Menentukan Maksimum atau Minimum suatu fungsi

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
DIFFERENSIAL Pertemuan 1
Advertisements

DIFERENSIAL FUNGSI SEDERHANA (ORDINARY DIFFERENTIAL)
INTEGRAL Sri Nurmi Lubis, S.Si.
Pertemuan 13 Bab 5 Aplikasi Turunan.
BY : ERVI COFRIYANTI, S.Si
Diferensial Fungsi Majemuk
Diferensial & Optimalisasi
Hitung Diferensial Sumber: Husain Bumulo & Djoko Mursinto, Matematika Ekonomi.
BAB II TURUNAN.
Pengali Lagrange Tim Kalkulus II.
Berbagai Teknik Optimisasi dan Peralatan Manajemen Baru
Deret taylor dan mac laurin fungsi dua perubah
TURUNAN DALAM RUANG BERDIMENSI n
9.1 Nilai Optimum dan Nilai Ekstrem
Diferensial Fungsi Satu Variabel (“Diferensial Biasa”)

BAB I MATEMATIKA EKONOMI
Optimasi pada Fungsi Majemuk Pertemuan 6
Diferensial Parsial Pertemuan 7
Matakuliah : J0182/ Matematika II Tahun : 2006
Diferensial Fungsi Majemuk Pertemuan 20 Matakuliah: J0174/Matematika I Tahun: 2008.
PERTEMUAN TGL LUAS BIDANG dx dy cos ds k . n  cos 
PERTEMUAN 7 TEORI PRODUKSI Pengantar Ekonomi 2010 M.Said.
PERSAMAAN DIFERENSIAL (PD)
Persamaan Diverensial
OM SWASTYASTU.
Riri Irawati, M.Kom Kalkulus I – 3 sks
Pertemuan 23 Diferensial Parsial.
Turunan 3 Kania Evita Dewi.
Turunan 3 Kania Evita Dewi.
Diferensial Fungsi Majemuk
MATEMATIKA EKONOMI Pertemuan 14-15: Diferensial Fungsi Majemuk
Diferensial Satu Variabel Orde Lebih Tinggi
DIFERENSIAL (fungsi sederhana)
MATEMATIKA MODUL 8 Oleh UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA 2012 Priyono
DIFERENSIASI FUNGSI MAJEMUK
DERIVATIF PARSIAL YULVI ZAIKA Free Powerpoint Templates.
Modul 7 LIMIT Tujuan Instruksional Khusus:
Turunan Fungsi Parsial
DIFERENSIAL FUNGSI MAJEMUK
PD Tingkat n (n > 1 dan linier) Bentuk umum :
1.Derivatif Fungsi dua Perubah
Widita Kurniasari, SE, ME
TURUNAN DALAM RUANG BERDIMENSI n
Pertemuan 3 PD Dapat Dihomogenkan
MATEMATIKA EKONOMI Pertemuan 14: Diferensial Fungsi Majemuk
Hitung Diferensial Sumber: Husain Bumulo & Djoko Mursinto, Matematika Ekonomi.
BAB VIII Diferensial Lebih Dari Satu Variabel Orde Lebih Tinggi.
Diferensial & Optimalisasi Diferensial Fungsi Majemuk Optimalisasi Penerapan dalam ekonomi.
Optimisasi: Fungsi dengan Dua Variabel
Diferensial Fungsi Majemuk
Hitung Diferensial Sumber: Husain Bumulo & Djoko Mursinto, Matematika Ekonomi.
OPTIMISASI FUNGSI.
Diferensial Fungsi Majemuk
Persamaan Diferensial Variable Terpisah (Orde 1)
Modul IV Oleh: Doni Barata, S.Si.
Diferensial Fungsi Majemuk
HUBUNGAN ANTARA NILAI PERUSAHAAN DAN OPTIMASI EKONOMI BAB 2.
Diferensial Satu Variabel Orde Lebih Tinggi
POKOK BAHASAN Pertemuan 10 Diferensial Fungsi Majemuk dan Aplikasinya
Diferensial Fungsi Majemuk
Widita Kurniasari, SE, ME
Pengertian Persamaan Diferensial. Persamaan diferensial adalah suatu persamaan yang memuat turunan terhadap satu atau lebih dari variabel-variabel bebas.
Differensial.
PERTEMUAN 7 TEORI PRODUKSI Pengantar Ekonomi 2010 M.Said.
Limit dan Differensial
Hitung Diferensial Widita Kurniasari, SE
Diferensial Fungsi Majemuk
DIFERENSIAL FUNGSI MAJEMUK TIARA WULANDARI, SE, M.Ak STIE PEMBANGUNAN TANJUNGPINANG.
DIFERENSIAL (fungsi sederhana)
Transcript presentasi:

MEMAKSIMUMKAN ATAU MEMINIMUMKAN SUATU FUNGSI DAN PENGGUNAAN VARIABEL MAJEMUK

Menentukan Maksimum atau Minimum suatu fungsi

Diferensial Fungsi Majemuk Diferensiasi untuk fungsi-fungsi yang mengandung lebih dari satu macam variabel bebas Diferensiasi parsial (diferensiasi secara bagian demi bagian) Pada umumnya variabel ekonomi berhubungan fungsional tidak hanya satu macam variabel, tetapi beberapa macam variabel

Diferensiasi Parsial 1. y = f(x,z) fx (x,z) = ∂ y fz (x,z) = ∂ y ∂ y + ∂ y ∂ x y’ ∂ z dx dz dy = ∂ x ∂ z

Contoh y = x + 5 z - 4 x z – 6 x z + 8z – 7 ∂ y (1) = 3x - 8xz – 6z 2 2 2 y = x + 5 z - 4 x z – 6 x z + 8z – 7 ∂ y (1) 2 2 = 3x - 8xz – 6z ∂ x ∂ y 2 (2) = 10z - 4x – 12xz + 8 ∂ z dy = ∂ y ∂ x ∂ z dx + dz 2 2 2 dy = (3x - 8xz – 6z ) dx + (10z - 4x – 12xz + 8) dz

Lanjutan… Dalam contoh diatas ∂y/ ∂x maupun ∂y/ ∂z masih dapat diturunkan secara parsial lagi baik terhadap x maupun terhadap z 2 ∂ y terhadap x : ∂ y (1a) = 6x – 8z ∂ x ∂ x 2 2 ∂ y (1b) ∂ x terhadap z : ∂ y ∂ z = -8x – 12z 2 ∂ y (2a) ∂ z terhadap x : ∂ y ∂ x = -8x – 12z 2 ∂ y (2b) ∂ z terhadap z : ∂ y = 10 – 12x 2