Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bab 5-6 Perencanaan Kapasitas. Capacity Planning Menetapkan tingkat keseluruhan sumber daya produktif Mempengaruhi respon lead time, biaya & daya saing.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bab 5-6 Perencanaan Kapasitas. Capacity Planning Menetapkan tingkat keseluruhan sumber daya produktif Mempengaruhi respon lead time, biaya & daya saing."— Transcript presentasi:

1 Bab 5-6 Perencanaan Kapasitas

2 Capacity Planning Menetapkan tingkat keseluruhan sumber daya produktif Mempengaruhi respon lead time, biaya & daya saing Menentukan kapan dan berapa banyak untuk meningkatkan kapasitas

3 Ekspansi kapasitas diantisipasi Volume & kepastian permintaan Tujuan strategis untuk pertumbuhan Biaya ekspansi & operasi Ekspansi Incremental or one-step

4 Capacity Expansion Strategies (a) Capacity lead strategy (b) Capacity lag strategy (c) Average capacity strategy (d) Incremental vs. one-step expansion Units Capacity Time Demand Units Capacity Time Demand Units Capacity Time Demand Units Incrementalexpansion Time Demand One-step expansion Figure 9.1

5 Best Operating Levels Average cost per room Best operating level Economies of scale Diseconomies of scale # Rooms Figure 9.2

6 Aggregate Production Planning (APP) Menyesuaikan permintaan pasar terhadap sumber daya perusahaan Rencana produksi 6 bulan sampai 12 bulan Pengungkapan permintaan, sumber daya, dan kapasitas secara umum Mengembangkan strategi untuk permintaan meeting ekonomis Menetapkan rencana permainan perusahaan - lebar untuk mengalokasikan sumber daya

7 Input dan Output dari APP Company Policies Company Policies Strategic Objectives Strategic Objectives Capacity Constraints Capacity Constraints Units or dollars subcontracted, backordered, or lost Units or dollars subcontracted, backordered, or lost Size of Workforce Size of Workforce Production per month (in units or $) Production per month (in units or $) Inventory Levels Inventory Levels Financial Constraints Financial Constraints Demand Forecasts Demand Forecasts Aggregate Production Planning Aggregate Production Planning Figure 9.3

8 Penyesuaian Kapasitas untuk Memenuhi Permintaan 1.Produksi pada tingkat yang konstan dan menggunakan persediaan untuk menyerap fluktuasi permintaan ( tingkat produksi ) 2.Mempekerjakan dan memecat pekerja untuk memenuhi permintaan ( demand chase ) 3.Mempertahankan sumber daya untuk tingkat permintaan yang tinggi 4.Menambah atau mengurangi jam kerja ( lembur dan undertime ) 5.Subkontrak pekerjaan ke perusahaan lain 6.Menggunakan pekerja paruh waktu 7.Memberikan layanan atau produk pada periode waktu kemudian ( backordering )

9 Strategi rinci Tingkat produksi - berproduksi pada constant rate & penggunaan persediaan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan Chase demand - tingkat perubahan tenaga kerja sehingga produksi sesuai dengan permintaan Maintaining resources for high demand levels - ensures high levels of customer service Mempertahankan sumber daya untuk tingkat permintaan yang tinggi - memastikan tingkat tinggi dari layanan pelanggan

10 Strategi rinci Lembur & undertime - umum ketika fluktuasi permintaan tidak ekstrim Subkontrak - berguna jika pemasok memenuhi kualitas & waktu persyaratan Pekerja paruh waktu - layak untuk unskilled jobs atau jika tenaga kerja ada Backordering - hanya bekerja jika pelanggan bersedia untuk menunggu produk / jasa

11 Tingkat Produksi Production Demand Units Time Figure 9.4 (a)

12 Chase Demand Figure 9.4 (b) ProductionDemandUnits Time

13 APP menggunakan Strategi Murni Hiring cost= $100 per worker Firing cost= $500 per worker Inventory carrying cost= $0.50 pound per quarter Production per employee= 1,000 pounds per quarter Beginning work force= 100 workers QUARTERSALES FORECAST (LB) Spring80,000 Summer50,000 Fall120,000 Winter150,000 Example 9.1

14 APP Using Pure Strategies Hiring cost= $100 per worker Firing cost= $500 per worker Inventory carrying cost= $0.50 pound per quarter Production per employee= 1,000 pounds per quarter Beginning work force= 100 workers QUARTERSALES FORECAST (LB) Spring80,000 Summer50,000 Fall120,000 Winter150,000 Level production = 100,000 pounds (50, , , ,000) 4 Example 9.1

15 Tingkat Strategi Produksi Example 9.1 Spring80,000100,00020,000 Summer50,000100,00070,000 Fall120,000100,00050,000 Winter150,000100, ,000140,000 Cost = 140,000 pounds x 0.50 per pound = $70,000 SALESPRODUCTION QUARTERFORECASTPLANINVENTORY

16 Spring80,00080, Summer50,00050, Fall120,000120, Winter150,000150, SALESPRODUCTIONWORKERSWORKERSWORKERS SALESPRODUCTIONWORKERSWORKERSWORKERS QUARTERFORECASTPLANNEEDEDHIREDFIRED Cost= (100 workers hired x $100) + (50 workers fired x $500) = $10, ,000 = $35,000 Example 9.1 Chase Demand Strategy

17 APP menggunakan Strategi Campuran Production per employee= 100 cases per month Wage rate= $10 per case for regular production = $15 per case for overtime = $25 for subcontracting Hiring cost= $1000 per worker Firing cost= $500 per worker Inventory carrying cost= $1.00 case per month Beginning work force= 10 workers Example 9.2 January1000July500 February400August500 March400September1000 April400October1500 May400November2500 June400December3000 MONTHDEMAND (CASES)MONTHDEMAND (CASES)

18 APP dengan Linear Programming where H t =# hired for period t F t =# fired for period t I t =inventory at end of period t P t =units produced in period t W t =workforce size for period t Minimize Z =$100 (H 1 + H 2 + H 3 + H 4 ) + $500 (F 1 + F 2 + F 3 + F 4 ) + $0.50 (I 1 + I 2 + I 3 + I 4 ) Subject to P 1 - I 1 = 80,000(1) DemandI 1 + P 2 - I 2 = 50,000(2) constraintsI 2 + P 3 - I 3 = 120,000(3) I 3 + P 4 - I 4 = 150,000(4) Production1000 W 1 = P 1 (5) constraints1000 W 2 = P 2 (6) 1000 W 3 = P 3 (7) 1000 W 4 = P 4 (8) H 1 - F 1 = W 1 (9) Work forceW 1 + H 2 - F 2 = W 2 (10) Work forceW 1 + H 2 - F 2 = W 2 (10) constraintsW 2 + H 3 - F 3 = W 3 (11) constraintsW 2 + H 3 - F 3 = W 3 (11) W 3 + H 4 - F 4 = W 4 (12) Example 9.3

19 APP dengan Metode Transportasi Regular production cost per unit$20 Overtime production cost per unit$25 Subcontracting cost per unit$28 Inventory holding cost per unit per period$3 Beginning inventory300 units EXPECTEDREGULAROVERTIMESUBCONTRACT QUARTERDEMANDCAPACITYCAPACITYCAPACITY Example 9.4

20 Teknik Kuantitatif Lainnya Linear decision rule (LDR) Linear decision rule (LDR) Search decision rule (SDR) Search decision rule (SDR) Management coefficients model Management coefficients model

21 Manajemen Permintaan Pergeseran permintaan ke periode lainnya Insentif, promosi penjualan, kampanye iklan Penawaran produk atau jasa dengan pola permintaan countercyclical Bermitra dengan pemasok untuk mengurangi distorsi informasi sepanjang rantai pasokan

22 Hierarchical Planning Process Items Product lines or families Individual products Components Manufacturing operations Resource Level Plants Individual machines Critical work centers Production Planning Capacity Planning Resource requirements plan Rough-cut capacity plan Capacity requirements plan Input/ output control Aggregate production plan Master production schedule Material requirements plan Shop floor schedule All work centers Figure 9.5

23 Perencanaan agregat untuk Layanan 1.Kebanyakan layanan tidak dapat diinventarisasi 2.Permintaan untuk layanan sulit untuk memprediksi 3.Kapasitas juga sulit untuk memprediksi 4.Kapasitas layanan harus disediakan di tempat dan waktu yang tepat 5.Buruh biasanya paling menghambat sumber daya untuk service


Download ppt "Bab 5-6 Perencanaan Kapasitas. Capacity Planning Menetapkan tingkat keseluruhan sumber daya produktif Mempengaruhi respon lead time, biaya & daya saing."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google