TUGAS 2 (kelompok 3 orang)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PEDOMAN CARA PRODUKSI PANGAN OLAHAN YANG BAIK (GOOD MANUFACTURING PRACTICES) INDUSTRI MAKANAN, HASIL LAUT DAN PERIKANAN Direktorat Jenderal Industri Agro.
Advertisements

KEWIRAUSAHAAN TOPIK 7 RENCANA PRODUKSI.
Variabel dan Hipotesis Skripsi Strategi Pemasaran Produk Nata De Fina (Nenas) di Kota Padang Oleh : YenniWidayanti
(Minggu ke 3) Pengawasan Mutu Hasil Ternak
TUGAS 2 (kelompok 3 orang)
PENERAPAN PMMT/ HACCP SEBAGAI SISTEM MANAJEMEN MUTU
Good Manufactory Practices
SKEMA PENERAPAN SISTEM KEAMANAN PANGAN PADA TIAP TAHAPAN PRODUKSI
Mind Map IKM DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN KUTAI TIMUR
PERAN PENGUMPUL, PENGECER, STANDAR MUTU
HACCP Semester Genap
BAB 5 PROSEDUR DAN PROFIL USAHA
Pujianto DINAS PERINKOP DAN UMKM KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2014
BAB 2 dan 4 - REKHA.
Pasar,,,,,.
Teknologi Pangan.
PENGAWASAN MUTU PANGAN
HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point)
BAHAYA-BAHAYA KIMIA DAN FISIK PADA MAKANAN
KEWIRAUSAHAAN TOPIK 7 RENCANA PRODUKSI.
GOOD MANUFACTURING PRACTICES
PEDOMAN CARA PRODUKSI PANGAN OLAHAN YANG BAIK (GOOD MANUFACTURING PRACTICES) INDUSTRI MAKANAN, HASIL LAUT DAN PERIKANAN Direktorat Jenderal Industri Agro.
GOOD MANUFACTURING PRACTICES cara / teknik berproduksi yang baik dan benar Pedoman yg menjelaskan bagaimana memproduksi makanan agar aman, bermutu dan.
Sistem Jaminan Mutu Hasil Pertanian
AGROINDUSTRI DI INDONESIA TERKAIT ISU-ISU GLOBAL SEBAGAI BERIKUT :
PEDOMAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
Good Manufactory Practices
TUGAS AKHIR UTS BUATLAH POSTER YG BERTEMA SANITASI MAKANAN & MINUMAN ATAU KEAMANAN PANGAN PRINTOUT DIKUMPULKAN SAAT UTS, DITARUH DITENGAH LEMBAR JAWAB.
Perekonomian Indonesia
PEMBEKALAN MAHASISWA KKN UNS PENYUSUNAN SEDERHANA PEMETAAN
SOSIALISASI KANTIN SEHAT SEKOLAH
MANAJEMEN RANTAI PASOK (MRP)
MANAJEMEN TERNAK PERAH
Pengawasan Pangan Siap Saji
SERTIFIKASI.
GOOD MANUFACTURING PRACTICES
CAC dan ISO Rini Hustiany.
Mata Kuliah Ekonomi Pertanian (ESL 211)
MEKANISASI PERKEBUNAN
Firman Jaya Bagian Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan
MANAJEMEN PRODUKSI DALAM AGRIBISNIS
Kesehatan Lingkungan dalam Bencana
PERGUDANGAN & FASILITAS PENDUKUNG
Rencana Perkuliahan Manajemen Koperasi & ukm
PENDAHULUAN Sistem penyediaan makanan nasional di Indonesia salah satu di antaranya dipenuhi oleh industri pangan. Dalam penyediaan makanan tersebut, Industri.
Selamat Jumpa 2004.
KONTRAK PERKULIAHAN mk. SANITASI PERUMAHAN DAN TTU
Perekonomian Indonesia
Food Quality Management Manajemen Mutu Makanan
POTENSI & KENDALA DALAM INDUSTRI PANGAN
Manajemen Koperasi dan UKM
Manajemen Operasional
LAPORAN PENELITIAN Pertemuan 13
Teknologi Pangan.
Saluran Distribusi Disusun Oleh: Iis Komariah NIM
Program Penyehatan Makanan
PERENCANAAN INDUSTRI HASIL PERTANIAN
Risalandi Nugroho Santoso ( )
Industri Makanan dan Minuman
JAMINAN MUTU PRODUK PERTANIAN Pandi Pardian Rizen Primiere Hotel 19 Agustus 2018.
Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
Penerapan GMP PADA UKM OLAHAN PANGAN
CARA PEMBENIHAN IKAN YANG BAIK
PEMBEKALAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)
ABSTRAK Pengolahan pangan pada industri komersial antara lain bertujuan untuk memperpanjang masa simpan. Umur simpan merupakan salah satu persyaratan yang.
SERTIFIKASI SISTEM KEAMANAN PANGAN DAN SISTEM JAMINAN HALAL.
3.12 MENERAPKAN PENGOLAHAN HASIL SAYURAN 4.12 MEMPRODUKSI OLAHAN SAYURAN.
LIMA KUNCI KEAMANAN PANGAN WHO
Keamanan Pangan. – Keamanan Pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan fisik yang.
Anggota 1.Mutiara Emilia Hikmatunnisa W M.Firmansyah
Transcript presentasi:

TUGAS 2 (kelompok 3 orang) Melakukan observasi dan mengevaluasi penerapan good practices (GMP, GHP, GRP, GDP) di industri pangan, food services maupun retailers. Pertama setiap kelompok menentukan jenis good practices dan objek yang akan diamati. Daftar nama kelompok (sama dengan kelompok pada tugas 1) dan jenis produk harus dikonfirmasikan ke dosen (list ada di depan ruang INE) paling lambat 7 November 2011. Topik akan dibatasi sbb: Good Manufacturing Practices (GMP) – 7 kelompok Good Hygiene Practices (GHP) – 7 kelompok Good Retailer Practices (GRP) – 7 kelompok Good Distribution Practices (GDP) – 6 kelompok

TUGAS 2 (lanjutan) Untuk observasi GMP, GHP, GRP,dan GDP setiap kelompok harus memilih objek observasi yang berbeda. Syarat untuk industri pangan maupun food services yang akan dijadikan objek observasi, yaitu minimal mempunyai 5 pekerja, kecuali untuk GDP. Sebelum melakukan survey, setiap kelompok harus mengerti cakupan masing-masing good practices dan mempersiapkan check-list – yang akan digunakan untuk mengevaluasi penerapan good practices di lapangan. Tugas dilengkapi dengan dokumentasi foto di lapangan.

TUGAS 2 (lanjutan) Tugas disajikan dalam bentuk presentasi oral dan laporan tertulis. Materi presentasi diberikan dalam bentuk CD. Semua tugas (CD & laporan) dikumpulkan pada waktu yang telah ditetapkan. Format CD adalah windows 2003. Format laporan meliputi: Pendahuluan (penjelasan tentang profil objek observasi, apa yang diproduksi, bagaimana rantai pasokan pangan yang ada/ tercakup dalam objek observasi ini) Penerapan good practices di lapangan Diskusi – membandingkan pelaksanaan good practices di lapangan dengan teori (referensi), dan mengevaluasi dengan dukungan referensi Kesimpulan Referensi Lampiran (check-list)

TUGAS 2 (lanjutan) GMP (Good Manufacturing Practices) Penerapan prinsip-prinsip good practices pada produksi pangan guna menghasilkan produk pangan yang aman dan berkualitas. Mencakup desain dan tata letak bangunan, ketersediaan fasilitas, kebersihan personal, sanitasi (pelaksanaan, pengendalian dan fasilitas), pembuangan limbah, peralatan produksi, pengendalian proses produksi, pengendalian hama, penyimpanan, distribusi dan sebagainya. Objek observasi : industri pangan skala rumah tangga hingga skala menengah dengan jumlah karyawan minimal 5 orang.

TUGAS 2 (lanjutan) GHP (Good Hygiene Practices) Penerapan prinsip-prinsip good practices pada penanganan / penyediaan pangan (food service) guna menghasilkan produk pangan yang aman dan berkualitas. Mencakup desain dan tata letak bangunan, ketersediaan fasilitas, kebersihan personal, sanitasi (pelaksanaan, pengendalian dan fasilitas), pembuangan limbah, peralatan, pengendalian proses, pengendalian hama, penyimpanan, distribusi dan sebagainya. Objek observasi : usaha-usaha yang berkaitan dengan penanganan / penyediaan pangan (rumah makan, kafe, kantin, hotel, katering, pujasera, dan sebagainya dengan jumlah karyawan minimal 5 orang).

TUGAS 2 (lanjutan) GRP (Good Retail Practices) Penerapan prinsip-prinsip good practices pada penanganan produk pangan yang dipasarkan secara retail guna menjaga kualitas dan keamanan produk. Mencakup pengemasan (re-pack), penanganan, penyimpanan, pelabelan, display, sanitasi / kebersihan tempat, kebersihan personal, pengendalian hama dan sebagainya Objek observasi : usaha-usaha yang berkaitan dengan penjualan produk pangan eceran (supermarket, minimarket, hypermarket, pedagang eceran di pasar, kios, dan sebagainya)

TUGAS 2 (lanjutan) GDP (Good Distribution Practices) Penerapan prinsip-prinsip good practices pada distribusi bahan atau pun produk pangan guna menjaga kualitas dan keamanan produk. Yang menjadi perhatian adalah cara distribusi produk pangan dan dampaknya terhadap mutu produk. Mencakup distribusi hulu sampai hilir (dari petani/ peternak hingga konsumen)  untuk fresh produce. Atau dari produsen hingga konsumen  untuk manufactured products. Objek observasi: petani sayuran & buah-buahan, industri pemerahan susu sapi, penangkapan ikan  pengepul  pedagang di pasar/koperasi  konsumen. Atau produsen  distributor  konsumen/retail.

TUGAS 2 (lanjutan) Kriteria penilaian tugas didasarkan pada kelengkapan dan kebenaran cakupan observasi lapangan, ketajaman dan kedalaman analisa hasil observasi (evaluasi) yang ditunjukkan dengan dukungan referensi yang digunakan untuk mengevaluasi penerapan GPs di lapangan, kemampuan presentasi mahasiswa, dan kerapian sajian. Tugas dikumpulkan selambatnya 26 November 2011 jam 14.00 di loker INNE.