KULIAH 7 ANGGARAN TENAGA KERJA

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MACAM-MACAM BIAYA. DARI SISI PEMANFAATANNYA BIAYA DIGOLONGKAN MENJADI 2 MACAM YAITU : BIAYA EXPLISIT : BIAYA UNTUK FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI. BIAYA.
Advertisements

BIAYA PRODUKSI Seluruh beban keuangan yang dikeluarkan oleh produsen untuk memproduksi suatu barang atau jasa.
BIAYA PRODUKSI.
METODE HARGA POKOK PROSES- LANJUTAN
Analisis Proses Bisnis Pertemuan V
Soal Latihan PT Fayyad mengolah produknya secara massa melalui satu departemen produksi. Biaya yang dikeluarkan selama bulan April 2000 sebagai berikut.
Soal Latihan PT. Hamka berusaha dalam pesanan combro. Tanggal 26 April 2000 mendapat pesanan dari PT Nada 1000 combro, dimana yang dibebankan persatuan.
BIAYA TENAGA KERJA.
AKUNTANSI BIAYA TENAGA KERJA
Fungsi penerimaan dan fungsi biaya
KELOMPOK III WIDYA KRISTIN SITORUS BETARIA SITUMORANG IRMA LUBIS
Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung
PERENCANAAN & PENGENDALIAN BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG Pertemuan ke-09
Biaya Overhead Pabrik.
ANGGARAN VARIABEL.
ANGGARAN BIAYA OVERHEAD PABRIK
STANDAR COSTING.
METODE HARGA POKOK PESANAN
BIAYA PRODUKSI JANGKA PANJANG
Manajemen Persediaan Pertemuan ke-10.
BIAYA PRODUKSI.
Anggaran Biaya Overhead Pabrik (BOP)
ANGGARAN BIAYA OVERHEAD PABRIK
B E P TITIK PULANG POKOK.
ANALISA EKONOMI Fanny Widadie.
Anggaran Tenaga Kerja Cherrya Dhia wenny, s.e..
Sistem Perhitungan Biaya Berdasarkan Pesanan
ANGGARAN VARIABEL.
Anggaran Biaya Overhead Pabrik
Anggaran Biaya Overhead Pabrik
ANGGARAN BIAYA OVERHEAD PABRIK
Biaya Overhead Pabrik (BOP)
Materi Perkuliahan.
VII. ANGGARAN BIAYA TENAGA KERJA
ANGGARAN BIAYA VARIABEL
Anggaran bahan mentah (direct material budget)
ANALISIS PULANG POKOK (BREAK EVEN POINT)
Menghitung Harga Pokok Produksi
DEPARTEMENISASI KOS OVERHEAD PABRIK
PENYUSUNAN ANGGARAN TENAGA KERJA LANGSUNG
PERILAKU BIAYA.
PERENCANAAN & PENGENDALIAN
MATERI E-LEARNING PENGANGGARAN BISNIS MOMO TGL : 12 MEI 2016, kelas 21A BERIKUT INI ADALAH MATERI TAMBAHAN.
VI. ANGGARAN BIAYA TENAGA KERJA
MATA KULIAH : PENGANGGARAN PERUSAHAAN
Anggaran BOP.
ANGGARAN BIAYA OVERHEAD PABRIK & BIAYA OPERASI
AKUNTANSI BIAYA TENAGA KERJA
METODE HARGA POKOK PROSES- LANJUTAN
Data Jam Kerja Karyawan
Perhitungan Harga Pokok
MATERI E-LEARNING PENGANGGARAN BISNIS MUSHAWIR TGL : 18 MEI 2011
Biaya Tenaga Kerja Jayanthi Octavia.
Pertemuan 6 ANGGARAN BAHAN MENTAH
Analisis Proses Bisnis Pertemuan V
PENENTUAN HARGA JUAL.
HARIRI, SE., M.Ak Universitas Islam Malang 2016
ANGGARAN BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG
ANGGARAN TENAGA KERJA Robinhot Gultom, SE, M.Si.
Welcome.. .. and thanks for joining us...
06 Anggaran Biaya Tenaga Kerja
05 Akuntansi Biaya PROCESS COSTING
Analisis Proses Bisnis Pertemuan V
ANGGARAN TENAGA KERJA LANGSUNG
ANGGARAN INDUK.
ANGGARAN BIAYA OVERHEAD PABRIK
Ekonomi Produksi/ D Napitupulu
PERENCANAAN & PENGENDALIAN
ANGGARAN BIAYA PRODUKSI Part 1
ANGGARAN TENAGA KERJA.
Transcript presentasi:

KULIAH 7 ANGGARAN TENAGA KERJA NURU HUDA

ANGGARAN TENAGA KERJA (1) Tenaga kerja yang bekerja dipabrik dikelompokan menjadi dua yakni : - Tenaga kerja langsung → terlibat secara landsung dalam proses produksi, biasanya dikaitkan dengan biaya produksi - Tenaga kerja tidak langsung → tidak terlibat secara langsung dalam proses produksi, biasanya dikaitkan dengan biaya overhead pabrik.

ANGGARAN TENAGA KERJA (2) Ciri-ciri atau sifat tenaga kerja : 1. Besar kecilnya biaya untuk tenaga kerja jenis ini berhubungan secara langsung dengan tingkat kegiatan produksi. 2. Biayanya bersifat variabel. 3. Dikaitkan dalam penentuan tenaga kerja.

CIRI TENAGA KERJA TIDAK LANGSUNG Ciri-ciri atau sifat tenaga kerja tidak langsung 1. Besar kecilnya biaya tidak berhubungan angsung dengan tingkat produksi. 2. Biayanya semi fixed atau semi variabel. 3. Tempat bekerja tidak harus selalu dipabrik tetapi tetapi dapat diluar pabrik.

LANGKAH MENYUSUN ANGGARAN TENAGA KERJA (1) Sebelum menyusun anggaran tenaga kerja perlu ditentukan terlebih dahulu dasar satuan utama yang digunakan untuk menghitungnya. Kerap kali ditemui dalam praktek yakni satuan hitung atas dasar jam buruh langsung (Direct Labour Hour/DLH) dan biaya buruh langsung (Direct Labour Cost).

LANGKAH MENYUSUN ANGGARAN TENAGA KERJA (2) Dalam persiapan penyusunan anggaran ini terlebih dahulu dibuat “ Manning Table “ (merupakan daftar kebutuhan tenaga kerja) yang menjelaskan : 1. Jenis atau kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan. 2. Jumlah masing-masing jenis tenaga kerja pada berbagai tingkat kegiatan. 3. Bagian-bagian yang membutuhkannya.

LANGKAH MENYUSUN ANGGARAN TENAGA KERJA (3) Setelah dihitung jam buruh langsung (DLH) kemudian dibuat perkiraan tentang tingkat upah rata-rata (average wage rate) untuk tahun anggaran bersangkutan dengan cara membagi jumlah rupiah yang dikeluarkan untuk membayar tenaga kerja langsung dengan jumlah jam tenaga kerja langsung yang diperlukan.

LANGKAH MENYUSUN ANGGARAN TENAGA KERJA (4) Contoh : Dalam perusahaan, tenaga kerja langsung pada pabrik dapat digolongkan menjadi 3 tingkatan yakni golongan I, II dan III.

Tingkat Upah rata-rata = Rp. 4.500.000 = Rp.600 Per DLH 7.500   Tingkat Upah/Jam Jumlah Golongan Rp. TK DLH I Rp. 500 50 100 Rp. 2.500.000 II Rp. 750 20 Rp. 1.500.000 III Rp. 1000 5 Rp. 500.000 75 Rp. 4.500.000 Tingkat Upah rata-rata = Rp. 4.500.000 = Rp.600 Per DLH 7.500

LANGKAH MENYUSUN ANGGARAN TENAGA KERJA (5) Tingkat upah raata-rata = Rp. 4.500.000 = Rp. 600/DLH 7.500 Note : tingkat upah rata-rata dapat berubah apabila terjadi perubahan rasio dalam penggunaan TK seperti : - Rasio kuantitas masing-masing golongan. - Rasio upah masing-masing golongan.

LANGKAH MENYUSUN ANGGARAN TENAGA KERJA (6) Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung Pada anggaran ini harus dicantumkan : Jumlah barang yang diproduksi. Jam buruh langsung (DLH) yang diperlukan untuk 1 unit barang. Tingkat upah raata-rata perjam buruh langsung. Jenis barang dihasilkan. Waktu produksi barang (bulan atau kuartal.

CONTOH ANGGARAN TENAGA KERJA LANGSUNG (1) PT. ADA-ADA SAJA mempunyai 3 bagian produksi : I, II, III dua macam barang yang produksi X dan Y. Barang X diprodusir melalui 3 bagian sedangkan barang Y hanya melalui bagian I dan III saja. Adapun rencana jam buruh/unit barang, rencana tingkat upah rata-rata dan rencana tingkat produksi sebagai berikut :

Tingkat upah rata-rata/DLH DLH per unit barang Bagian X Y Tingkat upah rata-rata/DLH I 0,4 0,2 Rp. 200 II Rp. 150 Rp. 100

Barang Kuartal X Y I 230.000 108.000 II 240.000 140.000 III 127.000 IV Rencana Produksi Barang Kuartal X Y I 230.000 108.000 II 240.000 140.000 III 127.000 IV 260.000 145.000 Jumlah 960.000 520.000

CONTOH ANGGARAN TENAGA KERJA LANGSUNG (2) Berdasarkan data tersebut diatas maka dapat kita susun anggaran tenaga kerja langsung sebagai berikut :