Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Tata cara Penuntutan / Dakwaan Surabaya, Mei 2015.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Tata cara Penuntutan / Dakwaan Surabaya, Mei 2015."— Transcript presentasi:

1 Tata cara Penuntutan / Dakwaan Surabaya, Mei 2015

2 MEKANISME PENANGANAN PERKARA ( TINDAK PIDANA UMUM ) PENYIDIK KIRIM BERKAS PERKAR A KEJAKSAAN LENGKAP BLM LENGKAP TDK CUKUP BUKTI ( SP3 DIK ) P-21 PENYIDIK TSK&BB KEJAKSAAN PENGADILAN PUTUS BEBAS UPAYA HUKUM EKSEKUSI TERBUKTI TIDAK TERIMA BANDING KASASI EKSEKUSI TERIMA ( INKRACHT ) EKSEKUSI POLRIPPNS MELIMPAHKAN PERKARA DILENGKAPI TAHAP I TAHAP II KASASI

3 TATA CARA PRA PENUNTUTAN 1.Berkas selesai diteliti dinyatakan lengkap (P-21). 2.Tersangka dan Barang Bukti dikirim ke Kejaksaan. 3.Jaksa meneliti Tersangka dan Barang Bukti. 4.Jaksa membuat Surat Dakwaan. 5.Jaksa Melimpahkan perkara ke Pengadilan Negeri.

4 Backdrops: - These are full sized backdrops, just scale them up! - Can be Copy-Pasted out of Templates for use anywhere! Title BackdropSlide BackdropPrint Backdrop Additional Graphics: - Scale them up or down! -.GIF clipart is animated. -.JPG clipart can be scaled up and take up little file space. -.PNG clipart can be scaled unusually large without distortion. Transitional Backdrop TAHAP PERSIDANGAN MAJELIS HAKIM MENGHADAPI PUTERDAKWAPENASIHAT HUKUM Catatan : - Jaksa Peneliti ( Tahap Dik ) - Tersangka ( Tahap Dik ) - Tersangka ≠ Terdakwa

5 TATA CARA PENUNTUTAN TAHAP PERSIDANGAN : Terdakwa berhak didampingi penasihat hukum ( Pasal 56 KUHAP ) 1.Pembacaan Dakwaan 1) Identitas 2) Pembacaan Dakwaan - Hak terdakwa eksepsi ( pasal 156 ayat 1 KUHAP) - Hak PU menjawab eksepsi ( Pasal 156 ayat 1 KUHAP ) 2. Pemeriksaan Saksi-Saksi 1) Terdakwa berhak memberikan pendapat atas keterangan saksi ( Pasal 164 ayat 1 KUHAP ) 2) Terdakwa dan PU diberi hak / kesempatan tanya kepada saksi ( Pasal 165 ayat 2 KUHAP ) 3) Setelah saksi berikan keterangan, PU dan terdakwa dapat mengajukan permintaan pada hakim ketua sidang agar diantara saksi-saksi yang tidak dikehendaki dikeluarkan dari ruang sidang ( Pasal 172 ayat 1 KUHAP)

6 3. Pemeriksaan Selesai - Penuntut Umum mengajukan tuntutan pidana ( Pasal 182 ayat 1a KUHAP ) - Terdakwa mengajukan pembelaan (pledoi) ( Pasal 182 ayat 1b KUHAP) - Penuntut Umum menjawab (Replik) ( 182 ayat 1c KUHAP ) - Terdakwa menjawab (Duplik) ( 182 ayat 1c KUHAP ) SETELAH PUTUSAN HAKIM Terdakwa dan Penuntut Umum berhak : Upaya Hukum 1. Banding 2. Kasasi TATA CARA PENUNTUTAN

7 SURAT DAKWAAN Pasal 143 – 144 KUHAP Pasal 143 KUHAP : 1.Penuntut Umum melimpahlan perkara ke Pengadilan Negeri dengan disertai Surat Dakwaan (ayat 1) 2.Kelengkapan Surat Dakwaan (ayat 2) –Identitas –Uraian secara cermat, jelas dan lengkap mengenai tindak pidana yang didakwakan dengan menyebutkan waktu dan tempat tindak pidana dilakukan 3.Surat Dakwaan yang tidak memenuhi ketentuan ayat (2) hrf. b batal demi hukum.

8 Pasal 144 KUHAP : 1.Perubahan Surat Dakwaan oleh Penuntut Umumdengan tujuan penyempurnaan Surat Dakwaan (ayat 1). 2.Dapat dilakukan hanya 1 (satu) kali (ayat 2). 3.Perubahan disampaikan pada tersangka atau Penasehat Hukum dan Penyidik (ayat 3).

9 SELAMAT BELAJAR SEMOGA SUKSES SEKIAN TERIMA KASIH


Download ppt "Tata cara Penuntutan / Dakwaan Surabaya, Mei 2015."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google