Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

UJI HIPOTESIS Luknis Sabri. UJI HIPOTESIS SIGNIFICANCE TESTING (TEST KEMAKNAAN) ANALISIS BIVARIABEL.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "UJI HIPOTESIS Luknis Sabri. UJI HIPOTESIS SIGNIFICANCE TESTING (TEST KEMAKNAAN) ANALISIS BIVARIABEL."— Transcript presentasi:

1 UJI HIPOTESIS Luknis Sabri

2 UJI HIPOTESIS SIGNIFICANCE TESTING (TEST KEMAKNAAN) ANALISIS BIVARIABEL

3 Konsep umum uji hipotesis Tujuan: apakah dugaan tentang karakter suatu populasi didukung oleh informasi yang diperoleh dari data sampel atau tidak. Tujuan: apakah dugaan tentang karakter suatu populasi didukung oleh informasi yang diperoleh dari data sampel atau tidak. Hipotesis adalah pernyataan sementara terhadap suatu penomena yang akan dibuktikan kebenarannya Hipotesis adalah pernyataan sementara terhadap suatu penomena yang akan dibuktikan kebenarannya

4 Didalam suatu penelitian sering dibuat suatu hipotesisDidalam suatu penelitian sering dibuat suatu hipotesis Hipotesis ini akan dibuktikan, membutuhkan statistik Hipotesis ini akan dibuktikan, membutuhkan statistik Didalam statistik……..hipotesis adalah pernyataan sementara tentang karakteristik populasi Didalam statistik……..hipotesis adalah pernyataan sementara tentang karakteristik populasi

5 Uji hipotesis Didalam penelitian kita membuktikan suatu pernyataan……hipotesis…….Tesis Didalam penelitian kita membuktikan suatu pernyataan……hipotesis…….Tesis Hipotesis statistik ……diuji …berakhir dengan ditolak atau tidak berhasil ditolak pernyataan sementara tersebut Hipotesis statistik ……diuji …berakhir dengan ditolak atau tidak berhasil ditolak pernyataan sementara tersebut Hipotesis meminta dukungan hasil uji hipotesis statistik Hipotesis meminta dukungan hasil uji hipotesis statistik

6 Hipotesis statistik Ada dua macam: Ada dua macam: –Hipotesis nol /nill hypothesis (Ho) –Hipotesis alternatif (Ha= H1= H α ) Ho dan Ha: dua hal yang mutually exclusive, artinya saling meniadakan tetapi salah satu harus terjadi Ho dan Ha: dua hal yang mutually exclusive, artinya saling meniadakan tetapi salah satu harus terjadi Ho X Ha Ho X Ha

7 Hipotesis nol Hipotesis yang diuji Hipotesis yang diuji Akhir suatu pengujian : Akhir suatu pengujian : –Ho ditolak atau –Ho gagal ditolak atau tidak cukup bukti data sampel untuk menolaknya

8 Formulasi Ho dan Ha Ho: Ho: –Obat A sama khasiatnya dengan obat B –Tidak ada perbedaan lama penyembuhan memakai obat A atau obat B –Tidak ada hubungan lama penyembuhan dengan dosis obat –Tidak ada hubungan antara jumlah rokok yang dihisap dengan stadium Ca paru

9 Formulasi Ho dan Ha Ha: Ha: –Obat A tidak sama khasiatnya dengan obat B –Ada perbedaan lama penyembuhan memakai obat A dan obat B –Ada hubungan lama penyembuhan dengan dosis obat –Ada hubungan antara jumlah rokok yang dihisap dengan stadium Ca paru

10 Proses uji hipotesis dapat dianalogikan dengan suatu peradilan Bandingan Bandingan UJI HIPOTESIS Proses peradilan Ho : tidak ada perbedaan obat A dan obat B Praduga tak bersalah Terdakwa tidak korupsi Ha: Ada perbedaan obat A dan B Terdakwa dituduh korupsi Batas kritis alfa Keterangan saksi-saksi Error tipe I ( α) Kesalahan I (menghukum orang tak bersalah) Error tipe II (β) Kesalahan II ( membebaskan orang yang bersalah

11 Membuktikan suatu hipotesis penelitian seyogianya yang diteliti adalah populasiMembuktikan suatu hipotesis penelitian seyogianya yang diteliti adalah populasi Pada kenyataan yang diteliti sampel, karena itu akan terjadi kemungkinan salah (Error) Pada kenyataan yang diteliti sampel, karena itu akan terjadi kemungkinan salah (Error) Dua macam Error yang dapat terjadi: Dua macam Error yang dapat terjadi: –Error tipe I ( α) –Error tipe II (β)

12 Error Error Tipe I, Keputusan uji menyatakan ada perbedaan yang pada hakikatnya atau dipopulasinya tidak ada perbedaan. Error Tipe I, Keputusan uji menyatakan ada perbedaan yang pada hakikatnya atau dipopulasinya tidak ada perbedaan. Error tipe II, Keputusan uji menyatakan tidak ada perbedaan yang pada hakikatnya ada perbedaan Error tipe II, Keputusan uji menyatakan tidak ada perbedaan yang pada hakikatnya ada perbedaan 1-β= Power ( kekuatan ) uji 1-β= Power ( kekuatan ) uji

13 ERROR Hipotesis Nol Keputusan uji tidak ditolak Keputusan uji ditolak BenarBenar Error tipe I( α) Salah Error tipe II (β) Benar

14 Langkah-langkah uji hipotesis 1. Formulasikan Ho dan Ha 2. Tentukan batas kritis α 3. Lakukan uji, Z,T,F, X 2 sesuai permasalahan dan data……didapat nilai Z,T,F,X 2 ……. Dan akhirnya diperoleh nilai probabilitas (p v ). 4. Keputusan uji……membandingkan p v dengan Batas kritis α 5. Kesimpulan 6. Interpretasi

15 Keputusan Uji Keputusan uji adalah Ho ditolak atau tidak berhasil (gagal) ditolak caranya: Keputusan uji adalah Ho ditolak atau tidak berhasil (gagal) ditolak caranya: –P v ≤ α Ho ditolak –P v > α Ho gagal ditolak (GATOL)

16 Uji satu sisi / Uji dua sisi Dalam uji statistik dikenal uji satu sisi (one side test) dan uji dua sisi (two side test) Dalam uji statistik dikenal uji satu sisi (one side test) dan uji dua sisi (two side test) Pedoman untuk ini adalah Ha Pedoman untuk ini adalah Ha –Ho: μ 1 =μ 2, Ha: μ 1 ≠μ dari Ha ini ber arti kita melakukan uji 2 sisi ½ α

17 Uji satu sisi –Ho: μ 1 =μ 2, Ha: μ 1 >μ dari Ha ini kita ber arti melakukan uji 1 sisi kanan α

18 Uji satu sisi –Ho: μ 1 =μ 2, Ha: μ 1 < μ dari Ha –ini kita ber arti melakukan uji 1 sisi kiri α

19 Jenis uji hipotesis Data Numerik Data Numerik –Perbandingan antara satu sampel dengan populasi –Perbandingan dua sampel –Perbandingan lebih dari dua sampel Data Kategorik Data Kategorik –Perbandingan satu proprosi dengan populasi –Perbandingan dua proporsi –Perbandingan > dari dua proporsi

20 I P erbandingan 1sampel dan populasi Contoh: Contoh: Suatu penelitian yang melibatkan 49 orang dari suatu etnis didapatkan rata- rata kadar kolesterol mereka 215mg/dl. Kalau dipopulasi orang sehat rata rata kolesterol μ =200mg/dl dan σ = 40 mg/dl, apakah kesimpulan peneliti tadi?,pada α=0,05

21 Penyelesaian: Ho X = μ, Ha X ≠ μ……uji 2 sisi Ho X = μ, Ha X ≠ μ……uji 2 sisi α=0,05 α=0,05 Uji statistik…….karena σdiketahui=40mg/dl maka dilakukan uji Z Uji statistik…….karena σdiketahui=40mg/dl maka dilakukan uji Z Pv < α Pv < α Keputusan uji Ho ditolak Keputusan uji Ho ditolak Kesimpulan: ada perbedaan yang bermakna kolesterol sampel dan populasi Kesimpulan: ada perbedaan yang bermakna kolesterol sampel dan populasi 1/2 α 0,025 pv

22 Contoh :2 Seorang dokter puskesmas mengambil secara random 25 ibu hamil, diukur kadar Hb dan didapatkan rata-rata 10,5 gr%,dengan simpangan baku 2gr%. Kalau diketahui kadar Hb bumil di populasi =11 gr%. Apakah kesimpulan dokter tadi pada α= 0,05? Seorang dokter puskesmas mengambil secara random 25 ibu hamil, diukur kadar Hb dan didapatkan rata-rata 10,5 gr%,dengan simpangan baku 2gr%. Kalau diketahui kadar Hb bumil di populasi =11 gr%. Apakah kesimpulan dokter tadi pada α= 0,05?

23 Penyelesaian Ho X = μ, Ha X ≠ μ……uji 2 sisi Ho X = μ, Ha X ≠ μ……uji 2 sisi α=0,05 α=0,05 Uji statistik…….karena σ tidak diketahui maka dilakukan uji Tdengan df=24 Uji statistik…….karena σ tidak diketahui maka dilakukan uji Tdengan df=24 Pv > α Pv > α Keputusan uji Ho gatol Keputusan uji Ho gatol Kesimpulan: tidak ada perbedaan yang bermakna Hb sampel dan populasi Kesimpulan: tidak ada perbedaan yang bermakna Hb sampel dan populasi 1/2 α 0,025 1/2 α 0,025 pv

24 Contoh 3 Diketahui proporsi mhs keperawatan laki2 di fik adalah 17 %, Ujilah apakah ada perbedaan proporsi mahasiswa laki2 di jurusan tehnik pada alpha 5% bila diketahui proporsi pada umumnya adalah 80% Diketahui proporsi mhs keperawatan laki2 di fik adalah 17 %, Ujilah apakah ada perbedaan proporsi mahasiswa laki2 di jurusan tehnik pada alpha 5% bila diketahui proporsi pada umumnya adalah 80%

25 Sekian Sekian


Download ppt "UJI HIPOTESIS Luknis Sabri. UJI HIPOTESIS SIGNIFICANCE TESTING (TEST KEMAKNAAN) ANALISIS BIVARIABEL."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google