SKORING & INTERPRETASI A. Dian Savitri,S.Psi,MSi,Psikolog

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KOMUNIKASI Kepelatihan
Advertisements

PERILAKU PROSOSIAL Defenisi Faktor pendukung or penghambat
Reliabilitas dan Validitas TAT
PERKEMBANGAN ANAK SEKOLAH DASAR
Pada Masa ini anak sangat aktif
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN GANGGUAN ORIENTASI REALITA
ALIRAN-ALIRAN DALAM PSIKOLOGI
ASKEP KLIEN DENGAN ANSIETAS
Pengertian psikologi dan psikologi komunikasi_01
The Children Apperception Test (CAT)
Winsr-rev2008 Underachievement Winanti S. Respati.
ASUHAN KEPERAWATAN KEHILANGAN DAN BERDUKA
PSIKOANALISIS DAN KAJIAN KARYA SASTRA
Pertemuan 9 Dra. Sri Hastuti Handayani, M.Si
PENGERTIAN EMOSI Perasaan (feeling) atau afek yang meliputi antara perubahan fisiologis dengan tingkah laku nyata (overt behavior) Klasifikasi emosi :
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN-4 M.SUYANTO
CAREER DEVELOPMENT CENTER UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
Pertemuan 2 Subyek diminta untuk menceritakan setiap gambar pada tester, yang meliputi kejadian yang tampak pada gambar, apa yang menyebabkannya terjadi,
TAT & CAT sebagai Salah Satu Tes Proyeksi
PERSPEKTIF tentang MOTIVASI
MATERI KULIAH PSIKOLOGI KLINIS
Administrasi TAT dan Prosedur Penyajian Tes
KONSEP KESEHATAN JIWA OLEH TUTU A. SUSENO.
  PENERAPAN KONSELING BEHAVIORISTIK TEKNIK DESENSITISASI SISTEMATIK UNTUK MENGATASI DAMPAK KECEMASAN SISWA AKIBAT PERCERAIAN ORANGTUA PADA SISWA KELAS.
BERMAIN DAN PERMAINAN ANAK
Psikologi Kepribadian II: Harry Stack Sulivan
KONSELING PSIKOANALISIS
Arti Psikodiagnostika
KONSEP DIRI & TEORI JOHARI WINDOWS
Persepsi Benda dan Persepsi Sosial
Prasangka: Sumber Prasangka & Cara Mengatasi
By TUTU APRIL ARIANI,SKp,MKes
Dasar-Dasar Dukungan Psikososial
Paradigma Psikoanalisis Sigmund Freud
Obyect Relation Theory Melanie Klein
Empat Teori Psikologi Tentang Manusia
KETRAMPILAN INTERPERSONAL
ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN KRITIS
KONSEP SEHAT-SAKIT JIWA
Adhyatman Prabowo, M.Psi
RELIABILITAS & VALIDITAS T.A.T
Empat Teori Psikologi Tentang Manusia
MEKANISME PERTAHANAN DIRI
BLOK I PROSES BELAJAR & HUMANIORA
SEKILAS PSIKOANALISIS FREUD
APERSEPSI MATERI PERTEMUAN 9.
PSIKOLOGI KESEHATAN.
A. Dian Savitri,S.Psi,M.Si,Psikolog
ASKEP KLIEN DENGAN ANSIETAS
Pendekatan clien center dalam kons kelompok (carl r. Rogers)
GANGGUAN ALAM PERASAAN
Pertemuan 9 Konsep Berubah
REAKSI PSIKOLOGIK MANUSIA TERHADAP STRES
KOMUNIKASI PADA ANAK DAN KELUARGA
HERO & NEEDS DALAM T.A.T.
ASKEP KLIEN DENGAN ANSIETAS
Reliabilitas dan Validitas TAT
“K O N F L I K“ DEFINISI : Suatu proses yang mulai bila satu fihak merasakan bahwa suatu pihak lain telah mempengaruhi secara negatif atau akan segera.
PENDEKATAN PSIKOANALISIS
Keluarga dengan Anak Usia Prasekolah
Pertemuan 9 Konsep Berubah
KONSELING KELOMPOK (PENDEKATAN BEHAVIORAL)
KOMUNIKASI TERAPEUTIK
Empat Teori Psikologi Tentang Manusia
KEPRIBADIAN, KONSEP & CITRA DIRI
KET. INTER-INTRA PERSONAL
KEHILANGAN DAN BERDUKA Eri Riana Pertiwi. Kehilangan (loss) adalah suatu situasi aktual maupun potensial yang dapat dialami individu ketika terpisah dengan.
KET. INTER-INTRA PERSONAL
Meta Damariyanti, Mpsi., Psikolog
Persepsi dan Komunikasi
Transcript presentasi:

SKORING & INTERPRETASI A. Dian Savitri,S.Psi,MSi,Psikolog

SKORING Metode Skoring dan Interpretasi Short Form of TAT Blank Long Form of TAT Blank Terdiri dari 10 variabel kategori skoring, yaitu: Tema Utama Hero Utama Kebutuhan Utama Hero Konsepsi Tentang Lingkungan Figur Terlihat sebagai Konflik-konflik yang signifikan Sifat Dasar Kecemasan Pertahanan Diri Melawan Kecemasan dan Ketakutan Adequasi Super Ego yang Ditampakkan dalam hukuman terhadap kejahatan Integrasi Ego

TEMA UTAMA Merupakan usaha untuk mengemukakan kembali isi cerita. Lima Tingkatan Tema Tema Deskriptif Tema Interpretasi Tema Diagnostik Tema Simbolik Tema Elaborasi

TEMA DESKRIPTIF TEMA INTERPRETATIF Yaitu meringkas cerita dengan membuang kata-kata yang tidak relevan sehingga alur cerita menjadi lebih jelas. Mengulang pernyataan subjek secara sederhana, ringkasan arti cerita dan kesimpulan sederhana. TEMA INTERPRETATIF Mengeneralisasikan arti cerita Untuk memudahkan generalisasi digunakan awalan “ Jika seseorang ….”

TEMA DIAGNOSTIK TEMA SIMBOLIK TEMA ELABORASI Dikemukakan pernyataan definitif yang mudah diterjemahkan dalam interpretasi klinis Interpretasi Klinis: need, press, konflik, kecemasan, bentuk pertahanan diri, perubahan emosi dan akhir cerita TEMA SIMBOLIK Interpretasi simbol menurut psikoanalisis. TEMA ELABORASI Elaborasi subjek dan asosiasi bebasnya dinyatakan dalam data yang spesifik.

Kartu 1 Anak laki-laki ini adalah pemain biola Kartu 1 Anak laki-laki ini adalah pemain biola. Ia akan berlatih biola tetapi tidak bisa berkonsentrasi karena ia memikirkan ibunya yang sejak pagi pergi dan belum pulang. Ia tidak tahu ibunya pergi kemana dan orang-orang dirumah juga tidaktahu. Biasanya jika sedang berlatih, ibunya menunggui, ia sedih karena ibunya pergi tanpa pamit, sehingga gak bisa kinsentrasi pada latihannya. Ia ingin ibunya menunggui sehingga ia bisa tahu permainannya sudah bagus atau belum dengan bertanya ibunya. Tanpa ibunya, ia kehilangan semangat untuk berlatih dan hanya melamun saja sambil mengunggu ibunya pulang, akhirnya ia ketiduran dan tida jadi berlatih biola

Tema Deskriptif Tema Interpretatif Tema Diagnostik Seorang anak laki-laki pemain biola tidak bisa berkonsentrasi karena memikirkan ibunya yang belum pulang dari pagi dan tidak ada orang rumah yang mengetahui kemana perginya Jika seorang anak yang ingin berlatih ketrampian tidak ditunggui ibunya dan tidak tahu ibunya kemana, ia kehilangan konsentrasi Konsentrasi terganggu karena ketidakhadiran orang yang dicintai, anxiety of separation, kehilangan pegangan, nOrder, pLack or lose Ingin berlatih dengan ditunggui ibunya dan dinilai oleh ibunya sehingga bisa tahu permainannya sudah bagus atau belum Tidak bisa berlatih tanpa kehadiran ibu karena tidak ada yang menunggui dan mengevaluasi hasil latihan nExhibition, nRecognition, nDependence, tidak yakin dengan kemampuan sendiri dan butuh dukungan orang lain, LOC external, evaluasi eksternal. Konflik nAchievement VS nDependence, nSuccorence Kehilangan semangat untuk berlatih dan hanya melamun saja menunggui ibunya pulang Kehilangan semangat karena tidak dekat ibu dan hanya melamun Kehilangan semangat, Undoing dan Ambilvalance Akhirnya ketiduran Tertidur Withdrawl, nPassivity

HERO UTAMA Orang yang paling sering dibicarakan perasaan dan tingkah lakunya. Figur seseorang yang menjadi identifikasi diri subjek (self image). Figur yang mirip dengan subjek, usia, jenis kelamin dan karakteristik lainnya. Adequasi atau kemampuan hero diartikan sebagai kemampuan subjek dalam menyelesaikan tugas baik internal maupun eksternal yang dapat diterima secara sosial, moral, intelektual dan emosional. Kemampuan ini sering berhubungan dengan kekuatan ego subjek. Body Image terhadap tokoh cerita berarti gambaran subjek tentang dirinya yang terbentuk dalam ingatan

KEBUTUHAN UTAMA HERO Kebutuhan dapat dibedakan: Behavioral needs & Fantacy needs Overt needs & Latent needs Figur, objek atau lingkungan yang ditambahkan Figur, objek atau lingkungan yang diabaikan

KONSEPSI TENTANG LINGKUNGAN Gambar mengenai lingkungan adalah campuran antara 2 hal: Persepsi diri yang tidak disadari Distorsi appersepsi terhadap stimuli karena adanya pengalaman masa lalu

KONFLIK YANG SIGNIFIKAN Jika mempelajari konflik yang dialami subjek, tidak hanya mengenali konflik itu sendiri tetapi juga mekanisme pertahanan dirinya untuk mengatasi konflik. Analisis konflik akan memberikan data tentang pembentukan dan struktur karakter serta prognosis subjek

SIFAT DASAR KECEMASAN Penyebab Munculnya Kecemasan Tidak Berdaya Ditolak Ditelan/Dimakan Lain-lain Ancaman Kesusahan Ditinggalkan Sakit/Luka Kurang/Tidak dicintai

PERTAHANAN DIRI Represi Regresi Reaksi Formasi Rasionalisasi Denial Isolasi Undoing Spliting Introyeksi Identifikasi Proyeksi

ADEQUASI SUPER EGO Hukuman terhadap kejahatan. Ketepatan Kecepatan Beratnya hukuman

INTEGRASI EGO Berhubungan dengan kemampuan subjek untuk mengendalikan dorongan, kontrol realita dan memerintah superego. Adequasi Hero Akhir cerita Pemecahan Masalah Proses Berpikir Inteligensi

INTERPRETASI Teknik Kesan Teknik yang paling sederhana Interpreter membaca beberapa kali cerita subjek dan menggaris bawahi cerita yang berarti, spesifik dan unik Pada saat membaca yang kedua kali, Interpreter dapat menarik kesan, menemukan bagian-bagian yang dapat dirangkum menjadi kesimpulan yang utuh dan berarti Dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman

Teknik Murray Interpretasi menggunakan perincian need dan press yaitu: Setiap kejadian dalam cerita dianalisis dalam: Kekuatan yang berasal dari dalam diri tokoh/hero (need) Kekuatan yang berasal dari lingkungannya (press)

Teknik Henry Analisis Bentuk dan Isi Bentuk adalah bagaimana subjek bercerita Jumlah dan jenis produksi imajinal Kualitas organisasional Ketajaman konsep, observasi dan organisasinya Struktur bahasa Isi adalah apa yang diceritakan Isi Positif (karakter, hubungan interpersonal, tindakan inti dari cerita) Isi Negatif (apa yang gagal dikatakan) Struktur dinamis dari isi (simbol dan asosiasi)

Teknik David Mc. Clelland Tujuan TAT adalah untuk mengetahui motivasi berprestasi subjek. Interpreter memusatkan perhatian apakah ada cerita yang menunjukkan adanya tujuan prestasi. Digunakan untuk seleksi

yudikurniawan@usm.ac.id Sabtu pukul 12.00.