Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENINGKATAN KOMPETENSI SDM KEHUTANAN (2015 – 2019) KEMENTERIAN KEHUTANAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM KEHUTANAN Dr. Ir. Tachrir Fathoni, M.Sc,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENINGKATAN KOMPETENSI SDM KEHUTANAN (2015 – 2019) KEMENTERIAN KEHUTANAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM KEHUTANAN Dr. Ir. Tachrir Fathoni, M.Sc,"— Transcript presentasi:

1 PENINGKATAN KOMPETENSI SDM KEHUTANAN (2015 – 2019) KEMENTERIAN KEHUTANAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM KEHUTANAN Dr. Ir. Tachrir Fathoni, M.Sc, tfathoni@gmail.com;tfathoni@gmail.com

2 OUTLINE 1. ARAH RPJM NASIONAL TH. 2015 - 2019 3. ARAH & PROGRAM PENGEMBANGAN SDM KEHUTANAN 2. KONDISI SDM KEHUTANAN 4. INDIKATOR KINERJA BP2SDK 2015-2019 5. KESIMPULAN

3 ARAH PEMBANGUNAN (RPJP) NAS 2005-2025 Memantapkan pembangunan secara menyeluruh dengan menekankan pembangunan keunggulan kompetitif perekonomian yang berbasis SDA yang tersedia, SDM yang berkualitas, serta kemampuan IPTEK. 1 SDM

4 INDEX SDM INDONESIA (HDI) HDI Indonesia menunjukkan SDM Indonesia masih relatif rendah No.Negara Tahun Rangking 201020112012 Norwegia 0.955 1 1 Singapura0.8920.8940.892 18 2 Brunei0.854 0.855 30 3 Malaysia0.7630.7660.769 64 4 Thailand0.686 0.69 103 5 Filipina0.6490.6510.654 114 6 Indonesia0.620.6240.629 121 7 Vietnam0.6110.6140.617 127 8 Timor Leste0.5650.5710.576 134 9 Laos0.5340.5380.543 138 10 Kamboja0.5320.5380.543 139 11 Myanmar0.490.4940.498 173 Congo 0.341 187 Sumber: Laporan UNDP, 2013

5 Arah RPJM III (2015-19): Keunggulan kompetitif perekonomian yg berbasis : SDA yg tersedia, SDM yg berkualitas serta kemampuan IPTEK SDA SDM IPTEK KEUNG GULAN EKONO MI China menjadi eksportir produk bambu terbesar dunia ( 91% )

6 Arah RPJM III (2015-19): Keunggulan kompetitif perekonomian Kehutanan yg berbasis : SDAH yg tersedia, SDM KEHUTANAN yg berkualitas serta kemampuan IPTEK KEHUTANAN SDAH SDMK IPTEKK KEUNGGULAN EKONOMI KEHUTANAN Hutan terkelola baik, Indonesia menjadi eksportir hasil hutan terbesar dunia

7 Persuratan Perlengkapan Manajemen Keuangan Manajemen SDM Administrasi, Litbang, Diklat, Luh Pengelolaan Iuran Pemanfaatan Usaha Kawasan Pengolahan & Pemasaran Hsl Htn Pemanfaatan Htn Tanaman Pengelolaan DAS Perbenihan Htn Perhutanan Sosial Aneka Usaha Kht Konsevasi Kehati Pengelolaan jasling Kebakaran Htn Perlindungan Htn Konservasi Kwsn PHKA Pemetaan Htn Statistik Kht Pengukuhan Htn Penatagunaan Kwsn Inventarisasi Htn Pemanfaatan Htn Alam Rehabilitasi Htn Perencanaan hutan Pemanfaatan Htn REHABILITASI Htn 5 URUSAN PEMBANGUNAN KEHUTANAN Litbang Diklat Luh Hutan Lestari Masy. Sejahtera

8 PENEKANAN PEMBANGUNAN KHT 2015-2019 Unit–unit KPH harus dikelola secara profesional menuju SFM. “NO KPH - NO MONEY” Pembentukan dan pengembangan KPH 2010 - 201420152016201720182019 120100 (220) 100 (320) 100 (420) 100 (520) 80 (600) Luar KPH

9 KONDISI SDM KEHUTANAN APARATUR PNS Kht DAERAH PNS Kht PUSAT NON APARATUR NON APARATUR Kelompok Tani Hutan Kader K, PKSM, KPA, MPA, MPS Ganis IUPHHK/HT BUMN, BUMD Kehutanan Swasta Kehutanan  FASILITATOR  REGULATOR  MOTIVATOR PELAKU UTAMA PEMBANGUNAN KEHUTANAN 2

10 Kawasan Hutan Luas Kawasan Prosentase Kewenangan Pengelolaan (PP 38/Tahun 2007) Hutan Konservasi26,82 juta ha20,53% PUSAT Hutan Lindung28,86 juta ha22,08% PEMDA (79,47 %) Hutan Produksi (HPT & HPK) 75,00 juta ha57,39% Total130,68 juta ha 100% LUAS KAWASAN HUTAN (Permenhut No P.49/Menhut-II/2011 tentang RKTN)

11 KONDISI vs KEBUTUHAN SDM APARATUR KEHUTANAN NoUnit Kerja Jumlah Unit Kerja Pegawai yang ada (orang) Jumlah Kebutuhan (orang) Kekurangan Pegawai (orang) 1.1. Kemenhut * 18416.86730.81713.950 2.2. Dishut Provinsi ** 33 4.8956.0501.155 3.3. Dishut Kab/Kota** 41726.42745.34918.922 4.4. Bakorluh Provinsi** 224011070 5.5. Bapeluh Kab/Kota** 2753.79820.96617.168 6.6. KPH Model *** (TOTAL KPH) 120 (600) 480 3.000 (15.000) 2.520 (12.520) TOTAL 52.507106.29253.785 Keterangan : *) Usulan Kemenhut ke MENPAN-RB hasil anjab & analisis beban kerja (2013) **) Estimasi untuk Tenaga Fungsional Penyuluh Kehutanan, Pusrenbang (2013) ***) Kajian Kebutuhan SDM KPH, Biropeg (2011)

12 KOMPETENSI TEKNIS SDM APARATUR KEHUTANAN (KEMAMPUAN VS PEMAHAMAN)

13 Ingat  80 % luas hutan di bawah kewenangan Dinas Kehutanan K OMPETENSI TEKNIS SDM DISHUT & UPT (%) KemampuanPemahaman

14 Pusrenbang BP2SDMK Persentase Capaian Aspek P, K, S, D, dan Kinerja SDM NAK NASIONAL (di 17 Provinsi)

15 Pusrenbang BP2SDMK Persentase Capaian Aspek P, K, S, D, dan Kinerja SDM NAK NASIONAL (di 17 Provinsi)

16 ARAH & PROGRAM PENGEMBANGAN SDM KEHUTANAN TAHUN 2015 - 2019 SDM penyelenggara pembangunan kehutanan yg PROFESIONAL BERSIH KOMPETEN (K,S,A) MELAYANI 3 ARAH

17 VISI BP2SDMK: “SDM PENYELENGGARA PEMBANGUNAN KEHUTANAN YANG PROFESIONAL” MISI - 1 “MEMANTAPKAN SISTEM PERENCANAAN PENGEMBANGAN SDM KEHUTANAN” TUJUAN “MEWUJUDKAN SDM KEHUTANAN YANG KOMPETEN, BERSIH & MELAYANI GUNA MENINGKATKAN KINERJA PENGELOLAAN HUTAN DI TINGKAT TAPAK” MISI - 2 “MEMANTAPKAN PEMBERDAYAAN PELAKU UTAMA DAN PELAKU USAHA DALAM PEMBANGUNAN KEHUTANAN” MISI - 3 “MENINGKATKAN KAPASITAS SDM KEHUTANAN BERBASIS KOMPETENSI” SASARAN PUSRENBANGPUSDIKLAT PUSLUH SASARAN PENDUKUNG SETBADAN IKU/IKK KERANGKA KELEMBAGAAN, REGULASI, PENDANAAN

18 Kondisi Saat ini Baseline 2010 – 2014 18 Perncanaan Pengemba- ngan SDM Kehutanan  Diklat berbasis kompetensi  Pendidikan SMKK, S2, S3  Penyuluhan Kehutanan Pemberdayaan KTH & Peningkt SDMK Daerah Uji Kompetensi & Sertifikasi SDM Kehutanan ISU STRATEGIS: 600 KPH  basis pembangunan khtn menuju SFM. SDM sebagai ”Human Capital ”. PEMETAAN: ∑ & kualitas SDMK Kapasitas Masy. Sekitar hutan Visi : SDM Kehutanan Kompeten dan Profesional UU No. 41 Tahun 1999 ttg Kehutanan UU No. 16 Tahun 2006 ttg Sistem P3K UU No. 5 Tahun 2014 ttg ASN ABC D

19 A. PEMETAAN SDM KUANTITAS KUALITAS Aparatur & Non Aparatur (Pusat & Daerah) BP2SDMK

20 B. PERENCANAAN PENGEMBANGAN SDMK 1.Standarisasi SDMK SKKNI (Aparatur, NonAparatur, KPH, BUMS, Pusat & Daerah) 2.Perencanaan Rekruitmen SDMK (KPH, Pusat, Pemda) BP2SDMK

21 a). PERENCANAAN SDMK DI KPH Pembentukan dan pengembangan KPH 2010 - 201420152016201720182019 120100 (220)100 (320)100 (420)100 (520)80 (600) Luar KPH REKRUITMENT BASARHUT/BAKTI RIMBAWAN unt memenuhi kebutuhan minimal SDM KPH. 1197004.000 2.181

22 b). USULAN FORMASI PEGAWAI KEMENHUT PUSAT & UPT TAHUN 2015 – 2019 20142015201620172018TOTAL 3000 org 3000 org 3000 org 3000 org 1950 org 13.950 org Usulan 2014 : 3000 Formasi dari total 13.950 Formasi sbg PNS & PPPK yaitu: 2000 PNS seleksi umum 600 PPPK dari PLG/PLRHL sbg Penyuluh Kehutanan Pusat 400 PPPK dari Tenaga Honorer lingkup Kemenhut Pusat dan UPT

23 c). KEBUTUHAN FORMASI SDMK PEMDA TAHUN 2015 – 2019 20142015201620172018TOTAL 3.000 (120 KPH) 2.500 (100 KPH) + 5.500 4.500 (180 KPH) + 8.500 40.000 org Usulan 2014: 3.000 Formasi unt 120 KPH dari total 40.000 usulan Formasi dg rincian: 15.000 Formasi unt 600 KPH 10.000 Formasi unt Penyuluh Kehutanan (Bakorluh, Bapeluh, Dishut) 10.000 Formasi unt Polhut dan Manggala Agni (Dishut Prov/Kab,UPTD) 5.000 Formasi unt PEH dan fungsional umum (Dishut,Bakor,Bapeluh)

24 C. PENDIDIKAN, PENYULUHAN & DIKLAT BERBASIS KOMPETENSI 1.Menyiapkan S2, S3, profesi dan SMKK sbg tenaga teknis 2.Menyiapkan penyuluh kht sbg pendamping pemberdayaan KTH 3.Mengembangkan Diklat berbasis kompetensi 4.Peningkatan karakter & integrity BP2SDMK

25 D. PEMBERDAYAAN KTH & UJI KOMPETENSI Meningkatkan Kelas KTH berdasarkan kemampuan melaksanakan 4 kelola : kelembagaan, sosial, usaha & lingkungan BP2SDMK PEMULA s/d 250 LANJUT 251-500 MADYA 501-750 UTAMA > 750

26 PENETAPAN KELAS KTH Kepala Desa/Lurah  Kelas Pemula Camat  Kelas Lanjutan Bupati/ Walikota  Kelas Madya dan Kelas Utama Penetapan Kelas KTH dilakukan dengan pemberian sertifikat oleh: BP2SDMK

27 MEKANISME KERJA PK 1 PK minimal 1 WKPK (Kec/Seksi Wil) 1 PK 10 KTH KTH ≥ 15 org KTH ≥ 15 org KTH ≥ 15 org KTH ≥ 15 org KTH ≥ 15 org KTH ≥ 15 org KTH ≥ 15 org KTH ≥ 15 org KTH ≥ 15 org KTH ≥ 15 org 1 PKSM Koperasi Usaha Kehutanan Indonesia (KUKI) Koperasi Usaha Kehutanan Propinsi (KUKPro)

28 UJI KOMPETENSI & SERTIFIKASI SDMK BP2SDMK  Sertifikasi profesi melalui LSP independen  Profesi kehutanan  SDM Non Aparatur Kehutanan  Pembentukan LSP Internal Kemenhut /ACS – Assessment Center SDMK (2014)  Penyiapan dokumen LSP  Pelatihan sistem sertifikasi  Pengembangan asesor 100 Orang  Uji kompetensi Aparatur Kemenhut  Fasilitasi LSP Pemda Prov (Kerjasama dg Kemendagri)  Diklat asesor 132 orang  Uji kompetensi SDM Kehutanan daerah  Uji kompetensi SDM Aparatur KPH

29 INDIKATOR KINERJA UTAMA BIDANG P2SDMK TAHUN 2015 – 2019 Program :Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kehutanan TujuanMeningkatkan kompetensi dan kapasitas SDM Kehutanan terutama untuk mendukung kinerja pengelolaan hutan di tingkat tapak. Outcome (hasil) 1.Meningkatnya kapasitas kelembagaan 600 KPH dan kapasitas institusi kehutanan lainya. 2.Meningkatnya partisipasi dan kesejahteraan KTH di dalam dan di luar 600 KPH. IKU 1.Tersedianya 15.000 orang SDM KPH dan lainnya melaui bakti rimbawan. 2.Meningkatnya kapasitas SDM KPH dan SDM Kehutanan lainnya sebanyak 50.675 orang. 3. Terbentuknya 25.000 KTH dan berkembangnya 5.000 KTH di dalam dan di luar KPH. 4

30 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN P2SDMK TAHUN 2015 – 2019 Renbang SDM KPH & SDM Kehutanan lainnya Peningkatan Penyuluhan Kehutanan Penyelenggaraan Diklat SDM KPH dan SDM Kehutanan lainnya Dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Tersedianya Rencana Pengembangan SDM pada setiap Tipologi KPH Terbentuknya 25.000 KTH & berkembangnya 5000 KTH di dalam dan sekitar KPH. Meningkatnya kapasitas 15.000 orang SDM KPH Terjalinnya 50 kerjasama parapihak dlm mendukung pengelolaan hutan Sertifikat kompeten 10.000 orang SDM KPH & SDM Khtn lainnya Terbentuknya 500 unit kelembagaan Koperasi KTH di KPH dan Sekitar KPH Meningkatnya kompetensi 30.000 orang SDM KPH & SDM Kehutanan lainnya Tersedianya 20 jenis regulasi bidang P2SDMK Tersedianya 15.000 tenaga Bakti rimbawan di 600 KPH Terjalinnya 150 unit Kemitraan pelaku utama dgn pelaku usaha kehutanan Meningkatnya karakter 2.500 orang SDM Kehutanan Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik di unit Badan P2SDMK. Bertambahnya 2.300 orang tenaga teknis menengah kehutanan Terwujudnya tertib administrasi pengelolaan keuangan dan BMN di 17 satker lingkup BP2SDMK. Terkelolanya 7 KHDTK di 7 BDK dengan baik Bertambahnya SDM aparatur kehutanan yang berpendidikan S2 =690 org dan S3= 185 org

31 KESIMPULAN BP2SDMK 5

32 1. Dlm RPJM IV, SDMK DIANGGAP SDH SIAP krn sdh di programkan dlm RPJM II & III Arah RPJM III (2015-2019): Keunggulan kompetitif perekonomian Kehutanan yg berbasis : SDAH yg tersedia, SDM KEHUTANAN yg berkualitas serta kemampuan IPTEK KEHUTANAN Arah RPJM IV (2020-2025): Masy Indonesia yg mandiri, maju, adil dan makmur melalui percepatan pembangunan Khtn dg struktur perekonomian yg kokoh berdasarkan Keunggulan Kompetitif ekonomi Kehutanan.

33 2. Dlm RPJM III (2015-19), SDMK hrs kompeten profesional agar dpt mengolah SDAH yg tersedia dg menggunakan IPTEK KEHUTANAN yg handal guna menciptakan Keunggulan kompetitif perekonomian Khtn SDAH SDMK IPTEKK KEUNGGULAN EKONOMI KEHUTANAN Hutan terkelola baik, Indonesia menjadi eksportir hasil hutan kayu, non kayu terbesar dunia

34 Pasca 50Th Pengelolaan Hutan Keunggulan Kompetetif Ekonomi Kehutanan, Masy Sejahtera? Kondisi hutan ± 50 % Rusak (HL, HP, dan HK) Arah Baru Kebijakan: Membangun 600 KPH 2015-2019 Mutlak Perlu Institusi ES I SDMK yang Kuat Memenuhi SDM Kehutanan: -∑ SDM (KPH) sangat kurang -Kualitas : Kemampuan < 50% Pemahaman < 40% SDM Khtn yang: Cukup Jumlahnya & Kompeten, Bersih, Melayani 3. PENEKANAN PEMBANGUNAN SDM HANYA DI RPJM III, OLEH KRN ITU TH 2015-2019 MUTLAK DIPERLUKAN INSTITUSI ES1 SDMK Hutan dikelola Profesional & Lestari

35 TERIMA KASIH http://bp2sdmk.dephut.go.id/


Download ppt "PENINGKATAN KOMPETENSI SDM KEHUTANAN (2015 – 2019) KEMENTERIAN KEHUTANAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM KEHUTANAN Dr. Ir. Tachrir Fathoni, M.Sc,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google