Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Penelitian adalah upaya sadar bahkan disertai kesengajaan dalam melakukan kegiatan menangkap gejala-gejala, berdasarkan metode ilmiah dari disiplin.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Penelitian adalah upaya sadar bahkan disertai kesengajaan dalam melakukan kegiatan menangkap gejala-gejala, berdasarkan metode ilmiah dari disiplin."— Transcript presentasi:

1

2

3  Penelitian adalah upaya sadar bahkan disertai kesengajaan dalam melakukan kegiatan menangkap gejala-gejala, berdasarkan metode ilmiah dari disiplin ilmu tertentu. Dengan tujuan untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang terdapat di belakang gejala-gejala tersebut.  Metode penelitian adalah cara berpikir untuk melakukan penelitian, dan teknik penelitian adalah cara melaksanakan penelitian atas dasar hasil pemikiran.

4 Anatomi Ilmu Metode Ilmiah Fenomena Menetapkan, Merumuskan dan Mengidentifikasi Masalah Penelitian Konsep Menyusun kerangka pemikiran (menjawab masalah Secara deduktif) Variabel Proposisi Mengajukan Hipotesis (Jawaban pikiran terhadap masalah penelitian) Fakta Menguji Hipotesis (secara empiris) Membuat Pembahasan Teori Menarik Kesimpulan

5 OBYEK PENELITIAN Obyek psikologis (psicological objective) yaitu variabel utama atau topik yang yang melekat pada populasi 1 Obyek psikologis dapat menyangkut obyek yang bisa diraba (tangible,), atau obyek yang tidak dapat diraba (intangible).

6 2  Populasi adalah keseluruhan (totality) obyek psikologis (psychological objective) yang dibatasi oleh kriteria atau karakteristik tertentu.  Anggota populasi disebut elemen populasi  Populasi umumnya berkaitan dengan data kuantitatif

7 Data kuantitatif menunjukkan jumlah atau banyaknya sesuatu, misalnya:  Pendapatan deviden  Nilai persediaan produk  Gaji karyawan  Utang bank  Volume usaha  Hasil panen  Hasil belajar siswa  Indeks prestasi mahasiswa

8  Pengumpulan data yang berupa obyek psikologis (kongkret maupun abstrak) dalam populasi disebut ukuran populasi.  Ukuran populasi (dinotasikan dengan huruf N) menunjukkan banyaknya obyek psikologis yang ada dalam batasan kriteria unit populasi.

9  Ukuran populasi, besarnya bisa dihitung mungkin pula tidak terhitung.  Apabila ukuran populasi sangat besar tapi masih dapat dihitung dinamakan populasi terhingga, jika ukurannya sudah sedemikian besar sehingga sulit untuk dihitung, populasi itu dinamakan populasi takterhingga.

10  Populasi sasaran diartikan sebagai populasi yang nantinya akan menjadi cakupan kesimpulan penelitian  Penentuan populasi berbeda dengan penentuan unit analisis, meskipun keduanya berkaitan dengan unit data yang dianalisis. Misalnya: penelitian mengenai kinerja dapat menggunakan unit analisis: TTingkat individual (seseorang)  Kelompok (sekelompok orang) TTingkat organisasional (departemen, divisi atau korporat)

11 Jika dipilih unit analisis individual, Selanjutnya menentukan populasi data: siapa dan berapa jumlah orang yang akan diteliti. Jika ingin meneliti kinerja kepala sekolah secara individual, maka populasi data penelitian adalah setiap orang yang mempunyai karakteristik sebagai kepala sekolah. Apakah peneliti akan meneliti semua orang yang mempunyai predikat kepala sekolah?

12 Peneliti dapat melakukan penelitian secara menyeluruh terhadap elemen populasi, penelitian itu dikategorikan sebagai penelitian sensus. Sensus hanya akan dapat dilakukan manakala data yang terkumpul tidak akan rusak sebelum dilakukan penganalisisan (Penelitiannya bersifat destruktif)

13 Pada umumnya sensus sulit dilakukan, jika populasinya relatif banyak dan sulit dihitung, maka melakukan penelitian sampel. POPULASI   Y Y Y Y SAMPEL   y y y y Hubungan Populasi dengan Sampel Statistik (, s, s 2 ) Parameter (µ, σ, σ 2 ) Estimasi

14 3 TEKNIK PENARIKAN SAMPEL Kriteria Pemilihan Sampel Akurasi : Sampel yang akurat adalah sejauh mana statistik sampel dapat mengestimasi parameter populasi dengan tepat, berkaitan dengan confidence level. Presisi : Sampel yang presisi adalah sejauh mana hasil penelitian berdasarkan sampel dapat merefleksikan realitas populasinya dengan teliti.

15 Sampling adalah proses memilih obyek psikologis dari sebuah populasi tertentu. Prosedur Pemilihan Sampel Mengidentifikasi Populasi Memilih Kerangka Pemilihan Sampel Menentukan Metode Pemilihan Sampel Merencanakan Prosedur Pemilihan Unit Sampel Menentukan Ukuran Sampel Menentukan Unit Sampel

16 1. Mengidentifikasi populasi adalah populasi spesifik yang relevan dengan tujuan atau masalah penelitian. Misalnya: populasi targetnya adalah Kepala Sekolah SMP Negeri Brebes Dalam hal ini populasinya adalah seluruh Kepala Sekolah SMP Negeri Kab.Brebes, sedangkan Kepala Sekolah SD dan SMA di Brebes bukan elemen populasi karena tidak relevan dengan penelitian.

17 2. Kerangka sampel ( sample frame) adalah daftar satuan sampling yang ada dalam sebuah populasi, yang dijadikan dasar untuk mengambil sampel. 3. Metode Pemilihan Sampel Metode Pemilihan Sampel Probabilitas (sampel secara acak), seperti: simple random sampling, systematic sampling, stratified random sampling,cluster sampling, dan area sampling Metode Pemilihan Sampel NonProbabilitas (metode pemilihan sampel secara tidak acak), misalnya kuota sampling

18 Prosedur Pemilihan Sampel Tiga Tahap Daftar Mahasiswa (Kerangka Sampel) Berdasarkan Jurusan (Unit Sampel Primer) Berdasarkan Tahun angkatan (Unit Sampel Sekunder) Berdasarkan Indeks Prestasi (Unit Sampel Tersier) dipilih

19  Ukuran sampel (n) dapat ditentukan melalui dua pendekatan yaitu: a) statistis ; (b) nonstatistis.  Ukuran sampel akan memberi isyarat mengenai kelayakan penelitian, maka menentukan ukuran sampel atas dasar pemikiran statistis akan menghasilkan tingkat kelayakan yang lebih tinggi dibanding atas dasar pemikiran nonstatistis MENENTUKAN UKURAN SAMPEL (n)

20 Ditinjau dari aspek statistis, ukuran sampel ditentukan oleh : MENENTUKAN UKURAN SAMPEL (n) Bentuk parameter Tipe sampling Tujuan penelitiannya Derajad kepercayaan Sifat penelitiannya, Besarnya bound of error

21 4 Variabel penelitian perlu diikuti dengan operasionalisasinya yang berkaitan dengan :  Konsep,  Indikator,  Satuan ukuran atau skala pengukuran,  Sumber data

22 VARIABEL PENELITIAN DAN PENGUKURANNYA  Konseptualisasi adalah pendefinisian atau pemberian arti operasional kepada konsep-konsep yang terlihat dalam hipotesis penelitian.  Pengukuran adalah mengukur konsep- konsep yang telah didefinisikan secara operasional.

23 VARIABEL PENELITIAN DAN PENGUKURANNYA 1. Tentukan secara tegas konsep apa yang akan diukur 2. Tentukan secara tegas dimensi yang menyusun konsep 3. Susun pernyataan-pernyataan atau item yang merupakan alat pengukur dimensi konsep yang akan diukur sesuai dengan indikator 4. Setiap item diberi pilihan respon yang sifatnya tertutup Langkah-langkah untuk melakukan pengukuran adalah:

24 5. Untuk setiap pilihan respon jawaban diberi skor berdasarkan kriteria item 6. Item yang disusun tidak boleh digunakan untuk penelitian sebelum diuji terlebih dahulu discrimining powernya melalui pengujian di lapangan terhadap beberapa orang responden di luar responden yang akan dipakai 7. Item yang dipakai adalah item yang koefisien korelasinya positif dan signifikan

25 1.Metode Tes; 2.Metode Kuesioner (Angket); 3.Metode Interviu (Wawancara); 4.Metode Observasi (Pengamatan); 5.Dokumenter (Data sekunder). Beberapa alternatif metode pengumpulan data antara lain: 5

26 6

27 METODE ANALISIS DATA Dua metode analisis yang dapat dipertimbangkan dalam analisis data (kuantitatif) adalah : (1) metode analisis deskriptif (2) metode analisis inferensial Pemilihan metode analisis mana yang akan digunakan sangat bergantung pada tujuan penelitian

28 METODE ANALISIS DATA Jika tujuan penelitian hanya sebatas akan men-deskripsikan karakteristik variabel penelitian, maka metode analisis deskriptif dirasa sudah cukup. Misalnya ingin mengetahui besaran-besaran parameter tendensi sentral, seperti: mean, median, modus, standar deviasi, dan varian dalam mendeskripsikan karakteristik variabel

29 METODE ANALISIS DATA Jika tujuan penelitian akan melakukan pengujian terhadap hipotesis dapat digunakan metode analisis inferensial. Metode analisis inferensial mengenal dua jenis analisis statitistik yang dapat digunakan, yakni statistik parametrik atau statistik nonparametrik

30 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

31 METODE MEMAPARKAN HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN & PEMBAHASAN IDENTIFIKASI MASALAH LANDASAN TEORI

32  Hasil Penelitian Menyajikan hasil-hasil perhitungan statistik Tidak memuat Hasil Perhitungan detail statistik, karena Hasil Perhitungan detail statistik dimuat dalam lampiran.  Pembahasan Membahas hasil perhitungan berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan pada Metode Penelitian. Hasil penelitian dan pembahasannya dimuat dalam satu bab tersendiri.

33 PENUTUP  Bagian penutup merupakan bab terakhir karya dalam Penelitian  Isinya adalah simpulan dan saran, sehingga bab ini dibagi menjadi dua subbab.

34 SIMPULAN  Simpulan harus sejalan dengan masalah, tujuan, dan uraian tentang hasil penelitian dan pembahasannya.  Masalah yang dikemukakan di bagian pendahuluan semuanya harus terjawab.

35 SARAN atau Rekomendasi  Saran harus sejalan dengan simpulan atau temuan.  Saran hendaklah disertai dengan argumentasinya. Kalau mungkin juga disertai jalan keluarnya.  Saran dapat bersifat praktis atau teoretis.  Termasuk saran yang berharga adalah saran tentang perlunya dilakukan penelitian lanjutan.

36 HASIL PENELITIAN & PEMBAHASAN IDENTIFIKASI MASALAH LANDASAN TEORI SIMPULAN SARAN METODE MEMAPARKAN SIMPULAN DAN SARAN


Download ppt " Penelitian adalah upaya sadar bahkan disertai kesengajaan dalam melakukan kegiatan menangkap gejala-gejala, berdasarkan metode ilmiah dari disiplin."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google