata Ἕ λλην Héllēn, istilah yang dipakai secara tradisional oleh orang Yunani sendiri untuk menyebutkan nama etnik mereka). Pusat kebudayaan utama berkembang dari daratan Yunani ke Pergamon, Rhodes, Antioch dan Aleksandria/Iskandariyah.

9 Bina Nusantara University 9 Kebudayaan Romawi Peradaban Romawi seringkali dikelompokkan sebagai ‘klasik antik’ bersama dengan Yunani kuno yang merupakan sebuah peradaban yang menjadi inspirasi banyak budaya Romawi Kuno. Romawi Kuno banyak menyumbangkan ide dan konsep dalam pengembangan hukum, perang, literatur dan bahasa dalam dunia Barat. Romawi juga menyumbangkan banyak budaya dan seni, baik dalam arsitektur, seni lukis, seni patung dan lain sebagainya.

10 Bina Nusantara University 10 Tipe Arsitektur Romawi Colloseum Rome, Italy

11 Bina Nusantara University 11 Seni Kristen Gaya seni Kristen adalah sebuah seni yang dihasilkan untuk menggambarkan bentuk dan pemahaman dari agama Kristen. Umumnya semua kelompok Kristen menggunakan seni hingga sampai sebuah jangkauan tertentu.

12 Bina Nusantara University 12 Seni Kristen Ciri khas dari seni, media, gaya dan perubahan representasi; akan tetapi, tema utamanya selalu merepresentasikan hidup dan waktu dari Yesus dan beberapa kisah pada Perjanjian Lama. Gambaran dari para rasul juga biasa dijadikan acuan, khususnya pada Anglikanisisme, Katolik Roma dan Ortodok Timur.

13 Bina Nusantara University 13 Romanesque Seni Romanesque seni yang berkembang di wilayah Eropa Barat dari sekitar tahun 1000 Masehi hingga lahirnya gaya seni Gothik. Bangunan gereja ditandai dengan peningkatan ukuran tinggi dan ukuran keseluruhan bangunan. Atap-atap yang berkubah ditunjang dengan tembok-tembok batu yang tebal, pilar-pilar raksasa dan lengkungan- lengkungan sempurna.

14 Bina Nusantara University 14 Pengaruh Seni Islam Seni Islam merupakan suatu bahasan yang khas dengan prinsip seni rupa yang memiliki kekhususan jika dibandingkan dengan seni rupa yang dikenal pada masa ini. Tetapi perannya sendiri cukup besar di dalam perkembangan seni rupa modern. Antara lain dalam pemunculan unsur kontemporer seperti abstraksi dan filsafat keindahan.

15 Bina Nusantara University 15 Arsitektur Seni Islam

16 Bina Nusantara University 16 Renaisans Awal Renaisans merupakan sebuah pergerakan sejarah yang berarti ‘kelahiran kembali’. Hal ini dimaksudkan pada kelahiran kembali budaya klasik, terutama budaya Yunani Kuno dan budaya Romawi Kuno. Masa ini ditandai dengan kehidupan yang cemerlang di bidang seni, pemikiran maupun kesusastraan yang membebaskan Eropa dari kegelapan intelektual di abad pertengahan.

17 Bina Nusantara University 17 Karya Renaisans Awal

18 Bina Nusantara University 18 Seni Barok Barok merupakan suatu periode seni yang mempunyai ciri khas menggunakan gerak yang hiperbolis dengan detail yang jelas dan mudah ditafsirkan. Gaya Barok untuk menghasilkan efek dramatis, klimaks dan semangat untuk mewakili kesan agung dan hidup, terutama dalam seni patung, lukisan, sastra dan musik. Gaya Barok dimulai sekitar tahun 1600 di Roma, Italia, yang kemudian menyebar ke seluruh wilayah Eropa.

19 Bina Nusantara University 19 Seni Rococo Rococo merupakan sebuah gaya seni yang muncul di Perancis pada abad ke 18. Seni ini banyak diaplikasikan pada arsitektur, interior, desain furniture, berbagai aksesoris ruang dan gaya lukisan. Seni Rococo juga banyak diadaptasi oleh gaya Neoklasik. Kata Rococo merupakan kombinasi dari kata ‘rocaille’ yang berasal dari bahasa Prancis yang berarti susunan batu di dalam tatanan alami; dan dari kata ‘barocco’ dalam bahasa Italia, atau gaya Barok.

20 Bina Nusantara University 20 Lukisan Rococo

21 Bina Nusantara University 21 Realisme Realisme dalam pergerakan seni muncul di Prancis pada tahun 1850an. Kepopuleran Realisme berkembang bersamaan dengan pengenalan fotografi – salah satu sumber visual yang menciptakan keinginan masyarakat untuk menghasilkan benda yang terlihat sangat asli. Realisme percaya pada ideologi bahwa tujuan dari realitas adalah memperlihatkan yang sesungguhnya tanpa melibatkan emosi dan perasaan.

22 Bina Nusantara University 22 Lukisan Realis

23 Bina Nusantara University 23 Sumber A History of Western Art

24 Bina Nusantara University 24 Soal 1.Jelaskan perkembangan Seni Rupa Barat? 2.Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang perbedaan kebudayaan Yunani dan Romawi? 3.Sebutkan tokoh-tokoh Impresionis dan karyanya yang kamu ketahui!


Download ppt "Evaluasi Materi Sejarah & Perkembangan Seni Rupa Pertemuan 13 Matakuliah: Sejarah Seni Rupa 1 Tahun: 2009."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google