Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KAIDAH TEKS LAPORAN OBSERVASI Kompetensi Dasar 3.1 Memahami struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi 4.1 Menginterpretasi makna teks laporan hasil.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KAIDAH TEKS LAPORAN OBSERVASI Kompetensi Dasar 3.1 Memahami struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi 4.1 Menginterpretasi makna teks laporan hasil."— Transcript presentasi:

1 KAIDAH TEKS LAPORAN OBSERVASI Kompetensi Dasar 3.1 Memahami struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi 4.1 Menginterpretasi makna teks laporan hasil observasi

2 TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik dapat mendiskusikan contoh laporan hasil observasi dan menentukan kaidah teks laporan hasil observasi dengan menghargai, santun, dan cermat. Peserta didik dapat menjelaskan kaidah teks laporan observasi dengan bahasa Indonesia yang baik dan bertanggung jawab.

3 KAIDAH TEKS LAPORAN OBSERVASI Ciri Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi (Report Text) 1.Menggunakan Kata Benda Penjenis dan Kata Benda Pendeskripsi Kata Benda Penjenis adalah kata benda yang dideskripsikan atau dijelaskan. contoh: sistem peredaran darah, makhluk hidup, dsb. Kata Benda Pendekripsi contoh: ekor panjang, warnanya cerah, dsb. 2. Menggunakan kata kerja yang dapat digunakan untuk menjelaskan ciri teks, misalnya menggolongkan, mengklasifikasikan, memilah, dsb. 3. Menggunakan kata kerja dalam mejelaskan perilaku, misalnya komodo tidak dapat terbang. 4. Menggunakan pernyataan fakta. Harimau adalah binatang karnivora. 5. Mengguanakan istilah teknis/ ilmiah, misalnya oksigen, pembuluh darah, mamalia, karbon, dsb

4 KAIDAH DALAM BUKU VERBA NOMINA ANTONIM KONJUNGSI KALIMAT SIMPLEKS KALIMAT KOMPLEKS

5 TUGAS KELOMPOK Jawablah pertanyaan nomor 2-7, halaman 8 – 14! Kelompok 1 dan 5: Mengerjakan nomor 2, 3, 4 Kelompok 2 dan 6: Mengerjakan nomor 5 Kelompok 3 dan 7 Mengerjakan nomor 6 Kelompok 4 dan 8 Mengerjakan nomor 7

6 VERBA (Kata Kerja) Bentuk Verba – Asal (tanpa afiks/imbuhan): ada, datang, mandi, tidur, tinggal, suka, tiba, …. – Turunan(berimbuhan) Imbuhan: me-kan/-i, per-kan/-i,ber-/-an, ter-, di-/-kan/-I, ke-an/-i

7 Secara Semantis 1. Makna inheren perbuatan (aksi), proses, keadaan yang bukan kata sifat Contoh: mendekat, mencuri, membelikan, memukuli, mandi, memberhentikan, mati, jatuh, mengering, mengecil, meninggal,… 2. Menjadi jawaban pertanyaan Apa yang dilakukan oleh subjek? Apa yang dilakukan harimau di lingkungan baru? Jawab: menyesuakan diri

8 Perilaku sintaktisnya 1. Verba transitif: verba yang ada dalam kalimat aktif yang diikuti objek sehingga verba tersebut biasanya bisa dipasifkan. Contoh: Benda hidup/ mempunyai/ ciri –ciri umum, seperti S P O bergerak, bernapas, tumbuh. 2. Verba taktransitif: verba yang ada dalam kalimat aktif yang tidak dapat diikuti objek, tetapi bisa diikuti pelengkap atau keterangan. Verba tersebut tidak dapat dipasifkan. Adik/ belajar/ menyanyi. S P Pel

9 NOMINA Nomina Penjenis (Kata Benda Penjenis) Nomina sering disebut kata benda untuk menyatakankan sesuatu. – Nomina Penjenis adalah kata benda menyatakan sesuatu yang dideskripsian/ dijelaskan. Contoh: harimau, pembuluh darah, makhluk hidup Nomina Pendeskripsi adalah kata benda yang menyatakan sesuatu yang mendeskripsikan Contoh : Benda di dunia dapat dikelompokkan atas persamaan dan perbedaannya.

10 KONJUNGSI Kata Sambung adalah kata yang menghubungkan kata atau klausa dalam kalimat. Contoh: a.Konjungsi koordinatif: dan, atau, lalu, kemudian, sedangkan, tetapi, namun b.Konjungsi subordinatif: yang, bahwa, ketika, jika, … Darah adalah cairan merah yang kental. c. Konjungsi antarkalimat: oleh karena itu, dengan demikian, namun, … Oleh karena itu, makhluk hidup bergantung pada benda mati. d. Konjungsi korelatif (Berpasangan) baik …. maupun tidak hanya …., tetapi juga bukan hanya…., melainkan juga jangan…, …pun sedemikian ….. sehingga

11 Kalimat Kalimat adalah gugusan kata dalam satuan ortografis yang diawali oleh huruf besar dan diakhiri tanda baca titik (.). A. Kalimat simpleks Kalimat yang hanya terdiri atas satu predikat yang menggambarkan aksi, peristiwa, atau keadaan. Contoh: Dalam pengelompokan,/ benda-benda itu / mudah KC S P dipelajari

12 Kalimat Kompleks adalah alimat yang terdiri atas lebih dari satu aksi, peristiwa, atau keadaan, sehingga mempunyai lebih dari satu predikat dalam lebih dari satu struktur. Struktur yang satu dan struktur yang lain biasanya dihubungkan oleh konjungsi, tetapi sering pula hubungan itu hanya ditunjukkan tanda koma atau titik koma. A. Kalimat Kompleks Parataktik/ Kalimat Majemuk Setara Kalimat yang dinyatakan oleh konjungsi koordinatif/ setara/ sejajar antara lain dan, atau, tetapi, …. Contoh: Yang pertama /sering disebut/ makhluk hidup dan yang kedua S P Pel S sering disebut/ makhluk mati P Pel

13 Kalimat Kompleks Hipotaktik/ Kalimat Majemuk Bertingkat Kalimat yang dapat dinyatakan dengan konjungsi tidak sejajar dengan makna, antara lain apabila, jika, yang, …. Contoh: Pembuluh darah arteri /adalah /pembuluh SP Pel INDUK KALIMATS darah yang lebar. P ANAK KALIMAT

14


Download ppt "KAIDAH TEKS LAPORAN OBSERVASI Kompetensi Dasar 3.1 Memahami struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi 4.1 Menginterpretasi makna teks laporan hasil."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google