Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Seni Realisme, Impresionisme dan Pasca-Impresionisme Pertemuan 12 Matakuliah: Sejarah Seni Rupa 1 Tahun: 2009.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Seni Realisme, Impresionisme dan Pasca-Impresionisme Pertemuan 12 Matakuliah: Sejarah Seni Rupa 1 Tahun: 2009."— Transcript presentasi:

1

2 Seni Realisme, Impresionisme dan Pasca-Impresionisme Pertemuan 12 Matakuliah: Sejarah Seni Rupa 1 Tahun: 2009

3 Bina Nusantara University 3 Realisme Realisme dalam seni visual dan literatur merupakan perwujudan dari sebuah subyek yang muncul dalam kehidupan sehari-hari, tanpa tambahan atau interpretasi tertentu; apa adanya saja. Istilah tersebut juga menjelaskan bahwa hasil karya seni tersebut menunjukkan fakta dan realita, walaupun itu akan tampak buruk atau tidak baik.

4 Bina Nusantara University 4 Realisme Realisme dalam pergerakan seni muncul di Prancis pada tahun 1850an. Kepopuleran Realisme berkembang bersamaan dengan pengenalan fotografi – salah satu sumber visual yang menciptakan keinginan masyarakat untuk menghasilkan benda yang terlihat sangat asli. Realisme percaya pada ideologi bahwa tujuan dari realitas adalah memperlihatkan yang sesungguhnya tanpa melibatkan emosi dan perasaan.

5 Bina Nusantara University 5 Lukisan Realis

6 Bina Nusantara University 6 Lukisan Realis

7 Bina Nusantara University 7 Lukisan Realis

8 Bina Nusantara University 8 Fotografi

9 Bina Nusantara University 9 Fotografi

10 Bina Nusantara University 10 Fotografi

11 Bina Nusantara University 11 Impresionisme Impresionisme merupakan sebuah gerakan seni yang muncul di Paris pada abad ke 19. Nama ini awalnya dikutip dari lukisan Claude Monet, ‘Impression, Sunrise’ (Impression, soleil levant). Kritikus Louis Leroy menggunakan kata ini sebagai sindiran dalam artikelnya di Le Charivari.

12 Bina Nusantara University 12 Impresionisme Karakteristik utama lukisan Impresionisme adalah kuatnya goresan kuat, warna-warna cerah (bahkan banyak sekali pelukis impresionis yang tidak pernah menggunakan warna hitam karena dianggap bukan bagian dari cahaya). Komposisi yang terbuka, penekanan pada kualitas pencahayaan, subjek-subjek lukisan yang tidak terlalu menonjol dan sudut pandang yang tidak biasa juga merupakan ciri khas dari Impresionisme.

13 Bina Nusantara University 13 Lukisan Impresionis

14 Bina Nusantara University 14 Lukisan Impresionis

15 Bina Nusantara University 15 Lukisan Impresionis

16 Bina Nusantara University 16 Lukisan Impresionis

17 Bina Nusantara University 17 Pasca Impresionisme Pasca-Impresionis merupakan lanjutan dari Impresionisme yang menolak batasan; mereka melanjutkan penggunaan warna-warna yang kuat, pemanfaatan cat yang tebal, pemanfaatan kuas dengan tekanan yang kuat dan subjek dalam kehidupan sehari-hari menjadi hal yang utama. Akan tetapi Pasca-Impresionis lebih menghindari bentuk geometris, bentuk yang distorsi untuk efek yang lebih ekspresif dan untuk menggunakan warna yang tidak biasa.

18 Bina Nusantara University 18 Lukisan Pasca-Impresionis

19 Bina Nusantara University 19 Lukisan Pasca-Impresionis

20 Bina Nusantara University 20 Lukisan Pasca-Impresionis

21 Bina Nusantara University 21 Sumber A History of Western Art; page

22 Bina Nusantara University 22 Soal 1.Apa yang dimaksud dengan Realisme? 2.Jelaskan apa yang dimaksud dengan Impresionisme? 3.Sebutkan tokoh-tokoh Pasca-Impresionisme yang kamu ketahui!


Download ppt "Seni Realisme, Impresionisme dan Pasca-Impresionisme Pertemuan 12 Matakuliah: Sejarah Seni Rupa 1 Tahun: 2009."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google