Objective Matrix dan Traffic Light System dalam Pengukuran Kinerja

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PERANAN SISTEM INFORMASI DALAM KUALITAS PRODUK DAN JASA
Advertisements

Teknik Pengembangan Instrumen Penilaian Diri
Teknik Pengembangan Instrumen Penilaian Diri
SISTEM AKUNTABILITAS INSTANSI PEMERINTAH
MODUL 1 Analisis & Informasi Proses Bisnis (CSA221)
BPR – Tahap 1 (Persiapan)
ANALISIS PROSES BISNIS 11
ANALISIS JABATAN.
METODE GCG ASSEMENT & SELF ASSEMENT
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS
KOMPENSASI MANAJEMEN.
PENGUKURAN KINERJA UNIT
SASARAN KERJA PEGAWAI.
Latar Belakang Masalah
LANGKAH2 MENERAPKAN VIRTUAL ACADEMIC SCORECARD (VASC) System : VASC-UG ver University.
Analytical Hierarchy Process
KERANGKA RENSTRA DEPARTEMEN/UNIT KERJA:
Manajemen Audit FO – 162 (2 SKS)
Matakuliah : Analisis dan Pengendalian Biaya
Penilaian Maturity Level SPIP
BAB V PENGAMBILAN KEPUTUSAN
BAB IV PERENCANAAN.
KONTRAK DAN INDIKATOR KINERJA 2018 KONTRAK KINERJA UPI DAN IKU/IKK
PENYUSUNAN DAN PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI
sistem pengukuran dan indikator kinerja kebijakan publik
Apakah Struktur Organisasi itu?
Penyelesaian Masalah Mutu dan Penjaminan Mutu pada Yankes
INDIKATOR KINERJA UTAMA
Disusun oleh: Neni Nuraeni
PENGUATAN GOOD GOVERNANCE AND GREEN UNIVERSITY UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING DAN REKOGNISI INTERNASIONAL RAPAT DINAS KELEMBAGAAN Gedung Ahmad Sanusi 13.
Implementasi Kerangka Kerja COBIT
REKAYASA PROSES BISNIS IE G3K3
UKURAN KINERJA.
BAB I PENDAHULUAN.
METODE PENGUKURAN OBJECTIVE MATRIX (OMAX)
Modul ke-14 ( Keempat belas) Mata Kuliah Manajemen Strategik
02 PENGUKURAN PRODUKTIVITAS PENETAPAN SISTEM PENGUKURAN PRODUKTIVITAS
PERFORMANCE APPRAISAL SYSTEM
Untuk setiap produktivitas tersebut terdapat angka kunci pengukurannya
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS
ANALISIS LAPORAN KINERJA KEUANGAN
PENGUKURAN KINERJA SEKTOR PUBLIK
PENILAIAN KINERJA PEGAWAI
03 ANALISIS PRODUKTIVITAS PENGUKURAN PRODUKTIVITAS
Memahami Kerangka Kerja Implementasi CoE
Kriteria.
Manajemen Pembiayaan Rumah Sakit
UKURAN KINERJA.
peringkat KINERJA layanan prima tahun 2017
BALANCED SCORECARD : KUALITAS, WAKTU, DAN, TEORI KENDALA
EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA
UKURAN KINERJA.
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Pembelajaran Manajemen Kinerja
BALANCED SCORECARD DAN PERKEMBANGAN NYA
Pembelajaran Manajemen Kinerja
AUDIT SEKTOR PUBLIK TINJAUAN MENYELURUH 12/1/2018 overview.
Pembelajaran Manajemen Kinerja
Pembelajaran Manajemen Kinerja
Jabatan Nama Perusahaan
Pembelajaran Manajemen Kinerja
Jabatan Nama Perusahaan
SISTEM MANAJEMEN KINERJA (SMKI) BAGIAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) SUB BAGIAN PENGEMBANGAN URUSAN SMKI & RBK TAHUN 2019.
BALANCED SCORECARD DAN PERKEMBANGAN NYA
Sistematika laporan kinerja instansi pemerintah tahun 2018
EVALUASI PELAKSANAAN REFORMASI BIROKRASI KEMENDIKBUD TAHUN 2017
Balance Scorecard.
MANAJEMEN RISIKO PASAR
MANAJEMEN RISIKO KORPORASI (ERM)
PENILAIAN DAN PENINGKATAN MATURITAS SPIP Oleh : Inspektur I
Transcript presentasi:

Objective Matrix dan Traffic Light System dalam Pengukuran Kinerja Jurusan Teknik Industri Universitas Brawijaya

Definisi (1) Model ini diciptakan oleh Prof. James L. Riggs, (ahli produktivitas dari Departement of Industrial Engineering at Oregon State University) Objective Matrix adalah suatu sistem pengukuran produktivitas parsial yang dikembangkan untuk memantau produktivitas di suatu perusahaan atau di tiap bagian saja dengan kriteria produktivitas yang sesuai dengan keberadaan bagian tersebut.

Definisi (2) OMAX (Objective Matrix) sebagaimana fungsinya untuk menyamakan skala nilai dari masing-masing indikator, sehingga pengelola perusahaan akan mampu mengukur dan menentukantingkat pencapaian terhadap masing masing parameter yang ada

Traffic Light System (1) Traffic Light System berhubungan erat dengan scoring system. Traffic Light System berfungsi sebagai tanda apakah score dari suatu indikator kinerja memerlukan perbaikan atau tidak. Indikator dari Traffic Light System ini direpresentasikan dengan beberapa warna yaitu merah, kuning, hijau.

Traffic Light System (2) Warna Hijau, diberikan untuk KPI yang mencapai nilai antara level 8 hingga 10. Artinya pencapaian dari indikator kinerja tersebut sudah tercapai, sama atau bahkan melampaui target. Warna Kuning, diberikan untuk KPI yang mencapai level antara level 4 hingga 7. Artinya pencapaian dari indikator kinerja tersebut belum tercapai, meskipun nilainya sudah mendekati target. Jadi pihak manajemen harus berhati-hati dengan setiap kemungkinan yang akan timbul. Warna Merah, diberikan untuk KPI yang mencapai nilai antara level 0 hingga 3. Artinya pencapaian dari indikator kinerja tersebut benar-benar dibawah target yang telah ditetapkan dan memerlukan perbaikan dengan segera.

Objective Matrix – Traffic Light System

Keunggulan OMAX Kemampuan untuk menormalisasi satuan satuan dari spesifikasi pengukuran yang berbeda Fleksibilitas dalam mengakomodasi kualitas pengukuran waktu, keamanan, perilaku pegawai, produktivitas, dan hasil Orientasi keluaran dibandingkan secara sederhana dengan aktivitas pengukuran Kemampuan untuk melakukan pengukuran kontra prestasi dan menggabungkannya dalam satu produk yang menyeluruh

Langkah pengoperasian OMAX Identifikasi kriteria mayor dan model atau rumusan pengukuran yang sesuai untuk tiap kriteria Tingkatan kinerja saat ini dihitung dan dikorespondensikan dalam nilai 4 pada level 1 sampai dengan 10. Tingkat 4 merupakan kinerja unit bisnis dari hasil kinerja sebelumnya dan 8 merupakan kinerja tujuan

Kinerja tujuan untuk setiap kriteria ditentukan berdasarkan tujuan perusahaan sendiri, dimana kinerja tujuan merupakan kesepakatan atau kontrak kerja antara direksi dan unit bisnis Gunakan skala linier, jenjang pencapaian tujuan akan ditentukan dan diisikan dalam tingkatan 4 sampai dengan 8 Pembobotan tetap digunakan untuk beberapa kriteria yang lebih penting

Isi dari baris performance di asosiasikan dengan tingkat nilai 0 sampai dengan 10 secara vertikal. Hasil penilaian ini diisikan dalam baris level Setiap level dikalikan dengan bobot untuk setiap kriteria, hasil perkalian disebut sebagai value Seluruh value dijumlahkan untuk mendapatkan indeks kinerja yang merupakan total pergerakan pencapaian kinerja unit bisnis

Contoh Tingkat Pemenuhan Pupuk Capaian terendah : 60% Target capaian minimum : 85%

Lakukan interpolasi untuk mendapatkan nilai dari masing-masing level

Lakukan perhitungan pada keseluruhan KPI, diawali dari Aktivitas, Program Inisiatif, Tujuan Strategik, Perspektif, hingga Kinerja Keseluruhan Perhitungan disertai pembobotan pada setiap kategori

Contoh Hasil OMAX-TLS

Contoh Identifikasi Kinerja Finansial F1 Program Inisiatif 1 Aktivitas 1 Aktivitas 2 Aktivitas 3 Program Inisiatif 2 F2 Konsumen K1 Aktivtias 1 Program Inisiatif 3 Aktifitas 1 Aktifitas 2