Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Esensi 1. Mengukur derajat asosiasi dari k buah variabel (>2) 2. Dalam praktek,sering dipakai untuk menilai tingkat kesepakatan/kecocokan/korelasi antara.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Esensi 1. Mengukur derajat asosiasi dari k buah variabel (>2) 2. Dalam praktek,sering dipakai untuk menilai tingkat kesepakatan/kecocokan/korelasi antara."— Transcript presentasi:

1

2 Esensi 1. Mengukur derajat asosiasi dari k buah variabel (>2) 2. Dalam praktek,sering dipakai untuk menilai tingkat kesepakatan/kecocokan/korelasi antara beberapa k pengamat dalam memberikan peringkat pada suatu set obyek. 3. Data berskala ordinal,interval atau rasio 4. Koefisien kesepakatan Kendall:w adalah suatu indeks yang menggambarkan seberapa jauh penyimpangan kesepakatan teramati terhdap kesepakatan sempurna.

3 Prosedur Menentukan rangking terlebih dahulu pada masing-masing variabel Menghitung jumlah rangking untuk setiap obyek Hitung nilai koefisien Konkordansi Kendall:W

4 Rumus: a.Jika rangking skor-skornya tidak ada yang sama Dimana : Ket: W = Koefisien asosiasi konkordansi Kendall : W k = Banyaknya Variabel (Pengamat) N = Bnayaknya Sampel (obyek) S = Jumlah kuadrat deviasi R j = Jumalh rangking variabel (pengamat) per obyek

5 b. Jika rangking skor-skornya mempunyai angka yang sama Dimana : Dan Ket: = Kelompok angka sama dalam masing-masing k rangking = Banyaknya Rangking yang sama per variabel

6 4. Uji Signifikansi W - Hipotesis H 0 : k himpunan Rangking independent H 1 : k himpunan Rangking dependent Taraf nyata: Statistik Uji Df = N-1 -Kriteria Uji H 0 di tolak jika H 0 di terima jika

7 5. Metode untuk menentukan apakah harga W observasi signifikan berbeda bergantung pada ukuran N,sbb : a.Jika N dari 3-7 dan k antara H 0 ditolak jika - H 0 diterima jika Menggunakan Tabel T b. Jika N lebih besar dari 7,menggunakan rumus : -Df = N-1 - H 0 di tolak jika - H 0 di terima jika Menggunakan Tabel C

8 Variabel IIIIIIIVVVI A B C Rj Enam objek diberi rangking dalam tiga variabel yang berbeda yaitu, A, B, C. Ujilah Hipotesis nol pasangan rangking tidak mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (independent). Dengan 0.05

9 Hipotesis H 0 : pasangan rangking tidak mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (independent) H 1 : pasangan rangking mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (dependent) Taraf Signifikan 0.05  W (0.05;6,3) = Daerah Penolakan Whit Wtabel maka H 0 diterima

10 Statistik Uji Karena N=6 dan k=3 maka kita menggunakan uji Konkordansi kendal W untuk sampel kecil.

11 Keputusan : Karena W hit = W tabel = maka kita Terima H 0 Kesimpulan : Dengan tingkat keyakinan 95% kita dapat menyimpulkan bahwa pasangan rangking tidak mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (independent) yang artinya kecocokan dalam menilai merupakan kebetulan semata

12 ABCDEFGHIJ Stat Mat Fis Berikut adalah pencapaian nilai statistik, matematika, dan fisika pada lembaga kursus. Selidikilah dengan 0.05 pasangan rangking mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (dependent)

13 Hipotesis H 0 : pasangan rangking tidak mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (independent) H 1 : pasangan rangking mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (dependent) Taraf Signifikan 0.05  (α ; N-1) = Daerah Penolakan maka H 0 diterima

14 Statistik Uji Karena N=10 dan k=3, maka kita menggunakan uji Konkordansi Kendall W untuk sampel besar. dimana

15 ABCDEFGHIJJml X Rank Y Rank Z Rank

16 Mencari s terlebih dahulu : Menghitung rumus T

17 Hitung Keputusan : karena hit = lebih besar dari maka H 0 ditolak. Kesimpulan : Dengan tingkat keyakinan 95% kita dapat menyimpulkan bahwa pasangan rangking mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (dependent)

18 HB Umur IMT TB Suatu data karakteristik ibu hamil di dapatkan seperti diatas Selidikilah dengan Apakah pasangan rangking tidak mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (independent).

19 Hipotesis H 0 : pasangan rangking tidak mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (independent) H 1 : pasangan rangking mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (dependent) Taraf Signifikan 0.01  W (0.01;7,4) = Daerah Penolakan Whit Whit maka H 0 diterima

20 Statistik Uji Karena N=7 dan K=4 maka kita menggunakan uji Konkordansi kendall W sampel kecil dan menggunakan faktor koreksi karena terdapat angka sama. Dimana

21 Jml HB Rank Umur Rank IMT Rank TB Rank

22 Mencari s terlebih dahulu : Menghitung rumus T

23 Menghitung W Keputusan : Karena W hit =0.075 lebih kecil dari dari W tabel =0.592 maka kita Terima H 0 Kesimpulan : Dengan tingkat keyakinan 99% kita dapat menyimpulkan bahwa pasangan rangking tidak mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (independent)

24 Delapan objek diberi rangking dalam tiga variabel yang berbeda X, Y, Z. Selidikilah dengan Apakah pasangan rangking tidak mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (independent). ABCDEFGH X Y Z Rj

25 Hipotesis H 0 : pasangan rangking tidak mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (independent) H 1 : pasangan rangking mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (dependent) Taraf Signifikan 0.05  (α ; N-1) = Daerah Penolakan maka H 0 diterima

26 Statistik Uji Karena N=8 dan k=3 maka kita menggunakan uji Konkordansi Kendall W untuk sampel besar dan dengan faktor koreksi. dimana

27 Mencari s terlebih dahulu : Menghitung rumus T

28 Menghitung W Hitung Keputusan : Karena hit = lebih kecil dari tabel = 14.7 maka kita Terima H 0 Kesimpulan : Dengan tingkat keyakinan 95% kita dapat menyimpulkan bahwa pasangan rangking tidak mengindikasikan suatu tingkat kecocokan yang signifikan (independent)

29 Langkah-Langkah praktis 1. Hitung Rangking perkelmpok data 2. Hitung S (Jumlah kuadrat Deviasi) 3. Hitung T (Rangking yang sama) 4. Hitung W (Koefisien Konkordansi Kendall) 5. Hitung dan Cari dan bandingkan. :D :D

30


Download ppt "Esensi 1. Mengukur derajat asosiasi dari k buah variabel (>2) 2. Dalam praktek,sering dipakai untuk menilai tingkat kesepakatan/kecocokan/korelasi antara."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google