Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

POKOK BAHASAN : KESETIMBANGAN KIMIA KELAS/SEMESTER : XI IPA/ GANJIL ALOKASI WAKTU :6 JAM PELAJARAN PENYUSUN :L. A. ALAZHAR,S.PD,M.PD GURU SMA NEGERI 2.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "POKOK BAHASAN : KESETIMBANGAN KIMIA KELAS/SEMESTER : XI IPA/ GANJIL ALOKASI WAKTU :6 JAM PELAJARAN PENYUSUN :L. A. ALAZHAR,S.PD,M.PD GURU SMA NEGERI 2."— Transcript presentasi:

1

2 POKOK BAHASAN : KESETIMBANGAN KIMIA KELAS/SEMESTER : XI IPA/ GANJIL ALOKASI WAKTU :6 JAM PELAJARAN PENYUSUN :L. A. ALAZHAR,S.PD,M.PD GURU SMA NEGERI 2 BAU-BAU

3 STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR STANDAR KOMPETENSI 3. Memahami kinetika reaksi, kestimbangan kimia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya serta terapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri KOMPETENSI DASAR 3.3. Menjelaskan kesetimbangan dan faktor- faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan dengan melakukan percobaan.

4 INDIKATOR 1.MENJELASKAN KESETIMBANGAN DINAMIS 2.MENJELASKAN KESETIMBANGAN HOMOGEN DAN HETEROGEN 3.MENJELASKAN TETAPAN KESETIMBANGAN 4.MERAMALKAN ARAH PERGESERAN KESETIMBANGAN DENGAN MENGGUNAKAN ASAS LEE CHATELIER 5.MENGANALISIS PENGARUH PERUBAHAN SUHU, KONSENTRASI, TEKANAN DAN VOLUME PADA PERGESERAN KESETIMBANGAN MELALUI PERCOBAAN

5 TUJUAN PEMBELAJARAN  MENJELASKAN KESETIMBANGAN DINAMIS  MENJELASKAN KESETIMBANGAN HOMOGEN DAN HETEROGEN  MENJELASKAN TETAPAN KESETIMBANGAN  MENGANALISIS DATA PERCOBAAN TENTANG PENGARUH PERUBAHAN SUHU, KONSENTRASI,TEKANAN DAN VOLUME PADA PERGESERAN KESETIMBANAGAN MELELUI PERCOBAAN  MENENTUKAN ARAH PERGESERAN KESETIMBANGAN DENGAN MENGGUNAKAN ASAS LEE CHATELIER

6 BERDASARKAN SIFAT BERLANGSUNYA REAKSI 1. REAKSI SEARAH ( IREVERSIBLE ) 2. REAKSI DUA ARAH(REVERSIBLE) ADALAH SUATU REAKSI DIMANA PEREAKSI SETALAH BEREAKSI MENJADI HASIL REAKSI TIDAK DAPAT BEREAKSI KEMBALI MENJADI PEREAKSI. MISALNYA NaOH + HCl NaCl + H2O ADALAH SUATU REAKSI DIMANA PEREAKSI SETELAH BEREAKSI MENJADI HASIL REAKSI KEMBALI BEREAKSI KEMBALI MENJADI PEREAKSI. MISALNYA V1  N2 +3 H2 2 NH3 V2

7 1. KESETIMBANGAN HOMOGEN ADALAH SUATU KESETIMBANGAN KIMIA DIMANA WUJUD ZAT-ZAT DALAM SISTIM KESETIMBANGAN ADALAH SAMA. MISALNYA GAS(g) ATAU LARUTAN(aq) CONTOH: A. N 2(g) + 3 H2 (g) 2 NH 3(g) B. Fe +3 (aq) + SCN - (aq) Fe(SCN) +2 (aq) 2.KESETIMBANGAN HETEROGEN ADALAH SUATU KESETIMBANGAN KIMIA DIMANA WUJUD 2.KESETIMBANGAN HETEROGEN ADALAH SUATU KESETIMBANGAN KIMIA DIMANA WUJUD ZAT-ZAT DALAM SISTIM SETIMBANG TIDAK SAMA MISALNYA GAS(g) DAN PADAT(s) ATAU GAS(g) DAN LIQUIT(l) ZAT-ZAT DALAM SISTIM SETIMBANG TIDAK SAMA MISALNYA GAS(g) DAN PADAT(s) ATAU GAS(g) DAN LIQUIT(l) CONTOH: CONTOH: A. A. CaCO 3(g ) CaO (s) + CO 2(g) B. Ag + (aq) + Fe +2 Ag (s) + Fe +3 (aq) KESETIMBANGAN KIMIA

8 TETAPAN KESETIMBANGAN  MENURUT GULDBERG DAN WAAGE MENGEMUKAKAN HUKUM KESETIMBANGAN YAITU: DALAM KEADAAN SETIMBANG PADA SUHU TERTENTU, HASIL KALI KONSENTRASI HASIL REAKSI DIBAGI HASIL KALI KONSENTRASI PEREAKSI MASING-MASING DIPANGKAT DENGAN KOEFISIENNYA MEMPUNYAI HARGA TETAP ATAU KONSTAN. YANG DINAMAKAN TETAPAN KESETIMBANGAN YANG DILAMBANGKAN DENGAN K. UNTUK ZAT YANG BERWUJUD PADAT(s) DAN LIQUIT (l) TIDAK PERLU DIMASUKAN DALAM PENETUAN TETAPAN KESETIMBANGAN, KARENA DIANGGAP KONSTAN ( TETAP ) CONTOH: v1 A (g) + B (g) C (g) + D (g) v2

9 BERDASARKAN PERSAMAAN SETIMBANG DI ATAS MAKA KETERANGAN ( C ) P (D ) Q K = TETAPAN KESETIMBANGAN K = ( A ) = KONSENTRASI A SAAT SETIMBANG ( A ) m ( B ) n ( B ) = KONSENTRASI B SAAT SETIMBANG ( C ) = KONSENTRASI C SAAT SETIMBANG ( D ) = KONSENTRASI D SAAT SETIMBANG m,n,p,q adalah koefisien zat A,B,C DAN D MOL KOSENTRASI ( M) = VOLUME

10 PERGESERAN KESETIMBANGAN  M ENURUT HENRY LEE CHATELIER MENYATAKAN BAHWA’ APABILA DALAM SUATU KESETIMBANGAN DILAKUKAN SUATU AKSI MAKA SISTIM KESETIMBANGAN AKAN MENGADAKAN SUATU RAKSI SEHINGGA PENGARUH REAKSI TERSEBUT DAPAT DIPERKECIL. PERNYATAAN TERSEBUT DIKENAL DENGAN HUKUM PERGESERAN KESETIMBANGAN, UNTUK MENCAPAI KESETIMBANGAN YANG BARU. YANG SELANJUTNYA DISEBUT ASAS LEE CHATELIER. ATAU DAPAT TERAPKAN DENGAN KONSEP JIKA DIBERI DIA MEMBERI DAN JIKA DIAMBIL DIA AKAN MENGAMBIL. KESETIMBANGAN DAPAT BERGESER KE KANAN ATAUPUN KE KIRI

11 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGESERAN KESETIMBANGAN  PERUBAHAN KONSENTRASI Pada sistim setimbang, jika konsentrasi pereaksi diperbesar maka kesetimbangan akan bergeser kekanan sebaliknya jika konsentrasi pereaksi diperkecil maka kesetimbangan akan bergeser kekiri begitu juga sebaliknya untuk hasil reaksi jika konsentrasi hasil reaksi diperkecil, maka kesetimbangan akan bergeser kekanan, sebaliknya jika konsentrasi hasil reaksi diperbesar maka kesetimbangan akan bergeser kekiri.

12 CONTOH Pada kesetimbangan berikut N 2 O 4(g) 2 NO 2(g) jika konsentrasi N 2 O 4 diperbesar maka kesetimbangan akan bergeser kekanan akibatnya konsentrasi hasil reaksi NO 2 bertambah dan harga K semakin besar, sebaliknya jika konsentrasi. N 2 O 4 diperkecil maka kesetimbangan akan bergeser kekiri dan konsentrasi NO2 berkurang dan harga K menjadi kecil

13 PERUBAHAN SUHU  PADA SISTIM SETIMBANG :  JIKA SUHU DITURUNKAN KESETIMBANGAN AKAN BERGESER KE ARAH REAKSI EKSOTEREM  JIKA SUHU DINAIKAN KESETIMBANGAN AKAN BERGESER KEARAH REAKSI ENDOTEREM

14 CONTOH  Pada sistim setimbang N 2(g) + 3 H 2(g) 2 NH 3(g) AH= - 92kj Jika suhu sistim diturunkan kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi eksoterem(kearah kanan) atau kearah pembentukan gas NH 3 sebaliknya jika suhu dinaikan kesetimbangan akan bergeser kearah reaksi endoterem ( kekiri) terjadi penguraian gas NH 3

15 PERUBAHAN TEKANAN DAN VOLUME  PADA SISTIM SETIMBANG:  JIKA TEKANAN DIPERBESAR( VOLUME DIPERKECIL) KESETIMBANGAN AKAN BERGESER KEARAH JUMLAH MOLEKUL (JUMLAH KOEFISIEN)YANG LEBIH KECIL  JIKA TEKANAN DIPERKECIL( VOLUME DIPERBESAR) KESETIMBANGAN AKAN BERGESER KEARAH JUMLAH MOLEKUL (JUMLAH KOEFISIEN)YANG LEBIH BESAR  DAN TEKANAN DAN VOLUME TIDAK AKAN BERLAKU PADA SISTIM SETIMBANG GAS YANG JUMLAH MOLEKULNYA ( JUMLAH KOEFISIENNYA) SAMA. ATAU JUMLAH KOEFISIEN KIRI SAMA DENGAN JUMLAH KOEFISIEN KANAN

16 CONTOH  Pada sistim setimbang 2 SO 2(g) + O 2(g) 2SO 3(g) jika tekanan diperbesar maka kesetimbangan akan bergeser kearah kanan( pembentukan gas SO 3 ), karena jumlah molekul (jumlah koefisien)dikanan lebih kecil (2) dan jumlah molekul (jumlahkoefisien) dikiri lebih basar(2 +1 = 3) sehingga pergeseran kesetimbangan akan bergerak kearah jumlah koefisien kecil( kanan )jika tekanan diperbesar.

17 a. CaCO 3(s) CaO (s) + CO 2(g) b. AgCl (s) Ag + (aq) + Cl - (aq) c. Ni (s) + 4 CO (g) Ni(CO) 4(g) d. H 2 O (g) H 2 O (l) e. Fe +3 (aq) + SCN ( - aq) Fe(SCN) +2 (aq) CONTOH SOAL 1. REAKSI KESETIMBANGAN YANG TERMASUK KESETIMBANGAN HOMOGEN ADALAH

18 1. Menaikan tekanan 2. Menambah katalis 3. Menurunkan suhu 4. Memperbesar volume Reaksi pembuatan gas amoniak adalah reaksi Eksoterem, N 2(g) + 3 H 2(g) 2 NH 3(g) AH = -92 Produksi gas amoniak dapat meningkat apabila dilakukan perlakuan seperti pada nomor a. 1, 2, 3 b. 1 dan 3 b. 2 dan 4 d. 4 saja e. semua benar 2.Perhatikan perlakuan pada sistim kesetimbangan berikut:

19 H 2(g) + Br 2(g) 2 HBr (g) AH = -26 kkal adalah….. a. Konsentrasi dan suhu b. Konsntrasi dan tekanan c. Volume dan tekanan d. Volume dan suhu e. Suhu dan tekanan. 3.Faktor yang tidak mempengaruhi pergeseran kesetimbangan untuk reaksi berikut :

20 Fe 2 O 3(s) + 3 CO (g) 2 Fe (s) + 3 CO 2(g) Adalah ….. (Fe ) 2 ( CO 2 ) 3 ( CO 2 ) 3 a. Kc = c. Kc = (Fe 2 O 3 ) (CO ) 3 (Fe 2 O 3 ) (CO ) 3 ( CO 2 ) 3 b. Kc = ( CO ) 3 (Fe ) 2 ( CO 2 ) 3. d. Kc = (Fe 2 O 3 ) 4.Rumus tetapan kesetimbangan untuk reaksi:

21 5. Penambahan gas hidrogen pada reaksi kesetimbangan: CO 2(g) + H 2(g) CO (g) + H 2(g) akan menyebabkan… a.reaksi akan bergeser kekanan b.reaksi akan bergeser kekiri c.reaksi menjadi terhenti d.reaksi menjadi tidak seimbang e.tidak berpengaruh pada kesetimbangan

22


Download ppt "POKOK BAHASAN : KESETIMBANGAN KIMIA KELAS/SEMESTER : XI IPA/ GANJIL ALOKASI WAKTU :6 JAM PELAJARAN PENYUSUN :L. A. ALAZHAR,S.PD,M.PD GURU SMA NEGERI 2."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google