Metodologi BAB m Metode Sampling Metode Pengumpulan Data

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
SOP PPID DAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK
Advertisements

Pendahuluan (1/9) Pendahuluan
Bagian 6 Perkawinan dan Kegiatan Seksual Pengantar m.
Pengantar m Bagian 2 Pedoman WUS: Hal. 62. Tujuan: Mengumpulkan keterangan mengenai anak yang dilahirkan hidup oleh responden selama hidupnya. 100% SDKI.
Bagian 17 Pacaran dan Perilaku Seksual SDKI % Pengantar Gambar: David Castillo Dominici | freedigitalphotos.net m.
Latar Belakang Responden
Pengawasan Kegiatan Lapangan
Pengantar Gambar: Ambro | FreeDigitalPhotos.net Bagian 1 Latar Belakang Responden.
Bagian 8 Isu Kesehatan Lainnya Pengantar Gambar: Nutdanai Apikhomboonwaroot | FreeDigitalPhotos.net 100% SDKI 2012 m.
Pengantar Bagian 2 Riwayat Kelahiran Gambar: TJ2020 | FreeDigitalphotos.net 100% m.
WORKSHOP WELCOME to STATE SENIOR HIGH SCHOOL 1 PEKALONGAN
Tatacara Pengisian Kuesioner
Survey.
DAFTAR SDKI12-RT BLOK II Blok II Kunjungan Petugas m Pengisian Kode Pewawancara Rekapitulasi Rumah Tangga Pengisian Kode Editor dan Pengawas.
Pengantar Metodologi Modul Lainnya Pendahuluan
Survei Struktur Ongkos Usaha Tani Tanaman Pangan
Blok III Daftar Anggota Rumah Tangga Pengantar Kol (2)-(4) Kol (5)-(8) Kol (9)-(11) Kol (12)-(13) Kol (14)-(16) Kol (17) Gambar: jannoon028 | FreeDigitalphotos.net.
Informasi Pelaksanaan Ujian nasional.
Menyiapkan Bahan Menghubungi Pejabat Setempat Menemukan Lokasi Survei Menemukan Rumah Tangga Sampel Menemukan Responden Perjalanan dan Penginapan Gambar:
Bagian 7 Pacaran dan Perilaku Seksual Pengantar Gambar: David Castillo Dominici | FreeDigitalphotos.net 100% SDKI 2012 m.
Kelengkapan untuk Setiap Rumah Tangga Umum Pengiriman Dokumen ke BPS Provinsi Susunan Kuesioner dalam Satu Blok Sensus Pemeriksaan Kelengkapan Bab 6 Pengiriman.
Umum Pengenalan Tempat Kol (1) dan (2) Kol (3) dan (4) Kol (5) Kol (6)-(9) Kol (10) dan (11) Kol (12) dan (13) Kol (14) dan (15) Baris Penjumlahan 100%
Pengantar Gambar: David Castillo Dominici / FreeDigitalPhotos.net m Bagian 1 Pedoman WUS: Hal. 57.
SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA
Model Pembagian Kerja Berlanjut
SURVEI CONTOH Rancangan Survei Ekonomis/ The Economic Design Survey
SURVEI CONTOH Rancangan Survei Ekonomis/ The Economic Design Survey
1 Kuliah ke-12 Rancangan Survei Ekonomis/ The Economic Design Survey Penentuan Besarnya Sampel Penentuan Besarnya Sampel Rancangan Survei Ekonomis Rancangan.
Kuliah ke-3 MATERI SURVEI.
Gambar: Renjith Krisnan / FreeDigitalPhotos.net Persiapan Pencarian RT Sampel Pencarian RT Sampel Masalah dalam Pencarian RT Sampel Masalah dalam Pencarian.
Jumlah Peserta Amplop Besar (isi 20 eksemplar) Amplop Kecil A (Isi 10 eksemplar) Amplop Kecil B (isi = n eksemplar) 20 1 eksp amplop.
Rancangan Survei Ekonomis The Economic Design of Surveys.
Umum Poin 1 Poin 2 Poin 3Poin 6-7 Poin 5 Poin 4 Gambar: scottchan / FreeDigitalPhotos.net Bab 5.a Pemeriksaan Kuesioner 100% Pengawas-Editor m.
Organisasi Tim Pewawancara Fungsi Pengawas dan Editor
Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur ADMINISTRASI PPID DAN ATASAN PPID.
Pengantar Blok I Pengenalan Tempat Blok I Pengenalan Tempat m.
LANGKAH-LANGKAH ANALISIS SISTEM DAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA
Penelitian.
Mikhania C.E., S.Farm,M.Si, Apt.
Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012
KULIAH KE-7 PERSIAPAN LAPANGAN DAN UJI COBA.
SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA
S. Happy Hardjo Direktorat Statistik Kesejahteraan Rakyat
SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA
LANGKAH-LANGKAH melaksanakan SURVEI CONTOH
Pembuatan Kuesioner dan Pedoman
SURVEI CONTOH PERTEMUAN KE-5.
Badan Penelitian & Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI
Pembuatan Kuesioner dan Pedoman
Blok I Pengenalan Tempat Blok I Pengenalan Tempat 100% m Pengantar.
METODOLOGI R ISET K ESEHATAN D ASAR 2010 (RISKESDAS 2010)
Tata Tertib Pengawas Ruangan Dan Peserta UN
SURVEI CONTOH PERTEMUAN KE-4.
Bagian 5 Preferensi Fertilitas SDKI 2012 Pengantar Gambar: Stuart Miles | FreeDigitalPhotos.net SDKI 2012 Pengantar m.
Bagian 4 Perkawinan dan Sikap terhadap Perempuan Pengantar Gambar: photostock | FreeDigitalPhotos.net 100% SDKI 2012 m.
Pedoman Wawancara Oleh : Hety Setiawaty G
METODOLOGI SUSENAS 2010 Kerangka sampel yang digunakan dalam Susenas 2010 terdiri dari 2 jenis, yaitu: 1.Kerangka pemilihan sampel primer (primary sampling.
SURVEI CONTOH KADARMANTO.
DISUSUN OLEH : DIAH NUR SIANTI IMRON NOVIRA MUTIA SAFITRI WAHYU RETNO SARI.
SURVEY BERBASIS RUMAH TANGGA
Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (Sdki) 2012
Menyongsong Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017
Tim Validasi Riskesdas UI, Unair, dan Unhas
Penelitian Survei Penelitian survei merupakan salah satu jenis metode penelitian yang banyak digunakan dalam praktek sehari-hari. Penelitian survei merupakan.
PANDUAN VISITASI SD / MI
Blok I Pengenalan Tempat
Mulai Kamis, 29 Nopember 2018Kamis, 29 Nopember 2018 Materi Presentasi
INSTRUMEN SAKERNAS AGUSTUS 2019
2019 AJAR SAKERNAS BAHAN PENCACAHAN BLOK I, II, III
Desain Sampling Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program (SKAP) BKKBN Tahun 2018 Pelatihan Fasilitator dan Supervisor Direktorat Pengembangan Metodologi.
Transcript presentasi:

Metodologi BAB 2 234 m Metode Sampling Metode Pengumpulan Data 1 Metode Pengumpulan Data 2 Organisasi Lapangan 3 Kode Pewawancara 4 Tugas dan Fungsi Petugas 5 Pembagian Tugas 6 234 BAB 2 Metodologi Pemantauan Wawancara 7 Nonrespon 8 Etika Wawancara 9 Ditambah tombol tugas pengawas.

(primary sampling unit) Metode Sampling m SDKI 2012 100% 1 2 Kerangka Sampel Daftar PSU dibentuk berdasarkan kelompok blok sensus yang berdekatan PSU (primary sampling unit) BS pada PSU terpilih sudah dilengkapi dengan jumlah rumah tangga hasil listing SP2010 Blok Sensus (BS) Daftar rumah tangga biasa hasil pemutakhiran rumah tangga SP2010 pada BS terpilih SDKI12 Rumah Tangga Buku Pedoman: WUS hal. 5 ;PK hal. 5 ;RP hal. 5

Metode Sampling Tahap II: Memilih sebuah BS dari setiap PSU terpilih 100% 1 2 Tahap I: Memilih sejumlah PSU dari Master Sample PSU Tahap II: Memilih sebuah BS dari setiap PSU terpilih Tahap III: Memilih 25 rumah tangga biasa di setiap BS terpilih secara sistematik dari hasil pemutakhiran rumah tangga (Daftar SDKI12-P) Catatan: Tahap I dan II dilakukan di BPS Pusat (Subdit Pengembangan Desain Sensus dan Survei). Tahap III dilakukan di BPS Povinsi. . Buku Pedoman: WUS hal. 5 ;PK hal. 5 ;RP hal. 5

Metode Pengumpulan Data 100% kepala rumah tangga, suami/istri kepala rumah tangga, atau anggota rumah tangga (ART) dewasa lain yang paling mengetahui Daftar SDKI12-RT Metode: wawancara langsung (tatap muka) pada individu yang bersangkutan yang terpilih sebagai responden Daftar: SDKI12-WUS SDKI12- PK SDKI12-RP Buku Pedoman: WUS hal. 7 ;PK hal. 7 ;RP hal. 7

2. Membantu Tim Pewawancara mencari rumah tangga terpilih SDKI12. Organisasi Lapangan m SDKI 2012 100% 1 2 3 1. Bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan sehari-hari SDKI12 bidang teknis maupun administrasi di provinsi masing-masing. 2. Membagi tugas Tim Pewawancara 3. Mengerahkan semua Tim Pewawancara untuk melaksanakan pengumpulan data. 4. Mengatur jadual pelaksanaan kunjungan lapangan Tim Pewawancara. 5. Mengkoordinasikan kegiatan Tim Pewawancara dan BPS Kabupaten/Kota. 6. Mengawasi setiap Tim Pewawancara 7. Menyediakan hasil pemutakhiran rumah tangga SP 2010 (Daftar SDKI12-P) dan melakukan pemilihan sampel rumah tangga. 8. Membuat laporan pelaksanaan lapangan SDKI12 di provinsi masing-masing. 1. Bertanggung jawab atas pelaksanaan seluruh kegiatan SDKI12 di wilayah Kabupaten/Kotanya. 2. Membantu Kepala BPS Provinsi baik teknis maupun administrasi. 3. Mengaktifkan seluruh jajaran organisasi BPS Kabupaten/Kota dan organisasi lapangan SDKI12 yang bertugas di wilayahnya. 4. Memfasilitasi kegiatan Koordinator Lapangan (Korlap) dan Tim Pewawancara SDKI12 yang bertugas di wilayahnya. 1. Membantu Tim Pewawancara melakukan kunjungan di blok sensus terpilih SDKI12. 2. Membantu Tim Pewawancara mencari rumah tangga terpilih SDKI12. 1. Bertanggung jawab atas pelaksanaan seluruh kegiatan di provinsinya. 2. Mengarahkan semua pelaksanaan kegiatan baik teknis maupun administrasi. 3. Mengaktifkan seluruh jajaran organisasi BPS Provinsi dan organisasi lapangan SDKI12. 4. Menyelenggarakan pelatihan petugas lapangan (bagi provinsi yang menjadi pusat pelatihan petugas). Kepala BPS Provinsi Korlap/Kabidsos Tim Pewawancara 2 Tim Pewawancara 1 Tim Pewawancara n Kepala BPS Kab/Kota Penunjuk Jalan Buku Pedoman: WUS hal. 7-10 ;PK hal. 7-10 ;RP hal. 7-10

Pewawancara PK (merangkap editor RP) Organisasi Lapangan m 100% 1 2 3 Pengawas Editor WUS dan PK Pewawancara WUS-1 Pewawancara WUS-2 Pewawancara PK (merangkap editor RP) Pewawancara WUS-4 Pewawancara WUS-3 Editor RP Pewawancara RP Buku Pedoman: WUS hal. 7-10 ;PK hal. 7-10 ;RP hal. 7-10

(merangkap editor PK dan RP) Khusus Papua & Pabar Organisasi Lapangan m SDKI 2012 100% 1 2 3 Pengawas (merangkap editor PK dan RP) Editor WUS Pewawancara WUS-1 Pewawancara WUS-2 Pewawancara PK + RP Buku Pedoman: WUS hal. 7-10 ;PK hal. 7-10 ;RP hal. 7-10

Tugas dan Fungsi Petugas m 100% 1 2 3 4 Pengawas 1 Mengikuti pelatihan Mengatur urusan teknis/non teknis melalui koordinasi dengan Koordinator Lapangan. Mengikuti petugas pewawancara (khususnya yang masih baru) mengunjungi rumah tangga terpilih Membantu pewawancara memahami konsep, cara bertanya, serta pengisian kuesioner. Mengunjungi beberapa RT terpilih untuk meyakinkan bahwa pewawancara telah mewawancarai rumah tangga dengan lengkap dan benar. Buku Pedoman: WUS hal. 9-10 ;PK hal. 9-10 ;RP hal. 9-10

Tugas dan Fungsi Petugas m 100% 1 2 3 4 Pengawas 2 Menemukan dan mengoreksi kesalahan pewawancara Mengadakan pertemuan dengan anggota tim setiap hari, membahas pekerjaan dan memecahkan masalah Mengatur kunjungan ke rumah tangga sampel, membagi tugas, memonitor wawancara dan pemeriksaan hasil, serta mengadakan evaluasi harian Memelihara kekompakan tim Buku Pedoman: WUS hal. 9-10 ;PK hal. 9-10 ;RP hal. 9-10

Tugas dan Fungsi Petugas m 100% 1 2 3 4 Editor Lapangan Mengikuti pelatihan Memeriksa isian kuesioner Memperbaiki cara pengisian yang salah Meminta pewawancara untuk memperbaiki isian kuesioner Meminta pewawancara untuk melakukan kunjungan atau wawancara ulang Mengumpulkan kuesioner dan mempersiapkan pengirimannya Buku Pedoman: WUS hal. 9-10 ;PK hal. 9-10 ;RP hal. 9-10

Tugas dan Fungsi Petugas m 100% 1 2 3 4 Pewawancara Mengikuti pelatihan Mencari dan menemukan tempat tinggal RT dan responden Semua pewawancara bertugas sebagai pewawancara RT Setiap pewawancara mewawancarai responden terpilih dengan daftar yang sesuai dengan kategori responden yang menjadi tanggung jawabnya Memeriksa isian kuesioner Melakukan kunjungan ulang Menyerahkan hasil wawancara di lapangan kepada Editor atau Pengawas. Buku Pedoman: WUS hal. 9-10 ;PK hal. 9-10 ;RP hal. 9-10

2 3 4 4 4 1 1 5 1 Kode Pewawancara KODE PEWAWANCARA : m No. Urut 1, 2, 3, 4 KODE PEWAWANCARA : Jabatan Petugas: 1. Pengawas 2. Editor 3. Pewawancara WUS 4. Pewawancara PK 5. Pewawancara RP No. Urut Tim: 1, 2, 3, 4, 5 Contoh: 2 3 4 artinya: Pewawancara WUS ke 4 dari TIM No. 2 4 4 1 artinya: Pewawancara PK dari TIM No. 4 1 5 1 artinya: Pewawancara RP dari TIM No. 1

2 1 Kode Pewawancara KODE EDITOR LAPANGAN : KODE PENGAWAS : m Jabatan Petugas: 1. Pengawas 2. Editor Lapangan 3. Pewawancara WUS 4. Pewawancara PK 5. Pewawancara RP No. Urut Tim: 1, 2, 3, 4, 5 1 KODE PENGAWAS : Jabatan Petugas: 1. Pengawas 2. Editor Lapangan 3. Pewawancara WUS 4. Pewawancara PK 5. Pewawancara RP No. Urut Tim: 1, 2, 3, 4, 5

Pembagian Tugas 2. Setiap petugas mencacah sesuai modulnya SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1. Semua petugas mencacah dengan Daftar SDKI12-RT. 2. Setiap petugas mencacah sesuai modulnya Modul Pewawancara Responden per BS WUS 4 orang Sekitar 6-8 WUS per pewawancara RP 1 orang Seluruh RP PK Seluruh PK dalam 8 rumah tangga Tambahan keterangan, lihat Buku Pedoman Pengawas dan Editor hal 11-12

Wawancara Daftar SDKI12-WUS, PK, dan RP Pembagian Tugas m SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Wawancara Daftar SDKI12-WUS, PK, dan RP Pewawancara wanita berwawancara dengan responden wanita. Tambahkan gambar : wanita mewawancarai wanita dan pria mewawancarai pria. Pewawancara pria berwawancara dengan responden pria. Tambahan keterangan, lihat Buku Pedoman Pengawas dan Editor hal 11-12

Pembagian Tugas Yang Perlu Diperhatikan dalam Pembagian Tugas 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Bagi tugas secara bijaksana dan tertib Jangan wawancara modul sebelum wawancara daftar RT dilakukan Responden yang memenuhi syarat diwawancarai dengan daftar modul Berkunjung ke satu rumah tangga sekaligus tidak efektif Strategi pembagian tugas di suatu blok bisa berbeda dengan blok lain. Editor WUS tidak boleh menjadi pewawancara Yang Perlu Diperhatikan dalam Pembagian Tugas Tambah gambar Tambahan keterangan, lihat Buku Pedoman Pengawas dan Editor hal 11-12

Pembagian Tugas Yang Perlu Diperhatikan dalam Pelaksanaan Tugas 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Bekali petugas dengan informasi selengkapnya Lengkapi catatan dalam daftar DTP Yakinkan seluruh rumah tangga sudah diwawancarai Yakinkan pewawancara mengerti setiap instruksi Patuhi jadwal Teliti semua hasil kerja editor maupun pewawancara Yang Perlu Diperhatikan dalam Pelaksanaan Tugas Tambah gambar Tambahan keterangan, lihat Buku Pedoman Pengawas dan Editor hal 11-12

Pembagian Tugas Bersifat situasional, menurut: Kondisi lapangan 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Bersifat situasional, menurut: Kondisi lapangan Penyebaran sampel ruta Keberadaan responden di rumah Keamanan Kemudahan/kesulitan mobilisasi petugas Kemampuan riil masing-masing petugas Pembagian Kerja Tambahan keterangan, lihat Buku Pedoman Pengawas dan Editor hal 11-12

Pembagian Tugas Pembagian Kerja 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Pembagian Kerja 25 RT sampel dibagi habis kepada semua pewawancara. Semua petugas melakukan wawancara dengan Daftar SDKI12-RT . Bila ditemukan eligible respondent yang sesuai dengan tugasnya, maka langsung melanjutkan wawancara. (Tahap I) Petugas menyerahkan hasil wawancara Daftar SDKI12-RT kepada Editor/Pengawas. Pengawas membagi tugas kepada pewawancara lain. Petugas melakukan wawancara dengan daftar masing- masing. (Tahap II) Petugas menyerahkan daftar kepada Editor/Pengawas. Tambahan keterangan, lihat Buku Pedoman Pengawas dan Editor hal 11-12

Pembagian Tugas m SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Pembagian Tugas m Jatah W1 Jatah W2 Jatah W3 Jatah W4 Jatah RP SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Pembagian Tahap I Atur Ulang Sketsa Peta Jatah W1 W2 Jatah W2 PK W1 Jatah W3 Jatah W4 W4 RP Jatah RP Jatah PK W3

Pembagian Tugas m Contoh: Dalam satu BS diperoleh hasil: SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Contoh: Dalam satu BS diperoleh hasil: 1. Responden WUS = 19 orang 2. Responden PK = 6 orang 3. Responden RP = 7 orang No RT Sampel Wawancara Tahap I Tahap II Pewawancara RT Eligible Respondent Pewawancara Modul WUS PK  RP 11 W2   1 12 PK W2, PK  13 W3 W3  14 15 16 17 W3, RP 18 W4 19 W4, PK, RP 20 W4, RP 21 22 W4, PK 23 W1 24 25 W1, PK,  RP No RT Sampel Wawancara Tahap I Tahap II Pewawancara Eligible Respondent WUS PK  RP 1 W1   2 3 PK W1, PK 4 5 6 W2 7 W2, RP 8 9 W2, PK 10

Pembagian Tugas m Atur Ulang Sketsa Peta W1 W2 W3 W4 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Pembagian Tahap II WUS Atur Ulang Sketsa Peta W2 W1 W1 W2 W3 W4 W4 W3

Pembagian Tugas m Sketsa Peta Atur Ulang PK Pembagian Tahap II PK PK 1 SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Pembagian Tahap II PK Sketsa Peta Atur Ulang PK PK

Pembagian Tugas m Sketsa Peta Atur Ulang RP Pembagian Tahap II RP RP 1 SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Pembagian Tahap II RP Sketsa Peta Atur Ulang RP RP

Pemantauan Wawancara Suasana wawancara SDKI 2012 100% 1 2 Cakupan Peman- tauan Suasana wawancara Privasi saat wawancara berlangsung Kenyamanan responden Ada tidaknya tekanan dari pewawancara Kejelasan dalam bertanya Kepatuhan pada aturan dalam kuesioner, dll Ditambah dengan Rujukan Halaman di buku Pedoman. Buku Pedoman Pengawas dan Editor hal 13

Pemantauan Wawancara m SDKI 2012 100% 1 2 Pengawas dapat menghadiri bahkan melakukan wawancara langsung dengan responden. Pengawas memeriksa apakah responden sesuai syarat. Periksa hasil pekerjaan editor. Buku Pedoman Pengawas dan Editor hal 13

Nonrespon Nonrespon? Tidak berhasilnya petugas memperoleh keterangan 100% 1 2 3 Nonrespon? Tidak berhasilnya petugas memperoleh keterangan responden, bisa karena Petugas tidak berhasil menemui responden Responden menolak diwawancarai Buku Pedoman Pengawas dan Editor hal 14-15 Gambar: Stuart Miles / FreeDigitalPhotos.net

Nonrespon Cara Mengurangi Nonrespon Bila pewawancara tidak SDKI 2012 100% 1 2 3 Cara Mengurangi Nonrespon Bila pewawancara tidak berhasil menemui responden Cari informasi dari ART yang lain ataupun dari tetangga. Buat jadwal kunjungan berikutnya dan usahakan menemui responden paling sedikit 3 kali. Pewawancara tidak memutuskan sendiri bahwa responden tidak dapat ditemukan. Pengawaslah yang memutuskannya. Buku Pedoman Pengawas dan Editor hal 14-15

Nonrespon Cara Mengurangi Nonrespon Bila responden menolak SDKI 2012 100% 1 2 3 Cara Mengurangi Nonrespon Bila responden menolak diwawancarai Berikan penjelasan yang cukup kepada responden mengenai survei ini. Tawarkan kunjungan pada waktu lain, bila saat itu waktu kunjungan memang tidak tepat. Buku Pedoman Pengawas dan Editor hal 14-15

Hanya pengawas/pemeriksa yang diperkenankan menemani pewawancara Etika Wawancara m SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 1 Atur dan sesuaikan waktu kunjungan 2 Hanya pengawas/pemeriksa yang diperkenankan menemani pewawancara Buku Pedoman: WUS hal. 10-11 ;PK hal. 10-11 ;RP hal. 10-11 Gambar: Nutdanai Apikhomboonwaroot / FreeDigitalPhotos.net

Berpakaian wajar dan sopan, ucapkan salam dan minta izin Etika Wawancara m SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 3 Berpakaian wajar dan sopan, ucapkan salam dan minta izin 4 Jika suasana kurang tepat, tunda wawancara Buku Pedoman: WUS hal. 10-11 ;PK hal. 10-11 ;RP hal. 10-11 Gambar: Suat Eman / FreeDigitalPhotos.net

Perkenalkan diri, jelaskan maksud kedatangan, tujukkan surat tugas dan Etika Wawancara m SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 5 Perkenalkan diri, jelaskan maksud kedatangan, tujukkan surat tugas dan tanda pengenal petugas 6 Pastikan mewawancarari responden yang tepat Buku Pedoman: WUS hal. 10-11 ;PK hal. 10-11 ;RP hal. 10-11 Gambar: David Castillo Dominici / FreeDigitalPhotos.net

Wawancaralah dalam bahasa Indonesia. Etika Wawancara m SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 7 Wawancaralah dalam bahasa Indonesia. Gunakan bahasa daerah tanpa mengubah arti bila responden tidak dapat berbahasa Indonesia. Buku Pedoman: WUS hal. 10-11 ;PK hal. 10-11 ;RP hal. 10-11 Gambar: http://www.indonesia-tourism.com

Etika Wawancara m SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 8 Jelaskan pentingnya kegiatan survei ini dan yakinkan responden bahwa keterangan yang diberikan akan dirahasiakan. Buku Pedoman: WUS hal. 10-11 ;PK hal. 10-11 ;RP hal. 10-11 Gambar: David Castillo Dominici / FreeDigitalPhotos.net

Gunakan kecerdikan, kesabaran dan keramahan selama berwawancara Etika Wawancara m SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Gunakan kecerdikan, kesabaran dan keramahan selama berwawancara 10 Arahkan pembicaraan secara bijaksana ke daftar isian (kuesioner). Buku Pedoman: WUS hal. 10-11 ;PK hal. 10-11 ;RP hal. 10-11

Etika Wawancara m 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 11 Tenang dalam menghadapi suasana yang tidak diinginkan. Jaga ekspresi, jangan terlalu bereaksi atas jawaban responden terutama untuk pertanyaan sensitif. 12 Bersabar terhadap rasa ingin tahu responden dan jawab pertanyaan dengan tepat dan jelas. Buku Pedoman: WUS hal. 10-11 ;PK hal. 10-11 ;RP hal. 10-11 Gambar: Ambro / FreeDigitalPhotos.net

Etika Wawancara m SDKI 2012 100% 1 2 3 4 5 6 7 8 13 Selesai wawancara, ucapkan terima kasih dan beritahu tentang kunjungan ulang Buku Pedoman: WUS hal. 10-11 ;PK hal. 10-11 ;RP hal. 10-11