Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Siswo Wardoyo, S.T., M.Eng. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Cilegon-Banten.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Siswo Wardoyo, S.T., M.Eng. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Cilegon-Banten."— Transcript presentasi:

1 Siswo Wardoyo, S.T., M.Eng. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Cilegon-Banten Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 1 ARITMATIKA DIGITAL

2  Operasi aritmatika untuk bilangan biner dilakukan dengan cara hampir sama dengan opersai aritmatika untuk bilangan desimal. Penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian dilakukan digit per digit. ARITMATIKA BINER Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 2  Kelebihan nilai suatu digit pada proses penjumlahan dan perkalian akan menjadi bawaan (carry) yang nantinya ditambahkan pada digit sebelah kirinya.

3 Aturan dasar penjumlahan pada sistem bilangan biner : = = = = 0, simpan (carry) 1 PENJUMLAHAN Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 3

4 10 3 (1000) 10 2 (100) 10 1 (10) 10 0 (1) Simpan (carry) 11 Jumlah1161 Penjumlahan Desimal Simpan (carry) 1111 Jumlah Penjumlahan Biner Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 4 ARITMATIKA DIGITAL

5 Bit Bertanda Bit 0 menyatakan bilangan positif Bit 1 menyatakan bilangan negatif A6A6A6A6 A5A5A5A5 A4A4A4A4 A3A3A3A3 A2A2A2A2 A1A1A1A1 A0A0A0A = + 52 B6B6B6B6 B5B5B5B5 B4B4B4B4 B3B3B3B3 B2B2B2B2 B1B1B1B1 B0B0B0B = - 52 Bit Tanda Magnitude Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 5 ARITMATIKA DIGITAL

6 Metode untuk menyatakan bit bertanda digunakan sistem komplement kedua (2’s complement form) Komplemen ke 1 Komplemen ke 2 Biner 0 diubah menjadi 1 Biner 1 diubah menjadi Misal Biner Awal Komplemen pertama Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 6 KOMPLEMEN ARITMATIKA

7 Membuat Komplemen ke 2 1.Ubah bit awal menjadi komplemen pertama 2.Tambahkan 1 pada bit terakhir (LSB) Misal Biner Awal = 45 Komplemen 1 Tambah 1 pada LSB Komplemen 2 Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 7 KOMPLEMEN ARITMATIKA

8 Menyatakan Bilangan Bertanda dengan Komplemen ke 2 1.Apabila bilangannya positif, magnitude dinyatakan dengan biner aslinya dan bit tanda (0) diletakkan di depan MSB. 2.Apabila bilangannya negatif, magnitude dinyatakan dalam bentuk komplemen ke 2 dan bit tanda (1) diletakkan di depan MSB Biner = Biner = - 45 Bit Tanda Biner asli Komplemen ke 2 Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 8 KOMPLEMEN ARITMATIKA

9 Operasi mengubah sebuah bilangan negatif menjadi bilangan positif ekuivalennya, atau mengubah bilangan positif menjadi bilangan negatif ekuivalennya. Hal tersebut dilakukan dengan meng- komplemenkan ke 2 dari biner yang dikehendaki Misal : negasi dari + 9 adalah – = Biner awal - 9 = 10111Negasi (Komplemen ke 2) + 9 = Di negasi lagi Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 9 NEGASI ARITMATIKA

10 Dua bilangan positif Dilakukan secara langsung. Misal penjumlahan +9 dan +4 +9  Bit tanda ikut dalam operasi penjumlahan Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 10 Penjumlahan di Sistem Komplemen ke 2

11 Bilangan positif dan sebuah bilangan negatif yang lebih kecil Misal penjumlahan +9 dan -4. Bilangan -4 diperoleh dari komplemen ke dua dari +4 +9  Carry diabaikan, hasilnya adalah ( = +5) Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 11 Penjumlahan di Sistem Komplemen ke 2 Bilangan Negatif dinegasikan dari Positipnya Penanda dijumlahkan Carry diabaikan

12 Bilangan positif dan sebuah bilangan negatif yang lebih Besar Misal penjumlahan -9 dan +4. Bilangan -9 diperoleh dari komplemen ke dua dari +9 -9  Bit tanda ikut dalam operasi penjumlahan Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 12 Penjumlahan di Sistem Komplemen ke 2

13 Dua Bilangan Negatif Misal penjumlahan -9 dan -4. Bilangan -9 dan - 4 masing – masing diperoleh dari komplemen ke dua dari +9 dan -4 -9  Bit tanda ikut dalam operasi penjumlahan 1 Carry diabaikan Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 13 Penjumlahan di Sistem Komplemen ke 2

14 Aturan Umum Operasi Pengurangan Aturan Umum 0 – 0 = 0 1 – 0 = 1 1 – 1 = 0 0 – 1 =1, pinjam Pinjam 0011Hasil Misal Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 14 PENGURANGAN

15 Operasi Pengurangan Operasi pengurangan melibatkan komplemen ke 2 pada dasarnya melibatkan operasi penjumlahan tidak berbeda dengan contoh – contoh operasi penjumlahan sebelumnya. Prosedur pengurangan 1.Negasikan pengurang. 2.Tambahkan pada yang dikurangi 3.Hasil penjumlahan merupakan selisih antara pengurang dan yang dikurangi Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 15 PENGURANGAN ARITMATIKA

16 Misal : +9 dikurangi   Operasi tersebut akan memberikan hasil yang sama dengan operasi +9     Carry diabaikan, hasilnya adalah ( = +5) Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 16 PENGURANGAN ARITMATIKA

17 Aturan Perkalian Biner Perkalian biner dilakukan sebagaimana perkalian desimal Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 17 PERKALIAN ARITMATIKA 0 x 0 = 0 0 x 1 = 0 1 x 0 = 0 1 x 1 = 1

18 Contoh Perkalian Biner Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 17 PERKALIAN ARITMATIKA

19 Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 19 PEMBAGIAN ARITMATIKA

20 Binary Division To perform binary division follow the following steps: 1. Align the divisor (Y) with the most significant end of the dividend. Let the portion of the dividend from its MSB to its bit aligned with the LSB of the divisor be denoted X. 2. Compare X and Y. a) If X >= Y, the quotient bit is 1 and perform the subtraction X-Y. b) If X < Y, the quotient bit is 0 and do not perform any subtractions. 3. Shift Y one bit to the right and go to step 2. PEMBAGIAN ARITMATIKA Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 20

21 LATIHAN  Kerjakan operasi matematis berikut a b c d x e x Siswo WardoyoJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIRTA2010/2011- Genap 21 ARITMATIKA DIGITAL


Download ppt "Siswo Wardoyo, S.T., M.Eng. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Cilegon-Banten."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google