DINAS PENDIDIKAN PROVINSI NAD 2005 Maret 2005

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
Advertisements

BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DAERAH (BOSDA) PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DIY NO 14 TAHUN DINAS DIKPORA PROV. DIY.
KONDISI DAN PERMASALAHAN pendidikan DI NTB
KEBIJAKAN DIREKTORAT PEMBINAAN SMP
PROBLEM DALAM PENYALURAN DAN PENGGUNAAN DANA
BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DAERAH
Jam Topik Pembicara/Lembaga 12:30 – Pendaftaran Peserta
Eksposisi Definisi Eksposisi Proses Eksposisi Klasifikasi
Petunjuk Diskusi Kelompok Rapat Kordinasi Teknis Riset Fasilitas Kesehatan 2011 Tingkat Provinsi.
KESIAPAN JATIM DALAM UJIAN NASIONAL SMP/MTs/Paket B/SMPLB/Wustho, SMA/SMK/MA/MAK/Paket C/Paket C Kejuruan/SMALB Tahun Pelajaran 2013/2014.
Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Menengah Umum Sosialisasi KSPBK Tahun 2003 Materi.
STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
HASIL RAPAT KOORDINASI UN DI JAKARTA Tanggal: 7 Maret 2012
STANDARD PELAYANAN MINIMAL PENDIDIKAN DASAR (SPM)
Manajemen Pendidikan Pengertian
MEMBANGUN ACEH PASCABENCANA & KONFLIK Apa yang Harus Dilakukan?
Pertemuan ii Kesiapsiagaan Terhadap Bahaya Gempa Bumi
Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta
PENGELOLAAN KURIKULUM
IMPLEMENTASI PERATURAN BERSAMA MENTERI PENATAAN & PEMERATAAN GURU PNS
KONSEP PROGRAM BEASISWA ALUMNI PEDULI ALMAMATER SMA NEGERI 2 PADANG
PENGEMBANGAN SMK PUSAT LAYANAN TIK
BADAN KOORDINASI PENANGGULANGAN BENCANA DAN PENANGANAN PENGUNGSI
KEBIJAKAN PENDIDIKAN GRATIS PENDIDIKAN DASAR TAHUN 2009
Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pendidikan Pascatsunami Kelompok Kerja Pendidikan Aceh Recovery Forum 2005.
MITIGASI DAN MANAJEMEN BENCANA
Sistem Pendidikan di Jepang
PERATURAN BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI, MENTERI DALAM NEGERI, MENTERI KEUANGAN,
DINAS PENDIDIKAN. 1.Biaya Pendidikan yang semakin tinggi o tidak ada biaya o pendapatan orang tua rendah  profesi sbg petani o tanggungan keluarga banyak.
Info PMU.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH
Merupakan upaya untuk menyediakan sarana yang diperlukan untuk memperoleh Barang dan Jasa : dari/ke TEMPAT yang tepat; pada WAKTU yang tepat; dalam.
SISTEM INFORMASI PENANGGULANGAN KRISIS AKIBAT BENCANA
Manajemen Penguatan Kemitraan Satuan Pendidikan, Keluarga dan Masyarakat Disampaikan pada Pelatihan untuk Pelatih Pendidikan Keluarga, Bogor, Oktober.
INFORMASI PROGRAM BOS DAN DAK SMA TAHUN 2017
PENANGANAN BENCANA NASIONAL
RENCANA program 2017 SUBDIT KELEMBAGAAN DAN SARANA PRASARANA
BIAYA PENDIDIKAN.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA
SBI Satuan pendidikan bertaraf internasional merupakan satuan pendidikan yang telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan dan diperkaya dengan standar.
Materi Tutorial UT PEMBELAJARAN KELAS RANGAKAP Oleh :
Proses Manajemen Bencana
KELOMPOK 2 Disusun Oleh : GINAH MARDEANAH MIRANTI VISKA PERTAMI
RENCANA DAN STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI KAB. BUNGO
Pola Pembinaan Implementasi KTSP SMP.
Manajemen Pendidikan Pengertian
TANGGAP DARURAT BENCANA MERAPI Kementerian Pendidikan Nasional
PROPOSAL TESIS oleh : warsiyanto nim : q
FASILITASI PENYUSUNAN DOKUMEN RPP BAGI GTT/GTY)/ PAMONG PAUD DAN LAPORAN PELAKSANAAN KERJA BAGI PTT/PTY DI LINGKUNGAN KABUPATEN SLEMAN.
Pengembangan Program Pendidikan Anak Usia Dini
UNDANG-UNDANG NO. 11 TAHUN 2010
3.2. Membandingkan teks eksposisi baik melalui lesan ataupun tulisan
Kegiatan Kedeputian Monitoring, Evaluasi & Penyelesaian Perselisihan
PRINSIP DASAR MANAJEMEN BENCANA
ASPEK PENDIDIKAN.
PENDAHULUAN DAN PENGANTAR FISIOTERAPI DISASTER
PENGARUH BANJIR BANDANG TERHADAP AREA PEMUKIMAN
EKSPOSE KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BENGKALIS
EKSPOSE KONDISI SARANA DAN PRASANA PENDIDIKAN PADA JENJANG SEKOLAH DASAR Cimanggis Dengan memanjatkan puji serta syukur kehadirat Tuhan YME, yang telah.
Materi 3 MANAJEMEN OPERASI TANGGAP DARURAT
KESIAPAN JATIM DALAM UJIAN NASIONAL SMP/MTs/Paket B/SMPLB/Wustho, SMA/SMK/MA/MAK/Paket C/Paket C Kejuruan/SMALB Tahun Pelajaran 2013/2014.
PERAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN SEKOLAH
STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
Model-Model Pembelajaran di Sekolah Kecil Oleh: Dr. Reddy Siram, M.Pd.
PROSES MANAJEMEN BENCANA
Dasar Hukum : 1. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Pasal 18 Tentang Penanggulangan Bencana 2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2008 Tentang.
PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN Oleh, RENI MARLIANI KELAS IPA 1 SEMESTER VII.
Problem Solving Kebencanaan Gempa Bumi (Kab.Tanggamus) Membangun sistem peringatan dini bencana (early warning system) Membuat peta kerawanan bencana &
Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Satuan Pendidikan Aman Terintegrasi Bencana (SPAB)
Oleh : Dahlan Yusuf, ST. M.Sc Kepala Bidang Rehab dan Rekon BPBD Kota Tidore Kepulauan BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KOTA TIDORE KEPULAUAN TAHUN.
Transcript presentasi:

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI NAD 2005 Maret 2005 KEADAAN PENDIDIKAN DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM PASCA GEMPA DAN TSUNAMI DINAS PENDIDIKAN PROVINSI NAD 2005 Maret 2005

DAMPAK TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN NAD Menghancurkan dan merusak 1.086 gedung sekolah, 24 Dayah, 3 SKB dan 3 Gedung PAUD Percontohan.

DAMPAK TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN NAD (02) Juga telah menghancurkan buku-buku, peralatan dan infrastruktur yang ada.

DAMPAK TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN NAD (03) Menghancurkan/ merusak mebiler sekolah 3.320 ruang kelas.

DAMPAK TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN NAD (04) Menghancur- kan/merusak pagar sekolah sepanjang 10.800 meter.

DAMPAK TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN NAD (05) Menghan-curkan 652 unit Rumah Dinas Guru/ Kepala Sekolah/ Penjaga Sekolah.

DAMPAK TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN NAD (06) Menewaskan 2.363 orang guru, 232 pegawai, dan 24.885 orang siswa.

DAMPAK TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN NAD (07) Menewaskan ribuan sanak keluarga para guru/tenaga kependidikan lainnya.

DAMPAK TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN NAD (08) Sekitar 3.000 guru/tenaga kependidikan kehilangan rumah pribadi dan harta benda lainnya.

DAMPAK TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN NAD (09) Ribuan siswa kehilangan orang tua.

DAMPAK TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN NAD (10) Sekitar 47.000 siswa ikut mengungsi dan 5.600 siswa pindah ke daerah lain.

DAMPAK TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN NAD (11) Lebih dari 150.000 siswa menghadapi kendala belajar.

LANGKAH-LANGKAH DARURAT Mendata kerusakan sarana/ prasarana dan korban (guru, pegawai, siswa).

Memberikan uang panik sebesar Rp. 500 Memberikan uang panik sebesar Rp.500.000,- per guru/pegawai yang menjadi korban.

Menetapkan tanggal 26 Januari 2005 sebagai hari kembali masuk sekolah.

Membersihkan sekolah yang masih utuh dari lumpur, sampah dan jenazah.

Membangun tenda-tenda tempat belajar.

Mendistribusikan bantuan buku-buku, alat tulis, pakaian seragam, dan lain-lain.

Bekerjasama dengan pihak keamanan dan relawan untuk memindahkan pengungsi yang menempati sekolah.

Mengkoordinasikan LSM yang melaksanakan pembelajaran darurat.

Mengkoordinasikan penerimaan siswa korban tsunami yang pindah ke luar daerah (diterima sementara tanpa persyaratan administrasi yang baku) Mempersiapkan “remedial teaching” bagi siswa Kelas III SMP dan SMA. Memersiapkan penempatan siswa Kelas III SMK ke PPPG (Medan, Yogyakarta, Malang dan Cianjur) serta ke SMK di Kabupaten/Kota lain dalam Provinsi NAD

POLA PEMBELAJARAN DARURAT Menempatkan siswa di sekolah-sekolah terdekat (belajar sore hari). Menggunakan gedung fasilitas umum sebagai tempat belajar. Menggunakan tenda-tenda sebagai tempat belajar.

PELAKSANAAN PBM DI LAPANGAN Minggu-minggu pertama PBM ditekankan pada “trauma counselling” Mengoptimalkan peran guru termasuk relawan untuk pembelajaran darurat. Menyalurkan bantuan kelengkapan belajar (seragam, alat tulis, school in a box, buku-buku, dll)

PBM yang menumpang pada sekolah lain berlangsung sore hari. Kegiatan pendidikan luar sekolah ditekankan pada PADU dan Lifeskill Education. Penyediaan gedung sekolah sementara atau penambahan ruang kelas baru di lokasi Hunian Sementara, termasuk penyediaan guru dan sarana penunjang kegiatan belajar.

PENDIDIKAN ANAK DI HUNTARA Strategi : Menempatkan anak ke sekolah terdekat dengan Huntara (berjarak 0,5-3 km), dengan cara : - Menambah ruang kelas baru pada sekolah terdekat, atau - Pembangunan gedung sekolah sementara/darurat di Huntara.

PENDIDIKAN ANAK DI HUNTARA (Lanjutan) Memenuhi kebutuhan guru di Huntara, dengan cara : - Mengambil guru yang sekolahnya tidak berfungsi lagi (rusak) - Penambahan guru bantu (kontrak) - Guru relawan.

PENDIDIKAN ANAK DI HUNTARA (Lanjutan) Memenuhi kebutuhan alat kelengkapan siswa di Huntara, dengan cara : - Pakaian, buku, alat tulis, alat peraga, alat olahraga, alat bermain dari bantuan yang ada. - Makanan tambahan siswa dari WFP - Beasiswa

BANTUAN YANG DITERIMA Antara lain dari : - Depdiknas RI - Unicef - Save the Children - LSM/NGO dalam dan luar negeri - Perorangan/ Kelompok - Perusahaan - Pers (Suara Rakyat Merdeka, Kompas) - Dan lain-lain

PENYALURAN BANTUAN Disalurkan ke Dinas Pendidikan Provinsi selanjutnya diteruskan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

PENYALURAN BANTUAN Disalurkan langsung ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota oleh penyumbang tetapi dikoordinasikan di Provinsi. Disalurkan langsung ke sasaran (lokasi) dengan atau tanpa koordinasi

TAWARAN BANTUAN Save The Children JICA - Alat lab SMA/praktek SMK PT Indosat, Tbk - gedung sek 1 unit PASIAD (Turki) – International school,dl World Vision (Kristen Int)- Rehab/Kontrs Human Aid (Muslim Inggris) – boarding school anak yatim

TAWARAN BANTUAN (Lanjutan) Malaysia - beasiswa Lions Club International - Pakaian Rep. Irlandia - Mebiler Jerman - SMK Italia - SMK IRC/CARDI - Alat

TAWARAN BANTUAN (Lanjutan) CONCERN AMURT - Rehabilitasi KOMPAS/TV7/Gramedia - buku tulis PARFI - gedung sekolah LSM HIDAYATULLAH - guru, beasiswa BMA (JAWA BARAT) - Rehabilitasi CORDAID - Rehabilitasi & Rekons (Simeulue) DAN LAIN-LAIN LSM DALAM NEGERI

KENDALA DI LAPANGAN Sulit mengumpulkan data riil karena selain pengungsi sering berpindah, sarana komunikasi/transportasi juga belum lancar. Belum semua guru dan pegawai melaporkan diri dan masuk bertugas.

KENDALA DI LAPANGAN Guru tidak punya tempat tinggal. Sebagian guru dan siswa mengungsi jauh dari lokasi sekolah sementara sarana transportasi terbatas dan mahal. Administrasi sekolah termasuk catatan hasil belajar siswa banyak yang hilang

UPAYA YANG DITEMPUH “Rapid assesment” dengan batuan Unicef Menyalurkan bantuan tenda untuk guru Mempersiapkan penerimaan 1.000 orang guru kontrak yang akan dibiayai Unicef Mengoptimalkan peran guru yang ada termasuk relawan

TAHAP REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI Diharapkan secara bertahap dapat dimulai pembangunan kembali sekolah yang hancur/rusak, termasuk pengadaan sarana penunjangnya. Pengangkatan guru PNS dan Guru Bantu. Pengadaan buku, alat pelajaran, alat praktek, pakaian seragam siswa.

PERTIMBANGAN UNTUK REHABILITASI dan REKONSTRUKSI Regrouping ----- > tidak semua sekolah perlu dibangun Relokasi --- > Mempertimbangkan lokasi baru pemukiman penduduk Sebagian sekolah perlu berasrama (boarding school)

PERTIMBANGAN UNTUK REHABILITASI dan REKONSTRUKSI Pembangunan Rumah Dinas Guru dan Penjaga Sekolah ----- > Diprioritaskan. Pengangkatan Guru PNS dan Guru Kontrak--- > Segera. Boarding school untuk anak yatim ---- > Perlu dan mendesak.

PERTIMBANGAN UNTUK REHABILITASI dan REKONSTRUKSI Batasan Peraturan Pemerintah dalam menerima bantuan asing -----> Dipertimbangkan, disederhanakan. Momentum kebangkitan pendidikan NAD ----> memfasilitasi pembukaan Sekolah Internasional di NAD.

KEBUTUHAN BANTUAN YANG SANGAT MENDESAK Dana operasional untuk sekolah yang menampung anak pengungsi meliputi BOP sekolah dan honorarium guru bantu dan kelebihan jam mengajar. Pakaian seragam, alat tulis serta buku pelajaran. Mebiler untuk murid dan guru beserta kelengkapan belajar lainnya.

TERIMA KASIH WASSALAMUALAIKUM WR. WB. Banda Aceh, 7 Maret 2005 Bina Program