PERTANIAN INDUSTRI SISTEM KELOMPOK 12

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Padi merupakan bahan makanan pokok di negara Indonesia
Advertisements

SOP DAN GHP PASCA PANEN PADI
SANITASI BAHAN BAKU DAN BAHAN PEMBANTU
TEKNOLOGI PROSES Ada tiga kata kunci dalam mengartikan proses, yaitu input, perubahan dan output. Dengan demikian “teknologi proses” merupakan aplikasi.
SOP DAN GHP PASCA PANEN UBI KAYU
PANEN, PASCA PANEN, DAN PEMASARAN
TEKNOLOGI PASCA PANEN GANDUM
SOP DAN GHP PASCA PANEN UBI RAMBAT
Kandungan kimia daun teh
Penyimpanan dan Penggudangan Ikan dan Olahannya
K O M P O S T I N G.
Mesin Sortasi Kopi (Basah)
PENGOLAHAN DAUN TEH Pengelompokan teh berdasarkan tingkat oksidasi:
Tanaman Obat.
TEKNOLOGI PEMBUATAN BETON
Ciri-ciri Daging Oleh : Ristiawati.
BAB 4. TEKNOLOGI PENGOLAHAN TEH
Pascapanen Bahan Pangan
PANEN DAN PASCA PANEN JAGUNG KACANG-KACANGAN UMBI-UMBIAN
Keragaman metabolit sekunder
Tugas Presentasi Mengenal Minuman Teh Oleh : Kelompok 2.
Penggaraman dan Pengeringan
TEKNOLOGI UMBI-UMBIAN
Material Handling PT. Teh Celup 88
Produk-produk olahan berbasis Serealia
PROSES PENGECORAN.
SAYUR-SAYURAN DAN BUAH-BUAHAN KERING Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani,MP
PANEN DAN PASCAPANEN.
Pengolahan Teh Hijau.
MATERI PRAKTIK KULIAH LAPANG II
(Teh, Kopi, dan Coklat) Bahan Penyegar.
Pembuatan bubuk instan rimpang
PENGOLAHAN KELAPA.
TEKNOLOGI PANGAN DAN HASIL PERTANIAN KIMIA DAN BIOKIMIA PENGOLAHAN
Pengolahan Teh Wangi Teh wangi adalah teh yang paling populer di Indonesia, yang diolah dengan bahan dasar the hijau Jawa Barat adalah daerah utama pembuatan.
Gelatin.
PENANGANAN PASCA PANEN postharvest handling
Proses Pembuatan Tempe dan Olahannya
Sanitasi bahan baku dan bahan pembantu
JENIS DAGING BERBAGAI SPECIES
Teknologi Pengolahan Teh
Teknik Penanganan Hasil Pertanian
PENGAWETAN DAGING DENGAN METODE PENGERINGAN
Proses Dasar Pembentukan Logam
Air untuk: proses pencucian alat dan bahan, pengolahan dan sebagai bahan baku. Sumber air: PAM, sumur bor dan sungai harus memenuhi syarat air minum (potable.
SANITASI DAN KEAMANAN.
Prosedur Panen dan Pasca Panen untuk Memproduksi Beras yang Bermutu
BAHAN DASA BATAKO ATAU CONBLOCK
BAB 2. FAKTOR PENENTU KUALITAS TEH
Identifikasi Masalah Ubi Jalar Sortasi & Pemutuan Memenuhi Standar
KELOMPOK 2 – PEMBERSIHAN/PENCUCIAN
INSTRUMENTASI PENGOLAHAN PAKAN HIJAUAN DAN KONSENTRAT
PASCA PANEN.
Proses Dasar Pembentukan Logam
PANEN DAN PASCA PANEN.
BISNIS INDUSTRI SABUT KELAPA
PENGOLAHAN HIJAUAN CARA FISIK
Nama : khansa resthima ratu Kelas : H NPM :
SANITASI BAHAN BAKU DAN BAHAN PEMBANTU
Widelia Ika Putri, S.T.P., M.Sc.
PANEN DAN PASCAPANEN. PANEN Budidaya tanaman (bercocok tanam Pasca Panen Persiapan utk penyimpanan dan pemasaran Diakhiri awal.
MODUL 1. AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA
BAB 2. FAKTOR PENENTU KUALITAS TEH
PERLAKUAN PASCA PANEN YANG TEPAT TERHADAP SIFAT FISIK DAN PENENTUAN WARNA BUAH TOMAT (Lycopersicum Esculentum) Oleh Kelompok : Diana Sitompul (J1B116068)
PRESENTASI PENGELOLAAN PASCA PANEN TANAMAN Plantago major
3.12 MENERAPKAN PENGOLAHAN HASIL SAYURAN 4.12 MEMPRODUKSI OLAHAN SAYURAN.
Abon Ikan Pindang Kelas IX H Disusun Oleh : 1. Adilla Setya P1 2. Afni Nurul K2 3. Agtreean Davin S3 4. Andika Akbar R7 5. Wasis Wus W35.
Keamanan Pangan. – Keamanan Pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan fisik yang.
PROSES CLEANING PADA SATUAN OPERASI Desi Salmah (G )
Transcript presentasi:

PERTANIAN INDUSTRI SISTEM KELOMPOK 12 MURSID FIRMAN SABILILLAH (15/385465/TP/11334) RESMA RESWANDHA (15/385474/TP/11343) KEVINNIGEL (15/385455/TP/11324) HERGISSA G (15/385451/TP/11320) HADAR RIDHO RIDWANTO (15/385450/TP/11319) IRA YULIANDA (15/385454/TP/11323) ROUDLOTUN NAFINGAH (15/385477/TP/11346) FIQI AHMAT FARIZI (15/385448/TP/11317)

PROSES PENGOLAHAN TEH Pelayuan Penggilingan dan sortasi basah Oksidasi enzimatis Pengeringan Sortasi kering Pengemasan

PROSES SORTASI PT PERKEBUNAN TAMBI

Pengertian Sortasi “Sortasi adalah suatu proses pemisahan produk yang sudah bersih menjadi bermacam macam kualitas atas dasar sifat-sifat fisik

Tujuan Sortasi Memisahkan teh kering menjadi beberapa grade sesuai dengan ukuran partikel. Memberisihkan teh dari serat, tangkai,dan bahan lain misalnya debu.

SORTASI SORTASI KERING SORTASI BASAH

Sortasi Kering Sortasi kering adalah kegiatan memisahkan bubuk teh kering menjadi jenis-jenis tertentu sesuai dengan yang dikehendaki oleh pasar

KONDISI PROSES TUJUAN SORTASI KERING Memisahkan bubuk teh kering berdasarkan bentuk dan ukuran partikelnya Memperbaiki mutu teh hitam yang dihasilkan dengan menghilangkan benda-benda asing yang bukan daun teh seperti tangkai, serat, pasir, debu dan benda lainnya atau memecah partikel teh yang terlalu besar KONDISI PROSES Suhu udara ruang berkisar antara 27-32 derajat C RH = 60% Ruangan sortasi bersih dan kering Tidak ada bau yang mengganggu Pertukaran udara terjamin (exhauster)

Sortasi Basah Sortasi basah adalah pemisahan kotoran kotoran atau bahan bahan asing yang menempel pada teh.

Sortasi pada pengolahan teh secara Ortodox Pada proses Ortodox terdapat dua proses sortasi yaitu sortasi basah (pada proses pelayuan) dan sortasi kering Sortasi kering pada proses Ortodox lebih rumit dari pada sortasi kering pada proses CTC (Cutting, Tearing, Curling) Diagram pengolahan teh secara Ortodox

TUJUAN SORTASI PADA PROSES ORTODOX MEMISAHKAN BUBUK BERUKURAN SAMA AGAR PROSES SELANJUTNYA LEBIH EFISIEN MEMUDAHKAN PROSES OKSIDASI ENZIMATIS DENGAN MEMISAHKAN BUBUK DALAM BENTUK DAN UKURAN YANG SAMA TUJUAN SORTASI PADA PROSES CTC MEMISAHKAN BENDA ASING DARI DAUN TEH

Sortasi pada pengolahan teh secara CTC (Cutting, Tearing, Curling) pada proses CTC, hanya terdapat sortasi kering Sortasi kering pada proses CTC lebih sederhana dibandingkan dengan sortasi pada proses Ortodox. Diagram pengolahan teh secara CTC

Proses sortasi di UP Tambi diawali dengan proses pemisahan di mesin Bubble Tray. Pada mesin ini teh hasil pengeringan diayak. Mesin ini mempunyai 5 corong, bubuk teh yang keluar dari corong 1 dan 2 akan dilanjutkan pada LINE 1, bubuk teh yang keluar dari corong 3 dan 4 akan dilanjutkan pada LINE 2, sedangkan bubuk teh yang keluar dari corong 5 adalah jenis teh yang akan dilanjutkan pada LINE 3

Jenis – Jenis Mutu Teh Hijau Jenis peko yang berasal dari daun muda Jenis jikeng berasal dari daun tua, yang disebut juga jenis koleang atau jabruk Jenis bubuk yang disebut juga kempring (dust)

Sortasi Daun Teh di PT Perkebunan Tambi berdasarkan ukuran Teh Daun (Leafy grades) Orange Peco (OP) Peco (P) Peco Sauchon (PS) Souchon (S) Teh Halus Fanning (F) Dust (D) Teh Remuk (Broken grades) Broken Orange Peco (BOP) Broken Peco (BP) Broken Tea (BT)

Produk teh yang dihasilkan oleh Unit Produksi Tambi Mutu I : BOP Grof, BOPF, BOP, PF, Dust, BT, BM, BP. Mutu II : Dust II, PF II, BP II, BT II, BM II. Mutu III : Dust III, BM III, Bohea (BBL dan BTL), Dust IV.

MUTU 1 BOP Grof (Broken Orange Peco Grof) yaitu partikel seperti BOP tetapi lebih besar. BOP (Broken Orange Peco) yaitu partikel pendek, agak kecil terdiri dari tulang-tulang daun pendek      dengan sobekan daun kecil yang keriting,berasal dari daun teh muda. BOPF (Broken Orange Peco Fanning) yaitu ukurannya hampir sama dengan BOP tapi lebih kecil dan keriting. PF (Peco Fanning) yaitu bentuk partikelnya seperti BOPF tetapi lebih kecil,dan warnanya lebih hitam dari PF II. Dust yaitu partikelnya berukuran kecil. BT (Broken Tea) yaitu partikelnya gepeng,pipih,agak hitam dan biasanya berasal dari daun. BP (Broken Peco) yaitu partikelnya pendek halus,bertulang-tulang,dan biasanya berasal dari daun muda. BM (Broken Mix) yaitu berbentuk partikel gepeng atau pipih seperti BT tetapi kecil

MUTU II PF II yaitu partikel sama seperti PF tetapi mengandung banyak serat dan berwarna kemerahan. Dust II yaitu partikel seperti Dust I tetapi berwarna lebih cerah dan halus. BT II yaitu sama seperti BT I hanya ukurannya yang berbeda lebih kecil dan warna kemerahan. BP II yaitu berbentuk sama dengan BP I tetapi lebih pipih dan kelihatan banyak serat dan tulang,dan berwarna kemerahan. BM II yaitu hampir sama dengan BM I tapi lebih kecil dan berwarna kemerahan.

MUTU III Dust III yaitu partikelnya sangat lembut, lebih halus daripada Dust II dan masih banyak mengandung debu. BOHEA (BBL/BTL) yaitu sisa dari hasil sortasi yang terdiri dari tulang-tulang dan serabut.

Jenis Teh Berdasarkan Sortasinya Teh memiliki beberapa jenis teh yang berbeda. Perbedaan tersebut salah satunya terjadi karena serangkaian proses sortasi yang membedakan jenis daun teh. Perbedaan tersebut meliputi : Teh daun (leafy grades) Mengandung potongan daun yang lebih besar dan lebih panjang (wiry) dari jenis teh bubuk (broken), sehingga dalam proses sortasinya tertahan ayakan 7 mesh. Teh bubuk (Broken Grades) Jenis teh yang dalam proses sortasinya lolos dari ayakan 7 mesh dan tertahan oleh ayakan 20 mesh Teh Halus (Souchon Grades) Mengandung potongan daun teh yang dalam proses sortasinya lolos dari ayakan 20 mesh.

Rangkuman Sortasi adalah suatu proses pemisahan produk yang sudah bersih menjadi bermacam macam kualitas atas dasar sifat-sifat fisik Sortasi dibedakan menjadi sortasi kering dan basah dan dapat dilakukan denga sortasi ortodox dan sortasi ctc Melalui sortasi terdapat perbedaan mutu teh yaitu mutu I, mutu II, dan mutu III Jenis teh berdasarkan sortasinya yaitu teh daun (leafy grades), teh bubuk (broken grades) dan teh halus (dust grades).

TERIMA KASIH