Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

WAL MART: ON BECOMING THE WORLD’S LARGEST COMPANY (2002)  Meniru konsep Kmart  “discount one stop-shopping store”  penjualan beragam barang kebutuhan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "WAL MART: ON BECOMING THE WORLD’S LARGEST COMPANY (2002)  Meniru konsep Kmart  “discount one stop-shopping store”  penjualan beragam barang kebutuhan."— Transcript presentasi:

1 WAL MART: ON BECOMING THE WORLD’S LARGEST COMPANY (2002)  Meniru konsep Kmart  “discount one stop-shopping store”  penjualan beragam barang kebutuhan sehari-hari dan barang kebutuhan sehari-hari dan barang bermerek dengan harga murah bermerek dengan harga murah  Walmart mengutamakan pelayanan dan kenyamanan pelanggan dalam berbelanja, kenyamanan pelanggan dalam berbelanja, sistem refund dan pembelian secara kredit sistem refund dan pembelian secara kredit

2 Historis  Didirikan tahun 1962 di Rogers, Arkansas  Pendiri: Samuel Moore Walton ( ) dengan nama Wal Mart Discount City dengan nama Wal Mart Discount City  Sam Walton mulai usaha ritel th 1950 membeli franchise outlet ritel milik Ben Franklin dioperasikan di Newport dan Bentonville, Arkansas  Konsep “discount store” mulai th 1962  1979 mengoperasikan 276 outlet (11 neg bag), 1991 menjadi 1573 outlet di 35 neg bag.

3 Corporate strategies  “every day low prices”  Strategi ekspansi yang agresif  Di AS outlet dibangun jika wilayah memiliki penduduk  Walmart terlebih dahulu membangun pusat distribusi atau gudang persediaan, berikutnya membangun sejumlah outlet baru yang terletak di sekitar pusat distribusi.

4 Tujuan dari strategi  Penekanan pada kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan  Penekanan pada hubungan antarpersonel di Walmart, karyawan dianggap sebagai rekanan yang dapat memberikan kontribusi terbaik pada perusahaan  SDM: tenaga lokal, training, seminar  Program kepemilikan saham untuk karyawan agar loyal.

5 Domestic corporate strategies  Walmart mengembangkan sejumlah format ritel baru selama dekade 1980-an  Format ritel yang dikembangkan adalah: Sam’s Club Sam’s Club Wal Mart Supercenter Wal Mart Supercenter Neighborhood Market Neighborhood Market

6 Sam’s Club  Pertama kali diluncurkan 1980 di Oklahoma City  Beragam barang kebutuhan & produk dengan model & merek produk terbatas, harga murah, beroperasi dengan waktu terbatas  Program keanggotaan pelanggan, harga lebih murah  Hingga th 2002 mengoperasikan 500 outlet Sam’s Club di AS & 64 outlet di luar AS

7 Wal Mart Supercenter  Pertama kali dioperasikan tahun 1988  Outlet menggabungkan general merchandise discount store dengan supermarket besar, food court, dan beberapa fasilitas layanan publik (bank, rental video)  Hingga th 2002 mengoperasikan outlet Wal Mart Supercenter

8 Neighboorhood Market  Pertama kali dioperasikan di beberapa wilayah Arkansas secara terbatas  Outlet berukuran kecil menjual buah- buahan dan sayuran segar dilengkapi dengan apotek  Sasarannya pembeli yang tidak punya banyak waktu untuk berbelanja, datang untuk membeli barang-barang tertentu dalam jumlah sedikit  Hingga akhir th 2001 mengoperasikan 31 outlet Neighborhood Market

9 Kebijakan di pasar domestik  “corporate saving” Walmart membeli produk berkualitas dengan harga murah dari pihak vendor, sehingga harga jual kepada pelanggan lebih murah dibandingkan peritel lain  Posisi Walmart sebagai perusahaan peritel terbesar di AS memberikan keuntunan bagi Walmart dalam menegosiasikan produk dengan pihak vendor.

10 International strategies  Melakukan akuisisi perusahaan peritel besar di negara lain  Pertama kali ekspansi ke Kanada th 1994, mengakuisisi 122 outlet Woolco milik Woolworth Corporation  Sebelum diakuisisi Wooco mengalami kerugian, 3 th diakuisisi dapat laba  Hingga th 2001, Walmart mengoperasikan 196 outlet discount store dan menguasai 35% pangsa pasar ritel Kanada

11 Ekspansi selanjutnya:  1997 ke Mexico (Cifra menjadi Wal Mart de Mexico), hingga 2002 mengoperasikan 443 outlet discount store, 62 outlet Supercenter, 46 outlet Sam’s Club  1995 ke Argentina, tidak terlalu sukses, hingga 2002 hanya 11 outlet  Brasil – kurang berhasil, masyarakat Brasil kurang mengenal Walmart, persaingan dengan peritel lokal dan Carrefour, krisis ekonomi; hingga 2002 mengoperasikan 12 outlet Supercenter dan 8 outlet Sam’s Club  1997 masuk ke Eropa mulai di Jerman, strtateginya price cut yang agresif tapi kurang berhasil, th 2001 laba usaha Walmart dari divisi internasional turun.

12 The growth challenge  Tahun 2001 pertumbuhan pendapatan 14%, laba perusahaan meningkat jadi 9%  Pertumbuhan pendapatan satu dekade mencapai 18%, laba perusahaan mencapai 16%  Jumlah outlet th 2001 menjadi (1990 hanya outlet)

13 Pemicu pertumbuhan pendapatan  Strategi ekspansi dan akuisisi yang dilakukan serta didukung oleh kualitas pelayan pelanggan yang tinggi dan konsep everyday low prices  Tantangannya: mempertahankan dan meningkatkan tingkat pendapatan dan keuntungan perusahaan


Download ppt "WAL MART: ON BECOMING THE WORLD’S LARGEST COMPANY (2002)  Meniru konsep Kmart  “discount one stop-shopping store”  penjualan beragam barang kebutuhan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google