C- Train Reactivation Project Tj

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PT. SETIA MAKMUR CEMERLANG
Advertisements

Workshop PII-MKI-Kadin 9 Agustus 2006
S0012 Pengantar Ilmu Teknik Sipil Pertemuan 2
PT. SETIA MAKMUR CEMERLANG
JENIS-JENIS KONTRAK PEREKAYASAAN & KONSTRUKSI
MANAJEMEN PENGADAAN PROYEK
MODUL PROYEK KONSTRUKSI
Motto : 1 Hari Mengenal Dunia Project Management
Bab 3 Dokumentasi Teknis Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan 1 BAB III DOKUMENTASI TEKNIK SISTEM PERPIPAAN BAB III DOKUMENTASI TEKNIK SISTEM.
PIPING ENGINEER TRAINING UPGRADE YOUR SKILLSET - EXCEL IN YOUR CAREER
Helping CRM More Reliable.  Indobrain Support System adalah sebuah sistem informasi helpdesk yang menangani gangguan atau problem yang terjadi pada sebuah.
Testing dan Implementasi Sistem
KONTEKS & PROSES MANAJEMEN PROYEK
Parametric and Variational Design Parametric design system  Engineer memilih geometric constrain yang dapat diaplikasikan untuk membuat komponen geometrik.
Proyek Pengembangan Sistem Informasi
PROGRESS REPORT ANCOL PROJECT (26 May 2009).
ELEMEN MANAJEMEN PROYEK
Pengendalian Mutu Bab. 19 Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik
Pertemuan 6 Prosedur dalam Manajemen Mutu
Perancangan proses dikategorikan menjadi: 1. Perancangan proses manajemen (Cost,Time,Resource,dll) 2. Perancangan produk (Design,Production) Tugas resume.
Pertamina Sudan1 Velocity and Over Pressure Study.
Bab 1 Introduction Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan 1 BAB I SISTEM PERPIPAAN BAB I SISTEM PERPIPAAN.
Modul 6: Estimasi Biaya Detail
1 Matakuliah: S0622 / Manajemen Konstruksi Tahun: 01 Februari 2006 STRATEGI KONTRAK DAN ASPEK HUKUMNYA Pertemuan 06.
Project Control Workshop PLN/KSO-AGP Project Teams June 27, 2011 By: Handi subayu.
Project time management Cindy Alicia Sahara. Project Time Management adalah suatu kegiatan yang mencakup semua proses dan prosedur yang diperlukan agar.
Manajemen Kontrak Togap Siagian MBA.
PERMEN ESDM NO. 08 TAHUN 2017 “KONTRAK BAGI HASIL GROSS SPLIT”
FASE PERENCANAAN MPSI – sesi 4.
ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB
Pengelolaan Proyek Sistem Informasi
KONTRAK (“CONTRACT”) Arti :
Kontrak Kontrak adalah :
RISIKO-RISIKO YANG MUNGKIN TIMBUL PADA PEMASANGAN PLTU
Project IT Organization
FASE PERENCANAAN MPSI – sesi 4.
Memahami Gambar P&ID pada pengolahan migas
RENCANA ANGGARAN PELAKSANAAN (RAP) / COST BUDGET/ REAL OF COST
Bongkar Muat.
Konsep Asesmen Kondisi WG-2
Pertemuan 1: Framework Proses.
Manajemen Procurement
Testing dan Implementasi Sistem
PIPING & INSTRUMENT DIAGRAM
Perencanaan Dan Pengembangan Produk
DEPARTEMEN ILMU PANGAN IPB
PEMILIHAN MATERIAL INTERIOR
Apa saja yang mempengaruhi desain (‘K3’) proyek?
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
Matakuliah : S0622 / Manajemen Konstruksi Tahun : 01 Februari 2006
PERKIRAAN BIAYA PROYEK
Air Lift Operation (Cara kerja pengangkutan dengan udara)
COST ENGINEERING.
INDUSTRIAL ENGINEERING
Management (knowedge area #4)
Estimasi Biaya Pertemuan 4
METODOLOGI MANAJEMEN PROYEK PRODI MIK | FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
KEPASTIAN KUALITAS KOMPONEN MAINTENANCE SOFTWARE
4 plan.
Manajemen Proyek
Manajemen Proyek
Manajemen Proyek
Manajemen Proyek
kefvinmustikalukmanarief
Proyek Pengembangan Sistem Informasi
PRODUCTION AND MATERIAL MANAGEMENT
MODUL 4 MATERI IV MERENCANA STRUKTUR ATAS JEMBATAN BAJA
Manajemen Proyek
(Contractor Safety Management System)
Manajemen Proyek.
Transcript presentasi:

C- Train Reactivation Project Tj C- Train Reactivation Project Tj. Santan On-Shore Terminal Chevron Indonesia Company Kelompok I Agustinus Mahendratama Dhany Hadiwarsito Ellen Resia Hutagalung Tigor Maruli Manurung

Project Background Terjadi penurunan laju produksi di lapangan migas lepas pantai dari Operasi Utara Chevron Indonesia Company Ada kesempatan untuk menaikkan gross produksi, apabila kondisi on-shore processing facilities memadai Terdapat satu buah oil processing train di on- shore, dalam kondisi idle atau off-line dengan kapasitas 50,000 BPD (gross), yaitu Train C

Project Background Train C diputuskan untuk off-line akibat pernah mengalami flash-fire incident pada saat pekerjaan turn-around tahun 2003, yang dicurigai akibat pyrophoric iron Project team diminta untuk kembali mengak- tifkan Train C, untuk menambah gross produksi dari lapangan offshore

Project Scope Beberapa Scope Major yang akan dilakukan untuk project C-Train reactivation adalah: Chemical & Mechanical Cleaning terhadap 3 buah vessel separator – resource: contractor Mechanical Cleaning terhadap Shell dan tube side dari 3 buah Heat Exchanger – resource: contractor. Penggantian thermal insulation dari 2 buah vessel dan piping yang berhubungan dengan proses – resource : contractor Perbaikan terhadap internal parts dari vessel (penggantian calming baffle, demister, weir, dan nozzle resizing) – resource: in-house, Construction Dept. Penggantian external parts dari vessel (level control bridle, level switches, level gauges dan sand drain piping) – resource: in-house, Construction Dept.

Work Breakdown Structure Project Goal C-Train Reactivation Project Management Project Scheduler and Cost Controller Cost Estimator Time Writing Administrator Engineering Work Process Engineer & Instrumentation Construction Engineer Drafting Service & Bill of Materials Inspection and QA Contracting & Procurement Service Contract Development Materials Procurement Construction Vessel Cleaning & Thermal Insulation replacement Fabrication Demolision & Installation Site Supervisor(Construction&Safety)

Work Breakdown Structure

Work Breakdown Structure 1. Project Management 1.1. Project Scheduler and Cost Controller 1.1.1. Develop AFE (Authorization For Expenditure), mendapatkan persetujuan. 1.1.2. Develop Project Schedule 1.1.3. Update and report Budget 1.1.4. Update and report Schedule 1.2. Cost Estimator 1.2.1. Mendapatkan Bill of Materials , develop detailed Cost Estimate (Class-5) – untuk pekerjaan yang dikerjakan oleh resource internal 1.2.2. Develop Cost Estimate berdasarkan unit rate yang ada di industri – untuk pekerjaan yang dikontrakkan 1.3. Time Writing Administrator 1.3.1. Membuat time sheet untuk semua pekerja di Project Team

Work Breakdown Structure 2.Engineering Work 2.1. Process & Instrumentation Engineer 2.1.1. Membuat desain pemilihan mist extractor, calming baffle dan resizing nozzle 2.1.2. Membuat desain pemilihan level bridle, level switch, dan level gauge 2.2. Construction Engineer 2.2.1. Membuat detail pekerjaan konstruksi (pemilihan bahan, fabrication & installation method) 2.2.2. Menetapkan spesifikasi pekerjaan Vessel Cleaning & Material thermal insulation

Work Breakdown Structure 2. Engineering Work (cont’d) 2.3. Drafting Service & Bill of Materials 2.3.1. Membuat gambar kerja (isometric drawing) untuk pekerjaan fabrikasi, demolision work, dan site installation 2.3.2. Membuat List Material baik parts maupun consumables 2.3.3. Meng-update P&iD 2.4. Inspection and QA 2.4.1. Melakukan inspeksi dan QA terhadap hasil pekerjaan fabrikasi dan instalasi (Welding Inspection, Non- Destructive- Testing (NDT), dll) 2.4.2. Mengambil data mechanical intergity terhadap vessel2 dan heat exchanger yang sudah dibersihkan dan memberikan rekomendasi 2.4.3. Melakukan inspeksi terhadap kualitas pekerjaan kontraktor vessel cleaning dan penggantian thermal insulation

Work Breakdown Structure 3Contracting & Procurement 3.1. Service Contract Development 3.1.1. Bekerjasama dengan Project team terkait dalam menentukan Kontrak. 3.1.2. Mendapatkan cost estimate dari Cost Estimator, dan mencari prospective bidders 3.1.3. Melakukan pengumuman lelang, pre-bid, dan award atau memutuskan hasil lelang/ bidding berdasarkan evaluasi technical & commercial. 3.2. Materials Procurement 3.2.1. Mendapatkan Bills of Materials dari drafting services, melakukan pembelian terhadap keseluruhan material, dan melakukan pengiriman ke work-site

Work Breakdown Structure 4. Construction Work 4.1. Pekerjaan yang dikontrakkan - Vessel Cleaning & Thermal Insulation replacement 4.2. Fabrication 4.2.1. Melakukan fabrikasi terhadap perpipaan 4.3. Demolition & Installation 4.3.1. Melakukan pembongkaran terhadap equipment yang akan diganti 4.3.2. Melakukan pemasangan terhadap material yang sudah selesai di fabrikasi 4.4. Startup and Commisioning 4.5. Site Supervisor (Construction & Safety) 4.5.1. Melakukan pengawasan di lapangan. 4.5.2. Membuat laporan terhadap progress pekerjaan

Critical Path Method