Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1. 2 1.KERJA ADALAH ANUGERAH 2.KERJA ADALAH AMANAH 3.KERJA ADALAH IBADAH 4.KERJA ADALAH NAFKAH 5.KERJA ADALAH SEMANGAT DAN KERINGAT 6.KERJA ADALAH PRODUKTIVITAS.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1. 2 1.KERJA ADALAH ANUGERAH 2.KERJA ADALAH AMANAH 3.KERJA ADALAH IBADAH 4.KERJA ADALAH NAFKAH 5.KERJA ADALAH SEMANGAT DAN KERINGAT 6.KERJA ADALAH PRODUKTIVITAS."— Transcript presentasi:

1 1

2 2 1.KERJA ADALAH ANUGERAH 2.KERJA ADALAH AMANAH 3.KERJA ADALAH IBADAH 4.KERJA ADALAH NAFKAH 5.KERJA ADALAH SEMANGAT DAN KERINGAT 6.KERJA ADALAH PRODUKTIVITAS 7.KERJA ADALAH KETULUSAN, KEJUJURAN DALAM KERJASAMA UNTUK MANFAAT 8.KERJA ADALAH DISIPLIN DAN MARTABAT 9.KERJA ADALAH MEMBANGUN BANGSA 10.KERJA ADALAH MEMBANGUN DAN MENGUATKAN Ya Tuhan Bimbinglah Kami Ke Jalan-Mu

3 3

4 4 HUKUM PERUSAHAN PABRIK RADIO, TV, MOBIL, MOTOR Industri Perdaga ngan Jasa Bidang Agraris Bidang Ekstraktif agen, makelar, toko besar, toko kecil konsultan, penilai, Akuntan,biro Pjlanan, perhotelan pertanian, peternakan, perkebunan pertambangan, penggalian KEGIATAN BISNIS DAPAT DIKELOMPOKKAN ATAS 5 BIDANG USAHA:

5 5 6/8/2015 Transi 5 Perusahaan: Pekerjaan versus Perusahaan Yuridis: Perbuatan atau kegiatan yang bersifat: Terus menerus Terang-terangan (legal) Menyediakan barang/jasa Bertujuan laba Kewajiban Yuridis: Melakukan pembukuan Mendaftarkan perusahaan

6 6 6/8/2015 Transi 6 Jenis Perusahaan: Jasa Perdagangan Pemanufakturan Klasifikasi atas dasar karakteristik kegiatan dalam menyediakan barang/jasa

7 7 6/8/2015 Transi 7 Karakteristik Perusahaan Jasa  Ketakberwujudan (intangibility)  Ketakterpisahan (inseparability)  Keanekaragaman (heterogeneity)  Keterlenyapan (perishability)

8 8 6/8/2015 Transi 8 Jenis kegiatan penyediaan jasa Komunikasi Hiburan/rekreasi Tempat tinggal Keahlian perorangan Pertanggungan Reparasi/pemeliharaan Hidangan Transportasi Persewaan Jasa profesional Jasa khusus Pelatihan/keterampilan Keuangan dan pendanaan

9 9 6/8/2015 Transi 9 Kegiatan Perdagangan meliputi: Pembelian Pemasaran Penganekaragaman Pendanaan bagi konsumer Penyimpanan Penyortiran Penseleksian kualitas Pengangkutan Penanggungan risiko Penyediaan informasi pasar

10 10 6/8/2015 Transi 10 Bentuk Perusahaan: Perseorangan Persekutuan Perseroan Perseroan terbatas Badan usaha milik negara Koperasi Lembaga sosial masyarakat Klasifikasi atas dasar status hukum perusahaan Status hukum: hak dan kewajiban pemilik dalam penanggungan risiko.

11 11 6/8/2015 Transi 11 Badan Hukum: Perseroan terbatas Koperasi Badan usaha milik negara (BUMN) Kesatuan yang diperlakukan sebagai orang atau badan yang berdiri sendiri dan bertindak atas namanya sendiri. Bentuk Berbadan Hukum: Perusahaan perseorangan Persekutuan perdata Perseroan firma Perseroan komanditer Bentuk Takberbadan Hukum:

12 12 –Sumber Hukum Perusahaan KUHD dan KUHPer. KUHD dan KUHPer UU No. 9 tahun 1969 tentang bentuk-bentuk Usaha Negara PP No.12 tahun 1998 tentang Perusahaan Perseroan PP no. 13 tahun 1998 tentang perusahaan Umum UU No. 3 tahun 1982 tentang wajib daftar Perusahaan

13 13 Lanjutan Sumber Hukum Perusahaan No.25 tahun 1976 tentang Penyertaan Modal Negara RI untuk Pendirian Persero Danareksa UU No 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas PP No 26 tahun 1998 tentang pemakaian Nama Perseroan PP No 27 tahun 1998 tentang Penggabungan, Peleburan dan Pengambilalihan PT UU No 2 tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian UU No 5 tahun 1984 tentang perindustrian di Indonesia UU No 5 tahun 1999 tentang Larangan praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

14 14 Lanjutan Sumber Hukum Perusahaan UU No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen UU No 6 tahun 1968 tentang Penanaman Modal Dalam Negeri UU No 1 tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing UU No 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal UU No.10 tahun 1998 tentang Hukum Perbankan UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia 1999 UU No 24 tahun 1999 tentang Lalu lintas Devisa dan Sistem Nilai Tukar UU No 4 tahun 1998 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 tahun 1998 tentang perubahan atas UU tentang Kepailitan menjadi Undang- undang UU No 25 tentang Perkoperasian UU No 21 tahun 2001 tentang Yayasan

15 15 UU Paten UU Merek UU Hak Cipta UU Desain Industri UU Tata Letak Sirkuit Terpadu  Traktat, adalah perjanjian antar negara, traktat bilateral dan traktat multilateral.  Kebiasaan  Yurisprudensi  Doktrin Lanjutan Sumber Hukum Perusahaan

16 16 1. UU NO 9 TAHUN 1995 tentang usaha kecil 2. PP NO. 44 TAHUN 1997 tentang kemitraan 3.PP N0.32 TAHUN 1998 Pembinaan dan Pengembangan UK

17 17 PEMBERDAYAAN USAHA KECIL Menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan usaha kecil jadi usaha tangguh,mandiri dan berkembang menjadi usaha menengah. Peranan usaha kecil dalam pembentukan produk nasional, Perluasan kesempatan kerja dan berusaha, Meningkatkan ekspor, Peningkatan dan pemerataan pendapatan mewujudkan memperkukuh struktur perekonomian nasional.

18 18 KRITERIA USAHA KECIL Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp ,-, tidak termasuk tanahdan bangunan tempat usaha. Memiliki hasil penjualan tahunan paling sedikit Rp ,- Milik warganegara Indonesia. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha menengah atau usaha besar. Berbentuk usaha orang perorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan HUkum termasuk koperasi.

19 19 B R A N D Ketika menentukan potitioning & differentiation sebenarnya anda sedang membangun merek (brand). Merek tidak hanya dibangun melalui iklan tetapi lebih penting lagi merek dikembangkan memlalui kreatifitas Merek bukan sekedar nama, logo atau simbol, tetapi adalah “payung” yang merepresentasikan produk dan layanan anda

20 20 Izin Industri MASA BERLAKU - Selama kegiatan perusahaan masih berjalan/aktif - Selama tidak ada perubahan (nama, alamat, perluasan) PERSYARATAN Foto copy Akta Pendirian Perusahaan (apabila perusahaan berbadan hukum) Foto copy HO bagi yang dipersyaratkan berdasarkan ketentuan Izin Usaha Industri Foto copy NPWP Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) (bukti diri lainnya) Pas photo ukuran 3 x 4 cm sebanyak 2 lembar Pengisian formulir permohonan

21 21 STRUKTUR BESARNYA TARIF RETRIBUSI Retribusi Izin Usaha Industri (IUI) : Perusahaan Industri Kecil –Nilai Investasi Rp. 5 Juta s/d 50 Juta sebesar Rp ,- –Nilai Investasi Rp. 50 Juta s/d 200 Juta sebesar Rp ,- Perusahaan Industri Menengah –Nilai Investasi Rp. 200 Juta s/d 2 Milyar sebesar Rp ,- –Nilai Investasi Rp. 2 Milyar s/d 5 Milyar sebesar Rp ,- Perusahaan Industri Besar sebesar Rp ,- Nilai Investasi tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha PROSES Lama waktu yang dibutuhkan dalam pengurusan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja.

22 22 Prosedur Izin Industri

23 23 TANDA DAFTAR PERUSAHAAN MASA BERLAKU : 5 (lima) tahun PERSYARATAN : Pengisian Formulir Permohonan Foto Copy Akta Pendirian Perusahaan serta data Akta Pendirian yang telah diketahui oleh Dep. Kehakiman (PT, CV, Fa, Kop) Foto Copy Akta Perubahan Pendirian Perseroan (apabila ada) Asli dan Foto Copy Keputusan Pengesahan sebagai Badan Hukum Foto Copy KTP atau Paspor Direktur Utama atau Penanggung Jawab Foto Copy Izin Usaha atau surat keterangan yang dipersamakan dengan itu yang diterbitkan oleh Istansi Teknis. Foto Copy NPWP Foto Copy Izin Tempat Usaha/HO Industri/Non Industri

24 24 PROSES Lama waktu yang dibutuhkan untuk pengurusan 5 (lima) hari terhitung mulai tanggal diterimanya permohonan secara lengkap dan benar BIAYA PUNGUTAN RETRIBUSI Perseroan Terbatas (PT) Rp ,- Persekutuan Komanditer (CV) Rp ,- Firma (Fa) Rp ,- Koperasi (Kop) Rp ,- Perseorang (PO) Rp ,- Bentuk Perusahaan Lain Rp ,- Perusahaan Asing Rp ,- Perusahaan Milik Negara/Daerah..... Rp ,- Salinan Rp ,- Petikan Rp ,-

25 25 POTENSI UKM  41,3 JUTA UNIT USAHA  99% DARI TOTAL UNIT USAHA  MENYERAP 80 % TENAGA KERJA YANG ADA  KONTRIBUSI 58,2 % PDB  80% BELUM/TIDAK MENDAPAT FASILITAS KREDIT PERBANKAN - PINJAMAN DARI PIHAK LAIN - MODAL SENDIRI

26 26 MANAJEMEN MANAJEMEN KUALITAS SDM KUALITAS SDM MODAL TEKNOLOGI & INFORMASI KELEMAHAN : AKSES PASAR AKSES PASAR

27 27 ORGANISASI FLEKSIBEL ORGANISASI FLEKSIBEL BAHAN BAKU LOKAL KEPUTUSAN CEPAT REAKSI CEPAT THD PERUBAHAN USAHA KEKUATAN UKM

28 28 KENDALA USAHA KECIL 1.Kendala Internal a. Kesadaran menerapkan teknologi b. Keterbatasan Modal c. Jumlah SDM >< Kualitas d. Keterbatasan akses informasi 2.Kendala Eksternal a. Hasil Litbang tidak sinkron dengan kebutuhan usaha kecil. b. Alih Teknologi tidak optimal. c. Publikasi hasil Litbang terbatas. d. Perbankan terikat pada Aturan BI.

29 29 ……ada nasihat yang patut disimak dunia usaha Indonesia yang diberikan Marilyn Moats Kennedy, seorang ahli manajemen yang menulis beberapa buku tentang realitas manajemen. …… ia mengatakan” Seorang wiraswasta bisa melakukan pekerjaan mulia, karena ia bekerja untuk dirinya sendiri dan bagi kepentingan orang banyak. Tetapi, kalau itu tidak bisa, ia bisa mundur dan hanya bekerja untuk kepentingan diri sendiri. Kalau itu tidak bisa juga, ya, jual saja bisnisnya dan tidur di rumah” Kompas, 11 Agustus Judul :”Dunia Usaha jangan berharap” halaman. 25 (salomo S/Indrawan S)

30 30

31 31 Para Pihak dalam Kontrak –Perorangan –badan Usaha: 1.badan Usaha yang berbadan Hukum 2. Badan Usaha bukan badan Hukum

32 32 Syarat-syarat Kontrak/perjanjian Pembuat kontrak harus menguasai materi atas kontrak yang akan dibuat oleh para pihak. Menurut Pasal 1320 KUHPerdata: 1.mereka sepakat untuk mengikatkan diri; 2.cakap untuk membuat suatu perikatan; 3. suatu hal tertentu; 4.suatu sebab yang halal.

33 33 Dari syarat-syarat sahnya perjanjian, dibedakan bagian perjanjian, yaitu: Esentialia Naturalia Aksidentalia

34 34 Klausula spesifik pada Kontrak Yaitu klausula spesifik yang di maksudkan disini pada dasarnya juga merupakan syarat- syarat atau ketentuan-ketentuan disepakati oleh para pihak dalam kontrak. Namun demikian syarat-syarat atau ketentuan- ketentuan ini lebih banyak berhhubungan dengan karakteristik jenis perikatan atau bisnis yang menjadi objek kontrak.

35 35 memuat klausul yang berhubungan dengan pihak ketiga, yaitu: Yaitu objek yang diperjanjikan tidak sedang dalam sengketa dengan pihak ketiga; –kewajiban untuk membuat dan memberikan laporan tentang pengelolaan usaha uang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat –kewajiban bagi para pihak untuk menjaga dan memelihara lingkungan dalam rangka upaya mempertahankan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

36 36 Anatomi suatu kontrak Setiap akta perjanjian/kontrak, baik yang dibuat dibawah tangan maupun akta otentik biasanya akan terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut: a.bagian pembukaan b.ketentuan pokok kontrak c.ketentuan penunjang d.ketentuan tentang aspek formalitas e.bagian penutup f.lampiran-lampiran

37 37 Bagian Pembukaan Judul Kontrak Tempat dan waktu kontrak diadakan ( kepala Akta) Komparisi Recitals ( pertimbangan daripada kontrak, bagian pembukaan kontrak yang memuat latar belakang daripada kesepakatan dan diadakannya suatu a kontrak) Ruang lingkup ( misalnya perjanjian kerjasama penggunaan jasa pihak kedua oleh pihak pertama utuk meningkatkan kinerja usaha pihak pertama

38 38 Isi/ Pasal-pasal dalam kontrak Pasal-pasal itu harus memuat : urutan- dibuat secara kronologis-, ketegasan- bahasa yang digunakan sedapat mungkin menghindari kata- kata bersayap yang dapat menimbulkan berbagai interpretasi, keterpaduan- mempunyai hubungan satu sama lain-, kesatuan, kelengkapan- informasinya- Ketentuan Umum ( berisi definisi/ istilah-istilah) Ketentuan Pokok (sebab/dasar), menyangkut 3 hal, yaitu:

39 39 Ketentuan Pokok (sebab/dasar), menyangkut 3 hal, yaitu: Klausula transaksional: berisi tentang hal-hal yang disepakati oleh para pihak, tentang obyek dan tata cara pemenuhan prestasi dan kontraprestasi oleh masing- masing pihak yang menjadi kewajibannya. Klausula spesifik: berisi tentang hal-hal khusus sesuai dengan karakteristik jenis perikatan atau bisnisnya masing-masing dan inilah yang membedakan antara isi kontrak bisnis yang satu dengan isi kontrak bisnis yang lainnya. Klausula antisipatif: adalah klausula yang berisi tentang hal-hal yang menyangkut kemungkinan- kemungkinan yang akan terjadi selama berlangsungnya atau selama masih berlakunya kontrak dimaksud, seperti perpanjangan kontrak, pengalihan hak dan kewajiban salah satu pihak, penyelesaian sengketa dll.

40 40 Ketentuan Penunjang (syarat- syarat): untuk menunjang efektivitas pelaksanaan kontrak oleh para pihak yang terlibat didalamnya, lazimnya antara lain berisi: –klausula tentang condition presedent: yaitu klausula yang memuat tentang syarat tangguh yang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh salah satu pihak sebelum pihak lainnya memenuhi kewajibannya. –klausula tentan affirmatif covenants: klausula yang memuat tentang janji-janji para pihak untuk melakukan hal-hal tertentu selama perjanjian/kontrak masih berlangsung/masih berlaku. –klausula tentang negatif covenants.: klausula yang memuat tentang janji-janji para pihak untuk tidak melakukan hal-hal tertentu selama perjanjian/kontrak masih berlangsung/masih berlaku

41 41 Bagian Penutup, berisi: sebagai suatu penekanan bahwa kontrak ini adalah alat bukti sebagai bagian yang menyebutkan tempat pembuatan dan penandatanganan sebagai ruang untuk menyebutkan saksi- saksi dalam kontrak sebagai ruang untuk menempatkan tanda tangan para pihak yang berkontrak

42 42 lampiran-lampiran jika ada a. tidak semua atau tidak selalu kontrak memiliki lampiran b. diiperlukannya lampiran dalam kontrak, adalah karena terdapat bagian-bagian yang memerlukan penjelasan yang apabila dimasukkan dalam kontrak akan sangat panjang, atau memuat gambar, peta dan penjelasan lainnya. c. lampiran merupakan satu kesatuan dan tidak dapat dipisahka ndengan perjanjian yang melampirkannya.

43 43

44 44 BE PROFESSIONAL 10% 15% INTERPERSONAL RELATIONSHIP SKILL KNOWLEDGE ATTITUDE

45 45 TIPS... “ META RASIONAL “ TIPS... “ META RASIONAL “  SABAR, KENDALIKAN NAFAS DAN ADRENALIN ANDA  BERSERAH DIRI KEPADA YANG MAHA KUASA  EVALUASI DIRI ( MAWAS DIRI ) SETIAP SAAT  CITA-CITA DICAPAI DENGAN UPAYA TOTAL  KEMBANGKAN “KECERDASAN MAGNETIK“ ANDA UNTUK “MENEMBUS BATAS“ DALAM KOMUNIKASI DAN DAPATKAN “RIDHA ALLAH“  SABAR, KENDALIKAN NAFAS DAN ADRENALIN ANDA  BERSERAH DIRI KEPADA YANG MAHA KUASA  EVALUASI DIRI ( MAWAS DIRI ) SETIAP SAAT  CITA-CITA DICAPAI DENGAN UPAYA TOTAL  KEMBANGKAN “KECERDASAN MAGNETIK“ ANDA UNTUK “MENEMBUS BATAS“ DALAM KOMUNIKASI DAN DAPATKAN “RIDHA ALLAH“

46 46 SEMBOYANKU : APA PERMINTAAN PASAR, MASYARAKAT DAN BANGSA...

47 47 ?

48 48 KAMPUS DOSEN PEGAWAI MAHASISWA HARDWARE ELEKTRONIKA & KOMPUTER PERBANKAN BPR HOTEL, WISMA, LOSMEN INDEKOSAN DAN KONTRAKAN PEDAGANG ATK, BUKU PEDAGANG RESTO SUPER MARKET PEMDA KABUPATEN/ KOTA PROGRAM M M + BISNIS ALUMNI PERG. TINGGI ORANG TUA MAHASISWA PARIWISATA PEKERJAAN ORANG TUA TOKOH POLITIK JARINGAN PER DAGANGAN GROUP DOKTER, RUMAH SAKIT APOTIK PERGURUAN TINGGI SWASTA INDUSTRI USAHA, BISNIS JASA KONSULTASI KOTA BESAR PROPINSI KABUPATEN KAMPUS + JARINGANNYA  “ TAMBANG EMAS “ TANTANGAN ! JIKA TIDAK DITAMBANG SENDIRI ( INSTITUSIONAL ), ORANG LAIN AKAN MENAMBANGNYA ! “ TAMBANG EMAS “

49 49

50 Selesai Terima kasih


Download ppt "1. 2 1.KERJA ADALAH ANUGERAH 2.KERJA ADALAH AMANAH 3.KERJA ADALAH IBADAH 4.KERJA ADALAH NAFKAH 5.KERJA ADALAH SEMANGAT DAN KERINGAT 6.KERJA ADALAH PRODUKTIVITAS."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google