Studi Dasar (Baseline) untuk Advokasi Kebijakan

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Perancangan Percobaan
Advertisements

INDIKATOR KESEHATAN PRODUKSI
MKP MANAJEMEN DAN PERENCANAAN PROPERTI
SURVEI KONSUMSI PANGAN Mata kuliah Pilihan (2 sks) Dosen : Ch
PELAKSANAAN PROGRAM PENGAWASAN
Green Recovery And Reconstruction: Training Toolkit For Humanitarian Aid ORGANISASI PELAKSANA Sesi 3 : Menetapkan Tujuan HIJAU UNTUK PANDUAN __________.
ANALISIS REGRESI (REGRESSION ANALYSIS)
Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Anak di daerah
TINJAUAN UMUM DATA DAN STATISTIKA
Metodologi Penelitian Kualitatif
DISAMPAIKAN PADA SOSIALISASI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
TEKNIK INDKATOR KINERJA
PARDOMUAN B.M.SIANIPAR MORTALITAS.
Langkah-Langkah Advokasi Kebijakan
PENARIKAN SAMPEL Mugi Wahidin, M.Epid Prodi Kesehatan Masyarakat
Perbedaan Pendekatan Ilmiah dan Non Ilmiah :
Syarat-syarat data yang baik adalah:
Pendugaan Parameter dan Besaran Sampel
Green Recovery And Reconstruction: Training Toolkit For Humanitarian Aid Perancangan Proyek, Monitoring dan Evaluasi Sesi 3: Indikator Lingkungan SMART.
Perancangan Percobaan
TINJAUAN UMUM DATA DAN STATISTIKA
PERENCANAAN MANAJEMEN MUTU
Teknik pengumpulan data termasuk penentuan populasi dan sampling.
Manajemen dan Pengukuran Kinerja Portfolio
PROGRAM PERCEPATAN AKUNTABILITAS KEUANGAN PEMERINTAH
Oleh: Prof. Drs. Koentjoro Soeparno, MBSc. PhD Fakultas Psikologi
SURVEI CONTOH PERTEMUAN KE-4.
PRIORITAS MASALAH Oleh Nugroho Susanto.
Metodologi Penelitian Kualitatif
MATERI I PENDAHULUAN 27 FEBRUARI 2011 ©mochamad_rismawan.
KEBIJAKAN PUBLIK SHINTA HAPPY YUSTIARI, S.AP, MPA.
1 Pertemuan 12 Pengkodean & Implementasi Matakuliah: T0234 / Sistem Informasi Geografis Tahun: 2005 Versi: 01/revisi 1.
1 Pertemuan 1 Ruang Lingkup Penelitian Bisnis Matakuliah: J0244/Metodologi Penelitian Bisnis Tahun: 2005 Versi: Baru.
INDONESIA INFRASTRUCTURE INITIATIVE IURSP – Monitoring dan Evaluasi IURSP – Monitoring and Evaluation Workshop 3 Steve Brown VicRoads International Projects.
Metode Penelitian Kualitatif
Metode Penelitian Sosial Budaya: Pendekatan Kualitatif
Definisi Desain BERASAL DARI KATA (ITALIA): DISEGNO INTERNO (KONSEP UNTUK KARYA YANG AKAN DILAKSANAKAN) DAN DISEGNO ESTERNO (KARYA YANG SUDAH TERLAKSANA)
MASALAH DAN KLASIFIKASI PENELITIAN.
EIS (Executive Information Systems)
PENYAMPAIAN POKOK-POKOK PIKIRAN DPR
dr.Supriyatiningsih, M.Kes., SpOG 2. Tatak Ujiyati
Keamanan Sistem (CS4633) ..:: Manajemen Resiko :
Metode Penelitian Sosial Budaya: Pendekatan Kualitatif
KEMISKINAN DAN KESENJANGAN PENDAPATAN
Manajemen dan Pengukuran Kinerja Portfolio
Pendidikan Administrasi Perkantoran_UNESA
Afriyuni Yelsa Putri
The research problem: What is a research problem Research questions
Merancang Penelitian Sesi – 1 Seminar Komunikasi
KONSEP DASAR PENELITIAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF
EIS (Executive Information Systems)
Angky Febriansyah, SE.,MM.
Jenis & Sumber Data TM 2 SIK.
PRIORITAS MASALAH Oleh Nugroho Susanto.
METODE PENARIKAN SAMPEL
EKUITAS MEREK (BRAND EQUITY) KECAP ABC DI BANDAR LAMPUNG
Metode dan Strategi Penelitian Kualitatif
Metode Penelitian Komunikasi – 2
Sumber data dan Instrumen penelitian
PERSPEKTIF METODE PENELITIAN
ENGINEERING RESEARCH IS A QUANTITATIVE RESEARCH
Perbedaan Pendekatan Ilmiah dan Non Ilmiah :
Kuliah 2: Konsep Monitoring 5 September 2018
Jumlah dana yang dibutuhkan. Tenaga yang terlibat. Peralatan yang digunakan. Jumlah bahan yang digunakan. Apakah alokasi sumberdaya yang dimiliki telah.
SURVEILANS GIZI. PENGERTIAN Surveilans adalah suatu proses pengumpulan, pengolahan, analisis dan interpretasi data secara sistematis, terus- menerus dan.
Negara Maju dan Berkembang
DIFFERENTIATED INSTRUCTION
Sesi 2: Cakupan Informasi Kesehatan
Logical framework Project Purpose Results Activities Means Costs
Upaya akselerasi pencapaiaN SDGs. SDGs ( Sustainable Development Goals ) sebuah dokumen yang akan menjadi sebuah acuan dalam kerangka pembangunan dan.
Transcript presentasi:

Studi Dasar (Baseline) untuk Advokasi Kebijakan Sirojuddin Arif Materi untuk pilot training “Advokasi Berdasarkan Bukti: Menjembatani Penelitian dan Kebijakan” Bandung, 9 – 12 Juni 2009

Introduction Sebagian besar waktu sesi ini akan melibatkan kerja kelompok Kerja kelompok dimaksudkan untuk membantu peserta memahami cara kuantifikasi data kualitatif dan pembuatan baseline data

Outline Arti penting studi dasar (baseline study) dalam advokasi kebijakan Penggunaan data/hasil penelitian yang ada untuk menyusun data dasar (baseline data) Analisis kuantitatif atas data kualitatif

Studi Dasar ‘… gathers key information early in an Activity so that later judgments can be made about the quality and development results achieved of the Activity.’ ‘A systematic effort to collect data about the condition or characteristics of a population before a programme or policy intervention is set up. This data can then be monitored from time to time in order to see what has changed, as part of a monitoring and evaluation system

Data Dasar Garis imajiner untuk mengukur suatu perubahan atau dampak program atau kebijakan Dasar untuk membuat perbandingan Dasar untuk mengevaluasi suatu program atau kebijakan

Kerangka Kerja Advokasi Kebijakan Treatment Post-Treatment Pre-Treatment Advokasi kebijakan Studi Dasar

Arti Penting Studi Dasar Landasan untuk menyusun suatu kebijakan, program, atau advokasi Mempertajam atau meningkatkan kualitas pelaksanaan suatu kebijakan, program atau kebijakan Monitoring dan evaluasi kebijakan, program, atau advokasi

Yang Perlu Diperhatikan Tidak teoretikal, tidak terlalu detail Baseline bukan needs assessment Tidak mengulangi data yang sudah ada Data yang dibutuhkan untuk monitoring dan evaluasi Fokus pada hal-hal terkait dengan tujuan dan dampak Kelayakan pelaksanaan baseline studi (SDM, dana, waktu)

Bagaimana Mengukur Dampak/Perubahan? Dengan dan Tanpa Program Sebelum dan Sesudah Program Kelebihan: Faktor penyebab perubahan Tingkat perubahan Lehih hemat (hanya area program) Monitoring dan evaluasi dampak Evaluasi dan monitoring partisipatif Kekurangan: Susah menemukan wilayah bandingan Perlu keahlian statistik Hanya evalusi dampak, tidak dengan monitoring Lebih mahal Sulit menentukan faktor penyebab perubahan Mengasumsikan perubahan bersifat linear

Indikator Perubahan Hanya mengukur atau memonitor perubahan, namun tidak menjelaskannya SMART (specific, measurable, attainable, relevant and timely)

Melakukan Studi Dasar: Dengan Metode Apa? Tergantung pokok persoalan (i.e. untuk meningkatkan kehadiran murid diperlukan indikator statistik; untuk mengubah cara berpikir dibutuhkan pemahaman tentang cara pandang) Reliabilitas metode yang dipakai Bagaimana data akan dianalisis?

Kuantitatif vs Kualitatif Qualitative Quantitative Realitas yang beragam Interaksi dgn informan/responden Tidak bebas nilai Pandangan pribadi Realitas tunggal, objektif Jarak dengan responden Bebas nilai Pandangan objektif

Analisis Data Analisis Data Kualitatif Kuantitatif A B C D

Analisis Kuantitatif atas Data Kualitatif (1) Menurut studi kualitatif, ada 412 kakus Dibagi jumlah rumah yang ada (1.689)  24,7 % Survey yang dilakukan sesudahnya menemukan: 21,9 % penduduk memiliki kasus, 3,9 % sedang membuat kakus, dan 0,2 % memiliki dua atau lebih kakus (total 26 %)

Analisis Kuantitatif atas Data Kualitatif (2) Temuan Kualitatif (N=297) Kuantitatif (N=3.349) Usia menikah Jumlah anak yang diharapkan Perawatan sebelum melahirkan Perawatan setelah melahirkan Cousin mariage 17,1 5,08 98 % 58,5 % 48 % 18 5,5 92,9 % 20 % 43 % - 57 %

Analisis Kuantitatif atas Data Kualitatif Jawaban yang bisa dikuantifikasikan Homogenitas masyarakat yang diteliti Secara geografis terkonsentrasi (hasil FGD di desa relatif sama dengan hasil survey)

Simulasi I Masing-masing kelompok memilih salah satu data set yang tersedia (2 kelompok mengerjakan data set yang sama sehingga bisa saling mengomentari di sesi pleno) Berilah skor 1-5 pada kelima asset yang telah disusun berdasarkan data yang telah disediakan Skor tersebut selanjutkan digunakan untuk menyusun gambar pentagonal aset masing-masing desa

Simulasi II Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada, masing-masing kelompok membuat baseline data tentang salah satu dari kedua persoalan berikut: 1. Pengurangan angka kematian ibu melahirkan dan bayi 2. Peningkatan akses penduduk miskin terhadap layanan kesehatan dasar

Terima Kasih