KELOMPOK I Deshinta Elsalina ( ) G.A Diasari ( )

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PANDANGAN TENTANG HUKUM (dari masa ke masa)
Advertisements

METODE ILMIAH MKF 304 SKS:2-0
RUANG LINGKUP FILSAFAT ILMU
MESIR KUNO TERRY IRENEWATY, M.Hum.
Pengantar Filsafat Panorama Rasionalitas Dalam Filsafat
PERKEMBANGAN HURUF (TIPOGRAFI)
PERKEMBANGAN EPISTEMOLOGI
S EJARAH P ERKEMBANGAN I LMU N EGARA Oleh : Drs. Mardius, S.H., M.H.
MK Filsafat dan Etika Kesejahteraan Sosial Arif Wibowo
FILSAFAT KOMUNIKASI Kuliah 1
Evaluasi Materi Sejarah & Perkembangan Seni Rupa Pertemuan 13
PEMIKIRAN MASA YUNANI ROMAWI KUNA
METODOLOGI PENELITIAN
FILSAFAT, ILMU, & PENGETAHUAN
SEJARAH PERKEMBANGAN FILOLOGI
KONSEP & PENGERTIAN FILSAFAT SECARA UMUM
Dr. Utary Maharany B, SH.,M.Hum
ALIRAN FILSAFAT NATURALISME
Materi Perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam Outline
Filsafat Sosiologi Komunikasi
E-Learning MATA KULIAH : FILSAFAT ILMU DAN LOGIKA
BAB 3 Laelatul Masroh.
E-Learning Mata Kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika
ALIRAN-ALIRAN DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN UNIT 3
SEJARAH FILSAFAT HUKUM
UNIVERSITAS PAKUAN PROGRAM PASCA SARJANA JURUSAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN 2015 Hakikat Ilmu Filsafat Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah : FILSAFAT.
SEJARAH FILSAFAT ILMU.
CARA BERPIKIR BANGSA YUNANI KUNO
PENGETAHUAN Binatang memiliki pengetahuan, tetapi terbatas untuk mempertahankan jenisnya. Manusia mampu menalar (berpikir logis dan analitis ), mengembangkan.
Kekuasaan Negara.
RUANG LINGKUP FILSAFAT
Tempat Logika Dalam Peta Ilmu Pengetahuan
POLA PIKIR MANUSIA DAN PERKEMBANGANNYA
HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM KOMISARIAT IM TELKOM
PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN
Filsafat Abad Pertengahan
Tipe-tipe kurikulum Integrated curriculum
CARA BERPIKIR BANGSA YUNANI KUNO
RUANG LINGKUP FILSAFAT ILMU
Apakah Filsafat Itu ? Etimologis: Filsafat = philosophia, philos + sophia (cinta kebijaksanaan/pengetahuan) Filsafat merupakan aktivitas yang mengusahakan.
ALUR PERKEMBANGAN ILMU
KONSEP ETIKA DAN ETIKET
Memahami hakikat ilmu pengetahuan
MATERI KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA
Pertemuan III Filsafat Ilmu Dan Logika
Ilmu, Sejarah Perkembangan dan Aliran-Aliran Filsafat Ilmu
MASA KEJAYAAN ISLAM YANG DINANTIKAN KEMBALI Periodesasi Sejarah Islam Kemajuan Islam pada Periode Klasik Tokoh-tokoh Kejayaan Islam Menelaah Perkembangan.
MATERI I MIP SAINS DASAR
MENGENAL FILSAFAT Pertanyaan Dasar Yang Sering Menggoda Manusia
Filsafat Sains Pertemuan ke-2.
KELOMPOK 3 ` AHMAD WAHYU AJI P RAMOS LENNY BINTI NURYIAH
FENOMENA KOMUNIKASI DALAM PRESPEKTIF EPISTEMOLOGIS
PERIODESASI SEJARAH.
ILMU POLITIK NAMA ANGGOTA : RISKI RIANDA ALBERTUS ARYO ANDIKA TITO NUR
TINJAUAN DESKOMVIS TOPIK 5 MODEL TINJAUAN ESTETIKA FILOSOFI DARI RENAISANCE, PENCERAHAN, MODERN DAN POST MODERN TUJUAN INSTRUKSIONAL MATERI PERKULIAHAN.
Pengenalan tentang Filsafat dan Struktur Filsafat
PENGENALAN FILSAFAT A. Arti Filsafat a. Dari segi etimologi FALSAFAH
Abad Kegelapan ancilla theologiae (budak theologi)
DEFINISI FILSAFAT.
SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN Agus Permana
PERKEMBANGAN FILSAFAT ILMU
ALIRAN-ALIRAN DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN UNIT 3
PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN BUDAYA PERTENGAHAN Nama kelompok: 1
Pertanyaan Dasar Yang Sering Menggoda Manusia
PENGANTAR FILSAFAT Oleh: AHMAD TAUFIQ MA. Belajar Filsafat 1. Dari Sejarah Perkembangan Pemikiran: Yunani Kuno – Filsafat Timur Abad Pertengahan Filsafat.
Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan
MANUSIA dan REALITAS.
MARI BELAJAR FILSAFAT AWALNYA saya penasaran mengapa bangsa Eropa demikian hebat memiliki ilmu pengetahuan hingga akhirnya menguasai dunia. Saya coba membaca.
KLASIFIKASI FILSAFAT Filsafat BaratFilsafat Timur Filsafat Timur Tengah KLASIFIKASI FILSAFAT, SEJARAH LAHIRNYA FILSAFAT DAN SEJARAH PERKEMBANGAN FILSAFAT.
FILSAFAT UMUM. A. Pengertian Filsafat Filsafat berasal dari Yunani “philos” artinya cinta, sedangakan “sophia” artinya kebijaksanaan. Ada pula yg mengatakan.
Transcript presentasi:

KELOMPOK I Deshinta Elsalina (081014029) G.A Diasari (081014105) Nur Apriana (081014106) Hakimah (081014107) Sri Wahyuni (081014109) Dias Rizka (081014111) Indira Faya N. (081014114) Syarif Maturindo (081014115)

A. Latar Belakang Filsafat Barat muncul di Yunani semenjak kira-kira abad ke-6 sM. Filsafat muncul ketika orang-orang mulai berpikir dan berdiskusi akan keadaan alam, dunia, dan lingkungan disekitar mereka dan tidak menggantungkan diri kepada agama lagi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini. Di Yunani tidak seperti di daerah lain-lainnya tidak ada kasta, pendeta, sehingga secara intelektual orang lebih bebas berpendapat.

Pembagian secara periodisasi filsafat barat adalah: Zaman Yunani Kuno Abad Pertengahan Zaman Modern Masa kini

FILSAFAT ILMU Sejarah Perkembangan Pemikiran Ilmu Pengetahuan Zaman Yunani Kuno Sampai Abad Pertengahan

Zaman Yunani Kuno Periode filsafat Yunani merupakan periode penting sejarah peradaban manusia, karena pada waktu itu terjadi perubahan pola pikir manusia dari mitologi menjadi yang lebih rasional. Pola pikir mitologi adalah pola pikir masyarakat yang sangat mengandalkan mitos untuk menjelaskan fenomena alam, seperti gempa bumi dan pelangi. Gempa bumi tidak dianggap fenomena alam biasa, tetapi Dewa Bumi yang sedang menggoyangkan kepalanya. Namun, ketika filsafat diperkenalkan, fenomena alam tersebut tidak lagi dianggap sebagai aktivitas dewa, tetapi aktivitas alam yang terjadi secara kausalitas.

Zaman Yunani Kuno merupakan zaman keemasan filsafat karena pada masa ini orang memiliki kebebasan untuk mengungkapkan ide-ide atau pendapatnya. Selanjutnya tumbuhlah sikap kritis yang menjadikan bangsa Yunani tampil sebagai ahli pikir yang terkenal dan sikap kritis ini lah yang menjadikan cikal bakal tumbuhnya ilmu pengetahuan modern yaitu sikapan inquiring (suatu sikap yang senang menyelidiki sesuatu secara kritis). Pada zaman Yunani kuno, tokoh-tokoh filasafatnya dikenal dengan nama filsuf pertama atau filsuf alam.

Berikut adalah beberapa tokoh filsuf yang terkenal pada masa ini ( Zaman Yunani Kuno).

Thales (625-545 sM)

Phytagoras (580-500 sM)

Socrates (469-399 SM)

Plato (427-347 sM)

Aristoteles (384-322 sM)

Adapun tokoh-tokoh filsafat lainnya yang corak pemikirannya boleh dikatakan mewarnai diskusi­diskusi filsafat sepanjang sejarah perkembangannya, yaitu: Parmenides, berpendapat bahwa realitas merupakan keseluruhan yang bersatu, tidak bergerak dan tidak berubah. Heraklitos, melihat alam semesta selalu dalam keadaan berubah. Baginya yang mendasar dalam alam semesta adalah bukan bahannya, melainkan aktor dan penyebabnya yaitu api. dll..

Filosof alam ternyata tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan, sehingga timbullah kaum sofis. Kaum sofis ini memulai kajian tentang manusia dan menyatakan bahwa manusia adalah ukuran kebenaran. Tokoh utamanya adalah Protagoras (481-411 sM). Ia menyatakan bahwa “manusia” adalah ukuran kebenaran.

Filsuf yang menolak relativisme kaum sofis adalah Socrates, Plato, dan Aristoteles. Menurut mereka, ada kebenaran obyektif yang bergantung kepada manusia.

Periode setelah Socrates disebut dengan zaman kejayaan filsafat Yunani karena pada zaman ini kajian-kajian yang muncul adalah perpaduan antara filsafat alam dan filsafat tentang manusia. Tokoh yang sangat menonjol adalah Plato (429-347 SM), yang sekaligus murid Socrates.

Puncak kejayaan filsafat Yunani terjadi pada masa Aristoteles (384-322 SM). Ia adalah murid Plato. Aristoteles berhasil menemukan pemecahan persoalan-persoalan besar filsafat yang dipersatukannya dalam satu sistem: logika, matematika, fisika, dan metafisika.

2. Abad Pertengahan Abad Pertengahan ditandai dengan tampilnya para teolog di lapangan ilmu pengetahuan. Para ilmuwan pada masa ini hampir semua adalah para teolog, sehingga aktivitas ilmiah terkait dengan aktivitas keagamaan. Semboyan yang berlaku bagi ilmu pada masa ini adalah ancilla theologia atau abdi agama. Periode Abad Pertengahan mempunyai perbedaan yang mencolok dengan abad sebelumnya. Perbedaan itu terutama terletak pada dominasi agama.

Timbulnya agama Kristen yang diajarkan oleh Nabi Isa as Timbulnya agama Kristen yang diajarkan oleh Nabi Isa as. pada permulaan Abad Masehi membawa perubahan besar terhadap kepercayaan keagamaan. Pada zaman ini kebesaran kerajaan Romawi runtuh, begitu pula dengan peradaban yang didasarkan oleh logika ditutup oleh gereja dan digantikan dengan logika keagamaan. Agama Kristen menjadi problema kefilsafatan karena mengajarkan bahwa wahyu Tuhanlah yang merupakan kebenaran yang sejati.

Zaman Pertengahan oleh para ilmuwan sering dinamakan “Abad Kegelapan” atau “Middle Age “ Hal ini menyebabkan perkembangan ilmu pengetahuan yang sudah ada sejak zaman Yunani-Romawi menjadi terhenti di Eropa. Pada waktu itu agama Kristen berkembang di Eropa. Kekuasaan gereja begitu dominan dan sangat menentukan kehidupan di Eropa. Semua kehidupan harus diatur dengan doktrin gereja atau hukum dan ketentuan Tuhan. Gereja tidak memberikan kebebasan berpikir. Hal ini telah menyebabkan kemunduran bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Ciri-ciri pemikiran filsafat Barat Abad Pertengahan adalah: cara berfilsafatnya dipimpin oleh gereja; berfilsafat di dalam lingkungan ajaran aristoteles; berfilsafat dengan pertolongan Augustinus dan lain-lain.

Ada dua golongan mengenai sikap terhadap pemikiran Yunani : Golongan yang menolak sama sekali pemikiran Yunani, karena pemikiran Yunani merupakan pemikiran orang kafir, karena tidak mengakui wahyu. 2. Golongan yang menerima filsafat Yunani yang mengatakan bahwa manusia itu ciptaan Tuhan, kebijaksanaan manusia berarti pula kebijaksanaan yang datangnya dari Tuhan.

Filsafat pada zaman Abad Pertengahan mengalami dua periode, yaitu: Periode Patristik dan Periode Skolastik Periode Patristik berasal dari kata Latin patres yang berarti bapa-bapa Gereja, ialah ahli-ahli agama Kristen pada abad permulaan agama Kristen. Periode ini mengalami dua tahap: Permulaan agama Kristen. Setelah mengalami berbagai kesukaran terutama mengenai filsafat Yunani, maka agama Kristen memantapkan diri. Keluar memperkuat gereja dan ke dalam menetapkan dogma-dogma. Filsafat Agustinus yang merupakan seorang ahli filsafat yang terkenal pada masa patristik. Agustinus melihat dogma-dogma sebagai suatu keseluruhan.

b. Periode Skolastik Periode Skolastik, berlangsung dari tahun 800-1500 M. Periode ini dibagi menjadi tiga tahap: Periode skolastik awal (abad ke-9-12), ditandai oleh pembentukan rnetode-metode yang lahir karena hubungan yang rapat antara agama dan filsafat. Yang tampak pada permulaan ialah persoalan tentang Universalia. 2. Periode puncak perkembangan skolastik (abad ke-13), ditandai oleh keadaan yang dipengaruhi oleh Aristoteles akibat kedatangan ahli filsafat Arab dan Yahudi. Puncak perkembangan pada Thomas Aquinas. 3. Periode skolastik akhir (abad ke-14-15), ditandai dengan pemikiran kefilsafatan yang berkembang ke arah nominalisme, ialah aliran yang berpendapat bahwa universalisme tidak memberi petunjuk tentang aspek yang sama dan yang umum mengenai adanya sesuatu hal.

Antara tahun 600-700 M yang menjadi obor kemajuan ilmu pengetahuan berada diperadapan dunia Islam seperti dibidang ilmu kedokteran dan ilmu alam.

Adapun tiga bidang sumbangan sarjana Islam yaitu : Menerjemahkan peninggalan bangsa Yunani dan menyebar luaskannya sedemikianrupa sehingga dapat dikenal dunia Barat seperti sekarang ini. Memperluas pengamatan dalam lapangan ilmu kedoteran, obat-obatan, astronomi,ilmu kimia, ilmu bumi, dan ilmu tumbuh-tumbuhan. Menegaskan system decimal dan dasar-dasar aljabar.

Pada akhir abad pertengahan, perguruan tinggi bertambah banyak, badan-badan keilmuan bertambah pesat, juga cabang-cabang keilmuan alam terus bermunculan guna mencari kebenaran. Melalui media masa yang mulai berkembang, dalam tempo yang relative singkat ilmu pengetahuan telah mencapai zaman modern.

B. Kesimpulan Pola pemikiran ilmu pengetahuan pada zaman Yunani kuno adalah pola pikir mitosentris (pola pikir masyarakat yang sangat mengandalkan mitos untuk menjelaskan fenomena alam). Sedangkan, pada Abad Pertengahan ditandai dengan tampilnya pada theology di lapangan ilmu pengetahuan, dimana para ilmuan tersebut hampir semua adalah para theolog, sehingga aktivitas ilmiah terkait dengan aktivitas keagamaan. Filosof-filosof Yunani yang terbesar ialah: Socrates, Plato, dan Aristoteles.

SELESAI