Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Circuit Analysis Time Domain #2. Analisis Rangkaian Listrik di Kawasan Waktu Pelajaran #2 Oleh: Sudaryatno Sudirham.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Circuit Analysis Time Domain #2. Analisis Rangkaian Listrik di Kawasan Waktu Pelajaran #2 Oleh: Sudaryatno Sudirham."— Transcript presentasi:

1 Circuit Analysis Time Domain #2

2 Analisis Rangkaian Listrik di Kawasan Waktu Pelajaran #2 Oleh: Sudaryatno Sudirham

3 Isi pelajaran #2 Model Sinyal

4 Bentuk gelombang adalah suatu persamaan atau suatu grafik yang menyatakan sinyal sebagai fungsi dari waktu. Ada dua macam bentuk gelombang, yaitu: Bentuk Gelombang Dasar Hanya ada 3 macam bentuk gelombang dasar yaitu: Anak tangga (step) Eksponensial Sinus Bentuk Gelombang Komposit Bentuk gelombang komposit merupakan kombinasi (penjumlahan, pengurangan, perkalian) dari bentuk gelombang dasar. Model Sinyal, Bentuk Gelombang

5 t v Anak tangga t v Sinus t 0 v Eksponensial Gelombang persegi t v 0 Gigi gergaji t v 0 Segi tiga t v 0 t v 0 Eksponensial ganda Deretan pulsa t v 0 t v 0 Sinus teredam Tiga Bentuk Gelombang Dasar Contoh Bentuk Gelombang Komposit Model Sinyal, Bentuk Gelombang

6 Bentuk Gelombang Dasar

7 v 0 VAVA t v 0 VAVA TsTs t v 0 1 t Fungsi Anak-Tangga ( Fungsi Step ) Amplitudo = 1 Muncul pada t = 0 Amplitudo = V A Muncul pada t = 0 Amplitudo = V A Muncul pada t = T s Model Sinyal, Bentuk Gelombang Dasar

8 Pada t =  sinyal sudah menurun sampai 36,8 % V A. Bentuk Gelombang Eksponensial v t /  V A Amplitudo = V A  : konstanta waktu Pada t = 5  sinyal telah menurun sampai 0,00674V A, kurang dari 1% V A. Kita definisikan durasi (lama berlangsungnya) suatu sinyal eksponensial adalah 5 . Makin besar konstanta waktu, makin lambat sinyal menghilang. Model Sinyal, Bentuk Gelombang Dasar VAVA

9 Contoh t [detik] v1v1 v2v2 v3v v [V] Konstanta waktu = 2 Konstanta waktu = 4 Makin besar konstanta waktu, makin lambat gelombang menurun Model Sinyal, Bentuk Gelombang Dasar

10 Gelombang Sinus T0T0 VAVA t 0 VAVA v v = V A cos(2  t / T o ) ( Nilai puncak pertama terjadi pada t = 0 ) T0T0 TSTS t VAVA 0 v VA VA ( Nilai puncak pertama terjadi pada t = T S ) Dapat ditulis maka Model Sinyal, Bentuk Gelombang Dasar

11 Fungsi Impuls t v 0 T 1 T 2 A Dipandang sebagai terdiri dari dua gelombang anak tangga t v 0 T1T1 A Muncul pada t = T 1 Muncul pada t = T 2 A A T2T2 Model Sinyal, Bentuk Gelombang Dasar

12 Impuls satuan (t)(t) t v 0 t v 0 Impuls simetris thd sumbu tegak Luas = 1 Lebar impuls terus diperkecil sehingga menjadi impuls satuan dengan definisi: Impuls simetris thd sumbu tegak Lebar impuls diperkecil dengan mempertahankan luas tetap 1 Model Sinyal, Bentuk Gelombang Dasar

13 Bentuk Gelombang Komposit

14 Fungsi Ramp r(t)r(t) t v 0 t r 0 Fungsi Ramp Tergeser T0T0 r(t)r(t) ramp berubah secara linier muncul pada t = 0 ramp berubah secara linier muncul pada t = T 0 Kemiringan fungsi ramp Kemiringan = 1 Model Sinyal, Bentuk Gelombang Komposit

15 Sinus Teredam Faktor yang menyebabkan penurunan secara eksponensial Fungsi sinus beramplitudo 1 Fungsi eksponensial beramplitudo V A t VAVA 0 v Maksimum pertama fungsi sinus < V A Model Sinyal, Bentuk Gelombang Komposit

16 (bentuk gelombang anak tangga dan kompositnya) 0 t v3v V v b =  3u(t  2) V v a = 4u(t) V Dipandang sebagai terdiri dari dua gelombang anak tangga v 1 = 4 u(t) V 4V 0 t v1v1 a). v 2 =  3 u(t  2) V  3V 0 t v2v b). v 3 = 4u(t)  3u(t  2) V 1V 0 t v3v V c). CONTOH: Model Sinyal, Bentuk Gelombang Komposit

17 v 4 = 4u(t)  7u(t  2)+3u(t  5) V  7V 0 t v4v V v a = 4u(t) V v b =  7u(t  2) V v c = 3u(t  5) V Dipandang sebagai terdiri dari tiga gelombang anak tangga  3V 0 t v4v V d). Model Sinyal, Bentuk Gelombang Komposit

18 (fungsi ramp dan kompositnya) 2tu(t) V 0 t v3v V  2(t  2) u(t  2) V Dipandang sebagai terdiri dari dua fungsi ramp v 1 = 2t u(t) V 0 t v1v V a).  2(t  2) u(t  2) V 0 t v2v  4V b). 0 t v3v V 2tu(t)  2(t  2) u(t  2) V c). CONTOH: Model Sinyal, Bentuk Gelombang Komposit

19 (fungsi ramp dan kompositnya) 2tu(t)  4(t  2)u(t-2) V 0 t v4v V d). 2tu(t)  2(t  2)u(t  2)  4u(t  5) 0 t v5v V e). 2tu(t)  2(t  2)u(t  2)  4u(t  2) t v6v V f). CONTOH: 0 t v4v V 2tu(t) V  2(t  2) u(t  2) V Model Sinyal, Bentuk Gelombang Komposit 2tu(t)  2(t  2) u(t  2) V

20 sinus teredam yang dapat diabaikan nilainya pada t > 0,5 detik CONTOH: v1v1 v2v2 t [detik] V sinus teredam sinus Model Sinyal, Bentuk Gelombang Komposit

21 Spektrum Sinyal

22 Frekuensi0f0f0 2 f 0 4 f 0 Amplitudo (V) ,5 Sudut fasa  00 90  180  Spektrum Sudut Fasa Frekwensi [ x f o ] Sudut Fasa [ o ] Spektrum Amplitudo Frekwensi [ x f o ] Amplitudo [ V ] Sinyal: Uraian:

23 sinus dasar sin dasar + harmonisa 3 sin dasar + harmonisa sin dasar + harmonisa sin dasar + harmonisa 3 s/d 21 Contoh : Bentuk Gelombang Persegi Spektrum Sinyal

24 Selisih dari frekuensi tertinggi dan terendah Frekuensi tertinggi adalah batas frekuensi dimana amplitudo dari harmonisa-harmonisa yang frekuensinya di atas frekuensi ini dapat diabaikan Batas frekuensi terendah adalah frekuensi sinus dasar jika bentuk gelombang yang kita tinjau tidak mengandung komponen searah. Jika mengandung komponen searah maka frekuensi terendah adalah nol Lebar Pita (band width) Spektrum Sinyal

25 Spektrum sinyal periodik merupakan uraian sinyal menjadi deret Fourier

26 Deret Fourier Fungsi periodik: Komponen searah Amplitudo komponen sinus Sudut Fasa komponen sinus Spektrum Sinyal Koefisien Fourier:

27 Simetri Genap T 0 /2 y(t) A ToTo -T 0 /2 t Simetri Ganjil y(t) t T0T0 A AA Spektrum Sinyal Jika sinyal simetris terhadap sumbu-y, banyak koefisien Fourier bernilai nol

28 Contoh: simetri ganjil - Penyearahan Setengah Gelombang T0T0 t v Contoh: simetri genap - Sinyal Segitiga v t T0T0 A Spektrum Sinyal

29 Contoh: Penyearahan Setengah Gelombang Koefisien FourierAmplitudo  [rad] a0a0 0,318 a1a1 00,51,57 b1b1 0,5 a2a2 -0,2120,2120 b2b2 0 a4a4 -0,0420,0420 b4b4 0 a6a6 -0,0180,0180 b6b harmonisa [V] v v0v0 v1v1 [V] [o][o]

30 Courseware Analisis Rangkaian Listrik Di Kawasan Waktu Model Sinyal Sudaryatno Sudirham


Download ppt "Circuit Analysis Time Domain #2. Analisis Rangkaian Listrik di Kawasan Waktu Pelajaran #2 Oleh: Sudaryatno Sudirham."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google