Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh FRANCISCUS WELIRANG Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk PROSPEK BISNIS UNGGAS KE DEPAN Disampaikan di, SEMINAR NASIONAL BISNIS PERUNGGASAN ke.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh FRANCISCUS WELIRANG Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk PROSPEK BISNIS UNGGAS KE DEPAN Disampaikan di, SEMINAR NASIONAL BISNIS PERUNGGASAN ke."— Transcript presentasi:

1 Oleh FRANCISCUS WELIRANG Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk PROSPEK BISNIS UNGGAS KE DEPAN Disampaikan di, SEMINAR NASIONAL BISNIS PERUNGGASAN ke 5 – ASOHI Selasa, 27 Oktober 2009 jam – Hotel Santika, Jakarta 1 FW/SD/10/2009/SP

2 DAFTAR ISI 1.TEN WORLD CHALLENGE 2.PARADIGMA PANGAN 3.PETA POSISI KETAHANAN PANGAN DAN PRIORITAS KOMODITAS PANGAN STRATEGIS 4.PETA KETAHANAN PANGAN 5.FAKTA DAN DATA : INDUSTRI PANGAN a.JUMLAH PERUSAHAAN AYAM b.JUMLAH PETERNAKAN UNGGAS c.POPULASI UNGGAS d.PERFORMA AYAM e.KONSUMSI DAGING AYAM f.HARGA PROTEIN-PROTEIN HEWANI g.CONTOH : KEBUTUHAN AYAM POTONG, KONTROL KESEIMBANGAN, KEBUTUHAN TELUR AYAM 6.KARAKTER BISNIS PANGAN INDONESIA 7.COMPETITIVE ENVIRONMENT 8.TANTANGAN INDUSTRI PERUNGGASAN 9.ARAH KEBIJAKAN PEMERINTAH 10.REKOMENDASI FW/SD/10/2009/SP 2

3 TEN WORLD CHALLENGES MENGGAPAI KETAHANAN PANGAN DUNIAINDONESIA 1. GLOBAL FINANCIAL CRISIS LESSON LEARNED : ? LESSON LEARNED : ? 2. CLIMATE CHANGE TINDAKAN PALING RASIONAL APA ? ? 3. INOVATION DIMANA PUSAT INOVASI AKAN ADA ? ? 4. GEOPOLITIK TH 2040 : BAGAIMANA LANDSCAPE GEOPOL ? ? 5. ORGANISASI BAGAIMANA ORANG BISNIS ABAD 21 ? ? 6. ENERGY APA YANG AKAN MERUBAH OIL ? KAPAN ? ? 7. INTERNET MERUBAH CARA BELANJA, SOSIALISASI, KOMUNIKASI. APALAGI YANG AKAN DATANG ? ? 8. PELAYANAN KESEHATAN APA MUNGKIN SEMUA PENDUDUK TERLAYANI? JIKA TIDAK BAGAIMANA ? ? 9. GLOBALISASI APAKAH DUNIA SEMAKIN TERIKAT KUAT ATAU KURANG ? ? 10. BIOTECH PEMECAHAN “CODE OF LIFE” - APA YANG TERJADI ? - BAGAIMANA KEMAJUAN DUNIA ? ? 3 FW/SD/10/2009/SP

4 PARADIGMA PANGAN 4 PRODU KSI PEMAKAIAN∑KET. PADI JAGUNG UMBI-UMBIAN JAMUR SAYUR MAYUR BUAH UNGGAS KAMBING, DOMBA, KELINCI SAPI, KERBAU IKAN - LAUT - TAMBAK -TAWAR KEDELAI KELAPA KETAHANAN “PANGAN” KARBOHIDRAT PROTEIN LEMAK BERAS & NON BERAS SUPPLY BAHAN PANGAN YANG BISA “MASUK KE MULUT” GIZI BANGSA TO FEED THE WORLD  UU TATA RUANG LAHAN YANG JELAS MENGATUR SENTRA – SENTRA PRODUKSI PANGAN  BMG UNTUK PERTANIAN & NELAYAN : - WAKTU TANAM - POLA TANAM - RAMALAN CUACA - ARAH ANGIN DLL INDUSTRI BUMBU CARA POTONG DAGING / IKAN BESAR DLL TATA BOGA HARUS DIKEMBANGKAN PENGETAHUAN GIZI MASYARAKAT (OTOMATIS DMO/KEBUTUHAN DALAM NEGERI TERPENUHI DENGAN SENDIRINYA)  SUMBER UTAMA YANG MELIMPAH DAN MURAH : UNGGAS + IKAN  DAGING SAPI & KAMBING : BIARKAN UNTUK MASY. MENENGAH KE ATAS (MAHAL & TERBATAS)  TEBAR BENIH IKAN / NENER DI HULU SUNGAI / DANAU SAAT MUSIM HUJAN UNTUK PROTEIN RAKYAT FW/SD/10/2009/SP

5 PETA POSISI KETAHANAN PANGAN DAN PRIORITAS KOMODITAS PANGAN STRATEGIS INDUSTRI PRIMER INDUSTRI SEKUNDER INDUSTRI TERTIER KONSUMEN PASAR PUPUK + AIR + PESTISIDA SUMBER KEBUN LADANG / SAWAH SUNGAI / LAUT TERNAK BESAR TAMBAK UNGGAS BIBIT OBAT + PAKAN + AIR KAPAL + ALAT TANGKAP + PELABUHAN IMPORT FRESH PRODUCT SEMI FRESH PRODUCT PERAN UTAMA KETAHANAN PANGAN - DAGING - REFREGERATOR - R.P.H - CPO - RICE MILL - DLL - INDUSTRI TEPUNG - MINYAK GORENG - GULA - SUSU - DLL - MIE - MARGARINE - NUGGET - BASO - SAUSAGES - ICE CREAM - YOGURT - DLL 5 FW/SD/10/2009/SP

6 PETA KETAHANAN PANGAN UNGGAS BIBIT INDUSTRI TERTIER FROZEN; SOSIS; NUGET; BASO DLL R. POTONG; SENTRA POTONG; REFRIGERATOR; DLL PASAR MODERN PASAR BASAH JASA BOGA KONSUMENKONSUMEN PAKAN SYSTEM OBAT KANDANG AIR TARGET WAKTU & AREAL VOLUME/1000ekor (1ekor=1,4kg) VOLUME TON PABRIK / INDUSTRI INDUSTRI KUE/ROTI MIE INDUSTRI SEKUNDER TEPUNG TELUR; TELUR ASIN DLL 6 CATATAN : DATA DIAMBIL DARI BPS DATA TAHUN 2008 S/D 2015 MERUPAKAN ASUMSI, SESUAI DENGAN % PERUBAHAN TAHUN SEBELUMNYA UNGGAS / ITIK INDUSTRI PRIMER KULINER FW/SD/10/2009/SP

7 Fakta & Data : Industri Unggas JUMLAH PERUSAHAAN AYAM KEGIATAN UTAMA PEMBIBITAN Pure Line Grant Parent Stock13655 Parent Stock BUDIDAYA JUMLAH AYAM PETELUR KEGIATAN UTAMA PEMBIBITAN Pure Line13786 Grant Parent Stock Parent Stock BUDIDAYA JUMLAH AYAM PEDAGING Sumber : Badan Pusat Statistik FW/SD/10/2009/SP 7  INDUSTRI BIBIT SEDIKIT KARENA PADAT TEKNOLOGI DAN MODAL  INDUSTRI BUDIDAYA TUMBUH DAN BERKEMBANG

8 Fakta & Data : Industri Unggas JUMLAH PETERNAKAN UNGGAS JENIS USAHA PT / CV / FIRMA B U M N00100 KOPERASI PERORANGAN LAINNYA JUMLAH Sumber : Badan Pusat Statistik PMA37898 PMDN LAINNYA FW/SD/10/2009/SP 8  JENIS USAHA / BADAN HUKUM BERAGAM  TERBANYAK USAHA PERORANGAN  SEJALAN DENGAN UKM DAN PROGRAM EKONOMI DOMESTIK

9 Fakta & Data : Industri Unggas POPULASI UNGGAS TERNAK AYAM BURAS AYAM RAS PETELUR AYAM RAS PEDAGING ITIK JUMLAH Sumber : Badan Pusat Statistik X EKOR FW/SD/10/2009/SP 9  INDUSTRI AYAM TUMBUH LEBIH CEPAT DIBANDINGKAN DENGAN ITIK

10 Fakta & Data : Industri Unggas PERFORMA AYAM RINCIANSATUAN JENIS AYAM ESTIMMA SI 2008 ESTIMASI 2009 OUTLOOK 2010 PRODUKSI DOC JUTA DOC / TAHUN PEDAGING PETELUR PRODUKSI RIBU TON / TAHUN PEDAGING846,2954,11.015,61.135, PETELUR PUPULASI PENDUDUK JUTA ORANG PEDAGING PETELUR KONSUMSI KG / KAPITA / TAHUN PEDAGING4,14,24,44,54,75,15,3 PETELUR4,54,84,95,05,15,25,4 Sumber : Foodreview Indonesia, Vol. IV/No.5/Mei 2009 FW/SD/10/2009/SP 10  INDUSTRI INI MASIH DAPAT BERKEMBANG TERUS  MENYERAP TENAGA KERJA 2,5 JUTA  SESUAI DENGAN INDUSTRI UKM  INDUSTRI PENOPANG TUMBUH

11 Fakta & Data : Industri Unggas KONSUMSI DAGING AYAM ASEAN Sumber : Foodreview Indonesia, Vol. IV/No.5/Mei 2009 NEGARAKONSUMSI DAGING AYAM KAMBOJAKurang dari 2 kg / kap tahun VIETNAMKurang dari 3,5 kg / kap tahun MYANMARKurang dari 4,0 kg / kap tahun INDONESIA4,5 kg / kap tahun PHILIPINA8,5 kg / kap tahun THAILAND14,0 kg / kap tahun SINGAPURA28,0 kg / kap tahun MALAYSIA38,5 kg / kap tahun FW/SD/10/2009/SP 11  KONSUMSI PROTEIN HEWANI INDONESIA MASIH RENDAH  JUMLAH PENDUDUK INDONESIA PALING BANYAK SENEGARA ASEAN  PASAR MASIH TERBUKA LUAS

12 Fakta & Data : Industri Unggas HARGA SUMBER PROTEIN HEWANI Sumber : FMPI (2009) SUMBER HARGA PER KG (Rp) KANDUNGAN PROTEIN (%) HARGA PER GRAM PROTEIN (Rp) TEMPE TELUR ,5105 TAHU9.0007,5120 DAGING AYAM PEDAGING (BROILER) ,5130 IKAN LAUT ,5140 IKAN TAWAR SUSU SEGAR7.0003,5200 DAGING SAPI FW/SD/10/2009/SP 12  HARGA PROTEIN UNGGAS MURAH  HARGA DAGING AYAM LEBIH TERJANGKAU DIBANDINGKAN DENGAN DAGING SAPI

13 13 Fakta & Data : Industri Unggas KEBUTUHAN AYAM POTONG 1.KONSUMSI PER KAPITA PER TAHUN = 6 KG 2.KEBUTUHAN AYAM INDONESIA : 235 JUTA X 6 = JUTA KG ASUMSI : - BERAT RATA-RATA AYAM / EKOR = 1.4 KG - BERAT RATA-RATA AYAM 1 KG ~ 1.8 KG MAKA DIBUTUHKAN EKOR AYAM / TAHUN FW/SD/10/2009/SP

14 14 Fakta & Data : Industri Unggas KONTROL KESEIMBANGAN 1.SUPPLY DOC INDONESIA 25 JUTA / MINGGU. MORTALITY 10% SUPPLY DOC = 22.5 JUTA x 52 MINGGU = JUTA EKOR/TAHUN ATAU 1170 _____ = EKOR / KAPITA ATAU x 1.4 = 6.9 KG / KAPITA / TAHUN 2.PARENT STOCK – KEBUTUHAN 1 PARENT STOCK :170 TELOR x 80% = 140 TELUR JUTA __________ = EKOR AYAM / TAHUN 140 FW/SD/10/2009/SP

15 15 Fakta & Data : Industri Unggas KEBUTUHAN TELUR AYAM 1.KONSUMSI TELUR/KAPITA/TH : 85 BUTIR (2007) 2.KEBUTUHAN TELUR DI INDONESIA : 235 JUTA x 85 = JUTA TELUR ASUMSI : 1 KG = 16 BUTIR JUTA ___________ = 1.248,43 JUTA KG 16 = 5.31 KG/KAPITA/TAHUN 3.KEBUTUHAN AYAM PETELUR : 1 AYAM = 170 TELUR. PERIODE 52 MINGGU KEBUTUHAN AYAM : JUTA ___________ = JUTA EKOR / TAHUN 170 FW/SD/10/2009/SP

16 Total Konsumsi Makanan, minuman & tembakau th /- Rp trilyun Total Konsumsi Makanan, minuman & tembakau th /- Rp trilyun Pangan segar & belum diolah, dimasak rumah, di jual di warung, restoran, fast food Rp trilyun Pangan segar & belum diolah, dimasak rumah, di jual di warung, restoran, fast food Rp trilyun Pangan hasil olahan industri +/- Rp 383 trilyun Pangan hasil olahan industri +/- Rp 383 trilyun Konsumsi rokok & pangan impor +/- Rp 120 triyun Konsumsi rokok & pangan impor +/- Rp 120 triyun Berdiri banyak Mal & Ritel Modern (Mini / Super / Hypermarket) & Food Court, restoran modern Berdiri banyak Mal & Ritel Modern (Mini / Super / Hypermarket) & Food Court, restoran modern Konsumen Indonesia yang besar, sangat terbagi dr segi pendapatan, geografi, umur, pendidikan Sering makan diluar pd acr khusus (ultah, lulus, buka puasa dll), restoran & fast food berkembang Private label/makloon/ OEM untuk produk barang & franchise/waralaba meningkat (dr dalam & luar negeri) Promosi & Merek dominan & kemasan mengecil Bhn Impor masih tinggi (terigu,susu,kedele,daging) KARAKTER BISNIS PANGAN INDONESIA Sumber: GAPMI 16 FW/SD/10/2009/SP

17 Ada industri pangan, terdiri : skala besar / medium, kecil & rumah tangga dg total tenaga kerja : 3,4 juta pekerja MNC / Asing telah masuk ke Industri pangan, ritel modern, Fast Food, Hotel, Restoran, Lewat JV, Lisensi & Franchise Ada hotel di Indonesia (2006): star hotel : 303 (1-star), 241 (2-star), 265 (3-star), 165 (4-star) & 83 (5-star) Hotels : JW Mariott, Intercon, Ritz Carlton, Mercure, Ibis, Novotel, Shangrila, Hyatt, Melia, Le Meridien, Kempinski dll Restoran & food servis al : Mc Donald’s, Pizza Hut, KFC, A&W, Burger King, Sizzler, Wendy’s, Tony Roma’s, Dunkin Donuts, J.Co, Bread Talk, Krispy Kreme, Starbucks, Dome, Exellso, Hard Rock Café, Hokben, Jeslyn Cake, Mon Ami dll. Juga tumbuh Rest & fast food lokal: Es Teler 77, Ayam Taliwang, Wong Solo, Suharti, Mie GM, G.Kelinci, Bakso Senayan, Soto Bangkong, Saung Kuring, Sate Madura, Gudeg Yogya, Restoran Padang, Baba Rafi Kebab. COMPETITIVE ENVIRONMENT Sumber: GAPMI FW/SD/10/2009/SP 17

18 18 TANTANGAN INDUSTRI PERUNGGASAN (1) 1.KONSUMSI PROTEIN HEWANI RENDAH 2.MASUKNYA PRODUK IMPOR :  YANG DIRAGUKAN “HALAL”NYA”  YANG DIJUAL DENGAN HARGA DUMPING  MASUK LEWAT INTERVENSI POLITIK  MASUK LEWAT BANTUAN KEMANUSIAAN 3.ADANYA ISU FLU BURUNG :  PENGENDALIAN DENGAN VAKSINASI  BIOSECURITY DI SEKTOR BUDIDAYA AYAM  KAMPANYE GENCAR KE KONSUMEN (PENGOLAHAN YANG DIMASAK DENGAN BENAR) 4.ADANYA ISU HORMON YANG DISUNTIKAN KE AYAM :  AYAM BISA DIPANEN DALAM HARI KARENA TEKNOLOGI GENETIKA BIBIT  JUGA ADANYA TEKNOLOGI FORMULASI PAKAN FW/SD/10/2009/SP

19 19 TANTANGAN INDUSTRI PERUNGGASAN (2) 5.BELUM ADANYA KAMPANYE GIZI YANG BERKESINAMBUNGAN 6.BELUM BERKEMBANGNYA INDUSTRI PRIMER, SEKUNDER DAN TERTIER  INDUSTRI PRIMER : RUMAH POTONG, SENTRA POTONG, REFERIGERATOR  INDUSTRI SEKUNDER, TEPUNG TELUR, TELUR ASIN DLL  INDUSTRI TERTIER : FROZEN FOOD, SOSIS, NUGGET, BAKSO DLL 7.KULINOLOGI & TATABOGA YANG BELUM BERKEMBANG 8.INDUSTRI BUMBU YANG BELUM BERKEMBANG 9.CARA POTONG DAGING & IKAN BELUM BERKEMBANG 10.PENGERTIAN PANGAN ADALAH “YANG MASUK KE MULUT DAN BERGIZI BAIK” BELUM DIPAHAMI 11.DATA – DATA YANG TIDAK AKURAT (ANTARA BPS, BI DAN ASOSIASI) 12.HARMONISASI PAJAK UNTUK INDUSTRI UNGGAS AGAR LEBIH KONDUSIF FW/SD/10/2009/SP

20 20 ARAH KEBIJAKAN PEMERINTAH 1.KETAHANAN PANGAN :  PRIORITAS : BERAS, JAGUNG, KEDELAI, GULA, DAGING  REVOLUSI PERTANIAN (+ PETERNAKAN & PERIKANAN) 2.KETAHANAN ENERGI 3.PROGRAM DENGAN OWNERSHIP RAKYAT  UKM  PENGEMBANGAN EKONOMI DOMESTIK 4.REFORMASI BIROKRASI  TUPOKSI – TARGET – HASIL  BUDGET YANG TERUKUR 5.KONSEP INDONESIA SEBAGAI NEGARA MARITIM, BUKAN CONTINENTAL  ADA 5 ZONING EKONOMI : Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya  PULAU JAWA MENJADI INTEGRATED ECONOMIC ZONE  PERATURAN & HUKUM DISESUAIKAN UNTUK NEGARA MARITIM  ADANYA “POLISI PANTAI”???? FW/SD/10/2009/SP, IKAN

21 21 REKOMENDASI FW/SD/10/2009/SP 1.DUKUNGAN PERMODALAN UNTUK UKM, MISAL : KUR 2.DUKUNGAN DARI PEMERINTAH KEPADA INDUSTRI BIBIT DAN PAKAN DALAM NEGERI DARI SERBUAN IMPOR 3.PENGEMBANGAN PASAR PRODUK HASIL TERNAK DAN IKAN  MANFAAT : NUTRISI + KEEKONOMIAN + KETERSEDIAAN  PENGEMBANGAN PRODUK  ANEKA KULINER YANG BERBASIS TERNAK DAN IKAN SESUAI TUNTUTAN KONSUMEN SEKARANG  KELEMBAGAAN :  PENGEMBANGAN PAGUYUBAN (WARUNG / KAKI LIMA/RESTORAN) DAN  PENDIDIKAN KULINER (CARA POTONG, CARA SIMPAN) 4.PENGEMBANGAN KULINER BERBASIS AYAM 5.SINKRONISASI DATA BPS, BI DAN ASOSIASI

22 22 FW/SD/10/2009/SP


Download ppt "Oleh FRANCISCUS WELIRANG Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk PROSPEK BISNIS UNGGAS KE DEPAN Disampaikan di, SEMINAR NASIONAL BISNIS PERUNGGASAN ke."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google